Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI METODE FULL COSTING UMKM BASO GORENG BOGA RASA Rakhman, Arif; Maula, Kholida Atiyatul; Mustamu, Mercy Anastasia; Auliana, Murni; Mutiara, Mutiara; Aryani, Rizka Novita; Prasetyo, Loventina Josephine; Aulia, Anisa
Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol 9 No 3 (2025): Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/bilancia.v9i3.5224

Abstract

This study aims to analyze the Cost of Goods Sold (COGS) using the full costing method. Baso Goreng Boga Rasa is a Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) engaged in the culinary sector and has five outlets in Karawang City with a production capacity of 24,000 pcs per month. Research data were obtained through observation, interviews, and documentation of production costs which include direct raw material costs, direct labor costs, and factory overhead costs. This study uses a quantitative descriptive method to describe the description of the collected data in numerical form. The results show that the COGS per unit using the full costing method is Rp875, with a selling price of Rp1,125 per piece, a Break Even Point (BEP) of 12,753 units or Rp14,346,910, and a net profit of Rp6,000,000 per month. The application of the full costing method provides a more accurate picture of production costs, so that it can be a basis for determining the right selling price and controlling costs to increase business profitability. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Harga Pokok Produksi (HPP) menggunakan metode full costing. Baso Goreng Boga Rasa yaitu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner dan telah memiliki lima gerai di Kota Karawang dengan kapasitas produksi 24.000 pcs per bulan. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap biaya produksi yang meliputi biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Penelitian ini memakai metode deskriptif kuantitatif guna menggambarkan deskripsi atas data yang dikumpulkan dalam bentuk angka atau numerik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HPP per unit dengan metode full costing adalah Rp875, dengan harga jual Rp1.125 per pcs, Break Even Point (BEP) sebesar 12.753 unit atau Rp14.346.910, dan laba bersih sebesar Rp6.000.000 per bulan. Penerapan metode full costing memberikan gambaran biaya produksi yang lebih akurat, sehingga dapat menjadi dasar dalam penetapan harga jual yang tepat dan pengendalian biaya untuk meningkatkan profitabilitas usaha.
Perubahan Lahan Pertanian Di Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang Aulia, Anisa; Mujio, Mujio; Trilusianthy Hidayat, Janthy
Jendela Kota: Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dan Kota Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jekota.v1i2.70

Abstract

Penelitian ini mengkaji alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, yang terkenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. Penelitian dilakukan sejak Maret 2021. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Analisis data dulakukan dengan analisis deskriptif, overlay, dan analisis kuantitatif. Berdasarkan data tahun 2017 hingga 2021, luas lahan sawah berkurang dari 1.332 hektar menjadi 1.276 hektar, dengan laju alih fungsi rata-rata sebesar -4,32% per tahun. Alih fungsi lahan terbesar terjadi pada tahun 2019, dengan 16 hektar sawah berubah menjadi kawasan perumahan. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa faktor strategis, seperti pembangunan kereta cepat, kawasan industri, dan akses tol, serta meningkatnya jumlah penduduk, menjadi pendorong utama alih fungsi lahan di Kecamatan Kotabaru. Perencanaan tata ruang wilayah di Kecamatan Kotabaru sebagian besar telah sesuai dengan alokasi untuk permukiman, namun terus bertambahnya kebutuhan lahan permukiman menimbulkan konflik penggunaan lahan yang berdampak pada berkurangnya luas lahan pertanian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk perencanaan tata ruang yang lebih berkelanjutan guna melindungi lahan pertanian di wilayah tersebut. Kata Kunci: alih fungsi lahan, lahan pertanian, dan permukiman Kotabaru District, Karawang Regency, which is known as one of the national rice barns. The research was conducted since March 2021. Data were collected through observation, documentation, interviews, and questionnaires. Data analysis was conducted using descriptive analysis, overlay, and quantitative analysis. Based on data from 2017 to 2021, the area of paddy fields decreased from 1,332 hectares to 1,276 hectares, with an average conversion rate of -4.32% per year. The largest land conversion occurred in 2019, with 16 hectares of paddy fields turned into residential areas. This research identifies that strategic factors, such as the development of fast trains, industrial estates, and toll access, as well as the increasing population, are the main drivers of land conversion in Kecamatan Kotabaru. Spatial planning in Kotabaru Sub-district is largely in accordance with the allocation for settlements, but the growing need for residential land has led to land use conflicts that have resulted in a reduction in the area of agricultural land. The results of this study are expected to provide input for more sustainable spatial planning to protect agricultural land in the region. Keywords: land use change, agricultural land, and settlements
Faktor yang Mempengaruhi Minat Petani dalam Mengadopsi Combine Harvester: Studi Kasus Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember Aulia, Anisa; Prayuginingsih, Henik; Sholihah, Wardatus; Rosa, Firlana
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 5 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v5i1.1604

Abstract

Combine harvester merupakan alat panen yang dapat meningkatkan efisiensi peroses panen, mengurangi biaya tenaga kerja, dan mengoptimalkan produktivitas pertanian. Namun, keputusan petani dalam mengadopsi mesin combine harvester dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa yang paling mempengaruhi minat petani dalam mengadopsi combine harvester diantara faktor usia, pendidikan, tingkat luas lahan, pengalaman usahatani, dan jumlah produksi di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan model regresi logistik biner untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi minat petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi secara nyata dan signifikan terhadap minat petani adalah luas lahan dan jumlah produksi. Sedangkan variabel lain seperti usia, tingkat pendidikan, dan pengalaman berusahatani tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat petani dalam memutuskan menggunakan mesin combine harvester sebagai alat panen. Kesimpulanya luas lahan dan jumlah produksi tinggi merupakan variabel yang menentukan keputusan petani dalam menggunakan mesin combine harvester
Implementasi Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Aktivitas Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Aulia, Anisa; Marlina, Yuli
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v7i1.1568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi proses pembelajaran di Sekolah dimana guru harus mampu menyiapkan strategi dan model pembelajaran yang baru. Dengan kata lain kegiatan pembelajaran untuk saat ini tidak lagi pembelajaran berpusat pada guru, akan tetapi lebih berpusat kepada siswa. Pembelajaran berpusat kepada siswa akan membuat siswa lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Melihat kondisi ini peran guru tidak hanya diam tetapi menjadi fasilitator yang tetap memberikan ilmu dan pengetahuan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif yang menggunakan pendekatan field Research dimana peneliti mengamati dan berpartisipasi secara langsung dalam penelitian skala sosial kecil dan mengamati proses pembelajaran berlangsung. Peneliti secara langsung mengadakan pengamatan untuk memperoleh informasi yang diperlukan dalam penyusunan hasil penelitian. Hasil penelitian didapati menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pada aktivitas siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya; a) Penggunaan model Small Group Disucssion secara signifikan memberikan pengaruh terhadap mata pelajaran PAI. Teknik yang digunakan dengan membuat diskusi kelompok kecil antar peserta didik, serta menyampaikan hasil dari diskusi kelompoknya. b) Faktor Guru itu sendiri sebagai fasilitator. c) Faktor sarana dan infrastruktur yang sesuai sehingga memudahkan peserta didik pada saat melaksanakan kegiatan pembelajaran
Penerapan Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Melalui TDS “Tunggu Dirumah Saja” Pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman Fitri, Annisa; Puryanto, Puryanto; Putra, Roby Hadi; Pasaribu, Fani Ratny; Aulia, Anisa; Ariyati, Yumi
Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69989/k737ze73

Abstract

Inovasi TDS (Tunggu Dirumah Saja) di DISDUKCAPIL Kabupaten Padang Pariaman merupakan Program dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang memiliki tujuan sebagai berikut: Memudahkan masyarakat yang berkebutuhan khusus dalam pengurusan dokumen kependudukan dimana masyarakat dari wilayah tertentu akan kesulitan untuk mendatangi kantor Dukcapil. Peneliti ini menggunakan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan kepustakaan. Populasi dalam penelitian ini adalah  seluruh Aparatur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan seluruh masyarakat Padang Pariaman.  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Inovasi TDS dapat dilihat dari beberapa variabel yaitu Komunikasi,sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil dari penelitian implementasi pelayanan TDS sudah didasarkan pada standar operasional prosedur (SOP). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Implementasi TDS di Disdukcapil sudah berjalan dengan baik yang ditandai dengan pelaksanaan yang sesuai Standar operasional prosedur (SOP). Kendala dalam pengimplementasian pelayanan TDS pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman yaitu kurangnya sarana dan prsarana, sulitnya jaringan internet dan kesulitan perekaman bagi penduduk marginal. Upaya yang dilakukan untuk megatasi kendala dalam pengimplementasian pelayanan TDS pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman yaitu dengan penyediaan sarana dan prasarana, koordinasi dengan pihak ketiga, serta melibatkan stagholder pendukung seperti babinsa dan puskemas di lingkungan kabupaten padang pariaman. Saran dari penulis agar Disdukcapil perlu melakukan penambahan sarana dan prasarana untuk meningkatkan pelayanan inovasi TDS di Kabupaten Padang Pariaman.
Strategic Information System Planning at RSUD Berkah Pandeglang Using the EAP (Enterprise Architecture Planning) Method Aulia, Anisa; Fatonah, Nenden Siti; Firmansyah, Gerry; Widodo, Agung Mulyono
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 4 No. 09 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v4i09.885

Abstract

The intense competition in business development requires enterprises to innovate to assist in their business processes. One way to achieve success in innovation is by planning information systems and information technology that can meet business needs and align with current developments, using the Enterprise Architecture Planning (EAP) method. The results of the strategic information system planning include data architecture, application architecture, and network architecture. This research has produced a strategic planning document that can be used by RSUD BERKAH PANDEGLANG. This document contains data architecture, application architecture, and technology architecture.
PENGARUH E-WALLET, CREDIT CARD DAN SPENDING BEHAVIOUR TERHADAP TINGKAT KONSUMSI MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA Aulia, Anisa; Nurlaila; Syakir, Ahmad
Media Ekonomi Vol. 31 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/me.v31i2.18459

Abstract

This study aims to analyze the effect of E-Wallet, Credit Cards and Spending Behavior on Student Consumption Levels at Islamic University North Sumatra Country. The studyare primary data by distributing questionnaires taken from UINSU students with a sample size of 100 people. The sampling technique used in this study is nonprobability sampling with purposive sampling type, then the data is processed using multiple linear regression analysis. The results of the study stated that E-Wallet and Spending Behavior partially has a positive and significant effect on level consumption. That is, an increase in E- Wallet and Spending Behavior will also increase consumption spending significantly. While credit cards do not have a positive effect and significantly to the level of student consumption.
Hubungan Team Learning Capability (TLC) dan Supportive Work Environment (SWE) Pada Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia Aulia, Anisa; Maimunah, Siti; Komalasari, Shanty
Psikologi Prima Vol. 7 No. 2 (2024): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v7i2.4899

Abstract

This study aims to examine the relationship between Team Learning Capability (TLC) and a Supportive Work Environment (SWE) in public and private universities in Indonesia. The method used is a quantitative approach with data collected through questionnaires distributed online to 201 respondents, consisting of 98 public university students and 103 private university students. The correlation test results show a strong positive relationship between TLC and SWE in both types of universities, with Pearson's r values of 0.776 for public universities and 0.810 for private universities. The normality assumption test using the Shapiro-Wilk test indicates that the data is normally distributed. This study suggests that the higher the team learning capability, the more supportive the work environment in the universities. This conclusion underscores the importance of developing team learning capabilities to create a supportive work environment in the academic context.  
Penguatan nilai-nilai akhlak Islami melalui sosialisasi etika pergaulan remaja Fadillah, M Renaldy; Sirulhaq, Sekarmaji; Aulia, Anisa; Milah, Nida Sihabul; Ramadhan, Muhammad Iqbal; Samudra, Alfiras Rasya; Nurandini, Nurandini
Community Empowerment Journal Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v3i4.314

Abstract

Sosialisasi etika pergaulan berbasis nilai-nilai akhlak Islami pada siswa kelas 9B MTsN 3 Sukabumi dilaksanakan untuk merespons temuan awal mengenai rendahnya konsistensi penerapan adab dalam interaksi sehari-hari, khususnya pada aspek penggunaan bahasa dan batasan relasi antarlawan jenis. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman konseptual dan kesadaran praktis siswa terhadap etika interaksi Islami melalui pendekatan kualitatif dengan teknik sosialisasi partisipatif, mencakup ceramah interaktif, diskusi terarah, dan simulasi situasional. Kegiatan berlangsung satu sesi dengan melibatkan 30 siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara singkat, dan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai efektivitas intervensi. Hasil menunjukkan bahwa 80 persen siswa terlibat aktif selama proses pembelajaran, 75 persen mampu mengidentifikasi batasan pergaulan yang sesuai syariat, dan 70 persen mengalami peningkatan dalam pemahaman adab komunikasi. Sekitar 20 persen siswa masih menunjukkan respons pasif akibat pengaruh kebiasaan pergaulan sebelumnya dan intensitas konsumsi media digital. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode interaktif memiliki potensi signifikan dalam membangun kesadaran akhlak pada remaja, meskipun keberlanjutan pembinaan masih diperlukan untuk menghasilkan perubahan perilaku yang lebih stabil. The socialization program on Islamic moral-based social interaction ethics for class 9B students at MTsN 3 Sukabumi was implemented to address preliminary findings indicating insufficient consistency in students’ application of proper etiquette, particularly in speech conduct and intergender boundaries. This initiative aimed to enhance both conceptual understanding and practical awareness of Islamic social ethics through a qualitative approach employing participatory techniques, including interactive lectures, guided discussions, and situational simulations. The activity was conducted in a one-hour session involving 30 student participants. Data were obtained through observation, brief interviews, and questionnaires, and were analyzed descriptively to assess the effectiveness of the intervention. The results demonstrate that 80 percent of students actively engaged in the learning activities, 75 percent were able to identify appropriate intergender interaction boundaries, and 70 percent showed improved understanding of proper speech etiquette. Approximately 20 percent of students remained passive, influenced by prior behavioral patterns and high exposure to digital media content. These findings suggest that interactive pedagogical methods possess substantial potential in fostering moral awareness among adolescents, although sustained follow-up programs are required to ensure stable behavioral transformation.
Analisis Penggunaan Sistem Informasi Kesehatan Terhadap Kepuasaan Pelayanan Medis Di Puskesmas Bambu istiqamah D, Nur; Aulia, Anisa; Yeni, Hari
Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): JIMAKUN - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jimakun.v2i1.1140

Abstract

The development of information technology in the healthcare sector has encouraged healtcare facilities to adopt health information systems (HIS) to improve operational efficiency, data accuracy, and the quality of medical services. Puskesmas Bambu, as a primary healthcare facility, has implemented HIS in various service aspects, including patient registration, electronic medical record management, queuing systems, and management reporting. However, it is important to evaluate the extent to which this system meets information needs and provides a positive impact on patient satisfaction. This study aims to analyze the effect of health informatioan system utilization on the level of medical service satisfaction using a descriptive quantitative approach. Data were collected through observations, of service processes, documentation review, and the distribution of questionnaires to patients and healthcare personnel involved in the use of the HIS. The results indicate that the implementation of the HIS significantly acclererates administrative  processes,improves the accuracy of information, and simplifies service workflows. Patients reported improvements  in service spead, clarity of medical information, queue convenience, and the professionalism of healthcare staff. Correlation analysis also revealed a positive of HIS utilization and the level of medical service satisfaction. These findings confirm that optimizing the utilization of health information systems can serve as a key strategy for improving healthcare service quality and patient satisfaction at Puskkesmas Bambu. Furthermore, this study is expected to serva as a reference for policymakers in developing more efficient and sustainable healthcare information technology  systems.