Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PERBANDINGAN KADAR ZAT BESI DAN VITAMIN C PADA IBU HAMIL ANEMIA DAN TIDAK ANEMIA DI KABUPATEN SELUMA Rostika Flora; Mohammad Zulkarnain; Hamzah Hasyim; Nurmalia Ermi; Risnawati Tanjung; Sri Martini; Aguscik Aguscik; Ikhsan Ikhsan; Nurlaili Nurlaili; Samwilson Slamet; Yetti Purnama; Neshy Sulung
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Zat besi dan vitamin C sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mencegah terjadinya anemia. Zat besi berperan untuk pembentukan eritrosit, sedangkan vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Kekurangan asupan zat besi dan vitamin C akan berdampak terhadap kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandung. Penelitian ini bertujuanuntuk membandingkan kadar zat besi dan vitamin C pada ibu hamil anemia dan tidak anemia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian case-control yang diadakan di Kabupaten Seluma. Sampel berjumlah 30 orang ibu hamil, terdiri dari 15 orang ibu yang mengalami anemi dan 15orang ibu yang tidak anemia. Dilakukan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan kadar Hb, zat besi dan vitamin C.  Pengukuran kadar Hb dilakukan menggunakan Hb meter digital, pengukuran kadar Fe dan vitamin C menggunakan metode colorimetric. Data karakteristikdiperoleh dari kuisioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS versi 22. Hasil: Data karakteristik menunjukkan bahwa, mayoritas (53%) ibu hamil anemia berusia 20-35 tahun dan berada di usia kehamilan Trimester II (60%). Sebagian besar (53,3%)merupakan kehamilan pertama. 73,3% ibu berpendidikan rendah, tidak bekerja (80%) serta mempunyai status ekonomi yang rendah (73,3%). Hasil pemeriksaan hematologi menunjukkan bahwa, rerata kadar Hb (10,38 ± 0,83 vs 12,72 ± 1,10 g/dL), zat besi (90,54 ± 12,55 vs 99,38 ±9,59 µg/dL) dan vitamin C (1,97 ± 1,01 vs 2,82 ± 0,97 µg/dL) pada ibu anemia lebih rendah dibandingkan ibu yang tidak anemia dan secara statistik terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna antara zat besi (p=0,039) danvitamin C (0,026) ibu hamil yang mengalami anemia dan tidak anemia.  Konsumsi zat besi dan vitamin C serta monitoring kadar hemoglobin selama kehamilan sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya anemia. Kata kunci: anemia, kadar hemoglobin, zat besi, vitamin C
Kesejahteraan Masyarakat Jakarta 1969-1997 Winario; Abrar; Sri Martini
CHRONOLOGIA Vol 5 No 3 (2024): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v5i3.11883

Abstract

The welfare of the people of Jakarta during the period of governor Ali Sadikin to Surjadi Soedirdja showed certain developments. This study aims to determine the welfare development of the DKI Jakarta government during the tenure of Ali Sadikin to Surjadi Soedirdja's term. This study uses the historical method which consists of 5 stages including topic selection, source gathering (heuristics), source criticism (verification), interpretation (interpretation), and writing (historiography). The findings of the researchers are aimed at increasing the welfare of Jakarta in various fields. The health sector has increased, especially the availability of 99 hospitals and the development of 442 health centers, the availability of 15,227 treatment rooms. And the female population who use contraception is 317,896 out of the female population of 3,694,971. The Education Sector has had development results with many school buildings having been built as many as 6,924 schools as well as many educators 88,710 and students as many as 1,654,041. The development of the existing workforce in Jakarta is 3,646,285 and is dominated by working in labour-intensive fields. House construction in Jakarta has reached an area of 44,462.208 ha. Social security that the Provincial Government implements by guaranteeing that various welfare support facilities are properly available.The welfare of the people of Jakarta during the period of governor Ali Sadikin to Surjadi Soedirdja showed certain developments. This study aims to determine the welfare development of the DKI Jakarta government during the tenure of Ali Sadikin to Surjadi Soedirdja's term. This study uses the historical method which consists of 5 stages including topic selection, source gathering (heuristics), source criticism (verification), interpretation (interpretation), and writing (historiography). The findings of the researchers are aimed at increasing the welfare of Jakarta in various fields. The health sector has increased, especially the availability of 99 hospitals and the development of 442 health centers, the availability of 15,227 treatment rooms. And the female population who use contraception is 317,896 out of the female population of 3,694,971. The Education Sector has had development results with many school buildings having been built as many as 6,924 schools as well as many educators 88,710 and students as many as 1,654,041. The development of the existing workforce in Jakarta is 3,646,285 and is dominated by working in labour-intensive fields. House construction in Jakarta has reached an area of 44,462.208 ha. Social security that the Provincial Government implements by guaranteeing that various welfare support facilities are properly available.
Sejarah Perkembangan Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Tangerang (1948-2021) Vindya Mayralda; Sri Martini; Djunaidi
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 5 No. 1 (2023): PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/periode.051.2

Abstract

Abstract: VINDYA MAYRALDA. HISTORY OF DEVELOPMENT OF THE CATHOLIC CHURCH OF HATI SANTA PERAWAN MARIA TAK BERNODA TANGERANG (1948-2021). History Education Study Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University, 2023. This study aims to describe the development of the Catholic Church of Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Tangerang from 1948-2021. The purpose of this research is to discover the development and ministry of the Catholic Church of Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Tangerang from 1948 to 2021 and its impact on the church congregation and the Tangerang community around the church. The method used is a historical research method with a descriptive narrative method which consists of four stages: heuristics, verification, interpretation, and historiography. The results of this study describe the background to the establishment of the Catholic Church of Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Tangerang, describe the development and services of the church, as well as the impact on the church congregation and the people of Tangerang around the church until 2021. Abstrak: VINDYA MAYRALDA. SEJARAH PERKEMBANGAN GEREJA KATOLIK HATI SANTA PERAWAN MARIA TAK BERNODA TANGERANG (1948-2021). Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perkembangan Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Tangerang pada tahun 1948-2021. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perkembangan dan pelayanan Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Tangerang dari tahun 1948 hingga 2021 serta dampaknya bagi jemaat gereja dan masyarakat Tangerang sekitar gereja. Metode yang digunakan adalah metode penelitian historis dengan metode deskriptif naratif yang terdiri dari empat tahap yaitu: heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini mendeskripsikan latar belakang berdirinya Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Tangerang, mendeskripsikan perkembangan dan pelayana gereja, serta dampak bagi jemaat gereja dan masyarakat Tangerang sekitar gereja hingga tahun 2021.
SOEWARNI PRINGGODIGDO: PERJUANGAN PEREMPUAN DALAM MAJALAH SEDAR (1930-1932) Fina Lazuardi; Sri Martini; Ratu Husmiati
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 5 No. 1 (2023): PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/periode.051.5

Abstract

Abstract. FINA LAZUARDI. SOEWARNI PRINGGODIGDO: WOMEN'S STRUGGLE IN SEDAR MAGAZINE (1930-1932). History Education Study Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University, January 2023. This study tries to clarify Soewarni's ideas regarding the fight for women's equal rights in the political, sociocultural, and educational spheres as they were presented in Sedar magazine. In this historical study, feminist theory is used as an analytical tool to present Soewarni's ideas in Sedar magazine. The findings are presented in a descriptive-analytic format. The historical research method consists of four stages: heuristics (source collection), verification (source criticism), interpretation and historiography. The results of this study explain the spirit of renewal of the struggle for the women's movement pioneered by Soewarni through Istri Sedar. The Equal rights and obligations between men and women will only be obtained if women cooperate in the struggle for independence. Abstrak. FINA LAZUARDI. SOEWARNI PRINGGODIGDO: PERJUANGAN PEREMPUAN DALAM MAJALAH SEDAR (1930-1932). Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, Januari 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemikiran Soewarni yang dituangkan dalam majalah Sedar untuk memperjuangkan kesetaraan hak-hak perempuan dalam bidang politik, sosial-budaya, dan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dan hasilnya disajikan dalam bentuk deskriptif-analitik yang menggunakan teori feminisme sebagai pisau analisis untuk menampilkan pemikiran Soewarni dalam majalah Sedar. Metode penelitian sejarah terdiri dari empat tahap yaitu: heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kritik sumber), interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menjelaskan mengenai semangat pembaharuan perjuangan pergerakan perempuan yang dipelopori oleh Soewarni melalui Istri Sedar. Kesamaan hak dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan hanya akan didapat jika perempuan ikut bekerjasama dalam berjuang meraih kemerdekaan.
Potensi Pengembangan Kawasan Jatinegara Sebagai Daerah Wisata Berbasis Sejarah & Cagar Budaya Sri Martini; Martha, Nuraeni; Djunaedi
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 6 No. 1 (2024): PERIODE : Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/periode.061.5

Abstract

Jatinegara adalah salahtau kawasan di Jakarta yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Terletak di bagian timur kota Jakarta. Jatinegara merupakan saksi dari berbagai pristiwa seajarh yang telah terjadi beratus tahun lalu di Indonesia. Dengan warisan sejarah yang melimpah kawasan ini memiliki potensi untuk di kembangkan sebagai destinasi wisata sejarah yang menarik. Jatinegera menyimpan berbagai situs sejarah mulai dari bangunan kolonial belanda, pasar tradisional yang telah berdiri tegak sejak masa penjajajhan, kampung pecinan, monumen-monumen perjuangan serta stasiun kreta api membuat jatinegara sebagai cagar budaya yang ditetapkan dengan undang-udnnag no 11 tahun 2010 tentang cagar budaya sebagai upaya pelastarian bagunan bersejarah.Kekayaan sejarah ini tidak hanya memiliki nilai edukatif yang tinggi, tetapi juga dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal dan macanegara. Wisata sejarah tidak hanya menawarkan kesempatan untuk mengunjungi dan meilihat peninggalan masa lalu tetapi juga memberikan pengalamana mendalam yang memungkinkan pengunjung memhami dan menghargai perjalanan sejarah suatu daerah. Dalam konteks ini, pengembangan jatinegara sebagai dearah berbasis wisata tidak hanya mendukung pelestarian situs – situs bersejarah, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan. Untuk mencapau tujuan tersebut diperlukan perngetahuan terntang potensi kawasan Jatinegara sebagai daerah wisata agar dapat dipikirkan atau disusun strategi pengembangannya sebagai daerah wisata berbasis sejarah.
Changes in the Physical and Mechanical Properties of Clay Soil Due to Stabilization with Lime Ferly Indra Putra; Kiagus Ahmad Roni; Sri Martini
International Journal of Information Engineering and Science Vol. 2 No. 2 (2025): May : International Journal of Information Engineering and Science
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Infomatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijies.v2i2.295

Abstract

Clay soil stabilization is a crucial process to enhance the soil's bearing capacity and stability, making it more suitable for construction purposes. Stabilizing clay soils improves their mechanical properties, reduces swelling, and increases their load-bearing capacity, which is essential for the foundation of various structures. This study aims to investigate the effect of lime (CaO) addition and curing time on the physical properties of clay soil, particularly focusing on unconfined compressive strength (qu) and overall soil stability. The experimental methodology involved applying different percentages of lime content (ranging from 3% to 7%) and varying curing times (7, 14, and 28 days). The soil samples were tested for their unconfined compressive strength after each combination of lime content and curing duration. The results indicated that the addition of 5% lime (CaO) and curing for 14 days led to a significant improvement in the unconfined compressive strength by 153.3%, compared to the untreated clay soil. Furthermore, increasing the curing time beyond 14 days did not show substantial improvements in strength, suggesting that 14 days is the optimal curing period for this combination. The study also highlighted that the lime treatment not only enhanced the mechanical properties but also reduced the plasticity of the clay, making it more stable and easier to handle during construction. Based on these findings, it can be concluded that the appropriate combination of lime content and curing time plays a significant role in improving the stability of clay soils. This research provides valuable insights into optimizing soil stabilization techniques, offering an effective solution for enhancing soil properties for engineering applications
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN REKONSTRUKSI SOSIAL Sri Martini; Mohamad Erihadiana
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 2 No 2 (2023): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Kurikulum ini mendeskripsikan secara terperinci tentang konsep pengembangan kurikulum PAI, yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangannya. Kurikulum yang dikembangkan dapat digunakan sebagai pedoman untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil kegiatan pembelajaran. Keberhasilan pengembangan kurikulum tidak terlepas dari peran guru sebagai pelaksana implementasi kurikulum, karena guru bukan saja sebagai pengajar, tapi dituntut mampu merencanakan pembelajaran dengan baik agar dapat tercipta proses belajar dan mengajar berjalan efektif dan efisien, sesuai dengan tujuan dalam pengembangan kurikulum. Terdapat tiga konsep tentang kurikulum, kurikulum sebagai substansi, sebagai sistem, dan sebagai bidang studi. Konsep pengembangan kurikulum dapat diklasifikasikan atas teori-teori yang lebih menekankan pada isi kurikulum, pada situasi pendidikan serta pada organisasi kurikulum. Terdapat beberapa faktor yang yang dapat mempengaruhi pengembangan kurikulum yakni Filosofis, Psikologis, Sosial budaya, Politik, Ilmu dan Teknologi (IPTEK). Terdapat 5 (lima) tahapan dalam mengembangkan kurikulum pendidikan agama Islam melalui pendekatan rekonstruksi sosial, yakni: tahap analisis, tahap desain, tahap implementasi, tahap evaluasi dan umpan balik
Modifikasi Permukaan Elektroda Karbon Menggunakan CuS@rGO-Nafion dan Uji Kinerja Elektroda pada Aplikasi Sensor Hidrazina Dian Kharismadewi; Sri Martini
Jurnal INOVATOR Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v5i1.150

Abstract

Hydrazine is a dangerous chemical compound that is widely used in various industries. The presence of this compound in the waters resulting from the disposal of industrial waste must be monitored and controlled for its presence. For this reason, a sensor is needed that can be used to detect the presence of this compound in the waters. Commercial carbon electrodes are environmentally friendly materials and are relatively cheap to be used as potential sensor materials, but these materials have low electrochemical activity and are hydrophobic. To increase the electrochemical activity of the carbon electrode, modifications were carried out using CuS-Nafion and CuS@rGO-Nafion materials which were synthesized through solvothermal reactions and dropped-casting on the surface of the carbon electrodes. The modification was successfully carried out which was shown by the results of scanning electron microscopy which had a high response to the hydrazine compound shown from the results of cyclic voltammetry (CV) analysis. The best result is shown by carbon electrode modified using CuS@rGO-Nafion materials. The electrochemical impedance spectroscopy (EIS) results showed excellent results where the Rct value was 2178 Ω which could facilitate high electron transfer on the modified electrode surface.
Senandung Pilu Eks Tahanan Politik 1965: Sejarah Paduan Suara Dialita (2011-2016) Wal Triningsih; Sri Martini; Abrar
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 2 No. 1 (2020): PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/periode.021.2

Abstract

This article aims to narrate the background and development of the Dialita choir from its inception in 2011 to the launch of their debut album in 2016. The Dialita choir is a choir whose members are former political prisoners and their families. This research method used by descriptive narrative, which describes and analyzes past events. The results showed that Dialita was formed into a choir because of the purpose of those who wanted to help survivors '65. The development of Dialita as a choir that was formed in 2011 has increased until 2016, an increase occurred because Dialita is often involved in events organized by various institutions. Artikel ini bertujuan untuk menarasikan latar belakang dan perkembangan paduan suara Dialita dari awal terbentuknya pada tahun 2011 hingga peluncuran album perdana mereka pada tahun 2016. Paduan suara Dialita merupakan paduan suara yang anggotanya adalah eks-tapol dan keluarganya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif naratif, yaitu mendeskripsikan dan menganalisis peristiwa-peristiwa masa lampau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dialita terbentuk menjadi paduan suara di karenakan tujuan mereka yang ingin membantu penyintas ’65. Perkembangan Dialita sebagai paduan suara yang dibentuk pada 2011 mengalami peningkatan hingga tahun 2016, peningkatan terjadi karena Dialita sering dilibatkan dalam acara yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga.
English Language Acquisiton by Treader in Sanggigi Beach: A Study of Ethnography Sri Martini; Palar, Dwianita Conny; Mutria Farhaeni
PENA : Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Pengajaran Vol. 4 No. 01 (2024): PENA: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Pengajaran
Publisher : HAMJAH DIHA FOUNDATION bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this research discusses how English is learned by beach traders in Sanggigi, Indonesia. The globalization and technology on the rise, having strong English skills is becoming increasingly important to be competitive in various fields, including tourism. This study uses qualitative methods, specifically ethnography study, to examine how these traders acquire English language. The research explores two main approaches: formal education (courses, high school) for those with a traditional learning background, and informal learning through listening, remembering, imitating, and direct interaction for those without formal schooling. Based on the results of data analysis conducted by researcher, can conclude that the second language acquisition on the beach traders Sanggigi is through several processes, namely: traders who have a formal education base in obtaining a second language, such as Following Course Institution, high school and second language that can be through lectures. and traders who do not have a formal school education background get a second language through Listening, Remembering and Imitating, and experience directly.