Claim Missing Document
Check
Articles

Pain Reduction after Caesarean Section through Lavender Aromatherapy Gusnita, Sintia; Arsi, Ranida; Wisudawati, Eka Rora Suci
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v6i1.1379

Abstract

Pain is a common problem experienced by patients after undergoing a cesarean section. Lavender aromatherapy, which contains active compounds such as linalool and linalyl, was believed to reduce pain due to its analgesic properties and its ability to stimulate the release of endorphins by activating the hypothalamus. The aim of this study was to determine the effectiveness of lavender aromatherapy in reducing post-cesarean section pain at Siti Fatimah Az-Zahra Regional Public Hospital, South Sumatra Province. This study was a quantitative research with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group approach. A total of 54 post-cesarean section mothers were selected as participants, with 27 assigned to the experimental group and 27 to the control group. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS). Sampling was conducted using a purposive sampling technique, and data were analyzed using the Wilcoxon test. The results of the Wilcoxon test showed a p-value of 0,000 (p-value<0,05), indicating a significant decrease in post-cesarean section pain following lavender aromatherapy intervention. Lavender aromatherapy can be considered a complementary therapy option for managing postoperative pain after cesarean section.
Hubungan Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri Arsi, Ranida; Suprianti, Suprianti; Afdhal, Fitri; Utama Saputra, Andre
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v5i2.1463

Abstract

Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami wanita selama menstruasi. Dismenore didefinisikan sebagai nyeri kram pada perut bagian bawah yang terjadi sebelum atau selama menstruasi dan dapat disertai gejala lain seperti sakit kepala, mual muntah dan diare faktor terjadinya dismenore primer antara lain, haid pertama kali diusia kurang dari 12 tahun (menarche dini), aktivitas fisik atau olahraga yang kurang, siklus haid memanjang atau haid lebih lama dari normal, stress, Riwayat keluarga, dan belum pernah hamil dan melahirkan serta kualitas tidur yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik, kualitas tidur dengan kejadian dismenore primer. Penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 57 orang. Variabel pada penelitian ini dismenore primer, aktivitas fisik, dan kualitas tidur. Pengumpulan data menggunakan Numeric Pain Rating Scale, Phsical Activity Rasio, Pitsburgh Sleep Quality Indeks. Responden dengan dismenore primer sebesar 68,4%. Responden dengan tingkat aktivitas fisik ringan sebanyak 76,9%. Responden dengan kualitas tidur buruk sebanyak 89.7%. Analisa data di uji menggunakan uji Chi-Square. Hasil statistik antara dismenore primer dengan aktivitas fisik didapatkan nilai p value 0,000 (p<0,05), dan dismenore primer dengan kualitas tidur di dapakan nilai p value 0,000 (p<0,05) sehingga terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan kejadian dismenore pada remaja putri di MA AL-Muawanah Pemulutan tahun 2024. Diharapkan kepada para remaja untuk tetap menjaga aktifitas fisik dan kualitas tidur yang baik agar pada saat mentruasi datang tidak mengalami disminore.
Edukasi Pemberian Rebusan Air Jahe Campur Madu Terhadap Batuk Pilek Penderita Ispa Di Puskesmas 23 Ilir Kota Palembang Fitri Afdhal; Ranida Arsi; Andre Utama Saputra
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 1 (2024): science for life
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang terjadi pada bagian saluran napas mulai dari hidung sampai alveoli termasuk organ yang berhubungan (sinus, rongga telinga tengah, pleura). Penyebab dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah virus dan bakteri. Jahe merupakan tanaman yang memiliki kandungan minyak atsiri 2,58- 2,72% yang mempunyai efek antiseptik, antioksidan dan zat aktif yang dapat mengobati batuk. Madu merupakan desinfektan ringan yang memiliki kandungan pinobanksine dan vitamin C sebagai antioksidan dan antibiotik. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah memberikan edukasi terkait minuman herbal rebusan jahe campur madu sebagai pendamping pada anak balita dengan batuk pilek ISPA. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara langsung bertatap muka dengan sasaran sehingga lebih efektif, meyakinkan dan mengakrabkan hubungan antara penyuluh dan sasaran serta cepatnya respon. Hasil: Klien memahami dan mengerti tentang manfaat rebusan air jahe campur madu, klien memahami dan mengerti tentang langkah-langkah melakukan pemberian rebusan air jahe campur madu.
Pendidikan Kesehatan Media Booklet Dalam Manajemen Hipertensi Pada Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi di Rs Nurul Hasanah Tahun 2023 Tanjung, Arif Irpan; Arsi, Ranida; Saputra, Andre Utama
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi sering disebut the silent karena tidak bergejala sehingga banyak orang tidak menyangka kalau dirinya mengidap hipertensi, sampai akhirnya muncul komplikasi yang mengakibatkan kerusakan organ (Herwati & Deliria, 2021). Selain itu pengertian hipertensi suatu keadaan dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang tidak normal dalam pembuluh darah arteri dan terjadi secara terus menerus (Muriyati and Yahya, 2018). Pendidikan kesehatan adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok atau individu. Dengan harapan bahwa dengan adanya pesan tersebut masyarakat, kelompok atau individu dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang lebih baik (Purnawan,2020).. Pemberian edukasi dalam bentuk pendidikan kesehatan tentang Hipertensi  pada Lansia merupakan strategi pendidikan kepada para Lansia . Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan secara penuh Lansia sesuai sasaran yaitu pada lansia yang Terdapat Hipertensi, mulai dari kegiatan edukasi yakni Pendidikan Kesehatan Media Booklet Dalam Manajemen Hipertensi  Pada Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi di Rs Nurul Hasanah Tahun 2023. Hasil bahwa Ada Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi di Rs Nurul Hasanah
KEGIATAN EDUKASI KESEHATAN AUDIO VISUAL DALAM PENANGANAN DYSMINORE REMAJA PUTRI DI SMK KESEHATAN KADER BANGSA PALEMBANG Fauziah, Nila Alfa; Wisudawati, Eka Rora Suci; Arsi, Ranida; Helmika, Inda; Jaya KK, Indra Frana
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1797

Abstract

Dysminore merupakan gangguan menstruasi yang sering dialami oleh perempuan, pada beberapa penderita disminore yang dirasakan adalah nyeri atau sakit perut bagian bawah selama menstruasi, dan juga dapat dirasakan menjalar hingga ke panggul, punggung bawah atau paha. Rasa sakit bersifat spasmodic (kram) yang dapat mengganggu aktivitas. Dysmenore dapat timbul akibat gangguan pada organ reproduksi, faktor hormonal maupun faktor psikologis dan dapat menimbulkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan suatu intervensi keperawatan melalui edukasi kesehatan dengan audio visual untuk mengatasi dysminore yang dialami remaja putri. Pengabdian telah dilaksanakan dengan metode yaitu membuat kegiatan edukasi kesehatan menggunakan media audio visual terhadap 26 orang siswi SMK Kesehatan Kader Bangsa Palembang. Hasil dari pengabdian ini bahwa partisipan dari kegiatan edukasi ini antusias saat proses kegiatan, dan didapatkan penurunan nyeri dysminore yang dialami siswi SMK Kesehatan Kader Bangsa Palembang.
Analisis Penggunaan Gadget Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Pada Anak Usia 6-9 Tahun Di SDN 03 Pedamaran Ogan Komering Ilir Safitri, Serli Wulan; Afdal, Fitri; Arsi, Ranida; Wulandari, Egis Lara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Anak Bangsa Vol. 1 No. 2 (2024): JUPENGMAS UNABA
Publisher : Biro Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jpm.v1i2.124

Abstract

Gadget merupakan salah satu media untuk berkomunikasi dengan tujuan untuk mempermudah kegiatan komunikasi manusia, seperti smartphone, iphone dan blackberry, serta netbook (perpaduan antara komputer portabel seperti notebook dan internet). Tujuan kegiatan pengabdian untuk mengetahui analisis gadget terhadap kemampuan interaksi sosial anak pada usia 6-9 tahun di SDN 03 Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode Pengabdian masyarakat menggunakan kuisioner dan pengamatan secara langsung terhadap anak usia 6-9 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel 42 anak umur 6-9 tahun. Hasil pengabdian menunjukan Distribusi frekuensi penggunaan gadget sebanyak 27 responden atau 64,3% dikategorikan berat terhadap penggunaan gadget. Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan dengan responden yang kategori ringan sebanyak 15 responden atau 35,7% dari jumlah responden 42 orang. Distribusi frekuensi Interaksi sosial bahwa sebanyak 23 responden atau 53,8% dimana interaksi sosial baik. Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan dengan responden yang interaksi sosial yang kurang sebanyak 19 responden atau 45,2% dari jumlah responden 42 orang. Dari hasil uji statistik menggunakan uji chi square diperoleh nilai p-value 0,034 lebih kecil dan 0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan H0 ditolak artinya ada hubungan antara penggunaan gadget dengan interaksi sosial, besar analisis atau hubungan diperoleh nilai OR: 1,964 (1,167-3,305) artinya pasien dengan penggunaan gadget berat memiliki kemungkinan interaksi sosial yang kurang 1,964  kali lebih besar dibandingkan dengan interaksi sosial yang baik.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Booklet “Manajemen Hipertensi” Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Dengan Hipertensi Tanjung, Arif Irpan; Arsi, Ranida; Saputra, Andre Utama
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 6 (2024): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10496448

Abstract

Hipertensi sering disebut the silent killer (pembunuh diam-diam) karena tidak bergejala sehingga banyak orang tidak menyangka kalau dirinya mengidap hipertensi, sampai akhirnya muncul komplikasi yang mengakibatkan kerusakan organ (Herwati Deliria, 2021). Selain itu pengertian hipertensi suatu keadaan dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang tidak normal dalam pembuluh darah arteri dan terjadi secara terus menerus (Muriyati and Yahya, 2018). Pendidikan kesehatan adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok atau individu. Dengan harapan bahwa dengan adanya pesan tersebut masyarakat, kelompok atau individu dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang lebih baik (Purnawan,2020). Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain pra- eksprimental dengan pendekatan (One Group Pre-Post Test Design). Hasil penelitian ini diketahui bahwa sebelum pemberian pendidikan kesehatan melalui pemberian booklet “Manajemen Hipertensi” tidak sekolah sebanyak 0 responden (0%), SD 0 responden (0%), SMP 3 responden (9%), SMA 16 responden (47%) dan sarjana atau perguruan tinggi 15 responden (44%). Penelitian ini juga sejalan dengan penelitian devi (2021), peneliti berasumsi bahwa pendidikan seseorang berpengaruh karena seseorang yang memiliki pendidikan yang tinggi, maka daya tangkap terhadap suatu informasi juga semakin tinggi. Selain itu dalam penelitian ini ditemukan bahwa setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui pemberian booklet “Manajemen Hipertensi” yaitu untuk kategori baik 22 responden (64,7%), cukup 12 responden (35,3%),  kurang 0 reponden (0%). Penelitian ini juga menunjukkan adanya pengaruh (pre-operasi) dengan nilai signifikan hasil uji statistik non parametrik (wilcoxon) adalah 0,000 (pvalue 0,000 0,05).
Pemberian Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Arsi, Ranida; Eem MS, Putri Ayu; Nabilah, Verdia; Holifah, Holifah; Khayyirah, Siti Hana; Yusnita, Ernima; Sapitri, Amalia Aini; Fitri, Anisa; Febrianti, Amanda; Akino, Gerry; Alfarabi, M Ridho; Sholehah, Siti; Nurfala, Nina; Susanto, Melati Rias; Ekawati, Sri; Maryana, Risna; Zuliana, Putri
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i1.904

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is the embodiment of a health-oriented lifestyle within the culture of people, families, and communities, with the objective of enhancing, preserving, and safeguarding their physical, mental, spiritual, and social well-being. Gunung Menang Village confronts issues pertaining to environmental hygiene and the effects of both environmental and personal sanitation. This research seeks to analyze the many educational initiatives implemented to mitigate these issues in this town. This research employs a health education approach including counseling and collaborative activities. The study's results demonstrate that education including the roles of families and communities significantly enhances knowledge about the necessity of health and hygiene maintenance. This research advocates for a better organized and collaborative educational program among schools and communities in Gunung Menang Village
Pengaruh Metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif) dan Murottal Al-Qur’an terhadap Produksi Asi Ibu Post Sectio Caesarea Arsi, Ranida; Afdhal, Fitri; Saputra, Andre Utama
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 18 No 2 (2023): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v18i2.289

Abstract

ASI is an important food that babies need especially during the first 6 months of life. The success of exclusive breastfeeding is determined from the beginning of breastfeeding. There are many factors that hinder the production of breast milk, one of which is that mothers with casarean delivery are at 3 times greater risk of hampering the breastfeeding process. Apart from medicines, mothers also experience discomfort due to pain which makes the mother helpless and worries about her ang her baby’s helath. This is what will hinder the formation and excretion of breast milk. SPEOS method is a methods for breastfeeding and Murottal Al-Qur'an is a method to reduce anxiety and pain. This intervention not only looks at the mother physicallu but also psychologically. The purpose of this study was to determine the effect of SPEOS method and Murottal Al-Qur'an on Breast Milk Production of Post Sectio Caesarean mothers. This study was a quasy experiment with pretest-posttest control group design. Respondents were post sectio caesarean mothers who met the inclusion criteria. The number of respondents was 58 who were taken by consecutive sampling technique, and were divided into the intervention group and control group. The intervention was given at 24 hours after surgery for 2 days within 27 minutes, SPEOS method for 15 minutes and Murottal Al-Qur’an for 12 minutes. The intervention was carried out 2 times a day. The data were collected through the breast milk production assessment using observation sheet and analyzed using the Wilcoxon and the Mann-Whitney test. The results showed an increase in breast milk production after the intervention (p = 0.000 <0.05). SPEOS and Murottal AL-Qur'an methods indicated significant effect on breast milk production in post-sectio caesarean mothers p = 0.000 <0.05. Based on the results of the study, it is suggested that SPEOS method and Murottal Al-Qur'an could be used as alternative intervention to overcome the problem of milk production in post sectio caesarean mothers
Perbedaan Efektivitas Terapi Musik Klasik Dan Murottal Al Qur’an Terhadap Intensitas Nyeri Disminore Pada Remaja Putri Di SMK Kesehatan Kader Bangsa Palembang Tahun 2022 Utama, Andre Utama Saputra; Arsi, Ranida; Elviani, Yeni
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 19 No 2 (2024): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v19i2.357

Abstract

Introduction: Prevalence of dysmenorrhea According to data from the World Health Organization (WHO), there were 1,769,425 people (90%) of women who experienced dysmenorrhea with 10-15% experiencing severe dysmenorrhea.  Objectives: This study aims to determine the differences in the effectiveness of classical music therapy and murottal al-Qur'an on the intensity of dysmenorrhea pain in adolescent girls. Methods: This type of research is a Quasi Experiment with a two-group pretest-posttest research method design. The population in this study were all young women who experienced dysmenorrhea pain who met the inclusion criteria of researchers, with sampling using the Lemeshow formula so that 30 respondents were obtained and divided into 2 intervention groups, namely 15 respondents in the classical music therapy intervention group and 15 respondents in the classical music therapy group. respondent group murottal al-Qur'an, the sampling technique used is purposive sampling. The research instrument used the NRS (Numeric Rating Scale) checklist sheet. Data analysis used independent T-Test test and Paired T-Test Results:  The results of the Paired T-Test analysis in the classical music therapy group with a sig value of 0.041 and in the Murrotal Al-Qur'an Therapy group with a sig value of 0.002, meaning that the two intervention groups have a significant effectiveness on pain intensity in adolescent girls. The results of the independent T-Test show a p-value of 0.878, meaning that there is no difference between classical music therapy and murrotal Al-Qur'an therapy because they both can reduce the intensity of dysmenorrhea pain in adolescent girls at SMK Kesehatan Kader Bangsa Palembang in 2022