Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Kesehatan Media Booklet Dalam Manajemen Hipertensi Pada Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi di Rs Nurul Hasanah Tahun 2023 Tanjung, Arif Irpan; Arsi, Ranida; Saputra, Andre Utama
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi sering disebut the silent karena tidak bergejala sehingga banyak orang tidak menyangka kalau dirinya mengidap hipertensi, sampai akhirnya muncul komplikasi yang mengakibatkan kerusakan organ (Herwati & Deliria, 2021). Selain itu pengertian hipertensi suatu keadaan dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang tidak normal dalam pembuluh darah arteri dan terjadi secara terus menerus (Muriyati and Yahya, 2018). Pendidikan kesehatan adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok atau individu. Dengan harapan bahwa dengan adanya pesan tersebut masyarakat, kelompok atau individu dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang lebih baik (Purnawan,2020).. Pemberian edukasi dalam bentuk pendidikan kesehatan tentang Hipertensi  pada Lansia merupakan strategi pendidikan kepada para Lansia . Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan secara penuh Lansia sesuai sasaran yaitu pada lansia yang Terdapat Hipertensi, mulai dari kegiatan edukasi yakni Pendidikan Kesehatan Media Booklet Dalam Manajemen Hipertensi  Pada Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi di Rs Nurul Hasanah Tahun 2023. Hasil bahwa Ada Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi di Rs Nurul Hasanah
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT REBUSAN AIR SERAI TERHADAP INTENSITAS NYERI RHEUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA Arsi, Ranida; Alkhusari, Alkhusari; Saputra, Andre Utama; Savera, Agnes
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 9, No 2: Agustus 2024 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v9i2.1228

Abstract

Latar Belakang: Rheumatoid Arthritis merupakan penyakit muskuloskeletal yang sering terjadi pada usia lansia. Gangguan pada system muskuloskeletal yang ditandai dengan munculnya nyeri sendi dan kekakuan yang mengakibatkan penurunan kemampuan fisiologis. Salah satu intervensi non farmakologi dengan melakukan kompres serai hangat. Tanaman serai mengandung minyak atsiri yang memiliki sifat pedas dan bersifat hangat sebagai anti radang dan menghilangkan rasa sakit atau nyeri (Olviani & Sari, 2020). Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Kompres Hangat Rebusan Air Serai Terhadap Intensitas Nyeri Rheumatoid Arthritis Pada Lansia. Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasy eksperimental dengan desain pretest-posttest without control group pada 30 responden lansia yang berusia > 60 tahun dengan Teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kain kecil dan lembar observasi Numeric Rating Sale (NRS). Analisis data yang digunakan adalah uji non parametrik uji Wilcoxon. Hasil: Diketahui dari 30 responden sebelum diberikan kompres hangat rebusan air serai seluruh pasien berada pada katagori nyeri sedang dan setelah diberikan kompres serai hangat ada 14 responden berada pada katagori tidak nyeri (46,7%) dan nyeri sedang 16 orang (53,3%). Berdasarkan analisis menggunakan uji Wilcoxon  didapatkan nilai p value = 0,000 (α<0,05). Yang artinya bahwa kompres hangat rebusan air serai memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri rheumatoid arthritis. Saran: di harapkan bagi para penderita rheumatoid arthritis dapat menerapkan edukasi tentang penatalaksanaan dengan memberikan kompres rebusan air serai 2 kali dalam seminggu selama 15-20 menit setiap pagi. Kata Kunci:Rheumatoid Arthritis, Kompres Serai Hangat, Lansia, nyeri
Pengaruh Metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif) dan Murottal Al-Qur’an terhadap Produksi Asi Ibu Post Sectio Caesarea Arsi, Ranida; Afdhal, Fitri; Saputra, Andre Utama
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 18 No 2 (2023): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v18i2.289

Abstract

ASI is an important food that babies need especially during the first 6 months of life. The success of exclusive breastfeeding is determined from the beginning of breastfeeding. There are many factors that hinder the production of breast milk, one of which is that mothers with casarean delivery are at 3 times greater risk of hampering the breastfeeding process. Apart from medicines, mothers also experience discomfort due to pain which makes the mother helpless and worries about her ang her baby’s helath. This is what will hinder the formation and excretion of breast milk. SPEOS method is a methods for breastfeeding and Murottal Al-Qur'an is a method to reduce anxiety and pain. This intervention not only looks at the mother physicallu but also psychologically. The purpose of this study was to determine the effect of SPEOS method and Murottal Al-Qur'an on Breast Milk Production of Post Sectio Caesarean mothers. This study was a quasy experiment with pretest-posttest control group design. Respondents were post sectio caesarean mothers who met the inclusion criteria. The number of respondents was 58 who were taken by consecutive sampling technique, and were divided into the intervention group and control group. The intervention was given at 24 hours after surgery for 2 days within 27 minutes, SPEOS method for 15 minutes and Murottal Al-Qur’an for 12 minutes. The intervention was carried out 2 times a day. The data were collected through the breast milk production assessment using observation sheet and analyzed using the Wilcoxon and the Mann-Whitney test. The results showed an increase in breast milk production after the intervention (p = 0.000 <0.05). SPEOS and Murottal AL-Qur'an methods indicated significant effect on breast milk production in post-sectio caesarean mothers p = 0.000 <0.05. Based on the results of the study, it is suggested that SPEOS method and Murottal Al-Qur'an could be used as alternative intervention to overcome the problem of milk production in post sectio caesarean mothers
Pendidikan Kesehatan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Remaja Putri Saputra, Andre Utama; Ariyani, Yulinda; Arsi, Ranida
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 12 (2024): July
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12813124

Abstract

Breast cancer does not only occur in developed countries but also in developing countries such as Indonesia. Breast cancer ranks 8th of all cancers in Indonesia. Breast cancer is also a major concern, because it is the most common type of cancer in women. This Community Service aims to determine breast self-examination health education (BSE) on the knowledge, attitudes and actions of young women at SMK Kader Bangsa Palembang. Community Service Method with pretest posttest. Remja are teenagers with a menstrual cycle of 7-10 days with a total of 26 vocational school students who meet the inclusion criteria. The test used was the Wilcoxon Sign Runk Test with p0.05 using a computer. The results of the study showed that breast self-examination health education (BSE) had an effect on knowledge p value (0.0000.05), attitude p value (0.003)(0.05), action p value (0.004)(0.05) . Conclusion of breast self-examination health education (BSE) on the knowledge, attitudes and actions of young women at SMK Kader Bangsa Palembang. It is hoped that the suggestions for female students can be used as management of the BSE technique to detect early signs and symptoms of breast cancer.        
Kuesioner Pengkajian Spiritual Pada Pasien Kanker Payudara: Literatur Review Harisandy, Alvian; Putri, Anggy Utama; Arsi, Ranida; Saputra, Andre Utama; N, Nurmalasari
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 4 (2024): Madani, Vol. 2, No. 4 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13254263

Abstract

Measurement of spiritual outcome criteria is fundamental in both clinical practice and research. Measuring instruments for measuring outcome criteria are used to screen for spiritual distress. The purpose of this literature review is to find out what questionnaires can be used for spiritual assessment in breast cancer patients. The method used is a literature review through the Google Scholar, Proquest, Science direct, Pubmed and ClinicalKey databases. The results of the study showed that there were 5 spiritual assessment questionnaires, namely the FACIT-Sp Instrument (Functional Assessment of Chronic Illness Therapy-Spiritual), Instrument Spiritual Well-Being Scale (SWBS), FICA Instrument (Faith, Influence, Community, and Addressing spiritual concerns), Instrument Spiritual Needs Questionnaire (SpNQ), Instrument Spirituality and Spiritual Care Rating Scale (SSCRS). The conclusion is that more articles are needed on spiritual questionnaires, especially in breast cancer so that the questionnaire can be used in practice, especially in the area of oncology nursing services for breast cancer patients.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT Alkhusari, Alkhusari; Ariyani, Yulinda; Arsi, Ranida; Afdhal, Fitri; Arum, Ajeng; Sisen, Agung
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.854

Abstract

Latar Belakang: Perawat merupakan sumber daya manusia terpenting di rumah sakit karena selain jumlahnya yang dominan (55-56%) juga merupakan profesi yang memberikan pelayanan yang konstan dan terus-menerus 24 jam kepada pasien setiap hari. Oleh karena itu, pelayanan keperawatan sebagai bagian integral dari beberapa pelayanan kesehatan jelas mempunyai kontribusi yang sangat menentukan kualitas pelayanan rumah sakit. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dan pengalaman kerja terhadap kinerja kerja perawat di ruang rawat inap RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Ruang Rawat Inap RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 6 - 13 Juli tahun 2020. Populasi penelitian ini adalah perawat di ruang rawat inap. Sampel penelitian ini berjumlah 99 orang dengan instrumen penelitian berupa kuesioner dengan menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil: Hasil penelitian dengan uji chi-square menunjukkan ada hubungan antara gaya kepemimpinan dengan kinerja perawat (nilai p-value 0,028) dan ada hubungan antara pengalaman kerja dengan kinerja perawat (nilai p-value 0,008). Saran: Diharapkan perawat mampu meningkatkan kinerja agar tercipta mutu pelayanan yang prima. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Pengalaman Kerja, Kinerja Perawat
Penyuluhan dan Edukasi Relaksasi Autogenik Sebagai Upaya Menurunkan Tekanan Darah Lansia Di Poli Geriatri RSUD Kota Prabumulih Saputra, Andre Utama; Arsi, Ranida; Alkhusari, Alkhusari; Afdhal, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.1971

Abstract

Memasuki usia tua banyak lansia mengalami berbagai penyakit khususnya penyakit hipertensi. Hipertensi merupakan tekanan darah persisten  dimana tekanan sistolik  di atas 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg. Salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan dalam penanganan hipertensi adalah relaksasi autogenik. Relaksasi autogenik adalah gerakan mengencangkan dan melemaskan otot-otot pada satu bagian tubuh dalam satu waktu untuk memberikan perasaan relaksasi secara fisik. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat dan mendalam kepada masyarakat khususnya para lansia yang menderita hipertensi, serta bagi keluarga yang berperan penting dalam merawat lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 16 November 2024 di Poli Geriatri RSUD Kota Prabumulih. Metode dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan ataupun edukasi berbasis diskusi ceramah mengenai Relaksasi Autogenik sebagai Upaya Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan edukasi Relaksasi Autogenik sebagai Upaya Menurunkan Tekanan Darah Lansia berdampak positif dalam menambah pengetahuan masyarakat mengenai upaya untuk menurunkan tekanan darah lansia. Peserta yang mengikuti kegiatan ini menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai cara melakukan relaksasi autogenik sebagai upaya penurunan tekanan darah yang efektif, serta pentingnya menjaga tekanan darah agar tetap stabil terutama pada lansia. Pelaksanaan pengabdian ini dimulai dari pemberian materi, pembagian leaflet, pengisian pre-test dan post-test, sampai sesi diskusi berjalan dengan lancar dan kondusif, peserta aktif dalam memberikan pertanyaan, dan saling membagikan pengalamannya dalam menurunkan tekanan darah.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN DALAM MERAWAT LUKA DIABETES MELITUS Utami, Eni; Saputra, Andre Utama; Harisandy, Alvian; Arsi, Ranida
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 2 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i2.1286

Abstract

Latar Belakang: Menurut American Diabetes Association Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia) yang disebabkan karena gangguan sekresi insulin, penurunan kerja insulin atau akibat dari keduanya. Tujuan: Penelitian ini Mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus di Puskesmas Karang Agung Ilir Tahun 2024. Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Diabetes Melitus yang melakukan perawatan luka diabetik di Puskesmas Karang Agung Ilir Tahun 2023 yaitu berjumlah 47 orang. Sampel pada penelitian ini didapatkan 32 orang. Metode analisa data dengan cara analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dari 32 responden menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus dengan nilai p value = 0,005. Kesimpulan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus di Puskesmas Karang Agung Ilir Tahun 2024. Saran: Bagi petugas kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kegiatan pendidikan kesehatan tentang penyakit diabetes melitus dan perawatan luka kepada masyarakat dengan penyuluhan dan konseling. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Pasien Diabetes Melitus, Tingkat Kepatuhan
Hubungan Penerapan Asuhan Keperawatan dengan Kepuasan Pasien di Ruangan Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Ogan Ilir Tahun 2024 Warda Tunisa; Alkhusari; Nila Alfa Fauziah; Ranida Arsi
Bulletin of Community Engagement Vol. 4 No. 2 (2024): Bulletin of Community Engagement
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bce.v4i2.1472

Abstract

The quality of health services in hospitals is currently one thing that is emphasized and even required to be a benchmark for work achievements also has 5 factors that affect patient satisfaction, namely: 1) responsiveness, 2) reliability, 3) assurance, 4) empathy, 5) physical evidence. Nursing care includes: assessment, diagnosis, intervention, impediment, evaluation. With these factors, patients can assess how the nursing services they receive and can perceive whether it is in accordance with what the patient wants or not. The purpose of this study is to obtain an overview of the relationship between the application of nursing care and patient satisfaction in the Inpatient Room of Ogan Ilir Regional General Hospital. This study uses an analytical survey quantitative research design with a cross sectional design approach, which is a research to study the dynamics of correlation between relationships and effects, between independent variables and dependent variables. This research was carried out in June-July 2024 where it was carried out in the PDL Room of Ogan Ilir Hospital with a sample of 96 respondents where the data collection tool was a questionnaire. The results of the study found that there was a relationship between assessment and patient satisfaction with a p-Value of 0.026, a relationship between Diagnosis and patient satisfaction with a p-Value of 0.004, a relationship between intervention and patient satisfaction with a p-Value of 0.017, a relationship between implementation and patient satisfaction with a p-Value of 0.023. there was a relationship between evaluation and patient satisfaction with a p-value of 0.017. The results of this study are expected to improve the quality of service in the aspect of nursing care from assessment, diagnosis, intervention, implementation and evaluation to increase patient satisfaction in the service of hospitalized patients
The Effect of Health Education on Breast Self-Examination (SADARI) on Knowledge, Attitudes, and Actions of Adolescent Girls Andre Utama Saputra; Yulinda Ariyani; Suci Wahyuni; Ranida Arsi
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.345

Abstract

Breast cancer not only occurs in developed countries but also in developing countries such as Indonesia. Breast cancer ranks 8th out of all cancers in Indonesia. Breast cancer is also a major concern, because it is the most common type of cancer affecting women. This study aims to determine the effect of breast self-examination health education on knowledge, attitudes, and actions of adolescent girls at SMK Kader Bangsa Palembang. This research method uses a quasi-experimental design with pretest posttest. The population was adolescents with menstrual cycles to 7-10 days with a total sample of 26 respondents who met the inclusion criteria. The test used was the Wilcoxon Sign Runk Test with p<0.05 using a computer. The results showed that health education on breast self-examination (SADARI) had an effect on knowledge p value (0.000<0.05), attitude p value (0.003)<(0.05), action p value (0.004)<(0.05). Conclusion There is an effect of health education on breast self-examination (SADARI) on knowledge, attitudes, and actions of adolescent girls at SMK Kader Bangsa Palembang. Suggestions are expected to schoolgirls can be made as a stewardship of SADARI techniques to detect early signs and symptoms of breast cancer.