Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK MATEMATIKA (LKPD) BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI - NUMERASI Arief.SA, Kamal; Bella Saragih, Risna Mira; Harahap, Yenni Novita
Jurnal Numeracy Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v11i1.2587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lembar kerja peserta didik berbasis etnomatematika untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi. Jenis penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan pada peserta didik kelas X SM Dharma Pancasila Medan. Data penelitian terdiri atas jawaban siswa dan hasil survey. Kemampuan literasi numerasi pesert didik dilihat melalui cara menjawab, pertama menafsirkan soal seperti menuliskan diketahui, ditanya, dan dijawab secara sistematis, kedua menyimpulkan dari hasil jawaban yang telah ditulis kemudian dirangkum dengan beberap kalimat. Hasil penelitian menginformasikan bahwa nilai thitung 2,39 > ttabel 1,995. Maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh secara signifikan pada kemampuan literasi numerasi peserta didik menggunakan LKPD berbasis etnomatematik Kemudian hasil angket untuk mengetahui respon peserta didik terhadap penggunan LKPD berbasis etnomatematika berpredikat sangat baik. Hal ini bisa dilihat dari hasil angket senilai 83% yang artiny pesert didik kelas X MIA1 termotivasi saat menggunakan LKPD. Hal ini diukur dari 3 (tiga) indikator yang digunakan untuk mengetahui respon dari pesert didik kelas X MI 1 SM Dharma Pancasil Medan. Adapun indikatornya seperti motivasi belajar, pemahaman konsep, dan percaya diri.AbstractThis research ms to determine the effect of using students' ethnomathematics-based worksheets to improve numeracy literacy skills. This type of research is correlation with quantitative pproach carried out on class X students t SM Dharm Pancasila Medan.. Research dat consists of student nswers nd survey results. Students' numeracy literacy bilities re seen through how they nswer, first interpreting questions such s writing down what they know, being sked nd nswering systematically, secondly concluding from the results of the nswers that have been written nd then summarizing them in several sentences. The research results indicate that the tcount value is 2.39 > ttable 1.995. So it can be concluded that there is significant influence on the numeracy literacy skills of students using ethnomathematics-based LKPD. Then the results of the questionnare to determine students' responses to the use of ethnomathematics-based LKPD were rated s very good. This can be seen from the questionnare results which re 83%, which means that class X MIA1 students re motivated when using LKPD. This is measured from 3 (three) indicators used to determine the response of class X MI 1 SM Dharm Pancasila Medan students. The indicators include learning motivation, understanding of concepts, nd self-confidence.
PENERAPAN MATEMATIKA REALISTIK DAN IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Rizqi, Nur Rahmi; Harahap, Yenni Novita; Simamora, Minta Ito; Lubis, Ulfa Annisa; Siswadi, Siswadi
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 2 No. 1 (2023): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v2i1.535

Abstract

Pembelajaran Matematika Realistik pada dasarnya adalah pemanfaatan realita dan lingkungan yang dipahami peserta didik untuk memperlancar proses pembelajaran matematika sehingga mencapai tujuan pendidikan matematika secara lebih baik daripada masa lalu. Proses pembelajaran matematika realistik menggunakan masalah kontekstual sebagai titik awal dalam belajar matematika. Siswa diberi kesempatan untuk mengorganisasi masalah dan mencoba mengidentifikasi aspek matematika yang ada pada masalah tersebut. Misalnya dalam penanaman pohon .Proses pembelajaran peranan guru bukan semata-mata memberikan informasi, melainkan juga mengarahkan dan memberi fasilitas belajar. Proses pembelajaran pada awalnya meminta guru untuk mengetahui kemampuan dasar yang dimiliki oleh siswa meliputi kemampuan dasarnya, motivasinya, latar belakang akademisnya, dan lain sebagainya.
OPTMALISASI KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK ANAK USIA PRASEKOLAH MELALUI BERMAIN KREATIF DAN AKTIVITAS FISIK Harahap, Yenni Novita; Lubis, Ulfa Annisa; Lubis, Nur Ainun
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 2 No. 2 (2023): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v2i2.622

Abstract

Kemampuan psikomotorik merupakan kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas fisik yang merupakan salah satu pemicu optimalnya kemampuan psikomotorik anak. Bermain kreatif sendiri merupakan teknik pembelajaran yang dapat merangsang daya kreatif anak, melalui kemampuan psikomotoriknya. Aktivitas fisik merupakan setiap gerakan tubuh yang diakibatkan kerja otot rangka dan meningkatkan pengeluaran tenaga serta energi. Dengan penerepan dua point tersebut dalam peningkatan kemampuan psikomotorik siswa RA-Islam Nur, tentunya akan sangat berdampak pada pengoptimalannya. Dari kedua point tersebut, siswa akan memiliki kesiapan, peniruan, pembiasaan, penyesuaian,dan menciptakan.
Penerapan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional di Perusahaan Manufaktur: Studi Kasus PT. XYZ Novita, Yenni; Zahra, Rita
Jurnal Manajemen dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jmt.v1i1.773

Abstract

The application of Artificial Intelligence (AI) has become a major focus in increasing operational efficiency in various industrial sectors, including manufacturing. This research explores the application of AI in improving operational efficiency at PT. XYZ, a manufacturing company operating in a certain sector. Using a qualitative approach with case studies as the main framework, this research collects data through interviews with company management, observations on the production floor, and historical data analysis. Research findings show that AI implementation has had a positive impact by improving productivity, product quality and supply chain management. However, challenges such as limited skilled human resources and high implementation costs were also identified. Based on the findings, suggestions were put forward, including investment in employee training, implementation cost reduction strategies, exploration of broader AI integration, and increased awareness of the benefits of AI among employees and stakeholders. By implementing these suggestions, PT. XYZ can further maximize the potential of AI to increase operational efficiency and maintain its competitiveness in the manufacturing industry. This research also makes an important contribution to manufacturing industry stakeholders more broadly and to the academic literature on AI and the manufacturing industry.
Studi Literature Pengaruh Model Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Vektor Harahap, Yenni Novita; Atipah Lubis; Yani, Eka Putri; Yusnika4, Yusnika; Tanjung, Fina Melini Panduwinata
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17873

Abstract

Model pembelajaran merupakan suatu rencana yang dibuat oleh guru sebagai pedoman didalam melakukan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi literature melalui penelusuran penelitian kepustakaan yang didapatkan dari berbagai jurnal, buku, serta artikel lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada materi vektor. Melalui kegiatan studi literature yang dilakukan diketahui bahwa terdapat beberapa peneliti yang sudah melakukan penelitian terhadap pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada materi vektor. Berdasarkan pada penelitian yang telah para peneliti lakukan diketahui bahwa penggunaan model pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi vektor, karena model pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan minat belajar siswa dan tentunya akan mempengaruh hasil belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi vektor dan beberapa model pembelajaran yang memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi vektor tersebut yaitu Problem Based Learning (PBL), Teams Games Tournament (TGT), Windows Shopping, Student Teams Achievement Division (STAD), dan Jigsaw.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA BERBANTUAN WORDWALL Sari, Rina; Maharani, Israq; Harahap, Yenni Novita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara model pembelajaran Realistic Mathematic Education dengan model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan komunikasi matematis dengan materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Berdasarkan hasil analisis data dan hipotesis data pretest dan postest, maka dapat diperoleh nilai rata–rata postest kelas eksperimen sebesar 82,26 rata–rata postest kelas kontrol sebesar 58,33 Sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic Education terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa berbantuan WordWall. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji t diperoleh t hitung > t tabel yaitu (0,000 > 0,05). Artinya ada perbedaan rata–rata kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematic Education. Uji normalitas pretest diketahui bahwa nilai sig. 0,324 > 0,05. Sedangkan uji homogenitas pretest terdapat nilai sig. 0,021 > 0,05. Hasil pengujian analisis data berupa pengujian hipotesis data pretest, menunjukkan bahwa kedua kelas sampel memiliki kemampuan awal yang sama tentang kemampuan komunikasi matematis.
Pengembangan Media Pembelajaran “KADARA” untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Disabilitas Harahap, Yenni Novita; Armanila, Armanila
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4533

Abstract

Anak-anak dengan disabilitas intelektual sering kali mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika dasar, terutama keterampilan berhitung, karena keterbatasan dalam berpikir abstrak, memori kerja, dan pemrosesan informasi. Kondisi ini dapat memengaruhi perkembangan akademik dan kemandirian mereka dalam kehidupan sehari-hari. Solusi pembelajaran konvensional yang diterapkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) seringkali kurang responsif terhadap kebutuhan individual siswa, sehingga dibutuhkan inovasi media pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan inklusif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran digital bernama Kadara (Kalkulasi Adaptif Ramah Disabilitas), yang memanfaatkan teknologi deep learning untuk menyesuaikan tingkat kesulitan soal berhitung dan gaya penyajian materi secara real-time berdasarkan performa dan respons siswa. Penelitian ini juga menekankan keberlanjutan implementasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall. Yang menjadi sampel pada penellitian ini adalah anak disabilitas intelektual ringan dengan umur 12 -15 tahun. Berdasarkan hasil penelitian yang melibatkan validasi ahli, respon guru, respon siswa, tes hasil belajar, serta observasi keterlibatan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran KADARA layak digunakan sebagai sarana pendukung pembelajaran numerasi bagi siswa dengan disabilitas intelektual. Secara keseluruhan, media KADARA terbukti dapat meningkatkan pengalaman belajar numerasi yang lebih interaktif dan menyenangkan
Student-Centered Curriculum Innovation in the Digital Age Harahap, Yenni Novita; Sulasmi, Emilda
OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2026): OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jkpm.v5i1.1180

Abstract

The digital era requires education systems to innovate curricula that are adaptive, relevant, and oriented toward learners’ needs in order to optimally develop 21st-century competencies. This study aims to analyze the concept of learner-needs-based curriculum innovation, its forms of implementation in digital learning processes, as well as the challenges and opportunities faced by educational institutions. This research employs a literature review approach by examining national and international journal articles published within the last five years that discuss personalized learning, educational technology integration, and the strengthening of students’ digital competencies. The findings indicate that curriculum innovation in the digital era does not merely emphasize technological integration, but also involves the recontextualization of learning objectives, content, and strategies to align with students’ characteristics, interests, and learning styles. Needs-based curricula have been shown to promote more participatory, collaborative, and meaningful learning through differentiation, project-based learning, and the use of digital platforms. Nevertheless, its implementation is still constrained by teachers’ limited digital literacy, infrastructure readiness, and disparities in technological access. This study concludes that curriculum innovation must be supported by continuous teacher capacity development, sustainable institutional policies, and collaboration among schools, government, and the wider community to build an inclusive digital learning ecosystem that is responsive to learners’ needs.
Pengaruh Model Pembelajaran Teaching Factory (TEFA) Berbantuan Aplikasi Desmos terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Berbasis Kearifan Budaya Batak Toba Talitha Eriliyah Wardhana Br Tobing; Yenni Novita Harahap; Khoiruddin Matondang
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v5i1.7139

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Teaching Factory (TEFA) learning model assisted by the Desmos application based on Batak Toba local wisdom on students’ mathematical problem-solving abilities. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The subjects were eleventh-grade science students of SMA Muhammadiyah 7 Serbelawan, consisting of an experimental class and a control class with 38 students each. The experimental class was taught using the TEFA model assisted by Desmos integrated with Batak Toba cultural contexts, while the control class applied a scientific learning model based on local culture. The research instrument was a mathematical problem-solving ability test that had been validated and tested for reliability. Data analysis included normality testing, homogeneity testing, independent sample t-test, and N-Gain analysis. The results indicated that students taught using the TEFA model assisted by Desmos achieved higher problem-solving abilities than those in the control class, with mean posttest scores of 90.34 and 85.94, respectively. The t-test results showed a t-value of 3.925, exceeding the t-table value of 1.993, with a significance level of 0.000 < 0.05. Furthermore, the N-Gain value of the experimental class was 0.81, categorized as high. These findings indicate that the Teaching Factory learning model assisted by the Desmos application based on Batak Toba cultural wisdom has a significant and positive effect on improving students’ mathematical problem-solving abilities.
Pengaruh LKPD Terintegrasi Etnis Nusantara terhadap Kemampuan Numerasi Matematis melalui Model Pembelajaran SAVI Fitry Khairany Pulungan; Yenni Novita Harahap; Yumira Simamora
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v5i1.7200

Abstract

This study aims to examine the effect of using student worksheets (LKPD) integrated with Nusantara ethnic culture on students’ mathematical numeracy skills through the SAVI (Somatic, Auditory, Visual, and Intellectual) learning model. This research employed a quantitative approach using a true experimental design with a Post-test Only Control Group Design. The participants were eleventh-grade students of SMA Nurul Iman Tanjung Morawa in the 2025/2026 academic year, who were randomly assigned into an experimental class and a control class. The experimental class was taught using culturally integrated LKPD through the SAVI learning model, while the control class received conventional instruction. The research instrument consisted of an essay-type mathematical numeracy test that had been validated by experts. Data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, and an independent samples t-test at a 0.05 significance level. The results indicated that the average mathematical numeracy score of students in the experimental class was higher than that of the control class. Hypothesis testing revealed a significance value lower than 0.05, indicating a statistically significant difference between the two groups. These findings demonstrate that the use of LKPD integrated with Nusantara ethnic culture through the SAVI learning model has a positive and significant effect on improving students’ mathematical numeracy skills. Therefore, culturally integrated worksheets can serve as an effective contextual learning alternative to enhance students’ mathematical numeracy abilities.