Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Efektivitas Pembuatan Motif Batik Dalam Meningkatkan Pemahaman Struktur Tulang Daun Pada Siswa Kelas IV SDN 9 Banawa Inayah, Faidhul
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 8, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v8i2.68641

Abstract

Penelitian ini ingin melihat efektifitas pembelajran inovatif yang mengkolaborasikan antara seni dan sains untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dan pembelajaran sain melalui pendekatan seni, dalam hal ini peningkatan pemahaman siswa terhadap struktur tulang daun melalui pembuatan motif batik daun. Eksperimen ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 9 Banawa dengan melakukan kegiatan pembelajaran, observasi langsung serta wawancara terhadap siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman tentang struktur tulang daun dari kegiatan membatik setelah siswa mampu berkreasi dengan membuat motif, mengidentifikasi bahkan menjelaskan bagian-bagian daun yang telah digambarnya. Penelitain ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara dua jenis keilmuan yakni sains dan seni sebagai strategi efektif dalam peningkatan pemahaman siswa, sehingga membuka pandangan baru bagi guru untuk pengembangan metode pembelajaran untuk siswa sekolah dasar yang inovatif dan efektif dalam memberikan materi tentang konsep-konsep abstrak. 
Optimalisasi Supervisi Akademik bagi Guru SMP Negeri 3 Campalagian di Era Merdeka Belajar Nasrul, Muhammad; Muis, Abdul; Junda, Muhammad; Sirinti, Yulita; Inayah, Faidhul; Ristiana , Evi
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 2: January 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i2.20262

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan workshop supervisi akademik sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pengajaran para guru di SMP Negeri 3 Campalagian dalam menghadapi tantangan Era Merdeka Belajar. Workshop ini difokuskan pada perbaikan keterampilan mengajar agar sesuai dengan tuntutan pendidikan yang semakin dinamis. Melalui workshop supervisi akademik, guru-guru diberikan kesempatan untuk menerima umpan balik konstruktif dan dukungan dalam mengembangkan metode pengajaran yang efektif dan inovatif. Kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar guru juga menjadi bagian penting dari program ini. Partisipasi aktif dari pihak terkait, seperti pengelola sekolah, tenaga pendidik, dan peserta didik, menjadi kunci keberhasilan workshop ini. Dengan keterlibatan semua pihak, program ini memiliki potensi untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui workshop supervisi akademik ini, para guru mengalami perkembangan profesional dan mengadopsi pendekatan yang responsif terhadap perubahan di dunia pendidikan. Keberlanjutan program ini juga menjadi bagian integral dari rencana kurikulum dan pengembangan profesionalisme guru, sejalan dengan semangat Era Merdeka Belajar dalam mencapai pendidikan yang lebih baik dan bermakna bagi peserta didik.
PKM Hero Literacy: Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi pada Kalangan Remaja di Desa Karassing Kabupaten Bulukumba Pongtambing, Yulita Sirinti; Ristiana, Evi; Inayah, Faidhul; Astisyah, Andi Dian; Siddiq, Muh.
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2r7caw75

Abstract

Rendahnya literasi kesehatan reproduksi masih menjadi tantangan utama di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kondisi ini berkontribusi terhadap tingginya angka pernikahan dini yang berdampak pada meningkatnya risiko kesehatan ibu dan anak, kasus stunting, serta rendahnya kualitas hidup remaja. Akses informasi yang terbatas, anggapan tabu terhadap isu reproduksi, dan minimnya intervensi edukatif memperburuk permasalahan tersebut. Menjawab situasi ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) HERO Literacy dilaksanakan di Desa Karassing dengan melibatkan kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai mitra utama. Kegiatan dilakukan melalui serangkaian tahapan, mulai dari survei awal, lokakarya edukasi reproduksi (EduHERO), pelatihan konseling sebaya (I-HERO-YOU), pengembangan model edukasi partisipatif (YOU ARE HERO), hingga pemanfaatan media digital (EduHERO) untuk memperluas jangkauan informasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja dan anggota PKK mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, serta keterampilan komunikasi dalam edukasi komunitas. Lebih lanjut, terbentuknya Tim PKK Peduli Kesehatan Reproduksi menjadi indikator keberlanjutan program dan penguatan peran perempuan sebagai agen perubahan. Dengan demikian, kegiatan ini menegaskan bahwa pemberdayaan PKK sebagai mitra strategis mampu memperkuat literasi kesehatan reproduksi remaja dan mendorong terbangunnya ekosistem edukasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Eksistensi Permainan Tradisional pada Siswa SD Negeri Mamajang 1 Makassar Inayah, Faidhul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15044

Abstract

Penetitian ini dilakukan dengan tujuan ingin melihat eksistensi permianan tradisional ditengah maraknya permainan modern khususnya pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatar belakangi apakah permainan tradisional masih diminati siswa khususnya siswa sekolah yang berlokasi di tengah perkotaan dan apakah orang tua atau guru masih memiliki andil terhadap keberlangsungan pelestarian permainan tradisional. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SDN Mamajang 1 Makassar dengan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa hamper setengah siswa sudah jarang memainkan permainan tradisional. Siswa yang sering bermain hanya memainkan permainan tradisional pada saat dirumah. Siswa bermain permainan tradisional disekolah hanya saat materi permaianan tradisional. Walaupun permainan tradisional sudah jarang dimainkan siswa akan tetapi dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa seluruh siswa lebih senang memainkan permainan tradisional jika dibandingkan dengan permainan modern karena dapat berinteraksi langsung Bersama teman sebaya, hal ini menunjukkan bahwa eksistensi permainan tradisional dapat meningkat karena masih banyak siswa yang berminat memainkannya.
Pelatihan Musik Digital sebagai Upaya Menghadapi Tantangan dan Peluang di Era Teknologi Bagi Sekolah Seni SMKN 2 Gowa Faisal, Faisal; Kurniawan, Rahmat; Inayah, Faidhul
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam dunia musik, termasuk dalam pendidikan seni. SMKN 2 Gowa, sebagai sekolah seni unggulan di Sulawesi Selatan, menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan musik digital ke dalam pembelajaran akibat keterbatasan kompetensi teknologi di kalangan pengajar dan siswa. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan terkait musik digital melalui pelatihan terstruktur yang mencakup pengenalan terkait musik digital, pengenalan dan praktik perangkat keras dan lunak, wawasan terkait peluang karir dan kewirausahaan di bidang musik digital, dan praktik pembuatan musik digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, persiapan teknologi, pelatihan, pendampingan teknis, hingga evaluasi hasil produksi musik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memproduksi musik digital serta meningkatnya kesadaran terhadap peluang karier di bidang musik digital. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas musik digital berkelanjutan di sekolah. Kata kunci: Pelatihan, Musik Digital, Peluang Karir, Smkn 2 Gowa, Perangkat Digital
PELATIHAN PENGEMBANGAN MODUL PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) PADA KOMUNITAS BELAJAR SIPATURU Ristiana, Evi; Puspitasari, Dewi; Inayah, Faidhul; Junda, Muhammad
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i2.68729

Abstract

Inovasi kurikulum yang berpusat pada siswa yakni modul Projek Profil Pelajar Pancasila dan Budaya dilingkungan sekitar Sekolah guna mengatasi tantangan dan tuntutan mutu Pendidikan. Kurikulum Merdeka telah digunakan oleh satuan SMP Negeri 3 Campalagian mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai langkah untuk mencapai karakteristik Pelajar Pancasila melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Dalam pelaksanaan P5, diharapkan guru dapat mendampingi proses belajar siswa untuk mengembangkan kemampuan serta membangun karakter luhur sesuai dengan prinsip Profil Pelajar Pancasila. Pemahaman guru terhadap P5 masih belum merata, sehingga menghambat pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dalam penyusunan modul proyek P5. Guru-guru di SMP N 3 Campalagian membutuhkan pendalaman materi dan bimbingan untuk menentukan fokus dimensi Profil Pelajar Pancasila serta tema proyek yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah. Selain itu, pendampingan juga diperlukan untuk membantu guru dalam menetapkan subelemen (tujuan proyek), mengembangkan topik, alur, dan durasi proyek, serta merancang aktivitas dan penilaian proyek. Berdasarkan analisis situasi dan permasalahan yang dihadapi, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendampingi penyusunan modul P5 untuk mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka di SMP N 3 Campalagian. Diharapkan melalui solusi ini, sekolah dapat memaksimalkan potensinya dalam melaksanakan P5, dan guru mampu memahami materi P5 dengan lebih baik sekaligus menyusun draf dokumen perencanaan P5 yang dapat diimplementasikan di sekolah.
PELATIHAN PEMBUATAN CETAKAN KERAMIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI PROSES KREASI KERAMIK SISWA SMKN 3 GOWA Nurman, Sudarmawansyah; Wati, Jenny Ratna Ika Setia; Lubis, Buyung Perdamean; Inayah, Faidhul
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v4i2.78456

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses kreasi keramik bagi siswa SMKN 3 Gowa melalui pelatihan pembuatan cetakan keramik berbasis teknik cetak gips. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan keterampilan teknis dalam membuat cetakan keramik serta lamanya proses produksi karena minimnya cetakan dan rata-rata kreasi bentuk keramik masih dibentuk manual. Pelatihan dilaksanakan melalui metode demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif mulai dari perancangan bentuk, pembuatan model (master), pencampuran dan pengolahan gips, hingga proses pengeringan dan finishing cetakan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman teknis siswa, kemampuan membuat cetakan satu sisi, serta efisiensi waktu produksi hingga mencapai bentuk yang seragam dan siap reproduksi massal. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kompetensi kejuruan siswa, peningkatan kualitas produk, dan pengembangankapasitas sekolah dalam memanfaatkan teknologi pembuatan cetakan untuk produksi keramik skala kecil.Kata Kunci: Pelatihan keramik, cetakan keramik, pembuatan keramik, kreasi keramik
Food Diversification of Moringa Plants into Chips as a Healthy Snack for the Community Asmawati, Andi; Karim, Hilda; Juanda, Muhammad; Ristiana, Evi; Inayah, Faidhul
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2453

Abstract

Moringa-based food product development can provide significant nutritional and economic benefits to the community. The manufacturing process includes plucking and boiling moringa leaves, followed by mashing together garlic and shallots. The dough is mixed with wheat flour, starch, margarine, eggs, and moringa water, then kneaded until evenly distributed. Moringa noodles are molded according to taste using a noodle maker, then fried in hot oil until golden brown. Once cooled, packaged. This opportunity not only increases the nutritional value of food products, but also provides great economic potential for local farmers and housewive.