Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Deteksi Dini Kanker Serviks pada Pasangan Usia Subur Melalui Metode IVA Tes di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Arnas, Nur Silmi; Agustina, Agustina; Septiani, Riza
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2342

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker pada wanita terbanyak di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan deteksi dini kanker serviks melalui metode IVA tes. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dilaksanakan  tanggal 5 s/d 19 Juli 2021. Sampel 44 wanita dengan teknik purposive sampling. Analisis  data menggunakan uji chi square versi 22,0. Hasil uji diperoleh ada hubungan pengetahuan, dukungan suami, akses informasi, dan dukungan petugas kesehatan dengan p value=0,001, serta akses menuju pelayanan kesehatan p-value=0,009) dengan deteksi dini kanker serviks melalui metode IVA tes.Kata Kunci: Deteksi Dini Kanker Serviks, Pasangan Usia SuburCervical cancer is the most common cancer in women in the world. This study aims to determine the factors associated with early detection of cervical cancer through the IVA test method. This type of analytic research with a cross-sectional approach was carried out from 5 to 19 July 2021. The sample was 44 women with purposive sampling. Data analysis using chi square test version 22.0. The test results obtained the relationship between knowledge, husband's support, access to information, and support from health workers with p-value 001, and access to health services (p value = 0.009) with early detection of cervical cancer through the IVA test method.Keywords: Early Detection of Cervical Cancer, Couples of Childbearing Age
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN PERNAPASAN PADA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMAT KOTA BANDA ACEH saputra, T. Yudha; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43775

Abstract

Petugas pemadam kebakaran dan penyelamat di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan akibat paparan zat berbahaya saat bertugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan pernapasan pada petugas, seperti riwayat merokok, lama masa kerja, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 35 petugas, dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluhan gangguan pernapasan lebih banyak dialami oleh petugas yang tidak menggunakan APD (16,1%), memiliki masa kerja ≥5 tahun (16,1%), dan memiliki riwayat merokok (33,3%). Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan APD (p=0,000) dan riwayat merokok (p=0,000) dengan keluhan gangguan pernapasan. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara lama masa kerja (p=0,479) dengan keluhan tersebut. Disimpulkan bahwa penggunaan APD dan riwayat merokok merupakan faktor yang berpengaruh terhadap keluhan gangguan pernapasan, sementara lama masa kerja tidak berpengaruh secara signifikan. Oleh karena itu, DPKP Kota Banda Aceh disarankan untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan APD, memberikan edukasi tentang bahaya merokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mendeteksi dini gangguan pernapasan.
STUDI KOMPARATIF FAKTOR RISIKO KEJADIAN STROKE DI RSUD TGK. ABDULLAH SYAFI’I BEUREUNUEN KABUPATEN PIDIE Nurasmi Fuji; Amin, Fauzi Ali; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45869

Abstract

Stroke saat ini menempati peringkat kedua sebagai penyebab kematian global, setelah penyakit jantung iskemik, dan menjadi penyebab utama kecacatan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbandingan faktor risiko kejadian stroke antara kelompok stroke iskemik dan kelompok stroke hemoragik di RSUD Tgk. Abdullah Syafi'i Beureunuen Kabupaten Pidie Tahun 2023.Metode penelitian yang digunakan adalah desain komparatif dengan populasi terdiri dari seluruh pasien penderita stroke tahun 2023. Data dikumpulkan dari 314 responden menggunakan teknik total sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa rekam medis pasien yang dikumpulkan selama 15 hari, mulai dari 21 Oktober hingga 4 November 2024. Analisis menggunakan uji T-test Independent dengan SPSS.Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa terdapat 74,2% pasien yang menderita stroke iskemik, sedangkan 25,8% menderita stroke hemoragik, rata-rata usia pasien stroke adalah 62,75 dengan jenis kelamin laki-laki sebesar 45,5% dan perempuan sebesar 54,5%. Rata-rata tekanan darah sistole sebesar 161,54 mmHg, rata-rata tekanan darah diastole sebesar 93,17 mmHg, rata-rata kadar gula darah sewaktu sebesar 170,35 mg/dL, dan rata-rata kolesterol total sebesar 253,11 mg/dL. Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (p-value 0,094), jenis kelamin (p-value 0,287), tekanan darah sistole (p-value 0,001), tekanan darah diastole (p-value 0, 001), kadar gula darah sewaktu (p-value 0, 004), dan kolesterol total (p-value 0, 002). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, kadar gula darah sewaktu dan kolesterol total antara kelompok stroke iskemik dan kelompok stroke hemoragik, sedangkan usia dan jenis kelamin tidak.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Imunisasi Dasar Lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Pratiwi, Agil; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1440

Abstract

Imunisasi adalah usaha untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit infeksi pada bayi, anak dan juga orang dewasa. bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu dalam melaksanakan imunisasi dasar pada anak.di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini yaitu 83 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data di analisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square melalui STATA. Hasil univariat imunisasi lengkap pada anak 34,94% dan tidak lengkap 65,0%. Hasil uji chi square didapatkan ada hubungan antara variabel pengetahuan p-value=0,001, peran petugas kesehatan dengan p-value 0,000, dukungan keluarga p-value=0,000 dan pekerjaan p-value=0,000 pada imunisasi dasar lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Disarankan kepada pihak puskesmas agar lebih banyak memberikan penyuluhan pentingnya imunisasi pada anak agar anak terhindari dari penyakit yang dapat dicegah dan juga pihak puskesmas harus lebih memantau desa mana saja yang belum menerima imunisasi secara lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Hiperkolesterolemia Pada Masyarakat Desa Pulau Baguk Kecamatan Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil Agustin, Rahmanda Amelia; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i5.1474

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan suatu keadaan dimana terjadinya peningkatan konsentrasi kolesterol dalam darah melebihi nilai batas. Tujuan penelitian mengetahui faktor risiko kejadian hiperkolesterolemia. Penelitian analitik dengan jenis cross sectional. Populasi dan sampel penelitian yaitu seluruh masyarakat Desa Pulau Baguk usia 30-75 tahun yang melakukan skrining kolesterol di Posbindu sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dengan kuesioner, analisis data menggunakan uji logitic regresi. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan pengetahuan (p-value 0,003); jenis kelamin (p-value 0,035); riwayat hipertensi (p-value=0,015); aktivitas fisik tidak aktif (p-value=0,015); pola konsumsi (p-value=0,009) dan skrining kolesterol (p-value=0,015) dengan hiperkolesterolemia. Kesimpulan penelitian pengetahuan paling berhubungan dengan hiperkolesterolemia (p-value= 0,026; OR=46,836). Disarankan kepada tenaga kesehatan perlu melakukan edukasi di tempat umum untuk menjangkau lebih banyak orang dengan memberikan informasi tentang pencegahan dan pengendalian hiperkolesterolemia, serta mendorong masyarakat untuk melakukan skrining kolesterol secara teratur di puskesmas atau posbindu.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesediaan Orang Tua Dalam Pemberian Imunisasi Polio Pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Pulau Banyak Aceh Singkil Citra, Mulia; Ichwansyah, Fahmi; Septiani, Riza
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1610

Abstract

Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat esensial yang efektif untuk memberikan kekebalan tubuh secara spesifik terhadap penyakit polio yang dapat dicegah dengan imunisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kesediaan orang tua dalam pemberian imunisasi polio di wilayah kerja Puskesmas Pulau Banyak Aceh Singkil Tahun 2024. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross-sectional. Populasi sebanyak 62 responden menggunakan teknik accidental sampling, Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 61,3% tidak bersedia untuk memberikan imunisasi polio. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu (p=0,000), efek samping (p=0,000), peran petugas kesehatan (p=0,000), dukungan tokoh agama (p=0,000) dengan kesediaan dalam pemberian imunisasi polio pada bayi. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, efek samping, peran petugas kesehatan, dan dukungan tokoh agama dengan kesediaan pemberian imunisasi polio di wilayah kerja puskesmas pulau banyak 2024.
Penggunaan Teknik Komunikasi Antar Personal dalam Penguatan Imunisasi: Use of Interpersonal Communication Techniques in Strengthening Immunization Baharuddin, Dharina; Arlianti, Nopa; Syahirah, Arifah; Septiani, Riza; Wardiati, Wardiati; Na’imah, Na’imah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.7768

Abstract

The government in Indonesia continues to focus its attention on the problem of stunting (shortness). In 2022, the prevalence of stunting was 31.2%. Meanwhile, in Aceh Besar Regency's Atong Village, 5% of children under the age of five were stunted. Infectious disease is one of the stunting risk factors that immunization can help avoid. Therefore, the aim of executing this community service in Atong village is to raise the community's knowledge and awareness of child vaccination in the future. The method conducted was Inter-Personal Communication (KAP), which has an instructional and engaging model. The implementation employed instructive entertaining games and songs to demonstrate the efficacy of immunization and its schedule. The respondents included adults and the elderly who will support childhood immunization today and in the future. The activity lasted one day and began with an introductory game, followed by listening to one another in the form of a critical thinking stage about the types of diseases that children suffer from, a stage of finding ways to maintain children's health, a learning stage about types of immunizations, and a commitment stage to carry out routine immunizations. There were 60 persons in attendance, and all of them were quite enthusiastic about learning. The KAP approach was successful in getting people interested in learning about immunization. KAP strategies should be used in various sensitive educational settings in the community.
EFEKTIVITAS METODE CERAMAH DAN READ ALOUD TENTANG ASUPAN GIZI BALITA DI PULAU NASI Ramadhani, Putri Nur; Agustina; Septiani, Riza
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30727

Abstract

Masa balita suatu periode penting bagi anak karena pada masa tumbuh kembang anak yang akan menentukan perkembangan anak di masa selanjutnya. Ketepatan dalam pemberian makan pada balita dapat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu, maka dari itu pendekatan terbaik dengan pendidikan kesehatan menggunakan metode/alat bantu promosi kesehatan berupa ceramah dan membaca nyaring (Read Aloud). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh metode promosi kesehatan   mana yang lebih efektif terhadap pengetahuan ibu tentang asupan gizi bagi balita di Pulau Nasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan quasi-experimental menggunakan rancangan penelitian two group pre-post test design dengan populasi 114 orang. Besar sampel ditentukan dengan metode Purposive Random Sampling berjumlah 60 orang. Pengolahan data dilakukan dengan program SPSS analisis uji statistik Mann Whitney Test dan Wilcoxon Signed Test (0,05). Hasil penelitian uji menunjukkan bahwa nilai Sig  0.001, terdapat perubahan sebelum dan sesudah penyuluhan. Metode ceramah lebih efektif dalam mengubah pengetahuan tentang asupan gizi balita dengan mean rank posttest sebesar 39,73 lebih besar dari mean rank posttest membaca nyaring (Read Aloud) yaitu 21,27. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dpat meningkatkan promosi kesehatan berupa penyuluhan setiap bulan pada posyandu menggunakan metode ceramah dan membaca nyaring (Read Aloud) secara bergantian agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu akan asupan gizi balita.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA DEWASA MUDA (20-44 TAHUN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA KRUENG KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN 2023 Ardila Sari, Putri; Dilla Santi, Tahara; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19882

Abstract

Hipertensi merupakan kejadian meningkatnya tekanan darah dalam arteri. Puskesmas Kuta Krueng mengalami peningkatan penyakit hipertensi dari tahun 2020 hingga 2022. Jenis penelitian ini  deskriptif analitik dengan desain Cross-Sectional. Populasi adalah seluruh masyarakat usia 20-44 tahun yang berdomisili di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Krueng berjumlah 3.909 dan sampel berjumlah 98 responden dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square melalui SPSS versi 25. Hasil analisis univariat menunjukkan 17.3% hipertensi, 42.9% prehipertensi dan 39.8% tidak hipertensi. Hasil analisis bivariat diperoleh adanya hubungan antara riwayat obesitas (?-value 0.010), indeks massa tubuh (?-value 0.026), stres (?-value 0.027), dan paparan asap rokok (?-value 0.057) dengan kejadian hipertensi. Dan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik (?-value 0.261) dan kebiasaan minum kopi (?-value 0.108) dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Krueng Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2023. Kesimpulannya adalah ada hubungan riwayat obesitas, indeks massa tubuh, stres, dan paparan asap rokok dengan kejadian hipertensi. Diharapkan kepada petugas kesehatan melakukan penyuluhan dan penanggulangan faktor risiko pada masyarakat untuk menekan angka hipertensi.
HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN DI DPKP KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023 Najmi, Misbakhul; Septiani, Riza; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25591

Abstract

Keadaan stres yang terjadi secara terus-menerus dan dalam waktu jangka panjang yang dialami oleh pekerja dapat memicu timbulnya peningkatan risiko penyakit akibat kerja seperti hipertensi. Hal ini dikarenakan faktor umur, aktifitas fisik dan stress kerja yang terlalu berat yang terjadi pada pekerja menjadi salah satu faktor risiko terjadinya peningkatan tekanan darah diatas normal (hipertensi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada petugas pemadam kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross-sectional, populasi sebanyak 78 pekerja, teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 78 responden, penelitian dilakukan pada tanggal 13 s.d 19 Februari tahun 2023. Analisis data mengunakan Uji chi square SPSS versi 21. Hasil penelitian secara univariat menunjukkan bahwa 53,8% petugas DPKP mengalami prahipertensi, 50% usia pralansia, 50% usia dewasa, 50% memiliki masa kerja lama, 50% responden memiliki masa kerja baru, 52,6% memiliki beban kerja sedang, 56,4% memiliki konflik kerja dan 51,3% mengalami stres kerja sedang. Secara bivariate bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur (P-value = 0,019), konflik kerja (P-value = 0,019), dan beban kerja (P-value = 0,007) dengan kejadian hipertensi pada petugas pemadam kebakaran. Sedangkan variabel stres kerja (P-value = 0,115) dan masa kerja (P-value = 0,059) menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi pada petugas pemadam kebakaran. Variabel usia, konflik kerja, dan beban kerja merupakan faktor terjadinya resiko hipertensi pada petugas pemadam kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh Tahun 2023.