Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesediaan Orang Tua Dalam Pemberian Imunisasi Polio Pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Pulau Banyak Aceh Singkil Citra, Mulia; Ichwansyah, Fahmi; Septiani, Riza
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1610

Abstract

Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat esensial yang efektif untuk memberikan kekebalan tubuh secara spesifik terhadap penyakit polio yang dapat dicegah dengan imunisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kesediaan orang tua dalam pemberian imunisasi polio di wilayah kerja Puskesmas Pulau Banyak Aceh Singkil Tahun 2024. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross-sectional. Populasi sebanyak 62 responden menggunakan teknik accidental sampling, Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 61,3% tidak bersedia untuk memberikan imunisasi polio. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu (p=0,000), efek samping (p=0,000), peran petugas kesehatan (p=0,000), dukungan tokoh agama (p=0,000) dengan kesediaan dalam pemberian imunisasi polio pada bayi. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, efek samping, peran petugas kesehatan, dan dukungan tokoh agama dengan kesediaan pemberian imunisasi polio di wilayah kerja puskesmas pulau banyak 2024.
Penggunaan Teknik Komunikasi Antar Personal dalam Penguatan Imunisasi: Use of Interpersonal Communication Techniques in Strengthening Immunization Baharuddin, Dharina; Arlianti, Nopa; Syahirah, Arifah; Septiani, Riza; Wardiati, Wardiati; Na’imah, Na’imah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.7768

Abstract

The government in Indonesia continues to focus its attention on the problem of stunting (shortness). In 2022, the prevalence of stunting was 31.2%. Meanwhile, in Aceh Besar Regency's Atong Village, 5% of children under the age of five were stunted. Infectious disease is one of the stunting risk factors that immunization can help avoid. Therefore, the aim of executing this community service in Atong village is to raise the community's knowledge and awareness of child vaccination in the future. The method conducted was Inter-Personal Communication (KAP), which has an instructional and engaging model. The implementation employed instructive entertaining games and songs to demonstrate the efficacy of immunization and its schedule. The respondents included adults and the elderly who will support childhood immunization today and in the future. The activity lasted one day and began with an introductory game, followed by listening to one another in the form of a critical thinking stage about the types of diseases that children suffer from, a stage of finding ways to maintain children's health, a learning stage about types of immunizations, and a commitment stage to carry out routine immunizations. There were 60 persons in attendance, and all of them were quite enthusiastic about learning. The KAP approach was successful in getting people interested in learning about immunization. KAP strategies should be used in various sensitive educational settings in the community.
EFEKTIVITAS METODE CERAMAH DAN READ ALOUD TENTANG ASUPAN GIZI BALITA DI PULAU NASI Ramadhani, Putri Nur; Agustina; Septiani, Riza
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30727

Abstract

Masa balita suatu periode penting bagi anak karena pada masa tumbuh kembang anak yang akan menentukan perkembangan anak di masa selanjutnya. Ketepatan dalam pemberian makan pada balita dapat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu, maka dari itu pendekatan terbaik dengan pendidikan kesehatan menggunakan metode/alat bantu promosi kesehatan berupa ceramah dan membaca nyaring (Read Aloud). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh metode promosi kesehatan   mana yang lebih efektif terhadap pengetahuan ibu tentang asupan gizi bagi balita di Pulau Nasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan quasi-experimental menggunakan rancangan penelitian two group pre-post test design dengan populasi 114 orang. Besar sampel ditentukan dengan metode Purposive Random Sampling berjumlah 60 orang. Pengolahan data dilakukan dengan program SPSS analisis uji statistik Mann Whitney Test dan Wilcoxon Signed Test (0,05). Hasil penelitian uji menunjukkan bahwa nilai Sig  0.001, terdapat perubahan sebelum dan sesudah penyuluhan. Metode ceramah lebih efektif dalam mengubah pengetahuan tentang asupan gizi balita dengan mean rank posttest sebesar 39,73 lebih besar dari mean rank posttest membaca nyaring (Read Aloud) yaitu 21,27. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dpat meningkatkan promosi kesehatan berupa penyuluhan setiap bulan pada posyandu menggunakan metode ceramah dan membaca nyaring (Read Aloud) secara bergantian agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu akan asupan gizi balita.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA DEWASA MUDA (20-44 TAHUN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA KRUENG KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN 2023 Ardila Sari, Putri; Dilla Santi, Tahara; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19882

Abstract

Hipertensi merupakan kejadian meningkatnya tekanan darah dalam arteri. Puskesmas Kuta Krueng mengalami peningkatan penyakit hipertensi dari tahun 2020 hingga 2022. Jenis penelitian ini  deskriptif analitik dengan desain Cross-Sectional. Populasi adalah seluruh masyarakat usia 20-44 tahun yang berdomisili di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Krueng berjumlah 3.909 dan sampel berjumlah 98 responden dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square melalui SPSS versi 25. Hasil analisis univariat menunjukkan 17.3% hipertensi, 42.9% prehipertensi dan 39.8% tidak hipertensi. Hasil analisis bivariat diperoleh adanya hubungan antara riwayat obesitas (?-value 0.010), indeks massa tubuh (?-value 0.026), stres (?-value 0.027), dan paparan asap rokok (?-value 0.057) dengan kejadian hipertensi. Dan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik (?-value 0.261) dan kebiasaan minum kopi (?-value 0.108) dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Krueng Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2023. Kesimpulannya adalah ada hubungan riwayat obesitas, indeks massa tubuh, stres, dan paparan asap rokok dengan kejadian hipertensi. Diharapkan kepada petugas kesehatan melakukan penyuluhan dan penanggulangan faktor risiko pada masyarakat untuk menekan angka hipertensi.
HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN DI DPKP KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023 Najmi, Misbakhul; Septiani, Riza; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25591

Abstract

Keadaan stres yang terjadi secara terus-menerus dan dalam waktu jangka panjang yang dialami oleh pekerja dapat memicu timbulnya peningkatan risiko penyakit akibat kerja seperti hipertensi. Hal ini dikarenakan faktor umur, aktifitas fisik dan stress kerja yang terlalu berat yang terjadi pada pekerja menjadi salah satu faktor risiko terjadinya peningkatan tekanan darah diatas normal (hipertensi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada petugas pemadam kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross-sectional, populasi sebanyak 78 pekerja, teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 78 responden, penelitian dilakukan pada tanggal 13 s.d 19 Februari tahun 2023. Analisis data mengunakan Uji chi square SPSS versi 21. Hasil penelitian secara univariat menunjukkan bahwa 53,8% petugas DPKP mengalami prahipertensi, 50% usia pralansia, 50% usia dewasa, 50% memiliki masa kerja lama, 50% responden memiliki masa kerja baru, 52,6% memiliki beban kerja sedang, 56,4% memiliki konflik kerja dan 51,3% mengalami stres kerja sedang. Secara bivariate bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur (P-value = 0,019), konflik kerja (P-value = 0,019), dan beban kerja (P-value = 0,007) dengan kejadian hipertensi pada petugas pemadam kebakaran. Sedangkan variabel stres kerja (P-value = 0,115) dan masa kerja (P-value = 0,059) menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi pada petugas pemadam kebakaran. Variabel usia, konflik kerja, dan beban kerja merupakan faktor terjadinya resiko hipertensi pada petugas pemadam kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh Tahun 2023.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MENYIKAT GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI GAMPONG LAMPULO KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023 Fransiska, Bella Adinda; Aramico, Basri; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25715

Abstract

Kementerian Kesehatan RI (2019) mengatakan bahwa penyakit gigi dan mulut yang menjadi urutan tertinggi dalam kesehatan gigi dan mulut adalah karies gigi, masalah karies ini sering terjadi pada anak-anak. Berdasarkan Pemeriksaan kesehatan yang telah dilaksanakan oleh petugas kesehatan di Puskesmas Lampulo, diketahui 71,4% perilaku menyikat gigi anak hal ini disebabkan oleh pengetahuan anak yang kurang baik, sikap negatif, kurangnya peran orang tua, guru dan petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku menyikat gigi pada anak usia sekolah  di Gampong Lampulo Tahun 2023.  Penelitian ini bersifat bersifat deskriptif analitik menggunakan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah 525 anak usia sekolah, sedangkan jumlah sampel adalah 84 responden, dan pemilihan responden ditentukan dengan tekhnik accidental sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 10 sampai 28 juli 2023. Uji statistik yang digunakan yaitu chi square mengunakan aplikasi SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (P value= 0,004), sikap (P value= 0,027),  peran guru (P value= 0,001), peran orang tua (P value= 0,001), dan peran petugas kesehatan (P value= 0,015) dengan perilaku menyikat gigi pada anak usia sekolah di Gampong Lampulo Tahun 2023. Kesimpulan dari penelitian ini pengetahuan, sikap, peran guru, peran orang tua  dan peran petugas kesehatan memiliki hubungan dengan perilaku menyikat gigi pada anak usia sekolah  di Gampong Lampulo.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT GAMPONG MULIA KECAMATAN KUTA ALAM fajri, izzarul fahmi; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37976

Abstract

Pencegahan hipertensi sangat penting mengingat dampak serius yang dapat ditimbulkannya terhadap kesehatan. Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah kondisi di mana tekanan darah terhadap dinding arteri meningkat, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, dan kerusakan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan hipertensi pada masyarakat Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2024.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Jumlah populasi 1.394 KK (Kartu Keluarga). Teknik pengambilan sampel secara accidental samping berjumlah 93 KK. Penelitian ini dilakukan selama 10 hari dimulai tanggal 11 s/d 14 Juni dan di lanjutkan pada tanggal 21 s/d 26 Juni 2024. di Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh diperoleh hasil  hubungan antara pengetahuan (p-value 0,000), sikap (p-value 0,006), dan dukungan keluarga (p-value 0,005) dengan pencegahan hipertensi pada masyarakat Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2024. Kesimpulan penelitian  ini menunjukkan sebagian besar masyarakat Gampong Mulia kurang melakukan pencegahan hipertensi akibat rendahnya pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga. Pengetahuan menjadi faktor paling berpengaruh. Puskesmas disarankan meningkatkan edukasi kesehatan dan memperluas akses layanan seperti pemeriksaan rutin, konsultasi gizi, dan layanan kesehatan mental. Kerja sama dengan komunitas lokal dan dorongan untuk pemeriksaan tekanan darah rutin, terutama bagi yang berisiko, juga perlu ditingkatkan.
THE EVALUATION OF ELECTRONIC HEALTH RECORD ADOPTION AMONG HEALTH PROFESSIONALS IN HOSPITAL SETTING Septiani, Riza; Mairani, Tiara
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v7i1.1068

Abstract

Background: Electronic Health Record (EHR) utilization has been improved nowadays and it is believed that the adoption of Information Technology (IT) that has been implemented in various setting may also accelerate qualified implementation in health care setting. This study aimed to evaluate EHR utilization in various settings by systemic literature review. Methods: systemic literature research was conducted with keywords (evaluat* model OR evaluat* framework) AND (health professional* OR health staff*) AND (electronic health record OR EHR) AND (us* OR engagement OR implementation OR adoption) AND hospital. Result: 833 literatures found at the beginning of literature search, after apply limitations, remove duplicates and exclude of irrelevant literatures, finally total 7 articles were included in the review. Conclusion: there are benefits and drawbacks of EHR utilization among health professional in different healthcare settings in some countries that included in this review. Some health professionals had positive experience of using EHR that its use can improve clinicians involvement, better clinicians representation and decrease workload. Meanwhile, others had different views that EHR use are ineffectiveness due to inability of the systems to meet users need, poor integration with existing workflows, poor IT skills among users and limited resources and training of EHR. Recommendation: Therefore, it is important to improve better design of EHR system with customized functionalities so it could improve the implementation and adoption of EHR by health professionals as end user.
Faktor-faktor yang berhubungan pada kejadian penyakit pneumonia di balita usia 1-5 tahun Fattah, Teuku Muhammad; Arbi, Anwar; Septiani, Riza
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jz71za59

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan. Kasus pneumonia di Aceh tahun 2022 secara keseluruhan yaitu sebesar 22,62 %. Aceh Besar menduduki peringkat ketiga tertinggi setelah Aceh Tengah dan Kota Langsa. Berdasarkan laporan data dari Puskesmas Peukan Bada, sekitar 45 balita terkena penyakit pneumonia dari total kunjungan balita sakit sekitar 1.087. Penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan pada kejadian penyakit pneumonia di balita usia 1-5 tahun. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif pada desain case control.Metode: Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi penelitian yaitu orang tua balita usia 1-5 tahun, kelompok kasus 27 orang dan kontrol 27 orang dengan total sampel 54 sampel. Penelitian ini dilakukan pada Februari 2025. Uji statistik menggunakan Chi Square Test.Hasil: Hasil penelitian menunjukan balita di kelompok kasus ada sekitar 50,0% dan kelompok kontrol 50%, status gizi baik sekitar 50,0%, pengetahuan cukup sekitar 41,7%, pendidikannya menengah ada sekitar 53,3%, tidak merokok ada sekitar 40,0%, ventilasi rumahnya di kategori memenuhi syarat ada sekitar 56,7%.Kesimpulan: Terdapat hubungan status gizi (p= 0,001), pengetahuan (p= 0,004), pendidikan (p= 0,026), status merokok (p= 0,002), dan ventilasi (p=0,003) pada kejadian penyakit pneumonia di balita usia 1-5 tahun.