Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Nilai Tambah Kakao Lokal Desa Pahawang melalui Pelatihan Produksi Sabun Kakao Sari, Dian Anggria; Istiadi, Khaerunissa Anbar; Suryanti, Erma; Chusniasih, Dewi; Imaniar, Lisana Husna; Ningsih, Ningsih
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v8i1.1792

Abstract

Pahawang Village is an island with strong marine tourism potential in Lampung. In addition to working as fishermen, many villagers also cultivate cocoa as an agricultural commodity. To date, cocoa beans have only been sold in dried form and have not been processed into other value-added products. In order to increase value added and support the village’s creative economy, product innovations derived from cocoa with high market value and simple production technology are needed. Cocoa beans contain active compounds such as catechins, anthocyanins, and natural fats that function as antioxidants and skin moisturizers. The purpose of this activity was to increase the value of cocoa by processing it into economically valuable soap. The method involved socialization and hands-on practice on cocoa soap production. The results showed a significant increase in community knowledge, reaching 92.8%, regarding the production and packaging of creative cocoa-based products. The activity of processing cocoa into soap had a positive impact on the people of Pahawang Village. With the new skills acquired, the community is expected to be able to independently develop cocoa-based home industries, thereby increasing income and economic welfare. The cocoa soap products also have the potential to become a flagship village product that supports nature tourism in Pahawang Village through the provision of souvenirs.
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK ALANG-ALANG (Imperata cylindrica L.) DAN EKSTRAK BABADOTAN (Ageratum conyzoides L.) TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA Digitaria sanguinalis L. Pramuswari, Dilla Ayu; Maretta, Gres; Sari, Dian Anggria
MAXIMUS: Journal of Biological and Life Sciences Vol. 3 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan, Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/maximus.v3i2.2114

Abstract

Gulma merupakan bagian dari organisme pengganggu tanaman (OPT), yang memiliki dampak signifikan terhadap penurunan produksi tanaman. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi ekstrak alang-alang (Imperata cylindrica L.) dan ekstrak babadotan (Ageratum conyzoides L.) serta menentukan konsentrasi kombinasi ekstrak yang paling efektif dalam menekan pertumbuhan gulma Digitaria sanguinalis L. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Jenis ekstrak yang digunakan berasal dari dua jenis tumbuhan yaitu ekstrak alang-alang dan ekstrak babadotan dengan 7 perlakuan K+ (100% herbisida komersil Promoquat 276 SL), K- (100 % air), P1 (75% Alang-alang + 25% babadotan), P2 (50 % alang-alang + 50 % babadotan), P3 (25 % alang-alang + 75 % babadotan), P4 (100 % alang-alang), dan P5 (100 % babadotan) dengan 4 kali pengulangan. Hasil perlakuan menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak alang-alang dan babadotan P3 (25% alang-alang + 75% babadotan) berpengaruh secara signifikan dalam menghambat pertumbuhan gulma pada parameter tinggi (10.500 cm), jumlah daun (2.25), bobot basah (0.004825 g) dan bobot kering (0.001900 g). Senyawa alelokimia yang terdapat dalam ekstrak berkontribusi terhadap penghambatan pertumbuhan gulma, sehingga kombinasi ekstrak alang-alang dan babadotan dapat dijadikan alternatif pengendalian gulma yang ramah lingkungan.