Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Kefir: Minuman Fermentasi dengan Manfaat Antibakteri Kurniawan, Kurniawan; Milanda, Tiana; Fitri Kusuma, Sri Agung
Jurnal Ilmiah Global Farmasi (JIGF) Vol. 3 No. 1 (2025): JIGF - Januari
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jigf.v3i1.97

Abstract

Kefir susu adalah minuman fermentasi yang diperoleh melalui inokulasi susu dengan butiran kefir yang mengandung simbiosis bakteri asam laktat, asam asetat, dan ragi. Proses fermentasi ini menghasilkan beragam senyawa bioaktif seperti asam organik, etanol, karbon dioksida, dan peptida antimikroba yang memiliki aktivitas antibakteri signifikan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kefir susu mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen seperti Escherichia coli, Salmonella typhimurium, dan Staphylococcus aureus. Aktivitas antibakteri kefir susu disebabkan oleh kombinasi efek dari pH yang rendah, produksi senyawa antimikroba, dan keberadaan mikroorganisme probiotik. Selain itu, konsumsi kefir susu secara rutin diketahui dapat memperkuat sistem imun, menjaga keseimbangan mikrobiota usus, serta meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi. Dengan sifat fungsional dan terapeutiknya, kefir susu memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai minuman kesehatan alami dengan manfaat antibakteri yang menjanjikan.
UTILIZING CHEESE WHEY AS A KEFIR DRINK: REVIEW Kurniawan, Kurniawan; Milanda, Tiana
Jurnal Ilmiah Global Farmasi (JIGF) Vol. 3 No. 1 (2025): JIGF - Januari
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jigf.v3i1.98

Abstract

Whey is a by-product of the cheese industry that is rich in lactose, protein, and minerals, but is often considered as waste. The use of whey as a basic ingredient for kefir drinks is an innovative solution that not only reduces environmental impacts but also produces functional food products with high added value. This article reviews the potential of cheese whey as a substrate in kefir fermentation, including the chemical characteristics of whey, the kefir whey production process, the health benefits of the resulting bioactive compounds, and the challenges and prospects for its development. Studies have shown that whey fermentation with kefir culture can produce probiotic drinks with beneficial effects on gastrointestinal health, the immune system, and lipid and glucose metabolism. By optimizing fermentation technology and adding complementary nutrients, whey kefir can be an alternative functional drink that is economical, nutritious, and environmentally friendly
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI EKSTRAK DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus PADA SEDIAAN SALEP Sawitri, Satwika Budi; Kurniawan; Estikomah, Solikah Ana; Zahron, Maulida Lutfia
Jurnal Ilmiah Global Farmasi (JIGF) Vol. 3 No. 2 (2025): JIGF - Mei
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jigf.v3i2.96

Abstract

Penyakit infeksi pada kulit seperti bisul, kudis, panu merupakan beberapa contoh penyakit kulit yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Salah satu bakteri penyebab infeksi kulit yaitu Stapylococcus aureus. Daun melinjo (Gnetum gnemon L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki efek antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah membuat formulasi sediaan salep ekstrak etanol daun melinjo (Gnetum gnemon L.) dengan melihat karakteristik salep dengan variasi konsentrasi ekstrak daun melinjo, mengetahui adanya potensi aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, serta mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun melinjo terhadap mutu fisik sediaan dan aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus dalam sediaan salep. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental di laboratorium dengan pembuatan variasi konsentrasi ekstrak daun melinjo dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dengan formula basis vaseline album dan adeps lanae. Formula dibuat dalam 4 konsentrasi yang berbeda yaitu 15%, 25%, 35%, dan 45%. Selanjutnya dilakukan evaluasi sediaan salep berupa uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, serta uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salep ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon L.) memiliki karakteristik salep yang baik meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, terkecuali untuk uji daya sebar, kemudian salep ekstrak daun melinjo memiliki potensi terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan hasil kategori respon hambat antibakteri yang lemah hingga kuat, serta variasi konsentrasi ekstrak daun melinjo dapat berpengaruh terhadap mutu fisik sediaan dan aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus dalam sediaan salep.
FORMULASI SEDIAAN PATCH EKSTRAK BIJI JAMBLANG (SYZIGIUM CUMINI) SEBAGAI TERAPI LUKA DIABETES MELLITUS Mufida, Sakhiya; Lulu' Udhiya, Dini; Budi Sawitri, Satwika; Kurniawan, Kurniawan
Jurnal Ilmiah Global Farmasi (JIGF) Vol. 3 No. 2 (2025): JIGF - Mei
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jigf.v3i2.99

Abstract

Tanaman jamblang memiliki manfaat salah satunya sebagai antidiabetes. Biji jamblang yang berpotensi sebagai obat luka diabetes mellitus dibuat sediaan yang mudah digunakan yaitu microneedle patch. Pemakaian patch sebagai sediaan mudah dan nyaman terhadap luka pada penderita diabetes mellitus yang memerlukan pengobatan yang cukup lama karena dapat menghantar obat melalui lapisan kulit lebih dalam sehingga langsung menuju sirkulasi sistemik dengan meminimalisir rasa sakit. Tujuan penelitian ini adalah membuat formulasi dan evaluasi mutu sediaan microneedle patch ekstrak biji jamblang dengan menelaah aktivitas antidiabetik ekstrak biji jamblang pada sediaan microneedle patch secara in vivo. Hasil skrining fitokimia ekstrak biji jamblang menunjukkan bahwa sampel positif mengandung tanin, saponin, dan flavonid. Melalui serangkaian preformulasi yang dilakukan, didapatkan formula yang sesuai dengan hasil yang diinginkan. Perlakuan pada hewan uji yaitu adaptasi tikus putih dengan memberi makan berupa nasi dan air minum larutan gula. Uji efektivitas sediaan dilakukan dengan membuat luka sayat pada tikus dan menempelkan sediaan patch pada luka tersebut. Hasil pengukuran kadar gula darah tikus 1x24 jam menunjukkan bahwa sediaan patch ekstrak biji jamblang pada F2 dan F3 dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka diabetes dan menurunkan kadar gula darah pada tikus, namun kurang efektif pada F1. Hal ini ditunjukkan oleh F0 yang lebih cepat menurunkan kadar gula darah pada tikus dibandingkan dengan F1. Adapun ukuran luka pada seluruh hewan uji mengalami penyusutan, sehingga sediaan patch dapat berpotensi digunakan sebagai terapi luka sayat diabetes mellitus.
ANALISIS KUANTITATIF KANDUNGAN HIDROKUINON DALAM KRIM WAJAH DI KECAMATAN LIMPUNG KABUPATEN BATANG DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Kurniawan; Fitrian, Ahyana; Alisya, Devi; Sawitri, Satwika Budi
Jurnal Ilmiah Global Farmasi (JIGF) Vol. 3 No. 2 (2025): JIGF - Mei
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jigf.v3i2.101

Abstract

Hidrokuinon merupakan suatu zat aktif yang paling popular secara tradisional digunakan dalam jenis kosmetik krim pemutih. Krim pemutih wajah merupakan suatu sediaan atau paduan bahan yang digunakan pada bagian luar tubuh yang berfungsi untuk mencerahkan pigmen kulit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental deskriptif yang menganalisis senyawa hidrokuinon dalam sampel sediaan krim kecantikan yang diperoleh secara random. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kandungan hidrokuinon secara kualitatif dan secara kuantitatif. Krim pemutih wajah yang dianalisis adalah krim yang beredar pada klinik kecantikan yang terdapat di daerah Kecamatan Limpung Kabupaten Batang. Kandungan hidrokuinon dalam sediaan kosmetik telah dilarang oleh Badan POM sejak tahun 2019. Analisis ini menggunakan metode kualitatif dengan metode reaksi warna FeCl3 dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil penelitian menunjukan bahwa 4 dari 6 sampel yang diuji positif mengandung hidrokuinon. Pada analisis secara kuantitatif ditemukan bahwa kadar senyawa hidrokuinon dengan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dengan kadar sampel A 6,74%, sampel B 8,75%, sampel D 7,65%, sampel F 7,12%. Sehingga dapat diperoleh Kesimpulan bahwasanya banyak krim kecantikan yang beredar di kecamatan Limpung kabupaten Batang masih menambahkan hidrokuinon sebagai senyawa aktif yang berfungsi untuk memutihkan wajah dalam sediaan mereka.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT LANJUT USIA DALAM TATALAKSANA PENYAKIT KOLESTEROL DAN HIPERTENSI KRONIK SERTA KOMPLIKASINYA DI DESA JATISARI, MAJASEM, NGAWI Sawitri, Satwika Budi; Jasmine, Fashabilla Firstlanda; Rohmah, Alifia; Anjani, Rara Sativa; Milawati, Ridha Ayu; Kurniawan; Ramadhani, Chelsea Aulia
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes)
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v3i1.92

Abstract

Hipertensi dan kolesterol tinggi merupakan salah satu penyakit yang sering ditemuai di masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Majasem dusun Jatisari, Jawa Timur. Komplikasinya terhadap gangguan kardiovaskuler menjadikan kewaspadaan yang perlu ditangani dan ditanamkan kesadarannya terhadap para penderitanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan kolesterol dan hipertensi melalui edukasi dan pemeriksaan Kesehatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan Kesehatan guna mengedukasi masyarakat, pemeriksaan tekanan darah secara gratis, serta pendistribusian bahan edukasi. Edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pentingnya pemeriksaan Kesehatan rutin. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi Langkah awal untuk mengurangi prevalensi hipertensi dan kolesterol tinggi di Dusun Jatisari. Keimpulannya bahwasanya masalah penyakit kardiovaskuler dan komplikasnya dapat diatasi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan adanya sinergi dari faskes tingkat pertama dan kesadaran oleh masyarakat secara luas cara pencegahan dan tatalaksananya sehingga meminimakan terjadinya komplikasi lebih lanjut.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PARA PEDAGANG DI PASAR KAGET MANTINGAN-NGAWI TENTANG BAHAYA KOLESTEROL TINGGI DAN CARA PENCEGAHANNYA MELALUI PENGABDIAN MASYARAKAT Kurniawan, Kurniawan; Budi Sawitri, Satwika
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes)
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v2i1.36

Abstract

Kolesterol merupakan lemak yang berada dalam aliran darah atau berada pada sel tubuh, yang prinsipnya digunakan untuk proses pembentukan dinding sel dan juga menjadi bahan baku beberapa hormon, tetapi bila kadar kolesterolnya pada darah berlebihan maka dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dan pukulan. Tujuan dari penelitian ini adalah agar masyarakat dan pedagang dapat meningkatkan pemahamannya mengenai kolesterol tinggi dan mencegahnya. Masyarakat dapat didorong untuk menerapkan pola hidup sehat, diantaranya pola makan yang baik, olahraga rutin, dan menghindari rokok. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif yaitu menjadikan masyarakat sebagai mitra pada perencanaan, pelaksanaan juga evaluasi kegiatan. Metode yang digunakan juga adalah metode demonstrasi dan pelatihan. Demonstrasi dilakukan untuk menunjukkan cara memilih dan memasak makanan sehat, hal ini dapat memberikan contoh langsung bagaimana menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan kadar kolesterol total pedagang pasar yang dikejutkan menunjukkan bahwa sekitar 47,01% penduduk mengalami hiperkolesterolemia dalam kategori sedang atau borderline, dan sekitar 52,90% penduduk mengalami hiperkolesterolemia dalam kategori berbahaya atau tinggi. Rata-rata hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa kadar kolesterol pedagang relatif tinggi, hal ini disebabkan konsumsi makanan tinggi lemak oleh setiap individu tidak dalam batas aman, dengan argumen bahwa produk yang dijual merupakan makanan yang menjadi pemicu. faktor kolesterol tinggi.
Kefir sebagai Pangan Fungsional Antikolesterol: Peran Sinergis Bakteri Asam Laktat dan Yeast dalam Regulasi Lipid Kurniawan, K; Sawitri, Satwika Budi
Jurnal Ilmiah Global Farmasi (JIGF) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Global Farmasi
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang terus meningkat secara global. Pendekatan berbasis pangan fungsional, khususnya melalui konsumsi produk fermentasi probiotik, menjadi strategi preventif yang menjanjikan. Kefir adalah minuman fermentasi tradisional yang mengandung konsorsium kompleks bakteri asam laktat, bakteri asam asetat, dan yeast yang bekerja secara sinergis menghasilkan berbagai metabolit bioaktif. Artikel review ini membahas secara komprehensif potensi kefir sebagai pangan fungsional antikolesterol, dengan fokus pada peran mikroorganisme utama dan pelengkap dalam regulasi metabolisme lipid. Mekanisme yang dikaji meliputi aktivitas bile salt hydrolase (BSH), asimilasi kolesterol oleh sel mikroba, produksi asam lemak rantai pendek, modulasi mikrobiota usus, serta pengaruh terhadap ekspresi gen yang terlibat dalam homeostasis lipid. Bukti dari studi in vitro, model hewan, dan uji klinis manusia menunjukkan bahwa konsumsi kefir berkontribusi terhadap penurunan kolesterol total, LDL-kolesterol, dan trigliserida, serta peningkatan HDL-kolesterol. Review ini menegaskan bahwa efek hipokolesterolemik kefir tidak hanya bergantung pada satu spesies, melainkan pada interaksi ekologis antar mikroba dan metabolit yang dihasilkannya. Dengan demikian, kefir berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai intervensi nutrisi berbasis mikrobioma untuk pencegahan penyakit kardiometabolik.
MENINGKATKAN IMUNITAS DAN MEMPERBAIKI GAYA HIDUP MASYARAKAT DALAM RANGKA PHARMACIST DAY K, Kurniawan; Sawitri, Satwika Budi
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes)
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v3i2.124

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Pharmacist Day dengan tujuan meningkatkan imunitas dan memperbaiki gaya hidup sehat masyarakat. Program dirancang melalui pendekatan edukatif dan promotif-preventif yang melibatkan peran aktif apoteker sebagai tenaga kesehatan. Metode kegiatan meliputi jalan sehat bersama, penyuluhan kesehatan, skrining sederhana status kesehatan, konseling penggunaan obat dan suplemen yang rasional, serta demonstrasi praktik gaya hidup sehat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai konsep imunitas, pola hidup sehat, serta penggunaan obat dan suplemen secara tepat. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat dan penguatan peran apoteker dalam pelayanan kesehatan primer