Claim Missing Document
Check
Articles

PENGENALAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS (IoT) BAGI SISWA SISWI SMA NEGERI 1 AIR JOMAN Yusda, Riki Andri; Sahren, Sahren; Sholat, Junaidi; Aditya, Bima; Rafly, Muhammad
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i1.2924

Abstract

Abstract: The internet has transformed not only data exchange through standard devices such as PCs, laptops, or smartphones, but also shifted to various tools in our surroundings. This concept is known as the Internet of Things (IoT). IoT is defined as a system consisting of networks of sensors, actuators, and smart objects aimed at connecting all items, including everyday objects and those used in industry, making them intelligent, programmable, and capable of interacting with humans. IoT has been widely implemented in various sectors, such as smart cities, innovative healthcare, smart agriculture, smart education, and others. Introducing IoT at an early age, particularly in high schools, is essential, with the hope of fostering students' interest in this field. In this community service initiative, IoT technology was introduced at SMA Negeri 1 Air Joman, by delivering materials on IoT technology and its applications.Keywords: high school, IoT. Abstrak: Penggunaan internet telah mengalami transformasi, tidak hanya untuk pertukaran data melalui perangkat umum seperti PC, laptop, atau smartphone, tetapi juga beralih ke berbagai alat yang ada di sekitar kita. Konsep ini dikenal sebagai Internet of Things (IoT). IoT didefinisikan sebagai sistem yang terdiri dari jaringan sensor, aktuator, dan objek pintar yang bertujuan untuk menghubungkan semua barang, termasuk objek sehari-hari dan yang digunakan dalam industri, sehingga menjadikannya pintar, dapat diprogram, dan mampu berinteraksi dengan manusia. IoT telah banyak diterapkan di berbagai sektor, seperti kota pintar, kesehatan pintar, pertanian pintar, pendidikan pintar, dan bidang lainnya. Pengenalan IoT perlu dilakukan sejak dini, terutama di sekolah menengah atas, dengan harapan dapat meningkatkan minat siswa untuk mendalami bidang ini. Dalam pengabdian masyarakat ini, dilakukan pengenalan teknologi IoT di SMA Negeri 1 Air Joman, melalui penyampaian materi tentang teknologi IoT dan aplikasinya.Kata kunci: IoT, SMA.
SELEKSI FITUR MENGGUNAKAN MUTUAL INFORMATION UNTUK DETEKSI INTRUSI Yusda, Riki Andri; Sahren, Sahren; Sibuea, Mustika Fitri Larasati; Arifin, Nadira Meutia; Aditya, Bima
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3112

Abstract

Abstract: This study explores the use of Mutual Information (MI) for feature selection in intrusion detection, focusing on the CICIDS 2017 dataset. Given the complexity and large volume of data in intrusion detection systems, this research aims to identify the most informative features. The methodology includes data preprocessing, MI calculation, and feature selection based on the highest MI values. The analysis results indicate that using MI contributes to improving model accuracy and reducing the false positive rate. These findings underscore the importance of feature selection in enhancing the effectiveness of intrusion detection systems and provide significant contributions to developing more efficient cybersecurity strategies. Keyword: IDS, Mutual Information, CICIDS2017, Feature selection Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan Mutual Information (MI) untuk seleksi fitur dalam deteksi intrusi, dengan fokus pada dataset CICIDS 2017. Mengingat kompleksitas dan volume data yang besar dalam sistem deteksi intrusi, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fitur-fitur yang paling informatif. Metodologi yang diterapkan mencakup preprocessing data, perhitungan MI, dan seleksi fitur berdasarkan nilai MI tertinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan MI berkontribusi pada peningkatan akurasi model serta pengurangan tingkat false positive. Temuan ini menegaskan pentingnya seleksi fitur dalam meningkatkan efektivitas sistem deteksi intrusi dan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi keamanan siber yang lebih efisien. Kata kunci: IDS, Mutual Information, CICIDS2017, Seleksi fitur
Perancangan SPK Rekomendasi Smartphone di Toko Evi Ponsel Dengan Kombinasi AHP dan MFEP Daryanti, Daryanti; Yusda, Riki Andri; Sirait, Zulkarnain
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 7, No 1 (2025): August
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v7i1.230

Abstract

AbstractThe rapid advancement of technology has led to an increase in smartphone demand, but the wide variety of specifications and prices makes it difficult for consumers to make the right choice. This study aims to design a Decision Support System (DSS) that provides optimal smartphone recommendations for customers at Evi Ponsel Store. The system was developed using a combination of the Analytical Hierarchy Process (AHP) and the Multi Factor Evaluation Process (MFEP). AHP was used to determine the weight of each criterion, while MFEP was used to evaluate and rank smartphone alternatives. The criteria considered include price, RAM, internal memory, camera, battery, screen size, and OS version. The results show that price is the most influential factor, indicating that customers prioritize affordability. Based on MFEP results, the most recommended smartphone is Redmi 14C, followed by Redmi 13C and Infinix Hot 50. The system effectively provides efficient, objective, and user-aligned recommendations. AbstrakPerkembangan teknologi yang pesat telah mendorong peningkatan permintaan terhadap smartphone, namun beragamnya spesifikasi dan harga membuat konsumen kesulitan dalam menentukan pilihan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendukung keputusan (SPK) yang dapat memberikan rekomendasi smartphone terbaik kepada konsumen di Toko Evi Ponsel. Sistem dirancang menggunakan kombinasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Multi Factor Evaluation Process (MFEP). AHP digunakan untuk menentukan bobot masing-masing kriteria, sementara MFEP digunakan untuk mengevaluasi dan menentukan peringkat alternatif smartphone. Kriteria yang digunakan meliputi harga, RAM, memori internal, kamera, baterai, ukuran layar, dan versi OS. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung dengan pihak toko untuk memastikan bahwa kriteria dan alternatif yang dipilih relevan dengan kebutuhan pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria harga memiliki bobot tertinggi, menunjukkan bahwa aspek harga menjadi pertimbangan utama konsumen. Berdasarkan metode MFEP, smartphone yang paling direkomendasikan adalah Redmi 14C, diikuti oleh Redmi 13C dan Infinix Hot 50. Sistem ini terbukti mampu memberikan rekomendasi secara efisien, objektif, dan sesuai dengan preferensi pengguna, serta dapat menjadi alat bantu pengambilan keputusan yang bermanfaat bagi pihak toko maupun konsumen dalam menentukan produk terbaik.
Sistem Rekomendasi Siswa Untuk Program Ekstrakurikuler Berbasis Metode SAW di SMAN 1 Simpang Empat ADELIA KLISNA HASIBUAN; RIKI ANDRI YUSDA; FEBBY MADONNA YUMA
Jurnal Sistem Informasi Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsii.v12i2.10993

Abstract

SMA Negeri 1 Simpang Empat salah satu sekolah yang bergerak dibidang pendidikan sekolah menengah atas yang beralamat di jalan Benteng No 2 Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Adapun kegiatan ekstrakurikuler pada SMA Negeri 1 Simpang Empat diantaranya pramuka, osis, rohis, voli dan PMR (Palang Merah Indonesia). Permasalahan di SMA Negeri 1 Simpang Empat saat ini belum tersedia sistem terkomputerisasi yang dapat membantu proses pemilihan ekstrakurikuler bagi siswa sehingga belum ada metode yang dapat digunakan untuk menyesuaikan pilihan ekstrakurikuler dengan minat dan bakat masing-masing siswa. Akibatnya, pemilihan ekstrakurikuler masih dilakukan secara preferensi pribadi atau pengaruh dari temen tanpa acuan yang jelas karena siswa cenderung memilih berdasarkan preferensi pribadi atau sekadar mengikuti pengaruh dari teman sebaya tanpa mempertimbangkan potensi dan bakat yang mereka miliki secara lebih objektif. Hal ini dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara ekstrakurikuler yang dipilih dengan kemampuan atau ketertarikan siswa sehingga efektivitas kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan potensi mereka menjadi kurang optimal. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan sebuah sistem rekomendasi yang dapat digunakan adalah Simple Additive Weighting (SAW), yang memungkinkan proses seleksi dilakukan secara objektif. Metode SAW sering disebut sebagai metode penjumlahan berbobot. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem rekomendasi ekstrakurikuler yang dapat membantu siswa memilih program ekstrakurikuler berdasarkan minat dan bakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif. Sistem berbasis data dapat menggantikan proses manual dalam pemilihan ekstrakurikuler dengan cara yang lebih efisien dan memberikan hasil yang lebih objektif sehingga mempermudah siswa dalam menentukan pilihan ekstrakurikuler yang sesuai
Implementation of the K-Means Algorithm for Clustering Hot Selling and Less Selling Goods at XYZ Wholesalers Chaerani, Silva; Yusda, Riki Andri; Rohminatin, Rohminatin
JURNAL RISET KOMPUTER (JURIKOM) Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v12i4.8882

Abstract

Ratna Wholesale is a store that sells various household supplies, clothing, and other daily necessities. In managing the stock of goods, the owner still has difficulty in distinguishing products that are in demand and less in demand objectively, so that there is often an imbalance in the inventory of goods. This has an impact on the vacancy of products that are needed and the accumulation of products that are less in demand. To overcome these problems, this research aims to build a system that can group products based on sales levels using the K-Means clustering method. This research uses a quantitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and sales documentation for the last three years. The system was developed using Visual Basic programming language and MySQL database. The results of the system implementation show that the K-Means method is effective in grouping products into two categories, namely hot selling items and less selling items, thus helping owners in making more efficient stock management decisions and increasing customer satisfaction. From the calculation of the system, it is obtained that the products that are in demand are 24% and the products that are less in demand are 76%.
MAPPING SYSTEM FOR LOCATION OF STUNTING CASES IN TODDLER IN TANJUNG BALAI CITY USING WEBGIS Alfa, Zikri; Yusda, Riki Andri; Rahayu, Elly
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 10 No. 4 (2024): September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v10i4.3328

Abstract

Abstract: Data on stunting cases among toddlers in Datuk Bandar Timur sub-district, Tanjung Balai city Not yet processed in a way computerized use digital map , so that the monitoring process in-depth investigation of the distribution and patterns of stunting in a area Not yet presented with Good . This matter Of course impact on cadre Public health center Semula Jadi For monitor number nutrition bad And spread prevalence of stunting in Datuk Bandar Timur sub-district, Tanjung Balai city . For That need development A system internal data management form chart nor map that can be give description spread nutrition bad in the region Mayor. Planning And development system information This done with use method data collection and interview direct to the UPTD Community Health Center Semula Jadi . Objective it was built this webgis can assist in identifying areas that need nutritional intervention, mapping the prevalence of stunting and malnutrition, as well as monitoring nutrition programs and optimizing resource allocation. Results from GIS can plays an important role in supporting efforts to prevent and overcome stunting problems by providing tools effective software for collecting, analyzing and visualizing nutritional data spatially. The use of web GIS can also provide information on stunting locations from UPTD Semula Jadi Health Center data.Keywords : geographic information system; location mapping system; stunting.  Abstrak: Data kasus stunting pada balita di kecamatan datuk bandar timur kota tanjung balai belum diproses secara terkomputerisasi menggunakan peta digital, sehingga proses pemantauan penyelidikan mendalam tentang sebaran dan pola stunting disuatu daerah belum tersajikan dengan baik. Hal ini tentu berdampak pada kader puskesmas Semula Jadi untuk memantau angka gizi buruk dan penyebaran prevalensi stunting di kecamatan datuk bandar timur kota tanjung balai. untuk itu perlu pembangunan sebuah sistem pengelolaan data dalam bentuk grafik maupun peta yang dapat memberikan gambaran penyebaran gizi buruk diwilayah Datuk Bandar. Perancangan dan pembangunan sistem informasi ini dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan data dan wawancara langsung ke UPTD Puskesmas Semula Jadi. Tujuan dibangunnya webgis ini dapat membantu dalam identifikasi daerah yang membutuhkan intervensi gizi, pemetaan prevalensi stunting dan gizi buruk, serta memantau program-program gizi dan optimalisasi alokasi sumber daya. Hasil dari SIG dapat berperan penting dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan masalah stunting dengan menyediakan alat software yang efektif untuk pengumpulan, analisis, dan visualisasi data gizi secara spasial. Kegunaan webgis juga dapat memberikan informasi mengenai lokasi stunting dari data UPTD Puskesmas Semula Jadi.Kata kunci: sistem informasi geografis; sistem pemetaan lokasi; stunting 
Pelatihan Desain Kemasan Produk Menggunakan Aplikasi Canva Pada UMKM KUBE (Kuliner Usaha Bersama) Asahan Ramdhan, William; Yusda, Riki Andri; Nurwati, Nurwati
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2449

Abstract

Abstrak: Kemasan produk yang unik mampu memberikan pengaruh minat terhadap konsumen. Hal ini dikarenakan kemasan produk merupakan hal pertama yang dilihat oleh konsumen sebelum mereka membeli produk para pelaku usaha. Sehingga desain kemasan produk ini seharusnya dapat menjadi perhatian lebih bagi para pelaku usaha/UMKM agar mereka semakin kreatif dan inovatif dalam membuat kemasan produk mereka agar lebih menarik perhatian konsumen. KUBE Asahan merupakan UMKM yang bergerak pada sektor kuliner. Permasalahan yang di hadapi oleh KUBE Asahan sulitnya mendesain kemasaran produk dalam meningkatkan citra produk dimata konsumen. Saat ini desain kemasan produk masih sangat sederhana sehingga kurang menarik yang memberikan dampak turunnya minta beli dikarenakan keragu-raguan konsumen dalam membeli produk yang tidak memiliki desain kemasan produk yang memberikan informasi produk. Desain grafis penerapan teknologi pada sektor ekonomi dan pemasaran, dimana desain grafis diterapkan guna membrandingkan suatu produk sehingga memberikan informasi secara visual sebagai upaya pemasaran untuk mencapai tujuan salah satunya dengan menggunakan software desain grafis salah satunya Canva. Aplikasi Canva yang merupakan aplikasi yang dapat diakses secara online dan gratis untuk membuat desain grafis untuk berbagai keperluan serta juga dapat digunakan untuk mengubah foto dan membuat ikon produk dengan banyak pilihan gambar dan template desain yang menarik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM yakni KUBE Asahan tentang pentingnya desain kemasan produk karena kemasan produk yang merupakan suatu peluang dalam memberikan pengaruh penting serta mempertahankan atau meningkatkan penjualan sehingga produk yang ditawarkan guna meningkat nilai tambah produknya.Kata kunci: KUBE Asahan, Canva, Desain, Kemasan Produk
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva Untuk Meningkatkan Kualitas Desain Produk Bagi Usaha Menengah Syafnur, Afdhal; Yusda, Riki Andri; Muhammad, Abulwafa
Jurnal Pustaka Paket Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pustaka PAKET
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapaket.v3i1.540

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas desain produk bagi usaha menengah melalui pemanfaatan aplikasi Canva. Peserta pelatihan diberikan pemahaman mendalam tentang antarmuka dan fitur dasar Canva, serta diajak untuk mengembangkan kemampuan desain mereka. Fokus utama adalah penerapan identitas merek ke dalam desain produk, menciptakan konsistensi visual yang mendukung citra merek. Melalui pendekatan praktis dan studi kasus, peserta diajak untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam penggunaan elemen desain serta memahami pentingnya desain produk dalam mempengaruhi persepsi pelanggan. Diskusi antara peserta juga menjadi bagian integral dari pembelajaran, memfasilitasi pertukaran pengalaman dan umpan balik untuk mencapai hasil yang optimal. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas desain produk dan daya saing usaha menengah di pasar yang semakin kompetitif.
IMPLEMENTASI KOMBINASI METODE SAW DAN TOPSIS PEMBERIAN REWARD UNTUK KARYAWAN HOTEL SINGAPORE LAND Veronika, Devina; Yusda, Riki Andri; Rohminatin, Rohminatin
J-Com (Journal of Computer) Vol. 4 No. 2 (2024): JULI 2024
Publisher : STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/j-com.v4i2.3178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kombinasi metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam pemberian reward kepada karyawan Hotel Singapore Land. Dalam industri perhotelan yang kompetitif, pemilihan karyawan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan. Metode tradisional seperti wawancara dan tes tertulis seringkali tidak efektif dan memakan waktu. Dibutuhkan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu proses pemilihan karyawan secara objektif dan efisien. Penelitian ini mencoba mengatasi masalah tersebut dengan mengkombinasikan metode SAW untuk penilaian terhadap kriteria-kriteria tertentu seperti presensi, masa kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerjasama, serta metode TOPSIS untuk menentukan alternatif terbaik berdasarkan solusi ideal positif dan negatif. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu manajemen Hotel Singapore Land dalam memberikan reward kepada karyawan yang layak secara cepat, akurat, sistematis, dan transparan, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan semangat karyawan serta memberikan pelayanan terbaik kepada tamu-tamu hotel
RANCANG BANGUN SMART DOOR LOCK BERBASIS IoT UNTUK SMART OFFICE Andriyan, Diki; Yusda, Riki Andri; Sena, Maulana Dwi
JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 1 (2024): FEBRUARY 2024
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jutsi.v4i1.3004

Abstract

Technological developments are currently experiencing very rapid growth, having a significant impact on various sectors, both industry and society. One example is the use of technology to create smart offices. Research on Smart Office aims to organize security facilities. This research will develop a Smart Office system model that works in a controlled manner using Internet of Things (IoT) technology. This system will use a NodeMcu microcontroller and apply an implementation method. The result is a Smart Office system that can be controlled remotely via the Blynk application. It can be concluded that this Smart Office is capable of setting door locks and can be controlled remotely by the user through commands or conditions given via the Blynk application. This system is also able to detect human movement and provide security information on the door when the door is being broken into. This system is connected to the NodeMcu microcontroller to manage and control Smart Office security, with the aim of reducing the risk of theft.Keywords: smart door lock; nodemcu; smart office; theft; automatization  Abstrak: Perkembangan teknologi saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat cepat, berdampak signifikan dalam berbagai sektor, baik industri maupun masyarakat. Salah satu contohnya adalah penggunaan teknologi untuk menciptakan kantor pintar. Penelitian mengenai Smart Office memiliki tujuan untuk mengatur fasilitas keamanan. Penelitian ini akan mengembangkan suatu model sistem Smart Office yang bekerja secara terkontrol menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem ini akan menggunakan mikrokontroler NodeMcu dan mengaplikasikan metode implementasi. Hasilnya sebuah sistem Smart Office yang dapat dikendalikan dari jarak jauh melalui aplikasi Blynk. Dapat disimpulkan bahwa Smart Office ini mampu mengatur kunci pintu dan dapat dikendalikan secara remote oleh pengguna melalui perintah atau kondisi yang diberikan melalui aplikasi Blynk. Sistem ini juga mampu mendektesi adanya pergerakan manusia dan memberikan informasi keamanan pada pintu ketika pintu sedang dibobol. Sistem ini terhubung dengan mikrokontroler NodeMcu untuk mengelola dan mengontrol keamanan Smart Office, dengan tujuan mengurangi risiko terjadinya pencurian.Kata kunci: kunci pintu pintar; nodemcu; kantor pintar; pencurian; otomatisasi