Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pada PT Kereta API Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat Padang Pariaman Nike Ziana Putri; Nova Begawati
Journal of Global Economic Research Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/2kw1sk19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator yang dominan pada variabel kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen dan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen Pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat Padang Pariaman. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitan ini yaitu dengan menggunakan angket atau kuesioner, yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan kepada konsumen atau penumpang kereta api pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat Padang Pariaman. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, regresi sederhana dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukka bahwa: 1) Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa indikator yang paling dominan dari variabel Kualitas Pelayanan yaitu Jaminan (Assurance) yang mempunyai nilai TCR sebesar 81,6% dan indikator yang paling dominan dari variabel Kepuasan konsumen yaitu Kepuasan konsumen keseluruhan dengan nilai TCR sebesar 80,5%. 2) Hasil pengujian dari uji t, secara parsial Kualitas Pelayanan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen Pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat Padang Pariaman. Hal ini diketahui dari hasil uji t dimana t hitung sebesar 9,027 yang lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1,984 atau dapat dilihat dari nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05.
Pengaruh Green Financing terhadap Efisiensi Operasional Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2020–2024 Meri Dwi Anggraini; Nova Begawati; Sunreni .
Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS) Vol. 6 No. 4 (2026): Juli-Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebs.v6i4.5173

Abstract

The increasing adoption of sustainable finance has transformed the orientation of the banking industry from merely pursuing profitability to also considering the environmental and social consequences of financing activities. In Indonesia, the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan/OJK) has actively strengthened sustainable finance regulations, including encouraging Islamic Commercial Banks to develop green financing schemes. As institutions operating based on Islamic values, Islamic Commercial Banks have a moral responsibility to support sustainable development while maintaining operational efficiency. However, the relationship between green financing allocation and operational efficiency remains an issue requiring further empirical investigation. This study aims to examine the extent to which green financing affects the operational efficiency of Islamic Commercial Banks in Indonesia during the period of 2020–2024. Operational efficiency is measured using the Operating Expenses to Operating Income (BOPO) ratio, with the inclusion of Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), and bank size as control variables. This study employs a quantitative approach using panel data regression analysis on Islamic Commercial Banks that meet the sample selection criteria. The estimation model was determined through a series of tests, including the Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test. The Fixed Effect Model estimation results based on 70 panel data observations indicate that green financing has a negative but statistically insignificant effect on BOPO, while CAR, NPF, and bank size are proven to have significant effects on BOPO, with an Adjusted R-squared value of 51.09%. These findings suggest that the contribution of green financing to the operational efficiency of Islamic Commercial Banks in Indonesia has not yet demonstrated a significant impact during the 2020–2024 period, although the direction of the relationship is consistent with theoretical expectations. This study contributes to the growing body of knowledge on sustainable finance and provides practical implications for banking management and regulators in developing green financing strategies that balance environmental sustainability with institutional performance.
Pengaruh Pengalam Kerja, Motivasi Kerja Guru dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Guru SMA N 2 Lengayang Pesisir Selatan Jeki Maulana; Rice Haryati; Novi Yanti; Nova Begawati
Ekasakti Matua Jurnal Manajemen Vol. 4 No. 1 (2026): Ekasakti Matua Jurnal Manajemen (Januari 2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ekasaktii

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/emjm.v4i1.1366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikasi mana yang dominan dalam pengalaman kerja, motivasi guru, gaya kepemimpinan, dan kinerja guru, serta pengaruh pengalaman kerja, motivasi guru, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru di SMA N 2 Lengayang, Pesisir Selatan, baik sebagian maupun simultan. Penelitian ini merupakan studi kuantitavive. Populasi penelitian ini terdiri dari 46 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling, dengan ukuran sampel 46 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dengan uji coba dilakukan di lokasi penelitian lain. Analisis data menggunakan analisis kelipatan, linier, regresi, koefisien, penentuan, dan pengujian hipotesis menggunakan uji-t dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator dominan kinerja guru adalah proses pembelajaran, dengan nilai 93,20%. Indikator dominan pengalaman kerja adalah tingkat pengetahuan dan keterampilan, dengan nilai ,91,40%. Indikator dominan motivasi kerja adalah pekerjaan itu sendiri, dengan nilai 93,20%. Indikator dominan gaya kepemimpinan adalah gaya kepemimpinan demokratis, dengan nilai 93,40%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa pengalaman kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai-t 5,115 > tabel-t 2,018 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Motivasi kerja memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai-t 0,094 < tabel-t 2,018 dan nilai signifikansi 0,926 > 0,05. Gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai-t 4,060 > taja-t 2,018 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji-F menunjukkan bahwa nilai F yang dihitung adalah 9,310 > tabel F sebesar 2,83, dengan nilai signifikansi 0,000, yaitu kurang dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi kerja dan gaya kepemimpinan memiliki efek simultan yang signifikan terhadap kinerja guru di SMA Negeri 2 Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan