Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kekuatan Bundling Mainan dalam Meningkatkan Penjualan Makanan Cepat Saji Aulia Rahmawati; Yulda Aditya; Hikmal Fahri Ramadhan; Risky Putra Asikin; Bachri Cahyo Baskoro
Veteran Economics, Management, & Accounting Review Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59664/vemar.v3i2.9851

Abstract

This study aims to explore the effect of the bundling strategy in the form of toys in McDonald's “Happy Meal” packages on sales levels and customer satisfaction. The research used a quantitative approach through a questionnaire distributed to 50 respondents of various ages. The aspects studied include health, customer loyalty, psychological influence, and pricing. The results showed that the bundling strategy was effective in increasing purchase intention and customer satisfaction, especially through the appeal of toys targeted at children and parents. However, there were still some concerns regarding the nutritional value of the products, which could be improved by adding healthy food options. This successful bundling strategy shows the potential to expand market share and increase revenue, while maintaining a balance between price, added value, and consumer preferences Keywords: Happy Meal, consumer preferences, customer satisfaction   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh strategi bundling berupa mainan dalam paket "Happy Meal" McDonald's terhadap tingkat penjualan dan kepuasan pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden dari berbagai kalangan usia. Aspek yang diteliti meliputi kesehatan, loyalitas pelanggan, pengaruh psikologis, dan penetapan harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bundling efektif meningkatkan minat beli dan kepuasan pelanggan, khususnya melalui daya tarik mainan yang ditargetkan kepada anak-anak dan orang tua. Namun, masih terdapat beberapa kekhawatiran terkait nilai gizi produk, yang dapat ditingkatkan dengan menambahkan opsi makanan sehat. Strategi bundling yang berhasil ini menunjukkan potensi untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan pendapatan, dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara aspek harga, nilai tambah, dan preferensi konsumen.  Kata Kunci: Happy Meal, preferensi konsumen, kepuasan pelanggan
PENGEMBANGAN E-LKPD INTERAKTIF PENGENALAN BANGUN DATAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA MAKANAN NUSANTARA Anwar Novianto; Aulia Rahmawati; Qurota `Aini Salsabila; Anifa Dwi Cahyani; Wifna Yanis Syafira; Dafid Slamet Setiana
Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tc.v9i1.19495

Abstract

Pemanfaatan perangkat pembelajaran yang masih tergolong kurang interaktif memberikan kesan kegiatan pembelajaran yang membosankan dan memberikan contoh-contoh dalam pembelajaran yang kurang kontekstual sehingga menyebabkan siswa kurang memahami materi yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD interaktif melalui etnomatematika kelas I SDN Kemukus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SDN Kemukus. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kelayakan produk oleh ahli materi mencapai 76,25% dengan kategori “layak”, sedangkan penilaian ahli media sebesar 94,6% dengan kategori “sangat layak”. Hasil praktikalitas produk dinilai dari respon guru dan siswa pada uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 98,9% dan 94,97% dengan kategori “sangat layak”, sedangkan uji coba kelompok besar memperoleh persentase sebesar 100% dan 96,92% dengan kategori “sangat layak”. Berdasarkan hasil tersebut, maka E-LKPD Interaktif Pengenalan Bangunan Susun Berbasis Etnomatematika Pangan Nusantara ini layak dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran siswa kelas I SDN Kemukus.
IMPLEMENTATION OF LAW NUMBER 33 OF 2014 CONCERNING HALAL PRODUCT ASSURANCE IN PEKIRINGAN VILLAGE Romlahayati, Yanti; Alisha Fasya Khoirunissa; Aulia Rahmawati; Cahya Hilda Laela; Shifaniya Isnaeni
Jurnal Abdisci Vol 1 No 11 (2024): Vol 1 No 11 Tahun 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v1i11.450

Abstract

This study analyzes the implementation of Law Number 33 of 2014 concerning Halal Product Assurance in Pekiringan Village, Kesambi District, Cirebon City. This law requires products circulating in Indonesia to have a halal certificate to increase consumer confidence and competitiveness of local products, especially MSMEs. The research method used is empirical juridical, with data collected through interviews and observations. The results of the study show that many MSMEs in Pekiringan Village do not have halal certificates. The main obstacles are the lack of information about the certification procedure, the low awareness of the importance of halal certificates, and the limitations in understanding the technology required for registration. More intensive socialization, education, and technical assistance are needed to increase the participation of MSMEs in the halal certification program.
Analisis Terhadap Pemberian Dispensasi Perkawinan Di Bawah Umur Berdasarkan Putusan Pengadilan Agama Serang Nomor 1969/Pdt.P/2023/PA.Srg Aulia Rahmawati; Aldi Hidayat; Fifi Rahmawati Ningrum; Tabsyah Widarni
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.816

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Terhadap Pemberian Dispensasi Perkawinan Dibawah Umur Berdasarkan Putusan Pengadilan Agama Serang Nomor 1969/Pdt.P/2023/PA.Srg Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan Dispensasi Perkawinan bagi anak yang belum mencapai usia 19 tahun. Serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan hukum yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah Yuridis Normatif, yaitu dengan menelaah peraturan perundang -undangan yang terkait dengan Dispensasi Perkawinan serta menganalisis isi putusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mengabulkan permohonan dispensasi Perkawinan dengan pertimbangan adanya kesiapan fisik dan mental calon mempelai, restu dari kedua orang tua, serta untuk mencegah terjadinya perbuatan yang dilarang oleh agama.
KOMUNIKASI DAN ADVOKASI DALAM MEMBANGUN KOMITMEN PEMBANGUNAN PERKOTAAN BERKELANJUTAN MELALUI MULTI-STAKEHOLDER PARTNERSHIP DI PROVINSI LAMPUNG Aulia Rahmawati; Fritz Akhmad Nuzir; Kustiani; Aditya Mahatidanar Hidayat; Okta Ainita
Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/jppk.v5i3.2231

Abstract

Sustainable urban development can support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 11, and can be optimized through multi-stakeholder collaboration. This paper aims to (1) Raise awareness among various parties about the importance of collaboration for sustainable cities and communities; (2) Advocate for active support from pentahelix stakeholders (government, private sector, academia, community, and media) through the principles of Multi-Stakeholder Partnerships (MSP); and (3) Strengthen institutional commitment to collaborative governance in achieving SDG 11 in Lampung Province. The research employs a descriptive qualitative method to examine the dynamics of communication and advocacy in cross-sectoral collaborative processes. Data collection was conducted through a series of audience meetings with various stakeholders, including government institutions, academia, civil society organizations, local communities, and the media. The findings conclude that the success of building sustainable cities and communities largely depends on strategic communication and systematic, participatory advocacy processes. The multi-stakeholder partnership (MSP) approach involving the pentahelix elements—government, academia, community, media, and the private sector—has proven to provide an inclusive and practical framework for collaboration. However, realizing sustainable urban development in Lampung Province still faces significant challenges, particularly rgarding slum settlement issues that require special attention.