Claim Missing Document
Check
Articles

TRANSFORMASI KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PENGUATAN KEWIRAUSAHAAN DAN LITERASI DIGITAL DI KECAMATAN BENGKAYANG Siokalang, Maria Angela; Dedy, Dedy; Salfarini, Eligia Monixa; Atlantika, Yeremia Niaga
Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengarapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/jurdian.v5i1.826

Abstract

Tujuan dari dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan literasi kewirausahaan digital kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) binaan UPT Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bengkayang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahap utama yaitu pengenalan literasi kewirausahaan digital dan pendampingan pembuatan katalog digital menggunakan aplikasi Canva. Program ini melibatkan KWT Tomat Intan dan KWT Karya Tani dengan fokus pada peningkatan kemampuan pemasaran hasil tani melalui platform digital seperti Facebook dan WhatsApp. Metode pelaksanaan dilakukan melalui presentasi interaktif, diskusi kelompok, dan workshop pembuatan katalog digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota KWT dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk pertanian. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi kelompok wanita tani dalam jangka panjang melalui optimalisasi pemasaran digital hasil pertanian mereka.
Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Bagi Kelompok Tani Melalui Edukasi Sistem Keuangan Sederhana Dedy, Dedy; Salfarini, Eligia Monixa; Atlantika, Yeremia Niaga; Siokalang, Maria Angela; Alberto, Japo; Sari, Maya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.819

Abstract

Kelompok Tani menghadapi permasalahan internal, salah satunya terkait pengelolaan keuangan yang disebabkan karena kurang pahamnya konsep pengelolaan keuangan, terkhusus pencatatan keuangan secara sederhana. Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pencatatan keuangan dan penyusunan keuangan di antara anggota kelompok. Oleh karena itu, metode untuk pengabdian masyarakat dilakukan melalui bimbingan dan lokakarya, mencakup topik tentang pengenalan dasar, pencatatan, dan laporan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dua kali di lokasi yang berbeda, pertama di kelompok Tomat Intan dan kedua di kelompok Karya Tani. Jumlah total peserta yang terlibat aktif dalam program pengabdian kami adalah 32 peserta. Hasil menunjukkan bahwa 87% memahami materi dengan baik dan 84% merasakan manfaat dari program pengabdian masyarakat ini. Metodee pelaksanaan juga cukup baik sebesar 86%, dengan rekomendasi dan masukan seperti frekuensi pertemuan sebaiknya ditingkatkan, serta ditambahkan lebih banyak simulasi dan bimbingan untuk membantu anggota untuk lebih memahami materi.
Peningkatan Kapasitas Kerja Tim : Kelompok Tani Wanita Karya Tani Melalui Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Salfarini, Eligia Monixa; Atlantika, Yeremia Niaga; Dedy, Dedy; Beni, Sabinus; Sari, Maya; Thomas, Shanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.828

Abstract

Program Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan Pada Kelompok Tani Wanita (KWT) di wilayah Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Bengkayang. Tujuan kegatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memperkuat kerja dim pada KWT Karya Tani melalui pendampingan dan sosialisasi kepada anggota KWT Karya Tani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan kerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bengkayang. Teknik pelaksanaan melingkupi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi partisipatif dari seluruh anggota Kelompok Tani Wanita. Hasil dari kegiatan pengabdian ini memperlihatkan bahwa sosialisasi mengenai kerja tim berdampak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok KWT Karya Tani, kegiatan ini meningkatkan kekompakan dan kerja sama tim serta meningkatkan rasa tanggungjawab dan komitmen untuk bersama-sama membangun kelompok tani. Program ini membuktikan bahwa melalui pendampingan dan sosialisasi maka pemahaman dan komitmen akan kerja tim dalam kelompok tani wanita di Kecamatan Bengkayang dapat ditingkatkan.
Peran Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Dalam Mendorong Pertumbuhan Dan Kesejahteraan Daerah Perbatasan Beni, Sabinus; Siprianus Jewarut, Yeremia Niaga Atlantika, Eligia Monixa Salfarini, Usman Usman,
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 9, No 1
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v9i1.10436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran transformatif Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan, mengisi kesenjangan penelitian empiris yang spesifik. Menggunakan metode penelitian campuran (Mixed Methods) dengan desain sekuensial eksplanatori, data kuantitatif diperoleh dari survei 120 pelaku UMKM dan data sekunder (volume perdagangan, pelintas batas), yang kemudian dianalisis menggunakan uji-T dependen dan regresi sederhana, serta diperdalam dengan wawancara mendalam kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa PLBN Jagoi Babang telah berhasil menjalankan peran strategisnya, dibuktikan dengan peningkatan yang sangat signifikan pada nilai ekspor legal komoditas lokal dan volume pelintas batas legal (Nilai Sig ≤ 0.001), serta Aktivitas Perdagangan Legal secara positif dan signifikan memengaruhi peningkatan pendapatan rumah tangga (kesejahteraan) masyarakat perbatasan (Sig.= 0). Meskipun demikian, tantangan seperti akses perizinan dan standarisasi kualitas bagi UMKM lokal masih menjadi hambatan utama dalam mengoptimalkan peran PLBN sebagai motor penggerak ekonomi yang merata.
Literasi Pengemasan Ramah Lingkungan Untuk Penguatan Nilai Produk dan Aspek Higiene Pada Kelompok Wanita Tani Kecamatan Bengkayang Atlantika, Yeremia Niaga; Dedy, Dedy; Siokalang, Maria Angela; Salfarini, Eligia Monixa; Beni, Sabinus; Saputro, Totok Victor Didik; Sadewo, Yosua Damas; Curapwati, Nani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8312

Abstract

Pengabdian pada masyarakat mengenai literasi pengemasan dengan pendekatan ramah lingkungan ini bertujuan dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mengenai pengemasan ramah lingkungan dan pemasaran hasil produk pertanian KWT berbasis digital yang merupakan strategi penguatan nilai produk dan pemenuhan aspek higiene. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pendampingan langsung melalui observasi awal, penjadwalan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 5 sesi melalui metode ceramah, tanya jawab, literasi pengemasan, literasi strategi pemasaran berbasis digital, workshop desain serta pengemasan produk yang berorientasi pada nilai Kesehatan dan ramah lingkungan, dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian ini menggambarkan peningkatan nilai produk sebebsar 20% setelah dilakukannya pengemasan dan proses pemasaran. Dengan tingkat pemberdayaan KWT sebesar 89,23%. Selain itu, secara teknis dan digital pada aspek pengemasan dan pemasaran mendukung transformasi ekonomi berbasis pangan lokal yang inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif secara sosial-ekonomi, sehingga menjadi model efektif dalam pengembangan usaha mikro dan kecil di daerah perbatasan.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KWT BERBASIS GROW COACHING MODEL DALAM MENGIMPLEMNTASIKAN GREEN ECONOMY: PENGEMASAN DAN DIGITALISASI PEMASARAN PRODUK Yeremia Niaga Atlantika; Eligia Monixa Salfarini; Candra Gudiato; Yuda Yuda; Elisabet Ariana; Jimmy Person
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33466

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang dihadapi Kelompok Wanita Tani (KWT) di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) adalah belum maksimalnya produktivitas dan keterampilan dalam pengemasan ramah lingkungan serta pemasaran berbasis digital produk hasil KWT. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan softskill dan hardskill anggota KWT melalui pendekatan pembinaan dan pendampingan berbasis GROW Coaching Model dalam upaya mengimplementasikan green economy di daerah perbatasan. Mitra pengabdian ini adalah KWT Tomat Intan dan Karya Tani. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, workshop, dan praktikum dengan melibatkan 20 orang anggota KWT. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan kuesioner pra dan pasca kegiatan dengan menetapkan target capaian keberhasilan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kemampuan pengemasan dan pemasaran digital, dengan peningkatan softskill dan hardskill KWT dengan rata-rata Ketercapaian Target Pelaksanaan Program sebesar 89,03%. Selain itu, nilai ekonomis produk meningkat sebesar 40% pemanfaatan inovasi kemasan dan strategi pemasaran digital berbasis green economy. Pengabdian ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi anggota KWT secara berkelanjutan dan bersaing di daerah perbatasan negara.Abstract: The problems faced by the Women Farmers Group (KWT) within the working area of the Agricultural Extension Center (BPP) include suboptimal productivity and skills in environmentally friendly packaging as well as digital marketing of KWT products. The objective of this community service program is to enhance the soft skills and hard skills of KWT members through a guidance and mentoring approach based on the GROW Coaching Model to implement the green economy in the border regions. The partner groups involved are KWT Tomat Intan and Karya Tani. The methods employed include socialization, extension services, workshops, and practicums involving 20 KWT members. Evaluation was conducted through direct observation and pre- and post-activity questionnaires, with success targets established. The results demonstrated improved packaging and digital marketing capabilities, with an average program implementation target achievement of 89.03%. Additionally, the economic value of products increased by 40% due to innovations in packaging and green economy-based digital marketing strategies. This community service is expected to strengthen the economic independence of KWT members sustainably and enhance their competitiveness in the border regions.