Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Resume Medis Rawat Inap Di RSU Bahagia Makassar AT Tabrani, Zahratul Jannah; Sabran, Sabran; Putra, Dony Setiawan Hendyca; Alfiansyah, Gamasiano
ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7 No 1 (2025): November
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/arteri.v7i1.716

Abstract

Incomplete medical resume documentation remains a persistent issue, including at Bahagia General Hospital Makassar. In the Cempaka inpatient ward, the percentage of incomplete medical resumes in November, December, and January reached an average of 8.00 and showed an increasing trend. This study aims to analyze the factors contributing to the incompleteness of medical resume documentation based on Armstrong and Baron’s (1998) performance theory. The study employed a qualitative approach through interviews, observations, documentation review, and brainstorming. Research subjects consisted of physicians, nurses, and medical record staff. The findings indicate several contributing factors. Individual factors include the suitability of staff educational backgrounds, the absence of training related to medical resume completion, and limited knowledge regarding completeness standards (SPM). Leadership factors involve the lack of motivational strategies such as rewards for staff who consistently complete medical resumes, as well as insufficient involvement of all staff in completeness evaluations. System factors include suboptimal use of checklist forms, the absence of standardized operating procedures (SOP) for completing and assessing medical resumes, and the lack of SOP socialization. Situational factors are related to workload issues, particularly staff performing multiple roles (double jobs). Meanwhile, group factors were found to function well through effective teamwork among staff. In conclusion, incompleteness in medical resume documentation is influenced by individual, leadership, system, and situational factors. It is recommended to provide training for involved staff, develop and implement SOPs, and conduct SOP socialization to improve medical resume completeness.
Interface Design of Integrated Infectious Disease Screening Information System in the Teaching Factory for Health Innovation (V-Kes) Sabran, Sabran; HP, Dony Setiawan; Roziqin, Mochammad Choirur; Ni’mah, Khomsatun
International Journal of Healthcare and Information Technology Vol. 4 No. 1 (2026): July (In Progress)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/ijhitech.v4i1.6694

Abstract

Communicable diseases such as Tuberculosis (TB), Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), and HIV/AIDS remain major public health challenges in Indonesia, including Jember Regency. Data from the Central Bureau of Statistics and the Ministry of Health indicates an increasing trend in these diseases, emphasizing the importance of early detection through screening as a strategy to reduce transmission and mortality rates. This study creates an interface design that aims to create an infectious disease screening information system based on Artificial Intelligence (AI) that is not yet available in the Teaching Factory for Health Innovation (V-Kes) using the Rapid Application Development (RAD) approach. RAD was chosen because it allows rapid system development through continuous iterations and active user involvement. The research involves a multidisciplinary team from the fields of health, information technology, and management, while V-Kes functions as both an innovation laboratory and a real-world practice setting that integrates digital technology into community-based health services. The expected outputs of this research include scientific publications at national and international conferences, scientific posters, copyright registration of the information system, and a comprehensive final report. This interface design will later enable the developed system to accelerate the detection of infectious diseases, increase service efficiency, and enrich students' learning experiences through the Teaching Factory 4.0 concept. Moreover, this study contributes to strengthening local digital health systems and provides a replicable model for health technology development in other educational institutions.
Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Yang Dimediasi Oleh Konflik Kerja Keluarga (Studi Kasus Pada PT. Astra Internasional Auto 2000 Tenggarong) Sabran, Sabran; Azelia, Shania; Sari, Nilam Anggar
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 10 No 1 (2026): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v10i1.32367

Abstract

This research was conducted at PT. Astra Internasional Auto 2000 Tenggarong Branch. It is a company that has the status as an official dealer of Toyota brand car products located at Jln Pesut RT.035, Timbau Village, Tenggarong District, Kutai Kartanegara Regency. At PT. Astra Internasional Auto 2000 Tenggarong Branch. The purpose is to determine the Effect of Workload, and Work-Family Conflict on Burnout in Employees and the Effect of Workload on Burnout through Work-Family Conflict as a mediation in Employees of PT. Astra Internasional Auto 2000 Tenggarong Branch.The sample used was 33 respondents, namely employees of PT. Astra Internasional Auto 2000 Tenggarong Branch. Data analysis in this study uses the Structural Equation Modeling (SEM) 4 method with the help of Smart-PLS software. The results of analysis showed (1) workload does not affect burnout in employees (2) workload does not affect work-family conflict in employees. (3) work-family conflict affects burnout in employees. (4) workload does not affect burnout through work-family conflict in employees
Model Analisis Kebijakan Dalam Pendidikan: Studi Teoritis Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Agama Islam Perdana Putra, Hendro; Susmiyati, Sri; Sabran, Sabran
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1499

Abstract

Artikel ini mengkaji model-model utama analisis kebijakan (rasional/komprehensif, inkremental, pemindaian campuran, dobel jalur, koalisi advokasi, dan model implementasi) dan implikasinya terhadap kebijakan Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan menggunakan riset pustaka dan pendekatan content analysis, studi ini mengumpulkan studi teoritis klasik dan studi empiris terbaru untuk merumuskan kerangka kerja yang dapat diterapkan untuk perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan PAI. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi model pemindaian campuran untuk perumusan, aliran ganda untuk menjelaskan penetapan agenda, dan koalisi advokasi untuk memahami resistensi/subsistem paling efektif bila disertai dengan mekanisme implementasi adaptif dan evaluasi berbasis bukti. Rekomendasi berfokus pada perancangan kebijakan PAI yang peka secara teologis dan yuridis, partisipatif, dan sistematis dalam siklus umpan balik pemantauan implementasinya
Transformasi Digital Dalam Kebijakan Pendidikan Islam Ahmad, Ahmad; Susmiyati, Sri; Sabran, Sabran
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1500

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong perubahan dalam sistem pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam kebijakan pendidikan Islam serta implikasinya terhadap praktik pembelajaran dan manajemen lembaga pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dengan teknik pengumpulan data melalui buku, artikel jurnal ilmiah, serta regulasi pendidikan. Analisis data menggunakan metode content analysis melalui proses reduksi data, kategorisasi tematik, dan interpretasi untuk mengidentifikasi pola serta implikasi kebijakan dalam transformasi digital pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan dampak signifikan terhadap inovasi pembelajaran pendidikan Islam melalui penggunaan media digital, pembelajaran daring, dan sistem manajemen pembelajaran. Digitalisasi juga meningkatkan efisiensi pengelolaan lembaga pendidikan Islam, tapi dengan berbagai tantangan, seperti kesenjangan akses teknologi, keterbatasan kompetensi digital tenaga pendidik, serta perlunya integrasi nilai-nilai Islam dalam pemanfaatan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan Islam yang adaptif, inklusif, dan berbasis nilai untuk mendukung transformasi digital pendidikan Islam secara berkelanjutan.
Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Rahmatan lil ‘Alamin di SMP Al Imam An Nawawiy Balikpapan Ahadi, Abdi; Tahir, Muhammad; Sabran, Sabran
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis rahmatan lil ‘alamin di SMP Al Imam An Nawawiy Balikpapan serta internalisasi nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin dalam proses pembelajaran dan kultur pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru PAI, dan peserta didik. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pembelajaran PAI di SMP Al Imam An Nawawiy berlangsung melalui integrasi pembelajaran formal dengan kultur pesantren dan pembiasaan nilai dalam kehidupan sehari-hari santri. Transformasi tersebut tampak pada penggunaan metode pembelajaran dialogis, integrasi kajian kitab dan Kurikulum Merdeka, pembiasaan ibadah, serta penguatan nilai ukhuwah, tasamuh, ta’awun, dan adab sosial. Internalisasi nilai rahmatan lil ‘alamin dilakukan melalui pembelajaran kontekstual, keteladanan guru, kehidupan asrama, dan kegiatan pembiasaan karakter Islami. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berbasis rahmatan lil ‘alamin mampu membentuk sikap religius, inklusif, dan moderat pada peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang integratif dan habituatif.
Pengaruh Citra Destinasi, Harga, Tempat, dan Aksesibilitas Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan Ke Museum Mulawarman Tenggarong Sabran, Sabran; Iskandar, Iskandar; Palinggi, Yonathan; S, Syahruddin; Noryana, Noryana
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i3.6224

Abstract

The Mulawarman Museum is an important cultural and historical destination, housing the rich heritage of the Kutai Kartanegara Ing Martadipura Kingdom. This study aims to determine the influence of destination image, price, location, and accessibility on tourist visit interest, partially and to determine the most dominant variable. The urgency of this research is to maintain the momentum of increasing and even multiplying visitor interest with a more targeted approach. Destination image significantly influences tourist visit interest to the Tenggarong Museum. The hypothesis is accepted and proven true. Price does not significantly influence tourist visit interest to the Tenggarong Mulawarman Museum. The hypothesis is rejected and proven true. Location does not significantly influence tourist visit interest to the Tenggarong Mulawarman Museum. The hypothesis is rejected and not proven true. Accessibility  significantly influences tourist visit interest to the Tenggarong Mulawarman Museum. The hypothesis is accepted and proven true. Accessibility is the most dominant variable and has the greatest influence among the other variables. The hypothesis is accepted and proven true.
The Role of Training and Mentoring in The Success of Small and Medium Community Enterprises in Accessing Credit Yanti, Dewi Eka; Musmuliadi, Musmuliadi; Sabran, Sabran
Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship Research Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4, No. 1, February 2026: Indonesian Journal of Business and Entrepreneursh
Publisher : Department of Business and Entrepreneurship, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62794/ijober.v4i1.20

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an essential role in Indonesia’s economic development, including in Kutai Kartanegara Regency (Kukar). MSMEs contribute around 60% to the national Gross Domestic Product (GDP) and absorb more than 90% of the workforce. Although the number of MSMEs in Kukar continues to grow, many business actors still face challenges in accessing formal financial services. These difficulties are mainly caused by limited financial literacy, weak financial management skills, and challenges in meeting administrative requirements set by financial institutions. As a result, limited access to credit often restricts business expansion and sustainability for many MSMEs in the region. This study aims to examine the role of training and mentoring programs in improving MSME capacity to access formal credit in Kutai Kartanegara. The research uses a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews involving MSME entrepreneurs, training facilitators, academics, and representatives of financial institutions. The findings show that training programs help improve financial literacy and managerial skills, particularly in financial planning, bookkeeping, and understanding credit requirements. Meanwhile, mentoring provides continuous technical assistance and moral support, enabling entrepreneurs to better understand credit application procedures and build trust with financial institutions. The combination of training and mentoring creates a sustainable empowerment process that increases business confidence and improves financial inclusion. MSME participants who obtained additional capital experienced revenue increases of approximately 20–30%, indicating that these programs contribute to business growth and local economic development in Kutai Kartanegara.
HUMANISME DALAM E-SUPERVISI (HYBRID) (INTEGRASI TEKNOLOGI & NILAI KARAKTER) Yuliana Yuliana; Sabran Sabran; Sri Susmiyati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1178

Abstract

Penelitian tinjauan literatur ini menganalisis integrasi teknologi canggih dan nilai-nilai humanistik dalam pelaksanaan supervisi pendidikan, khususnya melalui model e-supervisi hibrida. Dalam konteks Society 5.0, transformasi pendidikan menuntut penyeimbangan antara efisiensi teknologi digital seperti kecerdasan buatan (AI) dan E-Supervisi dengan pelestarian nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan pengembangan karakter guru. Hasil temuan menunjukkan bahwa penerapan e-supervisi hibrida secara signifikan meningkatkan sistem pengawasan. Model ini menggabungkan alat digital untuk feedback waktu nyata dan bimbingan yang dipersonalisasi dengan pendekatan humanistik, kolaboratif, dan partisipatif. Hal ini tidak hanya meningkatkan literasi digital dan kompetensi profesional guru, tetapi juga mencegah dampak diawasi oleh mesin yang dapat mengurangi otonomi dan motivasi. Peran kepemimpinan humanistik dari kepala sekolah dan pengawas sangat penting dalam menyeimbangkan efisiensi teknologi dengan empati, komunikasi, dan penumbuhan karakter. Integrasi yang seimbang ini memperkuat iklim kerja kolaboratif, meningkatkan hubungan guru-siswa, dan pada akhirnya, mutu pembelajaran, terutama dalam konteks pendidikan yang menekankan dimensi spiritual dan moral. Secara konseptual, model ini menawarkan kerangka kerja holistik yang memprioritaskan etika digital danpengembangan karakter guru. Penelitian ini merekomendasikan studi kuantitatif lebih lanjut untuk menilai dampak jangka panjang model e-supervisi hibrida berbasis humanisme terhadap kinerja guru dan efektivitas pembelajaran secara lebih luas.
PEMBINAAN PROFESIONALISME GURU (PERSPEKTIF ISLAM) Muhammad Abdi Kurniawan; Sabran Sabran; Sri Susmiyati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1187

Abstract

Pembinaan profesionalisme guru merupakan aspek penting dalam peningkatan mutu pendidikan Islam yang mengintegrasikan kompetensi pedagogik, keilmuan, dan akhlak mulia. Guru profesional tidak hanya menguasai teknik mengajar, tetapi juga menjadi teladan moral dan spiritual sesuai ajaran Al-Qur’an dan Hadis. Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan fokus pada pembinaan profesionalisme guru dalam perspektif Islam, hubungan antara profesionalisme guru dan pembentukan karakter siswa, serta implementasi dan tantangan pembinaan yang terkait dengan supervisi pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa profesionalisme guru berperan penting dalam membentuk karakter siswa yang beriman dan berakhlak mulia, serta membutuhkan supervisi yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas guru secara komprehensif. Kendala dalam pelaksanaan pembinaan guru meliputi keterbatasan supervisi dan resistensi terhadap perubahan, sehingga diperlukan pendekatan supervisi yang adaptif dan berorientasi pada nilai-nilai Islam. Kesimpulannya, pembinaan profesionalisme guru yang berlandaskan Islamic values adalah strategi utama dalam mencetak generasi unggul, kompeten, dan berkarakter sesuai visi pendidikan Islam modern.