Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP HARMONISASI DALAM KELUARGA DI KELURAHAN BIRING ROMANG MAKASSAR Hananto, Saugy Dwi; Ismail, Ashari
PREDESTINASI Vol 13, No 1 (2020): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v13i1.22760

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bentuk komunikasi di dalam keluarga yang berada di Kelurahan Biring Romang Kota Makassar. (2) Dampak yang ditimbulkan akibat penggunaan smartphone di dalam keluarga di Kelurahan Biring Romang Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menentukan subjek penelitian melalui teknik Purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara serta dikumentasi yang digunakan dalam memperoleh data secara konkret yang berkaitan dengan permasalahan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dalam penelitian ini di analisis dengan cara analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa: ada dua bentuk komunikasi pada keluarga yang tinggal di Kelurahan Biring Romang Kota Makassar, yaitu (1) komunikasi secara langsung. (2) komunikasi tak langsung. Sedangkan dampak yang ditimbulkan akibat penggunaan smartphone ada 2, yaitu (1) berkurangnya interaksi dalam keluarga. (2) perubahan perilaku pada anak, yaitu sering menunda perintah orang tua. Kata Kunci : Keluarga, Komunikasi, Smartphone  ABSTRACT This research aims to find out (1) the form of communication within family in the Biring Romang Village, Makassar City (2) the impact caused by use of smartphones in families in the Biring Romang village , Makassar City.This type of research is qualitative research by determining the research subject through purposive sampling technique. The data collection used were observation, interview and documentation used in obtaining concrete data related to the problems in this research. The data obtained in this study were analyzed by means of qualitative descriptive analysis.The results of the study show that: There are two forms of communication to families who live in the Biring Romang Village, Makassar City, namely (1) direct communication. (2) indirect communication. Meanwhile, there are 2 impacts due to the use of smartphones, namely (1) reduced interaction within the family. (2) changes in behavior in children, namely often delaying parental orders. Keywords : Family, Communication, Smartphone
PELAKU USAHA TIRAM BAKAR (Kajian Partisipasi Perempuan Sebagai Pelaku Usaha Tiram Bakar dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga di Dusun Lajari Desa Garessi Kabupaten Barru) sahrani, Anisa; ismail, ashari
PREDESTINASI Vol 17, No 1 (2024): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i3.59670

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana bentuk-bentuk partisipasi perempuan sebagai pelaku usaha tiram bakar dalam meningkatkan perekonomian keluarga di Dusun Lajari Desa Garessi Kabupaten Barru. (2) Apa saja faktor yang mendorong perempuan berpartisipasi sebagai pelaku usaha tiram bakar dalam meningkatkan perekonomian keluarga di Dusun Lajari Desa Garessi Kabupaten Barru. Hasil penelitian ini menunjukkan A) Bentuk-bentuk partisipasi perempuan sebagai pelaku usaha tiram bakar dalam meningkatkan perekonomian keluarga 1) Partisipasi uang, dimana perempuan pelaku usaha tiram bakar menyediakan uang sebagai modal usaha. 2) Partisipasi Harta Benda, Partisipasi harta benda perempuan pelaku usaha tiram bakar meliputi alat penunjang usaha tiram bakar berupa alat pembakaran, pengadaan alat berupa besi, alat makan, pembangunan balai-balai dan perahu 3) Partisipasi tenaga, tetap menjalankan fungsinya sebagai ibu rumah tangga dengan baik dirumah sebelum melakukan aktivitas terhadap usahanya serta lamanya berjualan. Faktor yang mendorong perempuan berpartisipasi sebagai pelaku usaha tiram bakar dalam meningkatkan perekonomian keluarga terdapat tiga faktor pendorong. 1) Faktor kemauan, adanya kemauan diri sendiri untuk meningkatkan perekonomian keluarga karena kebutuhan hidup yang tidak dapat terpenuhi jika hanya mengandalkan penghasilan suami saja. 2) Faktor kesempatan, melihat peluang yang ada karena lokasi yang sangat mendukung berada di daerah pesisir, memiliki sungai dan empang sebagai tempat proses pencarian bahan baku tiram 3) Faktor kemampuan, adanya kemampuan dalam hal tenaga dengan kondisi fisik masih kuat dalam menjalankan usahanya.
PERAN PROGRAM PENGGERAK MUDA PASAR RAKYAT DALAM PEMBERDAYAAN PEDAGANG DI PASAR BU'RUNG-BU'RUNG KECAMATAN PATTALLASSANG KABUPATEN GOWA Fauziyyah, Fakhirah; Ismail, Ashari; Mario, Mario
PREDESTINASI Vol 17, No 2 (2024): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v16i1.63122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bentuk dan peran program penggerak muda pasar rakyat dalam pemberdayaan pedagang di Pasar Rakyat Bu’rung Bu’rung, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. (2) faktor penghambat peran program penggerak muda pasar rakyat dalam pemberdayaan pedagang di Pasar Rakyat Bu’rung Bu’rung, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) program penggerak muda pasar rakyat dalam pemberdayaan pedagang di Pasar Rakyat Bu’rung Bu’rung, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa berperan melalui kegiatan sekolah pasar, memberikan pemahaman pada pedagang terkait kegiatan sidang tera, dan menjadi fasilitator bagi pedagang pasar. (2) faktor penghambat dalam menjalankan peran program penggerak muda pasar rakyat dalam pemberdayaan pedagang di Pasar Rakyat Bu’rung Bu’rung, Kecamatan Pattallassng, Kabupaten Gowa adalah: pendidikan pedagang yang rendah dan minimnya anggaran program.
Media Instagram Dan Perilaku Flexing (Kajian Tentang Perilaku Flexing Dalam Menunjukkan Eksistensi Diri Sebagai Generasi Z Di Universitas Negeri Makassar) S., Heriyanto; Ismail, Ashari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.25274

Abstract

Media instagram dan perilaku flexing (kajian tentang perilaku perilaku flexing dalam menunjukkan eksistensi diri sebagai generasi z di Universitas Negeri Makassar). Program Studi Sosiologi, Jurusan Sosiologi Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Skripsi ini dibimbing oleh “Ashari Ismail selaku pembimbing I dan Sopian Tamrin selaku pembimbing II”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa bentuk dan dampak dari fenomena sosial yang terjadi dikalangan mahasiswa yang menjadikan sosial media instagram sebagai media pamer yang bisa menunjang gaya hidup dan eksistensi. Dengan menggunakan metode kualitatif jenis penelitian ini adalah fenomenologi. Metode ini akan mengamati lebih dalam mengenai fenomena yang sering terjadi dikalangan generasi z dengan terjun langsung ke lapangan menggali informasi secara terperinci terkait kebiasaan pamer dan mengeksistensikan diri di sosial media instagram. Hasil penelitian ini adalah mhasiswa yang melakukan pamer lebih sering memamerkan , mode dan gaya di setiap postingan instagram dengan harapan mendapat pujian dari pengikut instgaram Kedua, dampak perilaku pamer yang dirasakan oleh mahasiswa pelaku pamer dari hasil temuan peneliti yakni pelaku menjadi oversharing yang membuat pelaku pamer tidak memiliki privasi selain itu mengalami krisis identitas karena sikap yang mereka tampilkan disosial media instagram dan kehidupan sosial sangat berbeda sehingga membuat mahasiswa pelaku pamer menjadi bingung dan mengalami kecemasan akan dirinya sendiri.
Remaja Dan Pergaulan Bebas (Studi Tentang Perilaku Menyimpang Remaja Di Jalan Bitowa, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar) Samdani, Ricky; Ismail, Ashari; Idrus, Idham Irwansyah
PREDESTINASI Vol 18, No 1 (2025): 1 Juni: PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v18i1.74236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Faktor pendorong remaja melakukan pergaulan bebas di Jalan Bitowa, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. (2) Bentuk pergaulan bebas remaja di Jalan Bitowa, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih subjek penelitian. Untuk mengumpulkan informasi spesifik mengenai permasalahan yang diteliti, digunakan metode pengumpulan data seperti dokumentasi, wawancara, dan observasi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan untuk penelitian ini.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Faktor pendorong remaja melakukan pergaulan bebas yaitu (a) Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri seseorang atau orang itu sendiri. Faktor ini biasanya berberbentuk karakteristik atau perilaku bawaan seseorang. (b) Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri seseorang. Faktor ini mencakup lingkungan tempat tinggal, teman bergaul, kurangnya pengawasan dari orang tua. (2) Bentuk pergaulan bebas remaja di Jalan Bitowa, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar yaitu (a) merokok, (b) berpacaran, (c) mengonsumsi minuman alkohol, (d) seks bebas, (e) mengonsumsi obat-obatan terlarang.
PELATIHAN PADA KOMITE SEKOLAH DALAM RANGKA PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PENDIDIKAN DASAR DI KABUPATEN MAROS Torro, Supriadi; Ismail, Ashari; Rusdi, Rusdi; Ridha, Muhammad Rasyid; Syahrudin, Darma Jaya
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 June 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v4i1.73940

Abstract

Komite sekolah memberikan pengawasan, nasehat, mediasi, dan dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Komite berperan sebagai jembatan antara orang tua dan pihak sekolah untuk mewujudkan mutu sekolah yang baik. Pemenuhan pelayanan dasar disekolah yakni antara lain membatasi jumlah siswa didalam setiap kelas, memiliki buku pengayaan dan buku referensi, memastikan bahwa guru bekerja 37,5 jam setiap minggu dan sekolah menjalankan proses pembelajaran selama 34 minggu per tahun. Melalui kegiatan pelatihan komite sekolah dapat diperkuat pemahamannya dalam mendukung kepala sekolah, guru dan siswa. Mulai dari proses perencanaan penganggaran sampai kepada pelaporan program yang dilakukan oleh sekolah. Hasil evaluasi tahap pertama menunjukkan bahwa pemahaman komite sekolah terhadap regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah menunjukkan bahwa komite sekolah sangat rendah dalam memahami semua peraturan itu setelah dilakukan pelatihan dan evaluasi hasil yang tidak maksimal ini berubah menjadi pengetahuan yang tinggi hal ini dibuktikan melalui angka pemahaman yang meningkat 51% serta yang sangat paham menjadi 40%.
Pola Kekerasan Terhadap Perempuan Pedagang Jalanan Dalam Ranah Kerja Ismail, Ashari; Jumadi Sahabuddin
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 4, No.1 (2023) : Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v4i2.167

Abstract

Pola budaya masyarakat etnik Bugis pada umumnya adalah masyarakat dengan budaya semi demokratis dengan keharmonian, demikian kuat. Walaupun demikian, kultur patriarch, masih menjadi tradisi, dengan penempatan lelaki sebagai pemimpin rumah tangga/keluarga demikian ketat dan perempuan cenderung diposisikan “kelas dua”, akan tetapi kontribusi ekonomi dan non ekonomi cukup diakui. Tujuan riset ini adalah menelaah kekerasan perempuan pedagang jalanan dalam ranah publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif rasionalistik. Hasil penelitian menunjukan : perempuan pedagang jalanan mengalami kekerasan dalam ranah publik atau dalam ranah bidang kerja. Kekerasan dalam aspek publik ini, adalah violence yang terjadi pada perempuan yang memiliki kaitan dengan vokasi yang terdapat dalam masyarakat. Perempuan pedagang jalanan, mengalami kekerasan psikis, ekonomi dan seksual. Kekerasan psikis adalah kekerasan yang terkait dengan aspek mental (hardikan, bentakan dan tipuan) yang dialami perempuan pedagang jalanan. Kekerasan ekonomi yaitu violence yang terkait dengan pengambilan atau peminjaman barang jual para pedagang tanpa seizin atau dibeli, sedang kekerasan seksual adalah kekerasan yang terkait dengan perilaku pelecehan seksual.
KONSEPSI GENDER DAN SEKSUALITAS SEBAGAI DIMENSI PEMBELAJARAN SOSIAL Ismail, Ashari
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v5i1.73624

Abstract

Artikel ini mengulas tentang  konsep gender dan seksualitas sebagai konstruksi sosial yang ditentukan  oleh berbagai pola kultur dan tata nilai : tradisi/ budaya, agama, dan nilai-nilai sosial di masyarakat, yang dapat menjadi pembelajaran sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka, artikel ini menganalisis  tentang  peran / tindakan  gender dan seksualitas   yang dimaknai dalam berbagai aspek kehidupan seperti keluarga, masyarakat luas dan negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran gender bersifat dinamis dan kontekstual, serta mengalami perubahan seiring waktu akibat perubahan sosial dan perkembangan nilai sosial. Meskipun terdapat kemajuan menuju kesetaraan gender, masih ditemukan ketimpangan dalam berbagai sektor. Oleh karena itu, penting untuk memahami gender dan seksualitas secara lebih  bermakna , sebagai bagian pembelajaran  sosial  yang  bermartabat  dan adil.
Socio-Economic Resilience of Low-Income Families in Urban Public Housing: A Case Study of Lette District, Makassar Syamsuar, Syamsuar; Ismail, Ashari; Amandaria, Riri
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v5i1.72120

Abstract

This study aims to describe the socio-economic resilience of families living in Lette public housing in Mariso District, Makassar City, and to examine the efforts undertaken to strengthen that resilience. Employing a qualitative descriptive approach, the research involved participatory observation, in-depth interviews with 22 purposively selected informants, and a review of relevant documents. Data were analysed using the Miles and Huberman (1994) model and interpreted through Keck and Sakdapolrak’s (2013) social resilience framework, which includes coping, adaptive, and transformative capacities. The findings reveal that residents face numerous interrelated challenges, such as poor housing conditions, limited access to education, health services, and stable employment, as well as weak social interaction and inadequate infrastructure. Frequent population mobility and limited social cohesion further undermine their socio-economic resilience. Despite these constraints, families employ various coping and adaptive strategies, including building informal support networks and engaging in mutual assistance. However, their transformative capacity remains low due to weak institutional support and minimal community organization. This study highlights the urgent need for integrated and sustained interventions to improve infrastructure, expand access to essential services, and strengthen community participation, so that public housing can serve not only as shelter but also as a foundation for social and economic empowerment.
Kuasa Dan Pengetahuan (Studi Legitimasi Kuasa Sistem Senioritas Organisasi Daerah Bone Di Universitas Negeri Makassar) Hidayat, Muh Fitrah; Ismail, Ashari; Idrus, Idham Irwansyah
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No.2 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v8i2.70361

Abstract

Muh Fitrah Hidayat 2024, Kuasa Dan Pengetahuan (Studi Legitimasi Kuasa Sistem Senioritas Organisasi Daerah Bone Di Universitas Negeri Makassar)Program Studi Sosiologi Jurusan Sosiologi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum, Universitas Negeri Makassar. Dinamika kekuasaan dan pengetahuan dalam konteks legitimasi senioritas dalam organisasi perangkat daerah Bone. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kekuatan senioritas diberikan dan diakui dalam struktur organisasi, serta dampaknya terhadap pengambilan keputusan dan motivasi kepemimpinan. Studi ini juga mengeksplorasi peran pengetahuan dan penalaman dalam legitimasi kekuasaan senioritas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan beberapa pejabat dan anggota organisasi daerah Bone di Universitas Negeri Makassar. Data ini kemudian dianalisis menggunakan analisis konten untuk mengidentifikasi pola kunci dan temuan dinamika pengetahuan dan kekuasaan dalam konteks senioritas. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekuatan senioritas diakui sebagai prinsip penting dalam organisasi perangkat daerah Bone. Orang-orang yang telah lama berada di organisasi dan memiliki banyak pengalaman akan dihormati dan lebih diberdayakan dalam pengambilan keputusan. Namun, studi ini juga menunjukkan tantangan dalam menerapkan konsep senioritas secara efektif, termasuk kemampuan generasi muda untuk stagnan dan menolak perubahan. Selanjutnya, pengetahuan dan pengalaman diketahui memainkan peran penting dalam mendukung legitimasi kekuasaan senioritas. Individu dengan pemahaman mendalam tentang sejarah, budaya, dan dinamika organisasi Bone dapat berkontribusi secara berarti dalam pengambilan keputusan dan kepemimpinan. Namun, penelitian ini juga menimbulkan pertanyaan bagaimana pengetahuan baru dan ide-ide inovatif dapat diintegrasikan ke dalm sistem senioritas yang mapan. Singkatnya, penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana kekuasaan dan pengetahuan berinteraksi dalam kerangka legitimasi senioritas dalam organisasi regional Bone. Implikasi dari temuan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan strategi yang lebih adaptif dan holistik dalam manajemen kekuasaan dan pengambilan keputusan di organisasi serupa.