Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 SD NEGERI 3 BANJAR JAWA ., Putu Arik Indah Pertiwi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 75,1 dengan besar beda -24,9. (2) rerata perolehan skor variabel pelaksanaan pembelajaran 85,4, besar beda -14,6. (3) rerata perolehan skor variabel penilaian hasil pembelajaran 67,5, besar beda -32,5. (4) rerata perolehan skor variabel pengawasan pembelajaran sebesar 91,4, besar bedanya -8,6. Rerata perolehan skor keempat variabel -variabel standar proses sebesar 79,8. Besar beda -20,2. Kesenjangan ini terjadi karena, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik.Kata Kunci : Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 This research was purposed to know the differences between the implementation of 2013 curiculum at SD Negeri 3 Banjar Jawa with Permendikbud Nomor 65 tahun 2013 based on the planning, learning process, evaluation process, and to know the problems find on implementation of 2013 curriculum. The type of this study was evaluative with discrepancy model. Knowing the program effectiveness was done by compare ideal condition of 2013 curriculum’s implementation at SD Negeri 3 Banjar Jawa based on the permendikbud Nomor 65 tahun 2013. Data collected of all varibles was analyzed by using wilcoxon test, then calculated the difference and a big sign different from a predetermine standard. The result showed that (1). the mean score of the learning acquisition plan is a big difference of 75.1 with -24.9 (2). the mean score of the learning acquisition process is a big difference of 85,4 with -14.6. (3) the mean score of the learning acquisition result is a big difference 67.5 with -32.5. (4) the mean score of the learning acquisition control is a big difference 91.4 with – 8.6. The mean score of the four variables acquisitions of standards process of 79.8. -20.2 are big differences. This disparity occurs because of the delay distribution of the book, and unequal training program for teachers.keyword : Discrepancy, Learning, Permdendikbud Nomor 65 Tahun 2013
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., I Putu Putra Adnyana; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6983

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 4 Banyuasri melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 4 Banyuasri tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 29 siswa terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data hasil belajar IPA adalah dengan metode tes. Data hasil belajar IPA yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Nilai akhir hasil belajar IPA siswa diperoleh dengan menjumlahkan nilai evaluasi setiap pertemuan, nilai tugas setiap pertemuan, dan nilai tes akhir siklus yang telah diberikan bobot masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 4 Banyuasri tahun pelajaran 2015/2016 yaitu dapat dilihat pada hasil peningkatan dari siklus I ke siklus II yang semula memperoleh rata-rata sebesar 72,32 pada siklus I meningkat menjadi rata-rata 81,82 pada siklus II. Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar IPA Abstract This study was aimed to improve learning outcomes of science of the fourth grade elementary students of SDN 4 Banyuasri by applying scientific approach based on portofolio assessment. This type of research is classroom action research conducted in two cycles. In each cycle consists of four phases: planning, implementation, observation, and reflection. Subjects of this study were students in the fourth grade elementary students of SDN 4 Banyuasri in the academic year of 2015/2016 totaling 29 students consisting of 8 male students and 21 female students. The methods used in data collection were the science learning outcomes with test method. The collected data in the science learning outcomes were analyzed by quantitative descriptive analysis. The final value of students science learning outcomes obtained by adding up the value of evaluation of each meeting, the value of the task of each meeting, and the value of the final test cycle that has been given the weight of each. The results of study showed that the application of scientific approach based on portofolio assessment can improve the science learning outcomes in the fourth grade of SDN 4 Banyuasri in the academic year of 2015/2016 which can be seen in the results of an increase from cycle I to cycle II originally gained an average of 72.32 in cycle I increased to an average of 81.82 in cycle II. keyword : scientific approach, portofolio assessment, science learning outcomes
PENERAPAN MODEL WORD SQUARE BERBANTUAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Ni Komang Santi Nopiyanti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7081

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan (1) untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar IPA siswa kelas IV di SDN 3 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 setelah penerapan model pembelajaran word square berbantuan mind mapping dan (2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN 3 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 setelah penerapan model pembelajaran word square berbantuan mind mapping. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 3 Banyuasri yang berjumlah 18 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata aktivitas belajar IPA siswa secara klasikal mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 71,33% menjadi 83,75% pada siklus II. (2) Persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa secara klasikal mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 73,9% menjadi 84,7% pada siklus II. (3) Ketuntasan klasikal hasil belajar IPA siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 61,11% menjadi 88,89% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran word square berbantuan mind mapping dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN 3 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : aktivitas belajar, hasil belajar, mind mapping, word square The aims of this classroom action research (CAR) are (1) to determine the improvement of science learning activities of fourth grade students at SDN 3 Banyuasri in the academic year of 2015/2016 after word square learning model which assisted by mind mapping was application and (2) to determine the improvement of science learning outcomes of fourth grade students at SDN 3 Banyuasri in the academic year of 2015/2016 after word square learning model which assisted by mind mapping was application. The subjects of this research were the fourth grade of SDN 3 Banyuasri which amount were 18 persons. Data collection methods used in this research was observation method and tests method. The data were analyzed by quantitative descriptive analysis method. The results of this research were (1) the average percentage of student’s activities in learning science classically was increased that in the cycle I was 71,33% become 83,75% in the cycle II. (2) The average percentage of student’s science learning outcomes classically was increased that in the cycle I was 73,9% become 84,7% in the cycle II. (3) Classical completeness of student’s science learning outcomes also increased that the cycle I was 61,11% become 88,89% in the cycle II. It showed that the application of word square learning model which assisted by mind mapping can increased the student’s activities and outcomes in learning science of fourth grade students at SDN 3 Banyuasri in academic year of 2015/2016.keyword : learning activities, learning outcomes, mind mapping, word square
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERMUATAN TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Wayan Weda Gustana P; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SAVI bermuatan Tri Hita Karana terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Kintamani. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan non equivalen post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus III Kintamani. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SDN Banua dan SDN Katung yang dipilih dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 18,46 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,02. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SAVI bermuatan Tri Hita Karana dan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 17,7 lebih besar daripada rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol yaitu 12,6. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI bermuatan Tri Hita Karana berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar IPA, SAVI, Tri Hita Karana This research aims to determine the effect of SAVI learning model with Tri Hita Karana on learning outcomes IPA IV grade students in Cluster III Kintamani district. This research is classified as quasi-experimental design with non equivalent post-test only control group design. The population were all IV grade students of State in Cluster III Kintamani. The research sample was grade IV SDN Banua and SDN Katung selected by random sampling technique. IPA student learning outcomes data collected by the method of multiple choice tests. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained thitung = 18.46 and ttabel (at significance level of 5%) = 2.02. This means that thitung > ttabel so that it can be interpreted that there are significant differences between the IPA learning outcomes following study groups with SAVI learning model with Tri Hita Karana and the following study groups with conventional models. Judging from the calculation of the average learning outcomes IPA experimental group was 17.7 higher than average learning outcomes IPA 12.6 in the control group. Thus, it can be concluded that the application of learning models SAVI with Tri Hita Karana effect on learning outcomes IPA IV grade students in Cluster III Kintamani district in the academic year 2015/2016.keyword : learning outcomes IPA, SAVI, Tri Hita Karana
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Gugus VI ., Luh Juni Mariani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7235

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD gugus VI kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas IV SD gugus VI kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng yaitu SD Negeri 4 Sembiran dan SD Negeri 1 Sembiran. Jumlah keseluruhan populasi di gugus VI kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng adalah 113 orang, sedangkan jumlah sampel 48 siswa yang dipilih secara random. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,81 sedangkan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,01. Hal ini berarti bahwa thiung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang signifikan antara siswa yang mengikuti model PBL dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 23,85 dan kontrol adalah 20,95. Hal ini berarti, eksperimen > kontrol. Berdasarkan hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus VI kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng. Kata Kunci : hasil belajar, problem based learning Purpose of this study was to determine in science outcomes of students who take Problem Based Learning (PBL) model and students who take conventional learning in the four th grade elementary school students cluster 6 Tejakula district Buleleng regency. This study conducted in four th grade elementary group 6 Tejakula distrisct Buleleng regency SD Negeri 4 Sembiran and SD Negeri 1 Sembiran. The total number of population in the SD cluster 6 Tejakula Buleleng district is 113 students, while the number the sample size is 48 students were taken with a random sampling technique. Data of this research were student’s learning outcomes in science subjects, the data collected by description test instruments. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis, obtained t= 5,81 and ttabel (at significance level of 5%) = 2,01. This is means that the value of t > ttabel, so it can be interpreted that there are significant differences in science learning outcomes between students who learned with an PBL and students who learned using conventional learning. The average ( ) value showed that the experimental group get 23,85 and the control group get 20,95. This means, experimental > control. Based on these that result of this research. The consclution of this research is the application of an PBL model affect the science learning outcomes of fourth grade students in cluster VI, Tejakula distrisct in Buleleng regency. keyword : learning outcomes, problem-based learning
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Check untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV ., Ni Wayan Febri Yuliariska; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV SD Negeri 2 Manggissari tahun pelajaran 2015/2016 setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 2 Manggissari tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 15 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes uraian yang berjumlah 6 butir. Data yang terkumpul selanjutnya dinanalisis dengan menggunakan metode analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 10 dari rata-rata 74 pada siklus I menjadi 84 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check dalam pembelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 2 Manggissari tahun pelajaran 2015/2016 dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan terjadi karena siswa termotivasi untuk belajar dengan adanya diskusi kelompok berpasangan yang membuat siswa lebih leluasa dalam mengemukakan pendapat.Kata Kunci : Hasil belajar, Pair Check The purposes of this study are to know the increase of the learning achivement in natural science of the four th grade student of SD Negeri 2 Manggissari in academic year 2015/2016 applied by using cooperative learning method type Pair Check. The present study made use of a classroom action research. The subjects of the present study was four th grade student of SD Negeri 2 Manggissari in academic year 2015/2016 which consists of 15 student. The data of learning achievement collected with multiple choise instrument which consists of 6 items. The accumulate of data were analyzed by using descriptive statistical analysis method. The result of the study showed that the increased average learning achivement around 10 from average 74 inthe cycle I becoming 84 in the cycle II. Based on the result of the study that applied of cooperative learning method Pair Check in natural science learning of four th grade student of SD Negeri 2 Manggissari in academic 2015/2016 could be increased the student learning achivement. The increase occurred because students are motivated by the discussion group pairs that make students more freedom to express their opinions.keyword : Learning achivement, Pair Check
PENGARUH PENDEKATAN OPEN-ENDED TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI GUGUS III KABUPATEN BANGLI ., Luh Putu Cidrayanti; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended) dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Susut Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Susut Kabupaten Bangli tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 98 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 2 Sulahan yang berjumlah 26 orang dan siswa kelas IV SD N 1 susut yang berjumlah 24 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,52 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,01. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended) dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 34 dan kelompok kontrol adalah 27,75. Hal ini berarti, eksperimen > kontrol. Berdasarkan hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan masalah terbuka (open-ended) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Susut Kabupaten Bangli.Kata Kunci : hasil belajar Matematika, pendekatan open-ended. This research aims to determine the differences of Mathematics learning outcomes between students who learned using open problem approach (open -ended approach) and students who learned using the conventional learning, in the fourth grade students in Cluster III of Susut District ,Bangli regency in academic year 2015/2016. This is a quasi-experimental research. The population of this research was all fourth grade students in Cluster III of Susut District, Bangli regency in academic year 2015/2016, there are 98 people as population of this research. Samples of this study are students of fourth grade in SD N 2 Sulahan, with totally 26 people as samples and fourth grade students of SD N 1 Susut with totally 24 people as samples. Data of this research were student’s learning outcomes in math subjects, the data collected by description test instruments. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics ( t-test ). Based on the data analysis, obtained t= 2.52 and t table ( at significance level of 5 % ) = 2.01 . This is means that the value of t > t table , so it can be interpreted that there are a significant differences in Mathematics learning outcomes between students who learned with an open problem approach (open–ended problem ) and students who learned using conventional learning. The average ( ) value showed that the experimental group get 34 and the control group get 27.75. This means, experimental > control. Based on these the result of this research, the consclution of this research is the application of an open problem approach (open -ended approach) affect the Mathematics learning outcomes of fourth grade students in Cluster III, of Susut District in Bangli regency.keyword : the result of learning mathematics, open-ended approach.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN ASESMEN KINERJA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., Gusti Ayu Made Taria Dewi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7264

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah penerapan model Problem Based Learning berbantuan asesmen kinerja pada siswa kelas V SD Negeri 2 Sudimara Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 18 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase hasil belajar IPA. Berdasarkan hasil tes, pada siklus I rata-rata hasil belajar IPA siswa sebesar 71,17% (kategori cukup tinggi). Selanjutnya, pada siklus II hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan. Rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus II sebesar 84,94% (kategori tinggi). Peningkatan hasil belajar IPA siswa dari siklus I ke siklus II adalah 13,77%. Jadi, hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan asesmen kinerja dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 2 Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Kata kunci: problem based learning, asesmen kinerja, hasil belajar IPA. This research aimed to improve science learning outcome after application Problem Based Learning model assisted performance assessment of the fifth grade student of elementary school number 2 Sudimara, Tabanan Districts, Tabanan Regency in academic year 2015/2016. This research is classroom action research, which is conducted in two cycles. Each cycle consists of planning phase, conducting treatment, observation and evaluation, as well as reflection. The treatment is conducted in four meetings. The subject of this research are the eighteen students of fifth grade. The object of this research is the improvement of science learning outcome. The data of this research is collected by testing method. The data is analyzed by quantitative descriptive statistic method. The result of this research showed that there was an improvement the science learning outcome. Based on the result test of the first cycle, the average of the students science learning outcome was 71,17% (quite high category). Next on the second cycles, the students science learning outcome was improved. The average of the students science learning outcome on the second cycles was 84,94% (high category). The improvement of science learning outcome from the first cycle until second cycle 13,77%. Therefore, the result of this research showed that the application Problem Based Learning Model assisted performance assessment can improve students science learning outcome of the fifth grade elementary school number 2 Sudimara, Tabanan Districts, Tabanan Regency in academic year 2015/2016.keyword : Keyword: problem based learning, performance assessment, science learning outcome.
PEMANFAATAN INSTRUMEN MUSIK TRADISIONAL BALI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BERNYANYI ., Gede Pera Surpadiana; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7355

Abstract

Penelitian in bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan aktivitas belajar peserta didik saat pembelajaran bernyanyi dan ada tidaknya peningkatan hasil belajar setelah pemanfaatan instrumen musik tradisional Bali dalam pembelajaran bernyanyi pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kelas V semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Banjar Tegal. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SD Negeri 2 Banjar Tegal yang berjumlah 18 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemanfaatan instrumen musik tradisional Bali dapat meningkatkan keaktifan belajar dalam pembelajaran bernyanyi pada mata pelajaran SBK di kelas V SD Negeri 2 Banjar Tegal. Rata-rata keaktifan belajar pada siklus I sebesar 76,78, pada siklus II sebesar 81,67, besar peningkatan adalah 4,89, (2) pemanfaatan instrumen musik tradisional Bali dapat meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran bernyanyi pada mata pelajaran SBK di kelas V SD Negeri 2 Banjar Tegal. Rata-rata hasil belajar pada siklus I mencapai 77,33 dan pada siklus II mencapai 83,11, mengalami peningkatan sebesar 5,78. Kata Kunci : instrumen musik, keaktifan belajar, hasil belajar The research has a purpose to know wheter the student improve their activiness or not in learning singing subject and whether there is the increase of study result (psychomotor) or not after utilizing of Balinese traditional music instrument in teaching singing in art, culture, and skill subject in V grade in second semester on 2015/2016 at SD Negeri 2 Banjar Tegal. This research is action research. The subject of this research is the student in V grade at SD Negeri 2 Banjar Tegal. There are 18 observation and test then is analyzed by descriptive statistic analysis method and descriptive qualitative method. The results showed that (1) the use of traditional Balinese musical instruments can enhance the activity of learning in learning to sing on the subjects SBK class V SD Negeri 2 Banjar Tegal. The average activity of learning in the first cycle reaches 76.78 and the second cycle reaches 81,67, an increase of 4,89, (2) the use of traditional musical instruments of Bali can improve learning outcomes in learning to sing on the subjects SBK class V SD Negeri 2 Banjar Tegal. The average results of study in the first cycle reaches 77,33 and the second cycle reaches 83,11, an increase of 5,78. keyword : instrument music, study activiness, study result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Komang Dina Yanti; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 136. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 2 Pemaron yang berjumlah 24 orang dan siswa kelas IV SD N 3 Tukadmungga yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil yaitu terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 20,58 dan ttabel = 2,021, sehingga thitung > ttabel). Berdasarkan paparan diatas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : NHT, hasil belajar IPA This research aimed to know the differences of science learning outcomes between students who are follows the type of cooperative larning model Numbered Head Together (NHT) with the students who are follows conventional learning model in the fourth grade students of XIV cluster, Buleleng subdistrict. This research is an quasi experiment using non-equivalent post-test only control group design. The population in this research are all the fourth grade students of XIV cluster, Buleleng district, Buleleng regency academic year 2015/2016 which are consis of 136. Sample of this research are the fourth SD N 2 Pemaron which are amounts of 24 students and the foruth SD N 3 Tukadmungga which are amounts of 21 students. The data of students science learning outcomes are collected using objective test. The data which are collected analyzed using descriptive statistic analysis and inferensial statistic (t-test). Based on data analysis, the researcher finds significant differen ces of science learning outcomes between the students who are follows the type of cooperative larning model Numbered Head Together (NHT) with the students who are follows conventional learning (tcount = 20,58 and ttabel = 2,021, with the result that tcount> ttabel). Based on the result of the analysis above, it can be concluded that the type of cooperative larning model Numbered Head Together(NHT) effect on students science learning outcomes of grade fourth in XIV cluster Buleleng subdistric.keyword : NHT, Science learning outcomes.
Co-Authors ., Agus Dwi Santoso ., Agus Dwi Santoso ., Cokorda Istri Mas Maharani ., Dayu Komang Widiaheni ., Dewa Ayu Mega Cahyani ., DIOLIA BOANGMANALU ., Fitrotul Maulidah ., Gd Arya Adi Saputra ., Gede Darmanta ., Gede Darmanta ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Agus Septi Artawan ., I Made Yudha Pranata ., I Nyoman Juniawan ., I Putu Putra Adnyana ., I Putu Saka Selasmena Sribawana ., I Wayan Weda Gustana P ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Istikhori Auzan ., Kadek Bagus Chandra Mas ., Kadek Masdana Mahardika ., Kadek Masdana Mahardika ., Ketut Yunita Oktaria Dewi ., Komang Dina Yanti ., Luh Juni Mariani ., Luh Putu Cidrayanti ., Luh Putu Ratna Dewi ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Rediasih ., MARYANI NINGSIH ., Muhammad Irfan ., Ni Komang Purnami Apriani ., Ni Komang Santi Nopiyanti ., Ni Luh Widi Hariani ., Ni Made Sintia Wati ., Ni Nengah Yusmiari ., Ni Putu Ayu Rani Puspita Jannu ., Ni Putu Eka Ari Adnyani ., Ni Putu Indah Karunia Dewi ., Ni Putu Widiantari ., Ni Wayan Febri Yuliariska ., Putu Wida Sri Martini ., Septian Dwi Mahardika ., Wayan Marta Suantara Adi Saputra, I Putu Agus Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, A. A. Gede Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Arifuddin, David Aulia Deviana Purnamayani Boangmanalu, diolia Boangmanalu, diolia Candra Dwi Fathoni . Desak Putu Parmiti Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Diartha, Pande Made Pradnya Diartha, Pande Made Pradnya Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Nyoman Wirya . Fitriyani ., Fitriyani Gede Agus Febrianto ., Gede Agus Febrianto Gede Suriadhi . Gusti Ayu Made Mega Pertiwi ., Gusti Ayu Made Mega Pertiwi Hariani, Ni Luh Widi Hariani, Ni Luh Widi I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Arta Putra . I Gede Eka Pratama . I Gede Margunayasa I Gede Putu Ekadani Apriana . I Gede Redika A. u . I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Lanang Agung Kartika Putra . I Kadek Mertayasa . I Kadek Suartama I Kadek Teguh Aditya Lorenso ., I Kadek Teguh Aditya Lorenso I Ketut Sandi . I Ketut Trimawan . I Komang Adi Wijana . I Komang Budi Hendrawan . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Agus Putra Wijaya . I Made Ayu Sucini I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nengah Indra Pramana . I Nyoman Arya Tegeh Mahendra . I Nyoman Jampel I Putu Adi Pratama, I Putu Adi I Putu Agus Adi Saputra I Putu Mahendrawan . I Putu Rudi Artawan . I Wayan Widiana Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita Kadek Deni Kurniawiguna ., Kadek Deni Kurniawiguna Kadek Hendi Sutanto . KADEK JIMI KUSUMA DEWI . Kadek Linda Purnama Sari . Kadek Suardani Kadek Sweca Adnyana . Ketut Ariningsih ., Ketut Ariningsih Ketut Pudjawan Komang Eny Kusuma Wardani . Luh Armini ., Luh Armini Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Swandewi Anggarayani . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Sumantri Made Yanthi Sudarmi . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Marheni, Ni Ketut Marlen Tehupeiory . Martini, Putu Wida Sri Martini, Putu Wida Sri Muhammad Fredey Mercury ., Muhammad Fredey Mercury Mutiara Magta Ni Kadek Dewi Martiani . Ni Kadek Novita Dewi ., Ni Kadek Novita Dewi Ni Kadek Suci Tuti Utami ., Ni Kadek Suci Tuti Utami Ni Ketut Sudiarti ., Ni Ketut Sudiarti Ni Komang Susiprayati . Ni Luh Heppy Yesiana Devi . Ni Luh Kadek Lhistya Dewi . Ni Luh Sadewi Widyani ., Ni Luh Sadewi Widyani Ni Made Chindy Aryani Wardani . Ni Made Mas Yoni Pradesa . Ni Made Nedya Andreina Jessica . NI MADE WIRYANI . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Laris . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ni Wayan Wiyanthini Dewi ., Ni Wayan Wiyanthini Dewi Ningsih, Maryani Ningsih, Maryani Nyoman Eriasa Adnyana Kusuma . Parta Sanjaya . Prasetya, Wisnu Ady Pratia Sucita, Ni Putu Ayu Jusita Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purnamayani, Aulia Deviana putra, I Gede Widiartana Putra, Putu Arik Fernanda Putu Ariantini ., Putu Ariantini Putu Arik Indah Pertiwi ., Putu Arik Indah Pertiwi Putu Gilang Marya Putra ., Putu Gilang Marya Putra Putu Lia Novi Arini ., Putu Lia Novi Arini Putu Mas Suatnaya ., Putu Mas Suatnaya S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Saiful Rahman Saputra, Gede Arya Adi Saputra, Gede Arya Adi Sucini, I Made Ayu Sunaryadi ., Sunaryadi Sunaryadi, . Wayan Sastrawan . Wiweka, Nyoman Arya Wulan, Ni Putu Jati Dinar Wulan, Ni Putu Jati Dinar Yuli Yanti, Indri Yusmiari, Ni Nengah Yusmiari, Ni Nengah