Articles
PELAKSANAAN ZAKAT PERTANIAN KAKAO DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM: (STUDI KASUS DI DESA MAJA KECAMATAN MARGA PUNDUH KABUPATEN PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG)
Saefudin, Akhmad;
Iswandi, Irvan;
Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 1 No 1 (2023): Journal of Islamic Studies (Juli)
Publisher : Journal of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61341/jis/v1i1.007
Zakat is part of the assets that must be issued by Muslims. Results from agriculture that have economic value must also be issued zakat. Agricultural zakat is zakat maal or wealth zakat resulting from agriculture or plantations that has economic value, and is usually used for human consumption. The amount of zakat is regulated in the book of Islamic jurisprudence. Most of the residents of Maja Village work as farmers, especially cocoa producers.The author is motivated by curiosity about how the implementation of agricultural zakat in Maja Village. In accordance with the research objective, namely to determine the implementation of agricultural zakat in Maja Village, Marga Punduh District, Pesawaran Regency, Lampung Province. This study will also examine whether the implementation of agricultural zakat in Maja Village is in accordance with Islamic law and what factors influence its implementation. This research used descriptive qualitative with the type of field research (field research). The data collection process in this study used interview, observation, and documentation techniques. The results of the study show that the implementation of agricultural zakat in Maja Village is only 2.5% of the yield and this shows that the implementation of agricultural zakat in Maja Village does not meet the criteria of Islamic law. This is influenced by several factors, including the lack of knowledge about agricultural zakat, habitual factors, and the lack of education regarding agricultural zakat in Maja Village.
PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN WAKAF PRODUKTIF DITINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF
Kamil, Ihsan;
Rohmah, Siti Ngainnur;
Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 1 No 5 (2024): Journal of Islamic Studies (Maret)
Publisher : Journal of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61341/jis/v1i5.047
Wakaf merupakan pranata keagamaan dalam Islam yang memiliki hubungan langsung secara fungsional dengan upaya pemecahan masalah-masalah sosial dan kemanusiaan, seperti pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan wakaf di Yayasan Rindang Indonesia Kota Bekasi, dan untuk mengetahui pemanfaatan tanah wakaf di Yayasan Rindang Indonesia Kota Bekasi dalam tinjauan hukum Islam dan hukum positif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris, yaitu menganalisis permasalahan yang telah dirumuskan dengan memadukan bahan-bahan hukum baik primer, sekunder maupun tersier. Hasil penelitian ditinjau dari hukum Islam pelaksanaan pengelolaan tanaf wakaf dengan sistem muzara’ah dengan sistem bagi hasil pihak pengelola mendapat bagian 50 persen dan Yayasan Rindang Indonesia Kota Bekasi mendapatkan 50 persen setelah dipotong modal yang dikeluarkan oleh phak Yayasan Rindang Indonesia Kota Bekasi. Kerjasama pengelolaan dan pengembangan tanah wakaf ini sudah memenuhi syarat-syarat muzara’ah yakni berakal (mumayyiz), kejelasan tanaman yang akan ditanam dalam hal ini (padi), dan pembagian hasil panen. Ditinjau dari hukum positif bahwa kerjasama antara Yayasan Rindang Indonesia Kota Bekasi dan pengelola sudah sesuai pasal 6 Undang-Undang Pokok Agraria, karena memiliki fungsi sosial yaitu untuk mensejahterakan masyarakat.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK KERJASAMA USAHA PERTANIAN DENGAN SISTEM MUZARA'AH
Yuli Surahmantara, Latri;
Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 1 No 5 (2024): Journal of Islamic Studies (Maret)
Publisher : Journal of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61341/jis/v1i5.048
Tanah atau lahan merupakan hal yang penting dalam sektor pertanian. Ajaran Islam menganjurkan apabila seorang memiliki tanah atau lahan pertanian maka ia harus memanfaatkan dan mengelolanya. Pengolahan lahan pertanian tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu dengan menggunakan sistem mukhabarah dan muzara’ah. Mukhabarah merupakan kerjasama pengolahan pertanian antara pemilik lahan dan penggarap atau pengelola, dimana pemilik lahan meminjamkan lahan pertaniannya kepada si penggarap untuk ditanami dan dipelihara dengan bagian tertentu dari hasil panen. Ada sedikit perbedaan yaitu muzara’ah modal berasal dari pemilik lahan dan mukhabarah modal berasal dari penggarap. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologi dan menggunakan penelitian hukum empiris atau penelitian lapangan (field research). Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, pengambilan data dengan metode observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara yang dilakukan kepada pemilik sawah dengan petani penggarap, Kabupaten Karawang. Sumber data sekunder berupa dokumen-dokumen atau yang diperoleh dari buku-buku, artikel, surat kabar yang terkait dengan permasalahan ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Dalam praktek kerjasama yang dilakukan di Desa Pulojaya khususnya dalam mata pencaharian pertanian terdapat dua unsur kerjasama yaitu antara petani dan pemilik lahan pertanian. Adapun sistem kerjasama antara pemilik tanah dan petani di desa Pulo Jaya adalah melakukan perjanjian kerjasama, menentukan batas waktu, mengatur permodalan dan pembagian laba serta membentuk kesepakatan dalam perjanjian kerjasama. 2) Sistem Muzara’ah merupakan sistem yang dilakukan kebanyakan orang pada bidang pertanian. Rukun dan syarat muzara’ah dalam pertanian di desa Pulojaya sudah memenuhi hukum dalam Islam. Rukun dalam muzara’ah antara lain adanya pemilik lahan, adanya petani penggarap, adanya objek muzara’ah yaitu antara manfaat lahan dan hasil kerja pengelola dan adanya ijab kabul.
ANALISIS RAGAM TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR MODERN DAN TRADISIONAL DALAM PANDANGAN EKONOMI SYARIAH
Kasto;
Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 1 No 5 (2024): Journal of Islamic Studies (Maret)
Publisher : Journal of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61341/jis/v1i5.049
Pasar tradisional di Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang yang lebih dulu ada dibandingkan Minimarket dan Swalayan yang sekarang ada secara tidak langsung merasakan dampak dari kehadiran Minimarket dan Swalayan. Banyak masyarakat yang tinggal disekitar pasar kini beralih memilih belanja di Minimarket maupun Swalayan dengan alasan lebih lengkap dan nyaman atau sekedar melihat- lihat, meskipun sebenarnya produk-produk yang ada di Minimarket atau Swalayan pun tersedia di pasar tradisional. Selain itu ruang bersaing pedagang pasar tradisional kini juga mulai terbatas, kalau selama ini pasar tradisional di kecamatan Pagaden Kabupaten Subang dianggap unggul dalam memberikan harga relatif rendah untuk banyak komoditas. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui Ragam Transaksi Jual Beli dan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan antara transaksi pasar modern dan tradisional serta Pandangan Ekonomi Syariah di Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini didapatkan melalui informan yaitu pedagang pasar modern dan tradisional. Terkait sumber data sekunder yang digunakan berupa dokumentasi terkait pasar modern dan pasar tradisoanal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Di pasar modern, interaksi antara pembeli dan penjual cenderung lebih bersifat formal dan kurang personal. Menariknya, transaksi di pasar modern bersifat tunai dan non tunai. Pembeli dapat melakukan pembayaran menggunakan kartu dan dompet digital. Sedangkan di pasar tradisional, interaksi antara pembeli dan penjual lebih bersifat personal dan intim Transaksi di pasar tradisional hanya dilakukan secara tunai. Ciri bertransaksi adalah selalu ada negosiasi budaya. Perbedaannya sangat jelas namun keduanya mempunyai persamaan yaitu adanya akad dalam bertransaksi, adanya barang dan produk yang dibeli konsumen dan dijual oleh pelaku usaha. 2) Pasar modern dan pasar tradisional di Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang ditinjau dari sudut pandang umat Islam sama-sama bernilai karena sama-sama memenuhi syarat kerukunan dan hukum. Di pasar modern dan tradisional, ada orang yang menandatangani akad, kemudian ketika dilaksanakan ada Sighat (kewajiban), barang yang dijual dan nilai tukar barang pada saat itu juga titik transaksi. Selain itu, barang harus segar dan langkah penetapan harga secara umum tepat sehingga persaingan sehat dan tidak ada unsur penipuan.
PRAKTIK JUAL BELI MAKEUP PRELOVED MELALUI APLIKASI CARAOUSELL PERSPEKTIF MAQASHID AL SYARIAH
Aulia, Rizka Syahrani;
Aminulloh, Ali;
Iswandi, Irvan
Journal of Islamic Studies Vol 1 No 4 (2024): Journal of Islamic Studies (Januari)
Publisher : Journal of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61341/jis/v1i4.034
Aplikasi caraousell ialah salah satu tempat untuk menampung berbagai macam barang bekas serta berkualitas yang kiranya masih memiliki fungsi yang tidak kalah dengan barang yang masih baru. Kebaikan dalam konsumen muncul ketika kebutuhan terpenuhi.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data yang digunakan ialah data primer, pengambilan data dengan metode dokumentasi dan wawancara. Sumber data primer dalam penelitian ini didapatkan melalui informan yaitu anak muda yang terbiasa berbelanja di aplikasi tersebut. data sekunder yang digunakan berupa dokumentasi, catatan, form dan sebagainya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) cara bertransaksi di aplikasi tersebut yang pertama yaitu memiliki akun di aplikasi caraousell, masuk menu utama cari daftar barang yang diinginkan, keterangan barang yang dijual terdapat di bawah gambar, jika cocok langsung beralih ke fitur chat. kemudian pihak caraousell menawarkan 2 jenis pembayaran, diantaranya dengan cara transfer uang dan Cash On Delivery. 2) Aplikasi caraousell memiliki kelebihan sehingga pihak penjual tidak perlu repot mengeluarkan modal. cukup membeli barang yang sudah tersedia, aplikasi ini sangat inovatif dan harga yang bervariasi. Adapun kekurangannya berpotensi penipuan, jika tidak cermat dalam memilih akun oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, juga belum ada fitur lacak lokasi paket. 3) Maqashid Syari’ah dengan makna-makna serta tujuan yang dijaga oleh hukum syariat.
ANALISIS PRAKTIK AKAD JUAL BELI RUMAH DI PERUMAHAN PANDAWA RESIDENCE BEKASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Setiono, Ari;
Maulana, Rizal;
Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2024): Journal of Islamic Studies (September)
Publisher : Journal of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61341/jis/v2i2.072
Penelitian ini mengkaji tentang praktik akad jual beli rumah yang dilakukan oleh PT Pandawa Sejahtera Bersama Propertindo di perumahan Pandawa Residence Bekasi. Pokok masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence Bekasi dan perspektif hukum Islam terhadap praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence Bekasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence Bekasi dan perspektif hukum Islam terhadap praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence Bekasi. Metode penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence menggunakan 2 sistem pembiayaan yaitu pembiayaan secara cash dan secara KPR, dengan yang sudah berjalan hanya menggunakan sistem pembiayaan secara KPR. Sedangkan praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence belum sesuai dengan hukum Islam dilihat dari segi pelaksanaan isi akadnya karena masih terdapat unsur riba pada praktik akadnya.
ANALISIS PRINSIP SYARIAH DALAM TRANSAKSI PINJAMAN RENOVASI RUMAH DI KSU DESA KOTA INDONESIA KABUPATEN INDRAMAYU
Dinillah, Hamidah Mudafia;
Aminulloh, Ali;
Samsudin, Agus Rojak
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2024): Journal of Islamic Studies (September)
Publisher : Journal of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61341/jis/v2i2.075
Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip syariah dalam transaksi pinjaman renovasi rumah di KSU Desa Kota Indonesia, Kabupaten Indramayu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan prinsip syariah dalam transaksi pinjaman renovasi rumah di KSU Desa Kota Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, melibatkan pengurus KSU, Unit Simpan Pinjam, pengelola toko material, dan anggota yang telah mengambil pinjaman renovasi rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengajuan pinjaman renovasi rumah di KSU Desa Kota Indonesia dimulai dengan pengisian formulir oleh anggota. Admin merekap semua permohonan sebelum diajukan kepada penasehat untuk disetujui. Proses ini melibatkan toko material untuk mengajukan daftar barang renovasi yang diperlukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transaksi pinjaman renovasi rumah di KSU Desa Kota Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah, karena terdapat penambahan harga barang material untuk biaya pengiriman yang dapat melanggar unsur ketidakpastian (gharar).
ANALISIS SISTEM PEMBAYARAN JASA JAHIT PAKAIAN DI UNIT GARMENT MA’HAD AL-ZAYTUN DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH
Fauzia, Jelita Nur;
Aminulloh, Ali;
Samsudin, Agus Rojak
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2024): Journal of Islamic Studies (September)
Publisher : Journal of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61341/jis/v2i2.078
Penelitian ini membahas analisis sistem pembayaran jasa jahit pakaian di Unit Garment Ma’had Al-Zaytun dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Tujuannya adalah mengetahui sistem pembayaran tersebut dan kesesuaiannya dengan Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian menggunakan metode lapangan dengan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, dengan sampel diambil secara purposive sampling yang melibatkan pengurus dan pelanggan unit garment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembayaran jasa jahit di Unit Garment Ma’had Al-Zaytun dilakukan setelah pelanggan menerima kwitansi dan membayar sesuai harga tertera. Pembayaran dapat dilakukan dengan tunai ke kas YPI, potong tabungan untuk santri, atau melalui titipan kepada petugas garment. Sebelumnya, pembayaran jasa jahit juga bisa dilakukan melalui toko. namun sudah tidak di berlakukan lagi karena kurangnya efektivitas pada sistem pembayaran ini. Sistem ini juga sudah sesuai dengan Akad Ijarah dan prinsip Hukum Ekonomi Syariah, yaitu menjalankan rukun Ijarah (Aqid, Ma’uqud Alaih, Shigat Akad, dan Ujrah) serta memenuhi prinsip tolong-menolong, kerelaan, dan keadilan dalam Hukum Ekonomi Syariah.
PENGARUH UPAH TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERTANIAN PISANG DI MA’HAD AL-ZAYTUN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Hartoyo;
Sunarya, Fitri Rachmiati;
Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 3 (2024): Journal of Islamic Studies (November)
Publisher : Journal of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61341/jis/v2i3.088
Penelitian ini membahas hubungan antara upah dan kinerja karyawan di sektor pertanian pisang di Ma’had Al-Zaytun, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, serta meninjau sistem pengupahan ini dari perspektif hukum Islam. Dengan metode penelitian kuantitatif dan teknik sampling jenuh pada 23 responden, analisis dilakukan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif antara upah yang diterima karyawan dengan peningkatan kinerja mereka. Dari sudut pandang hukum Islam, sistem pengupahan ini sudah sesuai karena memenuhi rukun dan syarat pengupahan dalam Islam, yaitu kesepakatan kedua pihak, adil, dan menyejahterakan karyawan. Penelitian ini berkontribusi dalam pemahaman tentang keadilan ekonomi Islam di sektor pertanian dan relevansinya terhadap peningkatan produktivitas.
ANALISIS PRAKTIK SEWA MENYEWA POHON MANGGA DENGAN KONSEP IJĀRAH DAN DAMPAKNYA BAGI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Firdaus, A'la;
Iswandi, Irvan;
Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 5 (2025): Journal of Islamic Studies (Maret 2025)
Publisher : Journal of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61341/jis/v2i5.105
Penelitian ini bertujuan untuk mendalami praktik sewa menyewa pohon mangga dengan konsep ijarah dan menganalisis dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan fokus pada studi kasus di Blok Balir II, Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggali pemahaman yang lebih mendalam terkait fenomena ini. Data diperoleh melalui observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan petani, pemilik lahan, dan pihak yang menyewa, serta studi dokumentasi terkait praktik sewa menyewa pohon mangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani, membuka peluang diversifikasi ekonomi, serta mendukung pemeliharaan lingkungan melalui praktik pertanian berkelanjutan. Selain itu, praktik ini juga memberdayakan masyarakat setempat, dan secara keseluruhan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan mereka. Kesimpulannya, praktik sewa menyewa pohon mangga dengan konsep ijarah dapat menjadi model yang berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun tetap diperlukan perhatian terhadap aspek regulasi dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam praktik ini.