Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Tepung Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.) sebagai Substitusi Tepung Tapioka terhadap Mutu Bakso Daging Ayam Hasnita Hasnita; Halimah Husain; Jusniar Jusniar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 22, No 2 (2021): Chemica
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.72 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v22i2.26202

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung biji nangka sebagai substitusi tepung tapioka terhadap mutu bakso daging ayam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen meliputi preparasi sampel, perendaman, pengeringan, pengayakan, uji mutu tepung, pembuatan bakso daging ayam dan uji mutu bakso daging ayam. Mutu bakso daging ayam yang dimaksud pada penelitian ini dilihat dari aspek kimia meliputi kadar air, kadar abu, kadar ptotein, kadar lemak dan uji organoleptik meliputi warna, aroma, rasa dan tekstur. Pembuatan bakso daging ayam menggunakan perbandingan 1 : 2 (tepung : daging ayam) dimana tepung yang digunakan bervariasi yaitu a (100% tepung tapioka : 100 gram daging ayam), b (50% tepung tapioka : 50% tepung biji nangka : 100 gram daging ayam) dan c (100% tepung biji nangka : 100 gram daging ayam). Hasil analisis aspek kimia bakso daging ayam tepung biji nangka sebagai substitusi tepung tapioka yaitu kadar air 64,69%, kadar abu 1,24%, kadar protein 8,34%, kadar lemak 0,39% dan uji organoleptiknya yaitu warna 3,00, aroma 2,87, rasa 2,81 dan tekstur 3,12.Kata Kunci : Artocarpus heterophyllus Lamk, Tepung Biji Nangka, Bakso Daging Ayam, Uji Organoleptik ABSTRACTThis research aimed to determine the effect of jackfruit seed flour addition as tapioka flour substituted to the quality of chicken meatballs. This research was an experimental research consisted of several stage include sample preparation, maseration, drying, sieving, flour quality test, chicken meatballs production and chicken meatballs quality test. Quality of chicken meatballs referred to the chemical aspect include water content, ash content, ptotein content, fat content and organoleptic test include color, aroma, flavor and texture. Chicken meatballs was produced using a ratio of 1: 2 (flour: chicken), where the flour used vary namely a (100% of tapioca flour : 100 grams of chicken meat), b (50% tapioca flour : 50% jackfruit seeds flour : 100 grams of chicken meat) and c (100% jackfruit seed flour : 100 grams chicken meat). The chemical aspect analysis result of chicken meatball using jackfruit seed flour as tapioka flour substituted showed that the water content of 64.69%, ash content of 1.24%, protein content of 8.34%, fat content of 0.39% and the organoleptic test is 3,00 of color, 2,87 of aroma, 2,81 of flavor and 3,12 of texture.Keywords: Artocarpus heterophyllus Lamk, Jackfruit Seed Flour, Chicken Meatballs, Organoleptic Test.
Efektivitas Metode Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Generik Sains Siswa Kelas XI IA 2 SMA Negeri 8 Makassar (Studi Pada Materi Pokok Hidrolisis Garam) Selvianti .; Ramdani .; Jusniar .
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.214 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v14i1.793

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui besarnya keefektifan metode pemecahan masalah untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan generik sains siswa kelas XI IA 2 SMA Negeri 8 Makassar. Variabel dalam penelitian ini merupakan variabel tunggal yaitu keefektifan metode pemecahan masalah dalam pembelajaran kimia pada materi pokok hidrolisis garam. Subyek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IA 2 SMA Negeri 8 Makassar tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk essai yang terdiri dari 5 butir soal dan diperoleh nilai rata-rata seluruh siswa sebesar 71,71 dengan frekuensi 22 siswa tuntas dan 8 siswa tidak tuntas. Hasil analisis nilai gain yang dinormalisasi, <g>, menunjukkan bahwa efektivitas metode pemecahan masalah untuk meningkatkan hasil belajar kelas XI IA 2 SMA Negeri 8 Makassar pada materi pokok hidrolisis garam sebesar 0,57. Sedangkan <g> efektifitas metode pemecahan masalah untuk meningkatkan keterampilan generik sains adalah 0,51. Kata Kunci: Problem Solving, Keterampilan generik. ABSTRACT The  descriptive research aims to determine the effectiveness of problem solving method to increase students achievement and generic skills of science grade XI IA 2 Senior High School 8 Makassar. Single variable namely effectiveness of problem solving method to increase learning outcome and generic skills of science study on hydrolysis of salt. The subject of research is all of students grade XI IA 2 Senior High School State 8 Makassar academic year 2012/2013 that amount 30 students. Data collecting use students’ achievement test in essay form that consist of 5 items and found average value all of the students are 71.71 with frequent 22 students are pass and 8 students are not pass. Analysis result of normalized gain, <g>, showing that effectiveness of problem solving method to increase students’ achievement grade XI IA 2 Senior High School State 8 Makassar study on hydrolysis of salt is 0.57. Meanwhile, <g> of effectiveness of problem solving method to increase generic skills of science is 0.51. Keywords: Problem Solving Method, Generic Skills of Science.
Keefektifan Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Daring Kelas X SMAN 5 GOWA (Studi Pada Materi Pokok Reaksi Redoks) Ahmad Rafidi Sumar; Muharram Muharram; Jusniar Jusniar
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 2 (2022): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat112243352022

Abstract

Penelitian pra eksperimen bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keefektifan Model discovery learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik Kelas X MIPA 1 SMAN 5 Gowa studi pada materi pokok reaksi redoks. Desain penelitian yang digunakan adalah The One Group Pretest Posttest Design. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Gowa. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar berbasis HOTS dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata gain ternormalisasi 0.71, yang artinya penggunaan model discovery learning efektif dengan kategori tinggi terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Gowa pada materi pokok reaksi reduksi dan oksidasi. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Wilcoxon satu kelompok diperoleh nilai whitung terendah = 164.5 dan nilai wtabel pada taraf kepercayaan 0,05 sebesar = 151. Ini menunjukkan H0 diterima dan H1 ditolak, yang berarti penggunaan model discovery learning tidak efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas X MIPA 1 SMAN 5 Gowa pada materi reaksi reduksi dan oksidasi.
Pengembangan Desain Strategi Pembelajaran Embe-R (Dspember) untuk Mencegah Miskonsepsi Siswa Pada Materi Kesetimbangan Kimia J. Jusniar; E. Effendy; Endang Budiasih; S. Sutrisno
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat81101192019

Abstract

Penelitian pengembangan DSP EMBE-R (Desain StrategiPembelajaran EMBER (Engage, Modification, Building concept, Evaluation-Reflecion)bertujuan menghasilkan produk yang valid dan praktis untukmencegah terjadinya miskonsepsi siswa pada materi Kesetimbangan kimia. Tahap-tahap pengembanganDSP EMBE-R dan perangkatnyamenganut model Plomp dengan tiga tahap yaitu: 1) Tahap penelitian pendahuluan, 2) Tahap pembuatan prototipe (pengembangan) DSP EMBE-R dan perangkatnya, dan 3) Tahap asesmen. Hasil penelitian pendahuluan di SMAN 2 Gowa Sulawesi Selatan Indonesia menunjukkan bahwa siswa mengalami miskonsepsi pada konsep prasyarat maupun Kesetimbangan Kimia.Produk pengembangan yang dihasilkan adalah: 1) Buku DSP EMBE-R,2) Silabus dan RPP, 3) Buku panduan pembelajaran (BPP), 4) Buku Kerja Siswa (BKS), 5) instrumen asesmen tes dan non tes. Hasil uji kevalidan oleh ahli dan praktisi menunjukkan bahwa Buku DSP EMBE-R, Silabus, RPP, BPP, BKS, instrumen tes dan Instrumen non-tes semuanya menunjukkan tingkat validitas sangat tinggi. Produk yang dihasilkan juga memiliki konsistensi sangat tinggi antar validator. Hasil uji keterbacaan perangkat oleh pengguna yaitu 6 orang guru kimia dan 10 siswa   menunjukkan bahwa DSP EMBE-R dan perangkatnya memiliki keterbacaan tinggi. Hasil uji kepraktisan DSP EMBE-R diperoleh bahwa tahap DSP EMBE-R terlaksana secara keseluruhan dengan aktivitas siswa dalam pembelajaran kategori tinggi. Respon 35 orang siswa dan 3 orang guru kimia terhadap penerapan DSP EMBE-R dan perangkatnya masing-masing sangat baik dengan persentase respon positif rata-rata berturut-turut 94,6 dan 100%. Dengan demikian, DSP EMBE-R dan perangkatnya dapat dikatakan telahvalid dan praktis untuk diterapkan dalam pembelajaran kimia.
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Kloroform Kulit Batang Sukun (Artocarpus altilis) Ayu Lestari; Pince Salempa; Jusniar Jusniar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.205 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4572

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengisolasi danmengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalamekstrak kloroform kulit batang sukun (Artocarpus altilis). Penelitiandilakukan melalui beberapa tahap yaitu preparasi sampel, maserasidengan metanol, partisi dengan kloroform, fraksinasi, pemurnian, danidentifikasi. Identifikasi dilakukan dengan uji golongan danspektroskopi IR. Isolat diperoleh dalam bentuk kristal jarum danhalus berwarna putih dan memberikan hasil positif alkaloid denganpereaksi Meyer dan pereaksi Wagner. Dan spektrum IR isolatmenunjukkan adanya gugus N-H (3371,57 cm-1 dan 3315,63 cm-1)dan C-N (1112,93 cm-1 dan 1060,85 cm-1). Berdasarkan data tersebutdisimpulkan bahwa isolat yang diperoleh merupakan golonganalkaloid.Kata kunci: Isolasi, Artocarpus altilis, Metabolit Sekunder, AlkaloidABSTRACTThe purpose of this research is to isolate and identify thesecondary metabolites compound from cloroform extract of breadfruit(Artocarpus altilis) barks. This research was carried out in severalsteps: preparation of sample, maceration with methanol, partitionwith cloroform, fractination, purification, and identification.Identification test is conducted by reagent test and IR spectroscopy.The isolate obtained was white crystal needle and smooth. And givepositive alkaloid to the Meyer and Wagner test. The IR spectrum ofthe isolate showed the presence of N-H (3371,57 cm-1 and 3315,63cm-1) and C-N (1112,93 cm-1 and 1060,85 cm-1). Based on thoseresult, it is concluding that the isolate is an alkaloid compound.Keywords: Isolation, Artocarpus altilis, Secondary Metabolites,Alkaloid
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMPN 12 BINTAN MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SISTEM PEREDARAH DARAH MANUSIA Nurasyiah Pasaribu; Jusniar Jusniar; Masniaturrofikoh Masniaturrofikoh
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.30856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik SMPN 12 Bintan melalui penerapan model problem based learning pada topik sistem peredaran darah manusia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari tiga siklus, di mana setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengambilan data menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Teknik analisis data yaitu dengan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII yang terdiri dari 12 orang (3 laki-laki dan 9 perempuan). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan pada siklus I 66,7%, pada siklus II  75% dan pada siklus III  75% sedangkan persentase keaktifan peserta didik pada siklus I adalah 36,54% , pada siklus II 63,34% dan siklus III 66,6%. Disarankan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran problem based learning dalam pengajaran IPA ke mata pelajaran lain sebagai cara alternatif untuk meningkatkan  hasil belajar peserta didik
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Doremma Gultom; Jusniar Jusniar; Masniaturofikoh Masniaturofikoh; Sitti Rahma Yunus
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.34604

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan  aktivitas belajar peserta didik dan hasil belajar IPA peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning di kelas 8 SMP Negeri 15 Bintan, pada materi Pesawat Sederhana. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas 8 SMP Negeri 15 Bintan Tahun Ajaran 2021/2022, sedangkan peneliti berperan sebagai guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah instrumen observasi dan tes. Hasil penelitian, menunjukkan peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA. Hal ini ditunjukkan dengan persentase rata-rata aktivitas belajar peserta didik pada siklus I sebesar 49 %. Siklus II meningkat menjadi 74 %. Siklus III meningkat menjadi 84 %. Hasil belajar peserta didik juga meningkat, hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siklus I untuk rata-rata nilai pengetahuan yaitu 68. Hasil belajar meningkat pada siklus II yaitu 83 dan pada siklus III yaitu 89. Disarankan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dalam pengajaran IPA dan mata pelajaran lain sebagai alternatif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.
PKM Kelompok Usaha Warung Makan dengan Teknologi Pembakaran Tempurung Kemiri di Kabupaten Bantaeng Mohammad Wijaya; Jusniar Jusniar; Hardin Hardin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak :. Hasil pembakaran ikan dan ayam dengan menggunakan bahan bakar tempurung kemri, memiliki cirri kahs dan aroma di bandingkan bahan baku lain, selian aroma bau yang khas dan asap cair temurung kemiri mempunyai senyawa alami seperti asam dan fenol yang sangat baik untuk lingkungfan dan bisa dijadikan sebagai kesehatan. Warung makan toa terletak di pinggir dijalan dan di belakang terdapat sawah yang indah. Dengan melihat pematang sawah dan bukit.  Kemiri mempunyai dua lapis kulit yaitu kulit buah dan tempurung dari setiap kilogram biji  akan dihasilkan 30% buah dan 70% tempurung. 70%. Teknologi pirolisis menghasilkan produk asap cair sangat sederhana dan murah serta mudah dilakukan. Asap cair tempurung kemiri oleh masyarakat desa kamiri dijadikan bahan obat luka dan urut. Metode ceramah dan  Tanya jawab mengenai pembuatan asap cair, memberikan motivasi untuk mengganti/meningkatkan tingkat pendapatan dan kesejahteraan petani dengan cara:ceramah dan Tanya  jawab pengelolaan limbah pertanian. Hasil kesimpulan diperoleh bahwa perlunya mitra mengetahui pengetahui cara pengolahan tempurung kemiri dengan baik serta membuat rancangan pengolahan tempurung kemiri yang diperoleh dari pengolahan biji kemiri oleh pemilik warung makan Toa yang ada di Kampung Toa Kabupaten Bantaeng Perlunya kelompok warung makan memanfaatkan tempurung kemiri agar aroma dan rasa yang disajikan dalam proses pembakaran baik ikan dan ayam terasa nikmatnya. Dapat dijadikan sebagai rekomendasi penggunann tempurung kemiri sebagai bahan bakar alternatifKata Kunci : Tempurung Kemiri, Pembakar, Asap cair  dan Arang.Carbon  
Keefektifan Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Melalui Pembelajaran Daring Kelas X SMAN 5 GOWA (Studi Pada Materi Pokok Reaksi Redoks) Ahmad Rafidi Sumar; Muharram Muharram; Jusniar Jusniar
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 2 (2022): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat112243352022

Abstract

Penelitian pra eksperimen bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keefektifan Model discovery learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik Kelas X MIPA 1 SMAN 5 Gowa studi pada materi pokok reaksi redoks. Desain penelitian yang digunakan adalah The One Group Pretest Posttest Design. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Gowa. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar berbasis HOTS dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata gain ternormalisasi 0.71, yang artinya penggunaan model discovery learning efektif dengan kategori tinggi terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Gowa pada materi pokok reaksi reduksi dan oksidasi. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Wilcoxon satu kelompok diperoleh nilai whitung terendah = 164.5 dan nilai wtabel pada taraf kepercayaan 0,05 sebesar = 151. Ini menunjukkan H0 diterima dan H1 ditolak, yang berarti penggunaan model discovery learning tidak efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas X MIPA 1 SMAN 5 Gowa pada materi reaksi reduksi dan oksidasi.
THE EFFECT OF THE QUIZ TEAM METHOD IN THE DISCOVERY LEARNING MODELS OF THE LEARNING OUTCOMES OF THE STUDENTS Riswandi Riswandi; Army Auliah; Jusniar Jusniar
INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Science Education, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/insecta.v3i2.5126

Abstract

This quasi-experimental study aims to determine the effect of the Quiz Team Method in the Discovery Learning Model on the learning outcomes of students of class XI MIPA SMA Negeri 7 Takalar on the buffer solution material. The posttest only control group design was carried out on class XI SMA Negeri 7 Takalar successively as the experimental class and the control class which was determined by random sampling from class XI MIPA SMA Negeri 7 Takalar as the population. This study uses descriptive analysis and inferential analysis. The results of the descriptive analysis obtained that the average learning outcomes of the experimental group were 78.9 higher than the control group, which was 76.70. The results of inferential statistical analysis on student learning outcomes showed that the experimental group and control group data came from a homogeneous population Fcount 1.59 < Ftable 1.78 but not normally distributed so that the hypothesis test used was a non-parametric statistical test, Mann-Whitney with = 0.05 obtained Zcount>Ztable (2.08>1.64). So it can be concluded that there is an effect of the Quiz Team method in the Discovery Learning model on the learning outcomes of class XI MIPA students at SMA Negeri 7 Takalar on the buffer solution material.