Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV MI NW Kelayu Jorong Husna, Agustina Maulidiana; Hadi, Yul Alfian; Mukti, Husnul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17804

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine whether parents' socioeconomic status influences fourth-grade students' learning motivation at MI NW Kelayu Jorong. This research was quantitative. The design used was correlation. The research location was at MI NW Kelayu Jorong, Jorong Village, Selong District. The population consisted of all fourth-grade students at MI NW Kelayu Jorong. The sample used was a saturated sample because all members of the population were used as samples, consisting of 31 students from two classes: Class IVA and Class IVB. Data collection techniques used were questionnaires, observation, and documentation. The Shapiro-Wilk test was used to test for data normality. The normality test showed that the population was normally distributed. The hypothesis was calculated using a simple linear regression test and an F-test. Based on the results of the normality test, the data were found to be normally distributed. The simple linear regression hypothesis test yielded Y = 111.278 + 0.006, and the F-test showed a calculated F of 13.944 with a significance level of 0.001 <0.05 at the 5% significance level. Therefore, Ha is accepted and Ho is rejected. This indicates a significant influence between parents' economic conditions and students' learning motivation. This study recommends that teachers, parents, and students consistently support each other in the educational process to achieve optimal learning outcomes. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengeruh status sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas IV MI NW Kelayu Jorong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain dalam penelitian yang digunakan adalah Korelasi. Tempat penelitian ini di MI NW Kelayu Jorong, Desa Jorong Kecamatan Selong. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas IV MI NW Kelayu Jorong. Sampel yang digunakan adalah sampel Jenuh karena semua anggota populasi digunakan sebagai sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas IVA dan IVB sebanyak 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi dan dokumentasi. Uji prasyarat yang digunakan adalah Saphiro-Wilk untuk menguji normalitas data, berdasarkan uji normalitas diperoleh bahwa populasi terdistribusi normal. Perhitungan hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji F. Berdasarkan hasil uji normalitas diproleh bahwa data berdistribusi normal. Sedangkan hasil uji hipotesis regresi linier sederhana adalah Y = 111.278 + 0,006 dan Uji F menunjukkan F hitung didapat sebesar 13,944 dengan sig 0,001 < dari 0,05 pada taraf signifikansi 5% dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kondisi ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menyarankan agar guru, orang tua, dan siswa secara konsisten saling mendukung dalam proses pendidikan untuk mencapai hasil belajar yang optimal.
Makna Bahasa Sasak di Era Global: Kajian Kesopanan Berbahasa Siswa di SD Negeri 1 Sukadana Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur Innayatussoliha, Baiq Ulya; Habibuddin; Mukti, Husnul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18062

Abstract

Abstract: This study was motivated by the declining interest in using the Sasak language due to the dominance of Indonesian, foreign languages, and the influence of digital media. The purpose of this research was to describe the meaning and function of base alus Sasak, explain the process of preserving and maintaining base alus Sasak, and analyze its impact at SD Negeri 1 Sukadana. The research employed a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data validity was tested using source triangulation, technique triangulation, and time triangulation. The data analysis involved four stages: data collection, data reduction, data presentation, and data verification. The results showed that the use of the Sasak language, particularly base alus, was still practiced in daily school communication, especially in interactions between teachers and students. Teachers used Sasak as an additional medium of communication alongside Indonesian, particularly when explaining topics related to local culture or giving moral guidance. Efforts to preserve and maintain base alus at school were carried out through local content subjects, extracurricular activities, and habitual use of base alus in both formal and informal settings, such as traditional games, storytelling, and religious events. The impact of these efforts was the increased awareness among students of the importance of preserving local languages as part of their cultural identity. Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi oleh menurunnya minat penggunaan bahasa Sasak akibat dominasi bahasa Indonesia, bahasa asing dan pengaruh media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan arti dan fungsi base alus Sasak, menjelaskan proses pelestarian dan pemertahanan base alus Sasak dan menganalisis dampak pelestarian dan pemertahanan base alus Sasak di SD Negeri 1 Sukadana. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan tringualasi sumber, tringualasi teknik dan tringualasi waktu. Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Sasak, khususnya base alus, masih dipraktikkan dalam komunikasi sehari-hari warga sekolah, terutama dalam interaksi antara guru dan siswa. Guru memanfaatkan bahasa Sasak sebagai media komunikasi tambahan selain bahasa Indonesia, terutama saat menjelaskan materi yang berkaitan dengan budaya lokal atau ketika memberikan nasihat moral kepada siswa. Upaya pelestarian dan pemertahanan base alus di sekolah dilakukan melalui mata pelajaran muatan lokal, kegiatan ekstrakurikuler, serta pembiasaan penggunaan base alus dalam kegiatan formal maupun nonformal seperti permainan tradisional, mendongeng, dan kegiatan keagamaan. Sedangkan dampak yang ditimbulkan yaitu meningkatnya kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga bahasa daerah sebagai identitas budaya.
Korelasi Penerapan Teaching at The Right Level (TaRL) dengan Hasil Literasi Dasar Siswa dalam Pembelajaran Berdifrensiasi Abdul Aziz; Husnul Mukti; Moh. Alwi Ashari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3302

Abstract

Pendekatan Pembelajaran Teaching at The Rigt Levwl (TaRL) untuk menciptakan Penyesuain pengajaran dengan kemampuan dan Tingkat capaian peserta didik bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dalam aspek keterampilan dasar salah satunya adalah literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara penerapan pendekatan TaRL (Teaching at The Right Level) dan peningkatan hasil belajar literasi dasar siswa kelas I. Menggunakan metode korelasional kuantitatif, penelitian ini melibatkan 25 siswa. Analisis data menggunakan uji Pearson Product Moment. Hasil tes menunjukkan 17 siswa berada pada level Intervensi Khusus, 1 siswa di level Dasar, 7 siswa di level Mahir, dan tanpa ada yang berada pada level Cakap. Sedangkan untuk mendapatkan data hasil belajar, siswa diberikan soal pilihan ganda untuk mengukur kemampuannya. Analisis data menggunakan uji Pearson Product Moment menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,812, yang lebih tinggi dari nilai kritis 0,396 pada tingkat signifikansi 5%. Ini menunjukkan korelasi sangat kuat antara penerapan TaRL dan peningkatan hasil belajar literasi dasar berdasarkan interpretasi korelasi. Dengan demikian, hipotesis nol (H0: tidak ada korelasi) ditolak, dan hipotesis alternatif (H1: adanya korelasi) diterima. Kesimpulannya, penerapan pendekatan TaRL berhubungan positif dengan peningkatan hasil belajar literasi dasar siswa, menunjukkan efektivitas pendekatan ini dalam pembelajaran literasi.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis: Suatu Meta Analisis Mukti, Husnul; Suarni, Ni Ketut; Margunayasa, I Gede; Rahmawati, B Fitri
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.8650

Abstract

Kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan di abad 21. Oleh karena itu, pembelajaran harus memberikan pengalaman yang mampu menstimulus kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu model pembelajaran yang disinyalir berpengaruh positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Sudah banyak penelitian yang dilakukan dan memberikan hasil yang beragam, sehingga belum dapat memberikan gambaran yang akurat. Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk mengekstraksi hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya untuk kemudian dianalisis untuk melihat pengaruh yang diberikan model PBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang dilakukan adalah meta analisis dengan menganalisis artikel yang peroleh melalui beberapa meta data. Hasil dari seleksi diperoleh sebanyak 20 artikel quasi eksperimen yang kemudian diekstraksi untuk mendapatkan data berupa jumlah sampel, mean, dan standar deviasi. Analisis data menggunakan metode Hedges untuk mendapatkan effect size dari keseluruhan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa effect size yang diperoleh sebesar 1.050, dengan Confidence Interval (CI) 0,565-1,534 dan p value < 0,001 atau < α (0,05). Dengan demikian, hasil studi meta analisis ini membuktikan bahwa model PBL memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci: model pembelajaran berbasis masalah, kemampuan berpikir kritis, pengaruh, meta analisis