Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI-NILAI BUDAYA DALAM NOVEL PARA PRIYAYI KARYA UMAR KAYAM DAN IMPLEMENTASI DI SEKOLAH Indriati, Era; ., Martono; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pendeskripsian nilai budaya 1) nilai-nilai budaya yang menggambarkan hubungan manusia dengan Tuhan; 2) nilai-nilai yang menggambarkan berhubungan manusia dengan manusia; 3) nilai-nilai budaya yang menggambarkan hubungan manusia dengan dirinya sendiri; 4) nilai-nilai budaya yang menggambarkan hubungan manusia dengan alam; Metode yang digunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian berupa penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan sosiologi sastra. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: (a) berdoa, (b) bersyukur, (c) berzikir, (d) tawakal (a) menolong orang lain, (b) menyebar rahmat dan kasih sayang, (a) sabar, (b) menuntut ilmu, (c) kejujuran, (a) alam menyediakan berbagai kebutuhan, (b) memilih bersahabat dan menyatu dengan alam. Kata kunci: Nilai budaya, Novel, Para Priyayi Abstract: This study aims to delineate cultural value 1) cultural values ??that describe man's relationship with God, 2) the values ??that describe the associated man and man; 3) cultural values ??that describe man's relationship with himself; 4) cultural values ??that describe the relationship between man and nature; method used descriptive methods to study a form of qualitative research. The approach used is a sociological approach to literature. Based on the results of data analysis can be summarized as follows: (a) pray, (b) grateful, (c) chanting, (d) resignation (a) helping others, (b) spread mercy and compassion, (a) patient, (b) studying, (c) honesty, (a) nature provides a variety of needs, (b) choosing friends and at one with nature. Keywords: culture values, Novel, Para Priyayi
TELAAH FEMINISME DALAM KUMPULAN CERPEN SERIMPI KARYA ROHANA HANDANIGRUM Fatoha, Arusi Budiani; ., Martono; Ramdani, Deden
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud problematik gender dan pendidikan, mendeskripsikan wujud ketidakadilan terhadap gender dalam hubungan sosial, dan mendeskripsikan wujud tindak kekerasan laki-laki terhadap perempuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk kualitatif. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan strukturalisme genetik. Teknik pengumpulan data, yaitu dengan melakukan studi dokumenter. Alat pengumpul data yang digunakan, yaitu peneliti sebagai instrumen kunci dan alat pencatat lainnya. Kata Kunci: feminisme, kumpulan cerpen, dan gender Abstract: The purpose of this study is to describe the problematic form of gender and education, describing a form of gender inequality in social relationships, and describe a form of male violence against women. This study used a descriptive method with qualitative form. This research approach using genetic structuralism approach. Data collection techniques, ie by studying documentary. Data collection tool used, ie researchers as a key instrument and other recording devices. Keywords: feminism, a collection of short stories, and gender
MANTRA NYENGKOLAN ISO BELIONG SASTRA LISAN DAYAK TAMAN DESA MERAGUN KECAMATAN NANGA TAMAN Fatmawati, Margareta Leni; ., Martono; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah umum dalam penelitian ini adalah struktur mantra nyengkolan iso beliong dalam sastra lisan Dayak Taman Dalam Desa Meragun Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Submasalah yakni rima, irama, fungsi mantra dan proses upacara. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keempat masalah yang telah dibatasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, bentuk penelitian kualitatif, dan menggunakan pendekatan struktural. Sumber data dalam penelitian ini mantra nyengkolan iso beliong yang dituturkan oleh informan. Data penelitian ini adalah kutipan-kutipan yang berisi kata-kata atau kalimat mantra nyengkolan iso beliong. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi langsung, wawancara dan perekaman. Alat pengumpulan data yaitu handphone, camera (kamera foto) dan buku catatan. Langkah pengumpulan data yaitu merekam, mentranskipsikan, menerjemahkan, mengidentifikasi data dan mengelompokan data sesuai dengan masalah. Analisis data penelitian ini menghasilkan rima yang ditinjau menurut bunyi atau suaranya, rima menurut letak atau tempat, rima menurut pertalian atau kedudukannya. Irama yang meliputi irama dengan tekanan tinggi, irama dengan tekanan lembut dan irama dengan tekanan panjang. Fungsi mantra dan proses upacara. Kata kunci: mantra nyengkolan iso beliong, rima dan irama ABSTRACT The general of the problem in this research is the structure of magic spell Nyengkolan iso beliong in the oral literature of Dayak Taman in Meragun Village of Nanga Taman subdistrict., Sekadau Regency. The subproblem is ryhme, rhythm, the function of magic spell and the process of ceremony. The purpose in this research to made four of description in the problem, it has limited. In this research used description method, the sample of this research is kualitative and using structural approach. The source of data in this research of magic spell nyengkolan iso beliong of the informan from the speaker. The data in this research is acited, having a word or magic spell of the structure nyengkolan isi beliong. The technique of the data observation is direct technique observation, recorder and interview. The instrument of data observation is handphone, camera, (camera photo) and notebook. The step of data observation is record, transcript, translite, identification data and group of data based on the problem. The analysis of the data in this research have a result of rhyme, according of the voice and the sound, rhyme have a place and rhyme have a stated. Rhythm have a rhythm with high pressure, rhythm with soft pressure and rhythm with long pressure. The function of magic spell and the process of ceremony. Key word: Magic Spell nyengkolan iso beliong, ryhme and rhythm.
PENERAPAN METODE RECIPROCAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN PADA SISWA SMA Rusmita, Dian; ., Martono; ., Abdussamad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk “Meningkatkan Kemampuan Memahami Bacaan Menggunakan Metode Reciprocal Learning pada Siswa Kelas X SMAN 10 Pontianak. Metode penelitian ini adalah deskriptif, bentuk penelitian kualitatif. Rancangan penelitian yaitu penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan dokumen. Data diambil melalui observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran dan peningkatan hasil belajar siswa. Nilai yang diperoleh guru dalam merencanakan pembelajaran siklus I adalah 78,4 dan siklus II 81,6. Sedangkan nilai yang diperoleh guru dalam melaksanakan pembelajaran siklus I adalah 76 dan siklus II adalah 78,4. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada tiap siklus. Nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I adalah 69,28 dan siklus II adalah 78,5. Kata Kunci : Kemampuan, memahami bacaaan, dan metode reciprocal learning. Abstract: The goal of this research is to improve the students’ reading ability through The Reciprocal Learning Method of X Grade Students of SMAN 10 Pontianak. The method of this research was descriptive, form of research was qualitative and in analyzing data quantitative form was used to showed students’ score tables and students’ achievement charts. The research design was classroom action research. The research was done in two cycles. Every cycle consist of planning, acting, observing, and reflecting stages. Data resources were from teacher, students, and documents. The data were taken from observation and test.The results of this research showed the improvement of teacher’s ability in planning and acting the learning process. The improvement also showed in  students’ ability during the learning process and achievement in every cycle. The score gained by teacher in planning the learning process cycle I was 78,4 and cycle II was 81,6. Meanwhile the score gained by teacher in acting the learning process cycle I was  76 and cycle II was 81,5. From the achievement aspect, the improvement could be shown from students’ achievement of every cycle. Mean score of cycle I was 69,28 and mean score of cycle II  was 78,5. Key Words : Ability, comprehend the text, and reciprocal learning method.
MANTRA PENGOBATAN MASYARAKAT MELAYU KECAMATAN MATAN HILIR SELATAN KABUPATEN KETAPANG (KAJIAN SEMIOTIK) Fadli, Feri; ., Martono; Priyadi, A. Totok
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan Penelitian ini adalah pendeskripsian makna dan fungsi Mantra Pengobatan Masyarakat Melayu Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang (MPMMKMHSKK). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan bentuk penelitian kualitatif, dan menggunakan pendekatan semiotik Charles Sanders Peirce. Sumber data penelitian ini adalah hasil wawancara dengan penutur mantra, data hasil observasi, dan hasil pencatatan di lapangan. Hasil penelitian ini adalah makna yang terdapat dalam MPMMKMHSKK yang dianalisis berjumlah 3 yaitu: makna keagamaan, makna kemasyarakatan, dan makna kepribadian. Pertama, makna keagamaan: keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, keyakinan kepada malaikat, keyakinan kepada Alquran, keyakinan kepada rasul, berdoa kepada Allah, manusia makhluk yang lemah, dan setan musuh manusia. Kedua, makna kemasyarakatan: kegotongroyongan dan kepedulian. Ketiga, makna kepribadian meliputi: kebijaksanaan dan kegelisahan. Fungsi yang terdapat dalam MPMMKMHSKK yang dianalisis yaitu: sebagai proyeksi, sebagai pengesahan budaya, sebagai alat pendidikan, dan sebagai alat pemaksa berlakunya nilai/norma masyarakat.     Kata kunci: semiotik, mantra pengobatan, masyarakat melayu   Abstract: The Purpose of this research was to describe the meaning and function of The Treatment Spells of Malay Community at Matan Hilir Selatan Subdistricts, Ketapang Regency. The method used in this research is descriptive method, with a form of qualitative research, and using a semiotic approach Charles Sanders Pearce. Source of research data is result of interviews, the data of observation, and data record field. The result of this research is the meaning contained in this spells of three, namely: religious meanings, societal meanings, and personalitiy meanings. Second, the function contained in these spell cover as projection, ratification culture, as education tools, and as means of coercion into force of the norms of society.     Keywords: semiotic, treatment spells, malay community
PERWATAKAN TOKOH NOVEL IBUKU TAK MENYIMPAN SURGA DI TELAPAK KAKINYA KARYA TRIANI RETNO A Emilia, Wati; ., Martono; Sanulita, Henny
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perwatakan Tokoh Novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya Karya Triani Retno A. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwatakan tokoh novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif berbentuk kualitatif dengan pendekatan psikologi behavioristik. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) perwatakan tokoh dalam novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya dapat diwujudkan melalui teknik perbuatan tokoh dan melalui teknik ucapan-ucapan tokoh; 2) watak tokoh dalam novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya dapat diwujudkan berupa watak baik hati, perhatian, pengertian, ramah, bertanggung jawab, setia, sopan, bimbang, kerja keras, sabar, cerdas, penyayang, saleh, sombong, materialistis, pembohong, pemaksa, pembenci, pemabuk, penakut, pemarah, iri hati, usil, mengadudomba, pilih kasih, pasrah, lalai, kafir, dan serakah. Kata Kunci: perwatakan, tokoh, novel Abstract: The Characterization in Novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya written by Triani Retno A. This research purposely describes the characterization in novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya. The using method in this research is descriptive method in form of qualitative with behavioral psychology approach. Based on the result of data analysis conclude that: 1) The characterization in novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya could be brought into reality by seeing the actions and expressions technique of the characters; 2) character in novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya is created in form of kind-hearted, attentive, mindful, perceptive, friendly, responsible, loyal, polite, confused, hard-work, patient, intelligent, charitable, pious, arrogant, materialistic, liar, coercive, abhorred, drunkard, coward, spitfire, envious, ill-tempered, defenseless, careless, unbeliever, and greedy. Keywords: Characterization, character, novel
STRUKTUR DAN FUNGSI MANTERA PASCA MELAHIRKAN SASTRA LISAN MELAYU PINTAU KECAMATAN PULAU MAYA KARIMATA Aini, Rusifa; Syam, Christanto; ., Martono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan rima, fungsi, dan lingkungan penceritaaan mantera pasca melahirkan sastra lisan Melayu Pintau Kecamatan Pulau Maya Karimata Kabupaten Kayong Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan struktural. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi langsung. Melalui teknik komunikasi langsung peneliti melakukan pengumpulan data dengan berkomunikasi secara langsung dengan informan. Komunikasi langsung melalui wawancara. Wawancara digunakan dalam rangka mengumpulkan data dengan mengajukan pertanyaan langsung dengan informan. Berdasarkan hasil analisis, 1) rima yang paling dominan berdasarkan bunyi rima aliterasi. Sedangkan rima berdasarkan letak kata-kata dalam baris yang dominan rima datar. Dari kedelapan mantera yang paling dominan dan terdapat berbagai jenis rima adalah mantera sembor sireh dan mantera mandi nifas. 2) fungsi sosial menunjukan sikap tolong menolong antara sesama. fungsi religious menggambarkan suatu unsur kepercayaan akan adanya Tuhan dan makhluk gaib. 3) Lingkungan penceritaan meliputi: penutur, dituturkan, asal mula, dan syarat-syarat mantera pasca melahirkan. Kata kunci: Mantera pasca melahirkan, struktur dan fungsi Abstract : The purpose of this study is to describe the rhyme , function , and environment penceritaaan spells postpartum Malay oral literature Pintau Karimata Maya Island District of the District of North Kayong . The method used in this research is descriptive qualitative study design and approach used in this study is a structural approach . Data collection techniques used in this study is the direct communication techniques . Through direct communication engineering researchers collecting data by communicating directly with the informant . Direct communication through interviews . Interviews are used in order to collect data by asking questions directly to the informant . Based on the analysis , 1 ) the most dominant rhyme by rhyme sound of alliteration . While the rhyme based on the location of words in a row that the dominant flat rhyme . Of the eight most dominant spell and there are different types of rhymes are spells and incantations sembor Sireh postpartum bath . 2 ) showed the social function of helping attitude among others . religious functions describe an element of trust in God and supernatural beings . 3 ) Environmental storytelling include : speakers , spoken , origin , and the terms of postpartum spells. Keywords : Spells postpartum , structure and function
KORELASI MINAT MEMBACA KARYA SASTRA DENGAN KEMAMPUAN MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK CERPEN SISWA SMA MUJAHIDIN PONTIANAK Qarima, Utin Iffa; ., Martono; Sanulit, Henny
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Membaca merupakan modal awal untuk memahami suatu bacaan. Dalam memahami sebuah karya sastra, membaca merupakan hal terpenting untuk mengetahui makna serta unsur intrinsik yang terkandung dalam karya sastra tersebut. Atas dasar tersebut, peneliti melakukan penelitian untuk melihat hubungan antara minat membaca karya sastra dengan kemampuan memahami unsur intrinsik cerpen. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan bentuk penelitian kuantitatif. Hasil dari perhitunganminat membaca karya sastra siswa kelas XI SMA Mujahidin Pontianak mencapai 60,31% dengan kategori “Cukup”. Kemampuan memahami unsur intrinsik cerpen mencapai 66,11% dengan kategori “Cukup”, koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,518dengan korelasi “Cukup”. Perhitungan uji-t yaitu 3,780 > 2,021, Maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.   Kata Kunci: korelasi, minat memaca, unsur intrinsik cerpen Abstract: Reading is a first modal to comprehend reading. In comprehending a belleslettres, reading to represent all important matter to know meaning and also intrinsic element implied ining the belleslettres. On the basis of, researcher conduct research to see relation betweenenthusiasm read belleslettres ably comprehend intrinsic element of short story. Method in this research is descriptive method and quantitative research form. Result of from calculation of enthusiasm read class student belleslettres of XI tired SMA Mujahidin Pontianak 60,31% with category "Enough". Ability comprehend intrinsic element of tired short story 66,11% with category "Enough", obtained correlation coefficient equal to 0,518 with correlation "Enough". Calculation of uji-t that is 3,780 > 2,021, Hence hypothesis nol ( Ho) refused and alternative hypothesis (Ha) accepted.   Keywords: correlation, enthusiasm read, intrinsic element of short story
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN METODE BERCERITA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SEMITAU Anggraini, Ratna; ., Martono; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah Meningkatkan Keterampilan Berbicara Menggunakan Metode Bercerita Pada Siswa SMP Negeri 2 Semitau. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan upaya guru meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada materi kegiatan bercerita. Metode penelitian yang digunakan adalah bercerita dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII. Hasil analisis penelitian data menunjukkan perolehan pada siklus I rata-rata nilai 75,5. Siklus II dengan rata-rata nilai 78,55. Persentase ketuntasan belajar pada siklus I adalah 81,05%, persentase ketuntasan belajar pada siklus II addalah 100%, persentase kenaikan ketuntasan belajar dari siklus I ke siklus II adalah 19,5%. Metode bercerita lebih meningkatkan kemampuan siswa dalam keterampilan berbicara. Kata kunci : Berbicara, Kualitas Pembelajaran Berbicara, Metode Bercerita. Abstract: The title of the research is Increasing Skill Of Speak By Use Tell Method Of Students At SMP 2 Semitau. This study aims to reveal descriptions of teacher effort further improve the skill of students in tell story activity. The research method used was skill of speak in form action class research. The research sample is students in lower secondary school VII grade. The result of the analysis of the data shows the average score gains in the first cycle (75,5). The second cycle with the average score (78,55). The percentage of completeness in the first cycle only (81,05%), in the second cycle the percentage of completeness achieve (100%). The result obtained means the skill bye used tell method further enhance students specially in the tell story activity. Key words: Speaking, Quality of learn to speak, the tell methods.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI DIALOG PEMENTASAN DRAMA MENGGUNAKAN TEKNIK SAVI DI SMA SANTUN UNTAN Yulianty, Lora Tri; ., Martono; Piyadi, A. Totok
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan pembelajaran berbicara menggunakan teknik SAVI. Dengan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, bentuk penelitiannya kualitatif dan jenisnya adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Instrumen yang digunakan adalah tes dan lembar observasi. Data penelitian diolah secara kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan (Planning), pelaksanaan (Action), pengamatan (Observing), dan refleksi (Reflecting) kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan penggunaan teknik SAVI dapat meningkatkan kemampuan berbicara kelas XI SMA Santun Untan Pontianak. Pencapaian daya serap siswa sebelum mendapatkan tindakan (pratindakan) sebesar 16,66%. Setelah mendapat tindakan pada siklul I, daya serap siswa mengalami penigkatan yaitu mencapai 33,33%. Terjadi peningkatan daya serap siswa pada siklus II yaitu 60%. Pada siklus III daya serap siswa mencapai 86,66%. Dengan demikian, pembelajaran berbicara melalui dialog pementasan drama menggunakan teknik SAVI SMA Santun Untan Pontianak telah mengalami peningkatan baik secara proses maupun produk, setelah diberi tindakan menggunakn teknik SAVI. Kata kunci: berbicara, drama, teknik SAVI   Abstract:This thesis was pointed out to the students in order to describe the speaking process in using SAVI technique.  The researcher used descriptive.  The method form was quantitative.  The researcher used classroom action research.  The researcher used instrument observation and test.  The data was qualitative research.  This research conducted for three cycles.  Every cycles included planning, acting, observing, and reflecting. The first result before the researcher conducting the technique was 16,66%.  After the researcher conducting the technique in cycle one, the result was improving that was 33.33%.  The second cycles the students result was 60%.  The third cycles the students result was 86,66%.  From this result teaching speaking through dialogue drama script in using SAVI technique  in Academic Year 2010 / 2011 had increased the students skill in speaking. Key word: Speaking, Drama, SAVI technique