Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Efektivitas Pemberian Pakan Yang Mengandung Minyak Ikan dan Olahanya Terhadap Fermentasi Rumen Secara In Vitro Ulil Amri; Yurleni Y
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 17 No. 1 (2014): Mei 2014
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.859 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v17i1.2258

Abstract

 This experiment was aimed to investigate the effect of ration containing fish oil and its processed on in vitro rumen fermentation. The protected fatty acid’s was in the form of dried carboxylate salt mixture (DCM). The data were analyzed using a completely randomized design with 2x2 factorial models; feeding trial (non CGKK, with CGKK and with fish oil) as the first factor and rumen liquor as second factor (the origin of buffaloes and cattle). The results showed that no interaction was found between the two factors on all parameters. The supplementation with DCM had significantly higher dry matter and organic matter digestibilities. Rumen NH3 of buffalo was lower compared to those of cattle. It is concluded that DCM supplementation does not disturb rumen fermentation.
Pengaruh Suplementasi Campuran Garam Karboksilat Kering Terhadap Konsumsi Pakan Pada Penggemukan Ternak Kerbau Y Yurleni; M Afdal
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 18 No. 1 (2015): Mei 2015
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.802 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v18i1.2658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi pakan ternak kerbau yang digemukkan dengan pemberian pakan hijauan dan konsentrat yang disuplementasi campuran garam karboksilat kering (CGKK). Penelitian ini menggunakan 6 (enam) ekor ternak kerbau jantan umur I1 (1,5-2 tahun) dengan bobot badan 218,66±16,28 kg. Penggemukan dilaksanakan selama 2,5 bulan. Selama penggemukan ternak diberi hijauan dan konsentrat dengan rasio 35%:65% berdasarkan bahan kering. Suplementasi CGKK ditambahkan sebanyak 45g/kg konsentrat. Parameter yang diukur adalah konsumsi ransum, kecernaan zat-zat makanan dan retensi nitrogen. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ransum, kecernaan zat-zat makanan dan retensi nitrogen antara kedua perlakuan berbeda nyata (P<0.05). Hal ini menunjukkan bahwa penggemukan menggunakan suplementasi CGKK dapat meningkatkan konsumsi pakan dan retensi nitrogen.
Pengaruh modifikasi inokulum Feses Sebagai Pengganti Cairan Rumen Pada Teknik In Vitro : Estimasi Kecernaan NDF, ADF dan Protein Kasar Rumput lapangan M Afdal; Y Yurleni
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 18 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.35 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v18i2.2677

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi inokulum feses yang ditambahkan gula dan urea sebagai inokulan dalam teknik in vitro dalam menentukan kecernaan Neutral Detergent Fibre (NDF), Acid Deteegent Fibre (ADF) dan protein kasar (PK) rumput lapangan. Penelitian ini menggunakan seperangkat alat in vitro dua langkah dan seperangkat peralatan untuk analisis NDF, ADF dan PK. Inokulum rumen dan feses diambil dari sapi yang sama sebelum sapi diberi makan pada jam 07.00. Feses diperas untuk mendapatkan inokulum dan ditambahkan dengan gula dan atau urea sesuai dengan perlakuan. Perlakuan terdiri dari A. Inokulum rumen (kontrol), B. Inokulum feses, C. Inokulum feses dan 2,5 % gula, D. Inokulum feses, 2,5 % gula dan 2,5 % urea dan E. Inokulum feses dan 2,5 % urea. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (5x4) dengan lima perlakuan dan setiap perlakuan dikenakan 4 kali ulangan. Kecernaan NDF, ADF dan PK perlakuan A yang memakai inokulum rumen juga menunjukkan kecernaan yang lebih tinggi dari pada perlakuan lain, B, C, D dan E yang memakai inokulum feses dengan berbagai modifikasi penambahan gula maupun urea.
Pengaruh Penambahan Asam Lemak Dalam Ransum Terhadap Kualitas Karkas Dan Irisan Komersial Karkas Ternak Potong Yurleni Yurleni; Rudi Priyanto; Komang Gede Wirawan
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 19 No. 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.561 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v19i1.3107

Abstract

An experiment was carried out to investigate the effect of ration containing protected fatty acids on carcass quality and wholesale cuts of livestock. The protected fatty acids was in the form of dried carboxylate salt mixture (DCM). The experiments  were assigned to 2x2 factorial model with two feeding treatment P0 (without DCM) and P1 (with DCM) and two animals types J0 (cattle) and J1 (buffaloes). The animals were slaughtered at 315.50±6.96 kg for buffaloes and 289,88 ±6.03 kg for cattle. The results showed that interaction was found between the two factors on striploin. DCM supplementation not significantly all parameters. The buffalo had significantly lower carcass percentage,  loin eye area, tenderloin, silverside, fat colour score compared the cattle. It is concluded that DCM supplementation in the ration of buffalo cannot improve the quality of carcass and wholesale cuts. Keywords: carcass, wholesale cuts, buffalo, cattle, DCM.
Substitusi Kulit Ari Kedelai Pada Pakan Konsentrat Terhadap Produktivitas Sapi PO dan Kerbau: (The Substitution Of Soya Bean Cuticle In Consentrate Ration On The Productivity Of Onggole Cross Cow And Buffalo) Yurleni Yurleni
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 20 No 2 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.779 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v20i2.4717

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penggunaan kulit ari kedelai sebagai pengganti sebagian pakan konsentrat terhadap pertambahan bobot badan dan bobot karkas sapi PO dan kerbau rawa yang digemukkan. Empat ekor sapi PO dan tiga ekor kerbau rawa, berjenis kelamin jantan dengan bobot badan 219,25 kg pada sapi dan kerbau 214,33kg dengan umur (1,5-2,5 tahun). Penggemukan dilakukan selama 75 hari dan dipelihara dalam kandang individu. Pemberian pakan tiga kali sehari, pakan terdiri atas hijauan dan konsentrat dengan rasio 35%: 65% berdasarkan bahan kering. Hijauan berupa campuran rumput lapang dan rumput gajah dengan rasio 50:50%. Konsentrat terdiri dari konsentrat komersil yang dicampur dengan kulit ari kedelai dengan perbandingan 1:2. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap. Hasil penelitian didapat bobot badan akhir sapi PO adalah 289 kg, pertambahan bobot badan 0,93 kg/ekor/hari, konversi ransum 5,64 dan persentase bobot karkas 51,98% sedangkan pada ternak kerbau didapat bobot badan akhir ±296,83, pertambahan bobot badan 1,1 kg/ekor/hari, konversi ransum 5,64, persentase bobot karkas adalah 46,88%. Pertambahan bobot badan kerbau rawa yang digemukkan dengan pemberian kulit ari kedelai lebih tinggi dibandingkan sapi PO dengan konversi ransum yang sama. Kata kunci: kulit ari kedelai, sapi PO, kerbau, performa
Kandungan Lemak, Koesterol dan Profile Asam-asam Lemak Daging Kerbau Yang Disuplementasi Pakan Campuran Garam Karboksilat Kering: Supplementation Effect of Dried Carboxylate Salt Mixture on Fat content , Cholesterol And Profile Fatty Acids of Buffalo Meat Yurleni Yurleni; Rudi Priyantoi; Komang G Wiryawan
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 21 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.346 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v21i1.5404

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh suplementasi campuran garam karboksilat kering (CGKK) yang berasal dari minyak ikan terhadap kandungan lemak, kolesterol dan profil asam-asam lemak daging kerbau. Daging berasal dari kerbau jantan umur 1,5-2 tahun yang dipelihara secara intensif selama 2,5 bulan dengan pemberian pakan hijauan 35% dan konsentrat 65%. Suplementasi CGKK berbahan dasar minyak ikan lemuru ditambahkan sebanyak 45 g/kg konsentrat. Setelah pemeliharaan ternak dipotong. Untuk analisa daging digunakan otot longissimus dorsi. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap apabila ada perbedaan di uji'dengan uji lanjut Least Square MeansModels (LSMEAN). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa suplementasi CGKK menurunkan kandungan asam-asam lemak jenuh daging kerbau dan meningkatkan kandungan asam-asam lemak tak jenuh daging kerbau. Dapat disimpulkan bahwa suplementasi CGKK meningkatkan profil asam-asam lemak tak jenuh terutama asam lemak omega-3 yaitu EPA dan DHA. Kata kunci : kerbau, suplementasi, minyak ikan, asam-asam lemak daging.
Iso Isolasi Bakteri Selulolitik Asal Saluran Pencernaan Rayap Dan Daya Hidupnya Pada Berbagai Substrak Yang Berasal Dari Limbah Pertanian Dan Perkebunan Vivi Susanti; Mairizal Mairizal; Yurleni Yurleni; Adriani Adriani; Fahmida Manin
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 24 No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.852 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v24i2.13826

Abstract

ABSTRACT This study aimed to identify isolates that produce cellulase enzymes derived from cellulolytic bacteria from the digestive tract of termites and to determine the best type of substrate as the carrier and survival of these isolates. This research consists of 3 (three) stages. The first stage of research was the isolation of cellulolytic bacteria using descriptive data analysis. The second stage of research was to determine the best carrier for selected cellulolytic isolates, while the third stage was to determine the shelf life of the isolates with the selected substrate as the best carrier by analyzing data using analysis of variance. The results of the first phase of research obtained 3 isolates of cellulolytic bacteria from the best termite digestive tract based on the clear zone index test with isolate code VR52, VR61 and VR81 with clear zone index for each isolate 1.087; 2,250 and 1,710 mm. Based on Gram staining, the three isolates were gram-positive bacteria in the form of bacilli. Maximum enzyme activity in isolate VR61 (Bacillus sp) with its enzyme activity (19.91 µ/mL). The results of the second stage study showed that rice bran was the best sAubstrate based on total microbes with a value of 202 x 109 CFU / g. The results of the third stage research showed that the number of cellulolytic bacteria in the selected sub-extract (rice bran) at a storage temperature of 4oC (178.92 x 109 CFU / gr) was more than that of storage at 27oC (101.69 x 109 CFU / gr). This research concludes that the longer the storage time shows a decrease in the number of bacteria and pH in the sub-extract. The best interaction on rice bran sub-extract as a carrier at a storage temperature of 4oC in the second week with the number of cellulolytic bacteria 197.8 x 109 CFU / gr with a pH value of 6.46 and the fourth week of 167.85 x 109 CFU / gr with a pH value of 6.39.   Keywords: Cellulose, Cellulolytic Bacteria, Termites
PENERAPAN TEKNOLOGI PAKAN FERMENTASI PELEPAH SAWIT DAN LUMPUR SAWIT SEBAGAI PAKAN SAPI KELOMPOK TANI KARYA TRANS MANNDIRI DESA DATARAN KEMPAS Adriani, Adriani; Novra, Ardi; Yurleni, Yurleni; Andayani, Jul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jpmp.v8i2.7247

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak mengenai teknologi mengolah limbah menjadi pakan fermentasi dari pelepah  sawit dan lumpur  sawit.  Kelompok tani Karya Trans Mandiri menjadi  mitra kegiatan karena memiliki sapi dan kebun kelapa sawit yang memadai. Luas kebun kelapa sawit  kelompok 78 ha sebagai penghasil  pelepah sawit.  Kelompok tani sangat mendukung dan berkomitmen mensukseskan kegiatan ini. Kegiatan pengabdian dilakukan yaitu  fermentasi   pelepah sawit  dan lumpur sawit. Pakan fermentasi ini digunakan untuk ternak sapi. Kegiatan pengabdian ini berkoordinasi dengan kepala desa, PPL dan dan anggota kelompok.  Kegiatan pengabdian dimulai dengan koordinasi, penyuluhan, praktek,  pendampingan, monitoring dan evaluasi. Pakan fermentasi yang dihasilkan diberikan kepada ternak sapi. Pelaksanaan kegiatan berupa transfer ilmu pengetahuan mengenai pakan fermentasi dilakukan penyuluhan dan praktek pembuatan  fermentasi pakan  dari pelepah sawit dan lumpur sawit. Pada kegiatan ini dilakukan pembuatan rumah  pakan, penyediaan drum untuk fermentasi  penerapannya kepada ternak sapi. Kesimpulan penelitian bahwa peternak sudah memproduksi  pakan fermentasi dari pelepah   dan  lumpur sawit untuk sapi milik kelompok.
Pengembangan Pengembangan Kambing Peranakan Etawah Pada Bumdes Pujiku Artomoro Desa Terjun Gajah Kecamatan Berata Kabupaten Tanjung Jabung Barat Adriani, Adriani; Mairizal, Mairizal; Elyanti, Elyanti; Yurleni, Yurleni; Ramadlan, Ahmad; Yusuf, M.; Winandha, Cut Sheilla Saomyra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v5i1.30990

Abstract

The aim of this activity is to develop Etawah crossbreed goats (PE) in Pujiku Artomoro Bumdes, Terjun Gajah Village, Betara District. This activity is a collaboration between PUI PT Sifas Jambi University and PetroChina International Jabung Ltd in community empowerment.The main target of this activity is Bumdes Pujiku Artomoro. Activities carried out include counseling, training, building goat pens, helping goats, and developing forage. At the end of the activity, monitoring and evaluation are carried out. This empowerment activity was attended by 25 people from Bumdes Pujiko Artomoro. Counseling and practical activities were carried out for 2 days with resource persons from the Jambi University PUI team, the Plantation and Livestock Service, and PetroChina International Jabung Ltd. The construction of the goat pen was carried out in one of the Bumdes members' houses, with an area of 72 m2. To provide forage, 4000 elephant grass seeds were planted. To accelerate the development of goat livestock, 35 goats (32 females and 3 males) are provided. The results of monitoring and evaluating activities show that Bumdes members have a good perception of the activities carried out and are in line with the direction of Bumdes development. The conclusion from this activity is that the empowerment is going according to plan, and Bumdes members have implemented the goat-raising system well.
Estimation of the Sustainable Potential of Scads Fish (Decapterus spp) landed at the Belawan Ocean Fishing Port North Sumatra Ave Ulina Putri Malik; Yurleni Yurleni; Soelistiowaty Soelistiowaty
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 1 (2022): February
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.27.1.16-23

Abstract

Scads fish (Decapterus spp.) is a fish that is widely consumed by the community so that consumer demand in the market is high for Scads Fish. Based on the Statistics book from the KKP, the catch of Scadsfish has decreased in catches from 2014 to 2016, this is due to continuous catching. The purpose of this study was to estimate the sustainable potential and to determine the level of utilization of Scads Fish in Belawan Ocean Fishing Port, North Sumatra. The research data was obtained from the Belawan Ocean Fishery Port in February 2021. The method used in this study is a survey method, using an equation model, namely Schaefer. The data analysis is a simple linear regression analysis using SPSS version 20. The sustainable potential of Scads Fish (Decapterus spp.) in the last 5 years is 16,526 tons/year with a utilization rate of 67.98% which is included in the catch density category and the number of fish catches allowed is 13,221 tons/year.