Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengembangan Nilai-nilai Budaya Tota'an Merpati berbasis Teori Self-Determination untuk Mengurangi Amotivasi Mahasiswa Angkatan 2021 Sa’diyah, Halimatus; Isriyah, Mudafiatun; Masyitoh, Dewi
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 8 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i8.4523

Abstract

This study aims to develop a learning model based on the cultural values of Tota’an Merpati integrated with Self-Determination Theory (SDT) to reduce amotivation among 2021 cohort students. The research employed a research and development (R&D) approach using the ADDIE model and a mixed-methods design. The study involved 60 students divided into experimental and control groups. Results showed a significant decrease in amotivation scores in the experimental group (from an average of 72.3 to 55.1), while the control group remained relatively unchanged. Qualitative data supported these findings by indicating increased student autonomy, competence, and relatedness. In conclusion, integrating Tota’an Merpati cultural values with SDT effectively reduces amotivation and strengthens students’ intrinsic motivation.
Pengembangan Nilai-nilai Filosofis Pepali sebagai Strategi Self-Monitoring bagi Siswa Kelas VIII SMP Baitul Arqom Purnamasari, Yunita; Isriyah, Mudafiatun; Fauziyah, Nailul
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 10 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Oktober 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i10.4803

Abstract

This research is motivated by the importance of strengthening character education through the integration of local wisdom values in learning. The values of Pepali Ki Ageng Selo contain moral teachings such as honesty, responsibility, and self-control that are relevant to the formation of students' character. This study aims to develop and test the effectiveness of the self-monitoring strategy based on the values of Pepali Ki Ageng Selo in increasing self-awareness, behavior control, and internalizing moral values of grade VIII students of Baitul Arqom Junior High School. The research method uses a Research and Development (R&D) approach with data collection techniques through questionnaires, in-depth interviews, and participatory observation. Quantitative results showed an increase in the average score in the aspect of self-awareness from 60.3 to 74.2, behavior control from 57.9 to 72.5, and internalization of Pepali value from 55.8 to 71.3. Meanwhile, qualitative results showed positive changes in students' behavior who were more reflective, able to control themselves, and apply moral values in daily life. These findings show that Pepali's value-based self-monitoring strategy is effective in strengthening character education based on local culture.
Efektivitas Teknik Relaksasi Progresif Untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar pada Siswa Kelas XI (TKJ) di SMK Negeri 5 Jember Juwardani, Intan Asti Nuriya; Magfiroh , Nasruliyah Hikmatul; Isriyah, Mudafiatun
PANDALUNGAN : Jurnal Penelitian Pendidikan, Bimbingan, Konseling dan Multikultural Vol. 2 No. 1 (2024): Terbitan ke 3
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling, FKIP, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/pandalungan.v2i1.1638

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Efektivitas Teknik Relaksasi Progresif Untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Pada Siswa kelas XI TKJ di Smk Negeri 5 Jember. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi adalah siswa kelas XI TKJ Jember dengan sampel sebanyak 11 siswa. Metode pengumpulan data dengan mengunakan, wawancara, dan kuesioner. Sebelum disebarkan angket diuji validasi dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Wilcoxon Match Pairs Test. Hasil penelitian adalah : Terdapat Efektivitas Teknik Relaksasi Progresif Untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Pada Siswa kelas XI TKJ di Smk Negeri 5 Jember. Hal ini dibuktikan setelah pemberian treatment dengan teknik relaksasi otot progresif terdapat hasil perhitungan rata-rata pada saat pre-test dan post-test mengalami pengurangan pada tingkat kecemasan siswa. Pada pre-test diperoleh skor rata-rata 88,8 dan skor rata-rata pada post-test 63,1 dan didapatkan selisih antara skor pre-test dan post-test sebesar 25,7. Dan didapatkan pada anilisis data menggunakan Uji Wilcoxon Match Pairs Testnilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar ,003 nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 maka bisa diartikan bahwa ada perbedaan pada tingkat kejenuhan belajar pada siswa yang signifikan untuk pre-test dan post-test (hipotesis diterima), dengan hasil perhitungan tersebut Dapat disimpukan bahwa efektif pada teknik relaksasi Progresif Untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Pada Siswa kelas XI TKJ di Smk Negeri 5 Jember.
Modul Bimbingan Konseling Anti Squad Untuk Menegaskan Sikap Anti Kekerasan Seksual dan Keseteraan Gender Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Rafiola, Ryan Hidayar; Isriyah, Mudafiatun; Hastiani, Hastiani; Sendayu, Fendahapsari Singgih
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5641

Abstract

Fenomena kekerasan seksual pada remaja awal jenjang sekolah menengah pertama juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya pengetahuan remaja tentang seksualitas, kurangnya pengawasan dari orang tua dan sekolah, serta budaya patriarki yang memandang rendah dan menguatkan perempuan. perilaku kekerasan. Hasil penyebaran angket kepada siswa SMP dan guru BK di Kalimantan Tengah, Pontianak, Gorontalo dan Jawa Timur menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan dan sikap tentang kekerasan seksual pada remaja awal tingkat SMP masih perlu ditingkatkan. . Oleh karena itu, perlu adanya upaya komprehensif untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual pada remaja awal di tingkat sekolah menengah pertama agar tercipta kehidupan yang aman, adil dan bermartabat bagi semua kelompok, termasuk remaja. Fakta menunjukkan bahwa kekerasan seksual terhadap remaja merupakan masalah yang sangat serius dan berdampak pada kesejahteraan fisik dan mental remaja. Selain itu, gender dan kesetaraan gender juga menjadi isu yang sangat penting dan mempengaruhi kehidupan remaja sehari-hari. Modul BK “Pasukan Anti-KS” bertujuan untuk menekankan sikap anti kekerasan seksual dan kesetaraan gender di kalangan siswa SMP. Modul ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kekerasan seksual dan dampaknya, menghapuskan segala bentuk diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, termasuk kekerasan seksual, dan mendorong kesetaraan gender di kalangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan Modul BK “Pasukan Anti-KS” bagi remaja awal tingkat sekolah menengah pertama untuk memastikan remaja mendapatkan pendidikan dan dukungan yang tepat untuk mencegah kekerasan seksual dan mencapai tujuan pembangunan. berkelanjutan nomor 5. Modul ini juga dapat membantu mengurangi risiko kekerasan seksual dan meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya kesetaraan gender dan hak-hak perempuan.
REVITALIZATION OF DIGITAL PAI MEDIA: TECHNOLOGICAL LITERACY, TEACHERS' SOCIAL PRESENCE, AND STUDENTS' MOTIVATION FOR ACTIVE PARTICIPATION Seituni, Siti; Isriyah, Mudafiatun
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i03.8617

Abstract

Background: The rapid advancement of digital technology has transformed the landscape of education, including Islamic Religious Education (PAI), where traditional learning approaches are increasingly shifting toward digital platforms. However, the effectiveness of this transformation depends not only on the availability of technology but also on the ability of teachers and students to optimize its use for active and meaningful learning. Purpose: This study explores the revitalization of digital media in Islamic Religious Education (PAI) by examining the influence of technological literacy, teacher social presence, and student motivation on active participation in the digital learning environment. In the midst of the growing integration of technology in education, ensuring student engagement in PAI through effective media becomes increasingly essential. Method: A quantitative approach with a survey method was used, involving students from several Islamic schools who utilize digital platforms for learning. The data were analyzed using multiple regression to identify the contribution of each independent variable. Result: The findings reveal that technological literacy, teacher social presence, and student motivation significantly influence student participation. Among these, teacher social presence emerged as the strongest predictor. Conclusion: The study emphasizes the importance of pedagogical strategies that combine technological competence, emotional connection, and motivational support to foster meaningful student involvement in digital PAI learning.
PENGEMBANGAN NILAI KEDISIPLINAN KUDA KENCAK UNTUK MENGURANGI DISONANSI KOGNITIF SISWA MTs NAHDLATUTH THALABAH Wulandari, Ilma Rizqina; Isriyah, Mudafiatun; Fauziyah, Nailul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32669

Abstract

This study aims to develop educational media or a guidance service module that integrates cultural values, particularly the value of discipline embedded in the kuda kencak tradition, to reduce cognitive dissonance among students at MTs Nahdlatuth Thalabah. Cognitive dissonance refers to a psychological condition characterized by discomfort resulting from a conflict between beliefs and behaviors or between two contradictory beliefs. In the educational context, such dissonance may occur when students or educators encounter inconsistencies between their personal beliefs and newly acquired information, potentially affecting motivation and learning outcomes. The research employs a research and development (R&D) methodology using a mixed-method approach that combines qualitative and quantitative techniques. The qualitative approach is used to explore and implement the cultural values of kuda kencak as part of character education, with a focus on promoting discipline. These values are expected to help students address internal conflicts arising from contradictory beliefs or behaviors. Meanwhile, the quantitative analysis indicates a statistically significant difference between pre-test and post-test results, with a p-value of 0,03125. The findings suggest that the guidance module based on the disciplinary values of kuda kencak culture is effective in reducing students' cognitive dissonance, enhancing emotional balance, and strengthening their personal beliefs.
PENGEMBANGAN NILAI-NILAI BUDAYA HODO UNTUK MENGUATKAN ETIKA NORMATIF DI KALANGAN MAHASANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN Faurina, Dhila; Isriyah, Mudafiatun; Weni, Weni Kurnia Rahmawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33751

Abstract

Penelitian dimaksudkan guna mengembangkan budaya Hodo sebagai pendekatan strategis dalam menguatkan etika normatif di kalangan mahasantri putri. Budaya Hodo, sebagai warisan lokal yang sarat dengan nilai-nilai kesantunan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama, diyakini mampu menjadi media edukatif yang efektif dalam membentuk perilaku etis di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian pengembangan (R&D). Subjek penelitian adalah mahasantri putri dan pembina pondok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai Hodo ke dalam kegiatan pembiasaan dan program pondok secara terarah dan terstruktur berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran etis mahasantri, terutama dalam aspek disiplin, empati, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Dengan demikian, pengembangan nilai budaya Hodo dapat menjadi pendekatan berbasis kearifan lokal yang relevan dalam membentuk karakter etis mahasantri di era modern.
MEREDUKSI PHUBBING: STUDI EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DAN TEKNIK SELF MANAGEMENT PADA SISWA SMKN 1 TEGALSARI Fazira, Era; Isriyah, Mudafiatun; Syamsiyah, ST.Fanatus
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4208

Abstract

Perilaku phubbing merujuk pada pengabaian orang-orang disekitar akibat penggunaan ponsel atau gadget, telah menjadi masalah yang semakin mengkhawatirkan di kalangan siswa. Studi ini mengkaji apakah konseling kelompok dan tekniklself management dapat efektif mereduksi perilaku phubbing dikalangan siswa SMKN 1 Tegalsari. partisipan penelitian terdiri dari 70 siswa yang kecenderungan perilaku phubbing. Tinjauan kuasi eksperimental rencana kelompok desain pre-test post-test.Kelompok eksperimen kelas 11 AK-1 dari 35 peserta didik diperoleh 8 perilaku phubbing yang tinggi. kelompok eksperimen menerima konseling kelompok dengan metodetself management selama 4 kali pertemuan, sedangkan kelompok pembanding tidak mendapatkan perlakuan. Analisis uji t digunakan pada penelitian menguji sampel berpasangan. Menunjukkan pra test-post test tim eksperimen diperoleh sig. (2tailed) yang cenderung kecil daripada taraf signifikasi 0,05 dapat diartikan bahwa (0,000<0,05). Sehingga bisa diambil simpulan diperoleh perbedaan yang signifikan antar skor pretest-posttest eksperimen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa eksperimen mengalami penurunan nsignifikan dalam perilaku phubbing. Sehingga bisa diambil simpulan jika konseling kelompokiself management terbukti mampu untuk mengurangi perilaku phubbing peserta didik SMKN 1 Tegalsari. penelitian ini memberikan implementasi penting bagi praktisi Bk untuk mengimplementasikaniself management dalam intervensi phubbing serta memberikan kesadaran terhadap dampak negatif phubbing pada kesejahteraan sosial siswa.
EFEKTIVITAS TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT SEBAGAI PEREDUKSI PERILAKU KECANDUAN MEDIA SOSIAL Al Huda, Moh. Farid; Isriyah, Mudafiatun; Mawaddati, Ika Romika
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4170

Abstract

Media sosial telahemenjadi bagianeintegral dari kehidupan sehari-hari banyak individu, dengan penggunaan yang semakin meluas dan intensitas yang meningkat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi efektivitas dari metode kontrak perilaku, dengan potensi untuk mengurangi kecenderungan perilaku adiksi terhadap media sosial pada kalangan siswa. X SMA Negeri Glenmore. Penelitian SMA Negeri Glenmore Jln. RS. Bhakti Husada Krikilan, Glenmore, Banyuwangi. Adanya pengaruh Penurunan daya serap siswa terhadap materi pelajaran karna perilaku kecanduan media sosial dengan gejala : Tingkat kepuasan, Ketergantungan waktu, Kehilangan kontrol, Ganguan emosional.,Pengambilan sampeltyangrdigunakan adalah purposive sampling berdasarkan area. Rancanganapenelitiantyang diterapkanradalah pre-eksperimentalWdenganWdesain One group pre-test-post-test. Metode analisis data mengunakan uji wilcoxon sesuai hasil perhitungan uji wilcoxon, diperoleh hasil wilcoxon dengan nilai Z sebesar -2,524 dengan simpatik signifikansi adapun untuk uji duatarah sebesar 0,012. Dari hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa nilaiiAsymp. Sig (2-tailed) sebesart0,012<0,05. Oleh karena itu,rhipotesis dari ralternatif rditerima yang artinya hipotesis dalam penelitian ini diterima sebab terdapat penurunan tingkat kecanduan media sosial siswa SMA Negeri Glenmore setelah dilakukan konseling kelompok menggunakan tekniktBehavioruContract.
EFEKTIFITAS TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SANTRI KELAS VIII MTS MIFTAHUL MUBTADIIN Maulana, M. Guntur; Isriyah, Mudafiatun; Mawaddati, Ika Romika
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Teknik self management efektif untuk meningkatkan motivasi belajar santri kelas VIII MTs Miftahul Mubtadiin. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pre eksperimental design. Dengan desain penelitian yang digunakan adalah one group pre-test post-test design. Pupulasi dalam penelitian ini 30 santri kelas VIII MTs Miftahul Mubtadiin. Subjek Penelitian Dipilih secara porposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 18 santri dengan kriteria motivasi belajar sedang dan rendah. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket skala motivasi belajar. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis data yaitu uji wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar pada 18 santri mengalami peningkatan setelah memperoleh Teknik self management, dari nilai pretest ke nilai posttest. Mean ranks meningkat sebesar 9,50 sedangkan jumlah sum of ranks sebesar 171,00. Dari negatif ranks sebesar 0 menunjukkan tidak ada penurunan tingkat percaya diri nilai pretest ke nilai posttest. Dan hasil uji wilcoxon diperoleh nilai Z sebesar -3,750 dengan simpotik uji dua arah sebesar 0,00. Dari hasil pengujian, diketahui nilai Asymp. Sig. (2 tailed) sebesar 0,00<0,05 maka hipotesis Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa Teknik self management efektif untuk meningkatkan motivasi belajar santri kelas VIII MTs Miftahul Mubtadiin.