Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Smart City Dan Pengaruhnya Terhadap Pemberdayaan UMKM Berbasis Maqashid Syariah Di Kota Binjai Putra Harahap, Raja Sakti; Munthe, Safaruddin; Marpaung, Muslim; Zahra, Nabila Rizsyalwa
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Smart City terhadap pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Binjai dengan menggunakan perspektif maqasid al-shari‘ah sebagai landasan normatif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Data diperoleh dari 154 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert. Variabel penelitian terdiri atas Smart City sebagai variabel eksogen dan pemberdayaan UMKM sebagai variabel endogen, sementara maqasid al-shari‘ah diposisikan sebagai kerangka analitis dalam menafsirkan hasil penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi Smart City berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan UMKM. Digitalisasi layanan publik, integrasi sistem informasi, serta pemanfaatan platform ekonomi digital terbukti mampu meningkatkan akses informasi, efisiensi usaha, dan kapasitas ekonomi pelaku UMKM. Model pengukuran dan model struktural menunjukkan tingkat validitas, reliabilitas, serta kemampuan prediktif yang memadai, sehingga hubungan kausal antarvariabel dapat dijelaskan secara empiris. Dalam perspektif ekonomi syariah, temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan Smart City memiliki potensi untuk mendukung pencapaian kemaslahatan ekonomi, perlindungan aset usaha, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sepanjang diimplementasikan secara inklusif dan berkeadilan. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan kajian Smart City dan UMKM berbasis ekonomi Islam, serta implikasi praktis bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan pemberdayaan UMKM yang berorientasi pada keberlanjutan.
Islamic Monetary Instruments and Central Bank Policy: A Systematic Literature Review on Effectiveness, Transmission Channels, and Macroeconomic Outcomes Muslim Marpaung; Irma Suryani Lubis
ePaper Bisnis : International Journal of Entrepreneurship and Management Vol. 3 No. 1 (2026): ePaper Bisnis : International Journal of Entrepreneurship and Management
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/epaperbisnis.v3i1.692

Abstract

The rapid development of Islamic finance has encouraged central banks in dual banking systems to design monetary instruments that comply with Sharia principles while maintaining macroeconomic stability. However, the effectiveness of Islamic monetary instruments and their transmission mechanisms remain widely debated in the literature. This study aims to systematically review the empirical and conceptual literature on Islamic monetary instruments, focusing on their effectiveness, transmission channels, and macroeconomic outcomes. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach guided by the PRISMA framework, this research synthesizes findings from major studies examining Islamic monetary policy operations, banking transmission mechanisms, and their impacts on inflation, output, and financial stability. The results reveal that the financing/credit channel and the interest–profit pass-through mechanism are the dominant transmission pathways in dual banking systems. Although Islamic banks often demonstrate relative stability during monetary shocks, policy transmission remains partly influenced by conventional interest rate benchmarks due to institutional and market structure factors. The effectiveness of Islamic monetary instruments is largely determined by the depth of Islamic money markets, the availability of liquid instruments such as central bank sukuk, and the strength of regulatory and institutional infrastructure. Furthermore, empirical evidence linking Islamic monetary instruments directly to macroeconomic outcomes such as inflation and growth remains limited. This study proposes an integrated conceptual framework linking Islamic monetary instruments, transmission channels, and macroeconomic outcomes, moderated by institutional quality, market share of Islamic banking, and market depth. The findings contribute to the literature by providing a comprehensive synthesis of existing research and offering policy insights for strengthening Islamic monetary policy frameworks in dual financial systems.