Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Jumlah Susu Skim Terhadap Sifat Kimia dan Mikrobiologi Yoghurt Susu Sapi Ansabila, Hilma Amanda; Agustine, Putri Lestiana; Toni; Aprilia, Nonic; Qosna, Nansya Musyafir; Sari, Yuli Perwita
Journal of Food and Agricultural Technology Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jfat.v2i1.4343

Abstract

Yoghurt merupakan produk olahan susu menjadi minuman asam terfermentasi dengan penambahan kultur mikroorganisme yang terbuat dari starter bakteri asam laktat. Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus merupakan bakteri yang paling umum digunakan sebagai kultur starter pada proses fermentasi susu menjadi yoghurt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan skim terhadap sifat fisik, kimia (Kadar air, pH, Nilai total zat padat terlarut, gula reduksi dan gula total) dan mikrobiologi. Metode eksperimental digunakan dengan rancangan acak lengkap faktorial, melibatkan dua faktor: persentase susu (5% dan 7%) dan persentase gula (2% dan 2%). Parameter yang diukur meliputi kadar air, pH, kadar ZPT (Zat Padat Terlarut) , gula total, gula reduksi, total BAL (Bakteri Asam Laktat) dengan masing-masing 3 kali ulangan. Data yang diperoleh diuji statistic dengan Univariate Analysis of Variance (ANOVA), jika ada beda nyata diuji dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) a=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase susu skim dan penambahan gula yang sama, secara signifikan mengurangi gula reduksi (p<0,05). Kadar air dan total BAL meningkat seiring bertambahnya persentase susu skim, sementara total ZPT menurun. Kadar gula total tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan.
RANCANGAN MONITORING ALARM TRANSMISSION OIL LEVEL PADA GEARBOX RADAR BERBASIS ESP8266 DENGAN NOTIFIKASI TELEGRAM Syifa Azzahra, Wahyuni; Toni; Purwanto, Medy
Teknika STTKD: : Jurnal Teknik, Elektronik, Engine Vol 11 No 2 (2025): TEKNIKA STTKD: JURNAL TEKNIK, ELEKTRONIK, ENGINE
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/teknika.v11i2.1566

Abstract

Radar (Radio Detection and Ranging) is a critical tool used by AirNav Indonesia for surveillance services. Regular maintenance of radar equipment, including daily, weekly, monthly, and annual inspections, is essential to ensure operational reliability. This study aims to design and implement a real-time oil level monitoring system for radar gearbox units using an ESP8266 microcontroller and the Telegram messaging platform. The system utilizes a TCRT5000 optical sensor to detect oil levels and triggers an alarm when the level falls below a predefined threshold. The data is processed by a NodeMCU and transmitted via Wi-Fi to notify users through Telegram. System performance was evaluated through simulated variations in oil level, successfully generating real-time alerts. The proposed monitoring system enhances preventive maintenance efforts and helps reduce the risk of gearbox damage
Analisis Kemampuan Mahasiswa Tama Dalam Memecahkan Masalah Ukuran Pemusatan Data Ditinjau Dari Taksonomi Solo Pradana Putra, Firnanda; Toni; Sari, Yosinta; Hajar Damayanti, Nanda
NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology Vol. 1 No. 1 (2024): NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology, Februari 2024
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/novara.v1i1.231

Abstract

Mahasiswa sarjana TAMA memiliki kemampuan yang berbeda-beda, hal ini disebabkan oleh pengalaman belajar yang diperoleh serta pola pikir yang bersifat hierarkis dari masing-masing individu. Alat yang digunakan untuk mengevaluasi respons mahasiswa adalah taksonomi SOLO. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam dalam menyelesaikan masalah ukuran pemusatan data ditinjau dari taksonomi SOLO. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengambilan data dari hasil instrumen berupa tes kemampuan awal, tes materi, dan wawancara yang memuat indikator level SOLO. Berdasarkan tes kemampuan awal, mahasiswa dapat dikategorikan ke dalam level unistruktural, multistruktural, dan relasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pada level unistruktural belum dapat memahami masalah dengan baik, yang ditunjukkan dengan hanya mampu menuliskan nilai rata-rata dari interval, sehingga tidak dapat menyelesaikan masalah. Mahasiswa pada level ini juga belum memahami materi. Berbeda dengan mahasiswa level multistruktural, mereka mampu menuliskan berbagai informasi dari soal seperti nilai rata-rata interval dan hasil perkalian antara frekuensi dengan nilai rata-rata interval. Namun, mahasiswa level ini belum mampu menjalankan rumus yang telah dituliskan karena terburu-buru. Selain itu, mereka juga kurang teliti dalam menuliskan simbol-simbol pada rumus nilai rata-rata. Sementara itu, mahasiswa pada level relasional dapat memahami masalah dengan baik. Mereka mampu menuliskan berbagai informasi dari soal dan menghubungkannya sehingga menghasilkan perhitungan dan kesimpulan yang benar.
Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Code Amidst the Erosion of Legal Awareness Among Indigenous Peoples Ari Muhammad; Adha, Muhammad Yogie; Toni
Jurnal Media Hukum Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Media Hukum (JMH)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tompotika Luwuk Banggai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59414/jmh.v14i1.1291

Abstract

Living Law Merupakan Hukum tertulis maupun tidak tertulis yang berada pada masyarakat adat diIndonesia, yang mana disetiap daerah memiliki keunikan dan perbedaan tersendiri dari wilayah lainnya. Dengan disahnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Hukum Pidana memberikan Kepastian Living Law bagi masyarakat adat yang sudah menerapkannya. Karna Living Law menurut Kitab Undang Hukum Pidana merupakan salah satu dasar Pemindanaan. Tulisan ini mengkaji Tantangan Penerapan Sanksi Pidana adat Pasca Disahnya Living Law dalam KUHP Nasional ditengah Terkikisnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Hukum adat. Hasil Kajian menunjukan bahwa Living Law Merupakan salah satu dasar Pemindanaan Menurut Kitab Hukum Pidana tetapi harus memenuhi apa yang diamanatkan pada Pasal 2 Ayat ( 3) Tentang Peraturan Pemerintah Mengenai Living Law yang masuk dalam salah satu dasar Pemindanaan. Selain dari itu ada tantangan yang harus dihadapi oleh hukum adat itu sendiri dalam hal ingin Living Law sebagai dasar pemindanaan,  mengingat saat ini di beberapa wilayah mengenai kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum adat sudah terkikis yang disebabkan salah satunya oleh pengaruhi modernisasi sehingga menimbulkan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum adat. Tentu dengan terkikisnya dan atau kurangnya kesadaran maupun kepatuhan masyarakat pada hukum adat akan berdampak pada keabasahan penerapan pidana adat itu sendiri jika dilihat dari perspektif KUHP Nasional yang mana Living Law yang dimaksud dalam KUHP Nasional itu harus memenuhi kriteria yang diamanatkan pada peraturan perundang-undangan dengan salah satunya hukum adat harus masih hidup dan di patuhi oleh masyarakat adatnya.