Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Perkembangan Dan Strategi Bisnis Coffee Shop di Era Modern: Studi Kasus Pada Coffee Shop Lokal di Indonesia Muhammad Wildan; Muhammd Irfan; Rendi David Sanjaya
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.7624

Abstract

Coffee shop Coffee shops are no longer just places to drink coffee, but have evolved into social spaces, lifestyles, and informal workplaces. This study aims to explore the business and marketing strategies used by local coffee shops in Indonesia, and analyze the factors that influence their success amidst competition with big brands and international franchises. The research method uses a descriptive qualitative approach with semi-structured interviews, field observations, and digital documentation. The study was conducted in three major cities (Jakarta, Bandung, and Yogyakarta) with the main subjects being local coffee shop owners and managers. The data analysis technique uses a thematic approach to explore digital promotion strategies, menu innovation, interior design, and customer experience. The results of the study show that the success of local coffee shops is determined by the ability to adapt to trends, emotional connections with customers, the strength of brand image, and the use of social media creatively and consistently. Important findings also show that collaboration with the local community, personal service, and Instagrammable aesthetic design play a major role in creating customer loyalty. The SWOT analysis confirms that the main strength lies in innovation and relationships, although there are still challenges in terms of business scale and competition with big franchises. This study concludes that local coffee shops that are able to create emotional and social experiences for customers have a great opportunity to survive and develop sustainably in the competitive digital era.
Fenomena Ekstremisme Di Dunia Pendidikan Rochim, Ahmad Abdul; Muhammad Wildan; Sembodo Ardi Widodo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10215

Abstract

Extremism is an ideology characterized by excessive fanaticism and rigid views, often manifested through violence against those with differing opinions. In the religious context, extremism arises from a narrow, literal understanding of religious teachings, disregarding their social and historical contexts. The driving factors behind extremism include theological, sociological, and psychological aspects, such as shallow religious understanding, social injustice, and a closed personality. Within educational environments, extremism can spread through indoctrination by certain educators during teaching activities or extracurricular programs. Extremist narratives often exploit the suffering of religious communities and promote violent jihad propaganda. Characteristics of extremists include being closed to other perspectives, harboring negative assumptions, adopting rigid religious practices, and a tendency to label others as infidels. Preventive efforts require the active involvement of the government and educational institutions through regulation, teacher training, and the strengthening of religious moderation values to foster a tolerant and peaceful society
Hak Atas Akta Kelahiran Bagi Anak Zina Menurut Kompilasi Hukum Islam Mei Sugiarto; Sanusi; Muhammad Wildan
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v1i1.127

Abstract

Perkawinan adalah suatu ikatan lahir dan batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami atau istri dengan tujuan untuk membentuk suatu keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Kehadiran seorang anak pun merupakan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seorang ibu maupun keluarganya, Nasab merupakan nikmat dan karunia Allah yang menjadi hak setiap anak yang lahir dari rahim seorang ibu. Akta kelahiran juga merupakan sumber penting untuk mengetahui sah tidaknya anak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Penetapan Anak Zina Dalam Rangka Untuk Memperoleh Akta Kelahiran Menurut Kompilasi Hukum Islam Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Pendekatan yang digunakan normatif. Teknik pengumpulan data salah satunya dengan melalui daring (internet) dan hasil laporan dari beberapa jurnal,artikel,buku-buku Kemudian dianalisa menggunakan data kualitatif yang disajikan melalui logika deduktif untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan jo. Pasal 55 undang – undang perkawinan, Pasal 103 KHI bahwa anak hasil perzinaan, akta kelahirannya pertalian nasabnya hanya dihubungkan dengan ibunya dan tidak dapat diajukan permohonan asal usul anak karena kelahirannya tanpa adanya ikatan perkawinan. Namun dengan adanya Pasal 53 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam, status anak zina bisa dinasabkan kepada bapaknya dan keluarga bapaknya, karena pada kalimat : tidak diperlukan perkawinan ulang setelah anak yang dikandung lahir, konsekuensinya adalah walaupun wanita yang dinikahi hamil diluar nikah (berarti anak yang dikandung adalah menjadi anak zina) namun anak yang dikandung belum lahir saat akad nikah, status anak menjadi anak sah. Anak zina juga tidak dapat ditetapkan akta kelahiranya namun hanya bisa ditetapkannya pengesahan anak
Tinjauan Hukum Pencegahan Konflik Dalam Pembagian Waris Menurut Hukum Perdata Moh. Ali Khadapi; Achmad Irwan Hamzani; Muhammad Wildan
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v1i1.129

Abstract

Hukum waris merupakan salah satu bagian terkecil dari hukum keluarga, karena sangat erat kaitannya dengan ruang lingkup kehidupan manusia, sebab setiap manusia pasti akan mengalami peristiwa hukum yang dinamakan kematian. Hukum Waris itu dikatakan sebagai himpunan peraturan-peraturan yang mengatur hak-hak dan kewajiban seseorang oleh ahli waris. Penelitian ini Bertujuan: (1) Untuk Mendeskripsikan Ketentuan Pembagian waris Menurut Hukum Perdata (2) Untuk mengkaji Cara Pencegahan Konflik Dalam Pembagian waris Menurut Hukum Perdata. Jenis penelitian adalah penelitian kepustakaan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif. Teknik pengumpulan datanya melalui penelusuran kepustakaan secara konvensional dan online serta dianalisa dengan analisis data kualitatif karena data akan disajikan dalam secara naratif-deskriptif, bukan dalam bentuk angka atau numerik. Hasil penelitian ini menunjukan Ketentuan Pembagian waris Terdapat 4 Golongan Pertama Suami /istri yang hidup terlama serta anak-anak dan keturunannya (cucu-cucunya) Masing-masing mendapat ¼ bagian., Golongan Kedua Masing-masing mendapat ¼ bagian. Pada prinsipnya bagian orangtua tidak boleh kurang dari ¼ bagian, Golonga Ketiga kakek atau nenek baik dari ayah dan ibu. Pembagiannya dipecah menjadi ½ bagian untuk garis ayah dan ½ bagian untuk garis ibu, Golongan Ke Empat Keluarga garis lurus kesamping dari pihak ayah sampai derajat keenam dan keluarga garis lurus kesamping dari pihak ibu sampai derajat keenam, Sedangkan ahli waris dalam garis yang lain dan derajatnya paling dekat dengan pewaris mendapatkan ½ bagian sisanya. Untuk mencegah terjadinya konflik ada 4 cara mengatasinya pertama menggunakan cara Pembagian Secara Ab Intestato, Kedua menggunakan Pembagian Testamentair, Ketiga Hibah wasiat yang terakhir menggunakan Jalur non litigasi , Secara Ab Intestato yaitu suatu bentuk pewarisan dimana hubungan darah merupakan faktor penentu dalam hubungan pewarisan antara pewaris dan ahli waris. Secara Testamentair adalah ahli waris yang menerima itu untuk yang memiliki hubungan darah bukan ahli waris. Secara Hibah wasiat adalah Hibah dibuat pada saat Pemberi Hibah Wasiat masih hidup, tetapi pelaksanaannya dilakukan pada saat Pemberi Hibah Wasiat telah meninggal dunia. Penyelesaian sengketa nonlitigasi juga dapat dilakukan melalui lembaga arbitrase. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal.
The Expansion of the Concept of Complaint-Based Offenses in Indonesia’s New Criminal Code (Law No. 1 of 2023): A Normative Study on the Effectiveness of Victim Protection Muhamamd Kandriana; Muhammad Rifaid; Muhammad Wildan; Muhsin; Syamsuddin
Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/widyapranata.v7i2.1992

Abstract

The revision of the Indonesian Penal Code (KUHP) through Law Number 1 of 2023 brings significant implications for the concept of complaint-based offenses (delik aduan), particularly in the context of victim protection. This study aims to examine the expansion of the delik aduan concept in the new Penal Code and assess its effectiveness in enhancing legal access and protection for victims. Using a normative juridical method with a qualitative approach, the research analyzes relevant regulations, legal literature, and supporting documents. The findings reveal that while the new Penal Code offers broader opportunities for victims and related parties to file complaints, its implementation still faces normative and institutional challenges. Synchronization with sectoral regulations and the strengthening of victim support mechanisms are necessary to ensure that the objectives of protection can be optimally achieved.
The Influence of Learning Psychology on the Effectiveness of Training Programs at PPSDM : A Study on the Indonesian Migrant Worker Training Program at the Ministry of BP2MI M Iqbal Farochi; Muhammad Wildan; Farras Tahriri; Nadwy Fahlevi Abror; Cedaryana Cedaryana
International Journal of Economics and Management Research Vol. 3 No. 3 (2024): December : International Journal of Economics and Management Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v3i3.334

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of learning psychology on the effectiveness of training programs in ppsdm: a study on the Indonesian migrant worker training program at the ppsdm ministry of bp2mi. This study uses a descriptive qualitative method with data collection through observation and document study. The data analysis process in the study is data collection, data display, data condensation, conclusion: drawing / verification. The results of the study indicate that learning psychology has an important role in increasing the effectiveness of human resource training in training programs at the PPSDM Ministry of P2MI. Learning psychology helps in understanding the character of human resources. The training program focuses on developing the skills and competencies of migrant workers, both those who will work and those who have returned. So that in its implementation it involves elements of educational psychology to develop its training so that the training program runs effectively. Training programs involving learning psychology provide in-depth insight into how individuals learn, develop, and interact with the environment. The importance of a learning psychology-based approach to improving training outcomes while supporting the development of social and emotional skills. This can make the training program more effective. In training, you can design a curriculum that suits the individual's ability to process information.
Impact Analysis of Performance Evaluation Methods on Employee Productivity at PT Kangkung Sejahtera M Iqbal Farochi; Muhammad Wildan; Farras Tahriri; Nadwy Fahlevi Abror; Cedaryana Cedaryana
International Journal of Economics and Management Research Vol. 4 No. 1 (2025): April : International Journal of Economics and Management Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v4i1.338

Abstract

The purpose of this study is to determine the analysis of the impact of performance evaluation methods on employee productivity at PT Kangkung Sejahtera. This study uses a qualitative approach with a library research method . Data collection techniques through systematic literature searches using academic databases, documentation and categorization of relevant sources, and selection and selection of literature . The data analysis process in the study uses a qualitative analysis method with stages, Organizing, Synthesizing, Identifying, Coding, Critical Analysis, Conclusion, Drawing. The results of the study indicate that Based on the results of observations and literature studies, performance evaluation methods have a positive impact on employee productivity, especially on employee productivity at PT Kangkung Sejahtera. Based on the results of observations and research with literature studies, it was found that the work evaluation methods used at PT Kangkung Sejahtera are the evaluation method by superiors, performance evaluation methods by coworkers, Self-Appraisal Method, Self-Evaluation Method, evaluation method by customers. In addition, every 2 months, PT Kangkung Sejahtera also holds a competency assessment method (Competency Assessment Method). The work evaluation method carried out at PT Kangkung Sejahtera is carried out comprehensively so that it has an impact on productivity. Thus, PT Kangkung Sejahtera pays attention to the performance evaluation method to improve employee productivity and company goals.
Pertanggungjawaban Pihak Pengelola Usaha Dalam Perjanjian Penitipan Barang Perspektif Hukum Indonesia Muhammad Wildan; Fatwa, Ahmad Fajrudin
Jurnal Risalah Hukum Vol 20 No 2 (2024): Volume 20, Nomor 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/risalah.v20.i2.1621

Abstract

Storage services are public facilities that are beneficial for the party depositing the goods, but can also be detrimental to the party depositing the goods, due to the inconsistency of regulations with reality. This study uses normative law by using the theory of literature studies that examine books, scientific journals, legislation and relevant theories. In this case, regarding the responsibility of the business manager in the goods storage agreement from an Indonesian legal perspective in order to determine the form of rights, obligations, and responsibilities. This study aims to examine Indonesian law regarding its implementation so that it is appropriate, does not deviate and can have a good impact on the manager and the party depositing the goods.
Dakwah Emansipatoris Sebagai Ruang Transformasi Sosial: Analisis Habermas, Bourdieu, Dan Giddens Atas Problem Kemiskinan, Ketidakadilan, Dan Gender Fauziya; Siti Nadia; Malikatun Nufus; Qotrunnada Mufarrohah; M. Radhitya Putra; Muhammad Wildan; Ali Hasan Siswanto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.774

Abstract

Fenomena kemiskinan, ketidakadilan, dan bias gender masih menjadi tantangan mendasar bagi masyarakat kontemporer, termasuk umat Islam. Kondisi ini menunjukkan bahwa dakwah, yang semestinya berfungsi sebagai instrumen transformatif, sering kali terjebak dalam pola normatif dan reproduktif sehingga belum mampu menjawab persoalan sosial secara substantif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka dakwah emansipatoris dengan memanfaatkan teori sosial kritis Habermas, Bourdieu, dan Giddens sebagai dasar konseptual untuk memperkuat peran dakwah dalam perubahan sosial. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode critical discourse analysis melalui kajian literatur dan analisis kasus dakwah terkait isu sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Habermas merekonstruksi dakwah sebagai ruang diskursif bebas dominasi yang menumbuhkan kesadaran kritis; Bourdieu memahami dakwah sebagai arena transformasi habitus dan kapital simbolik; sedangkan Giddens menegaskan peran refleksif dakwah dalam relasi agen–struktur sosial. Sintesis ketiganya melahirkan model dakwah emansipatoris berprinsip pada komunikasi kritis, pembongkaran struktur dominatif, dan pemberdayaan agen sosial menuju keadilan sosial.