Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

THE ROLE OF THE TEACHER IN DEVELOPING SKILLS LITERACY READING AND WRITING CLASS IV STUDENTS STATE 23 PRIMARY SCHOOL BANDA ACEH Gaja, Dama Darni; Israwati, Israwati; Hasniyati, Hasniyati
Elementary Education Research Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v9i2.28425

Abstract

The problem in this research is "What is the Role of Teachers in Developing the Reading and Writing Literacy Skills of Class IV Students at SD Negeri 23 Banda Aceh". This research aims to describe the role of teachers in developing the reading and writing literacy skills of class IV students at SD Negeri 23 Banda Aceh. The approach used in this research is a qualitative approach with descriptive research type. This research was conducted at SD Negeri 23 Banda Aceh with 35 students as subjects, there were 25 students in the good category, 6 students in the fair category, 4 students in the failed category, and no students in the failed category.
The Influence of the Show and Tell Method on the Speaking Skills of Class IV Students at SD Negeri 2 Puja Mulia, Bener Meriah Regency Nabilah, Nabilah; Fitri, Aida; Yamin, M.; Hasniyati, Hasniyati
Elementary Education Research Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v9i1.25410

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjudul Pengaruh Metode Show and Tell Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Puja Mulia. Keterampilan berbicara merupakan kemampuan yang harus dilatih untuk dapat ditingkatkan karena dalam proses pembelajaran tidak lepas dari interaksi antara siswa dan guru serta siswa dan siswa. Namun, pada kenyataannya masih terdapat siswa yang tidak dapat mengemukakan pendapat maupun bercerita di depan kelas. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh metode show and tell terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 2 Puja Mulia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis Pre Experimental dengan desain One Group Pretest Posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 2 Puja Mulia dengan jumlah siswa adalah 60 orang siswa. Sampel pada penelitian ini adalah kelas IVA dengan jumlah siswa 30 orang siswa, melalui teknik pengambilan sampel Porpusive Sampling dari 2 kelas yang tersedia. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dalam bentuk pretest dan posttest. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Software SPSS versi 24 dan pengujian hipotesis uji paired sample Ttest. Hasil pengujian hipotesis dengan uji paired sample Ttest diperoleh nilai signifikansi (2tailed) sebesar 0,000 0,05. Maka kriteria pengambilan keputusan adalah Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan metode show and tell terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 2 Puja Mulia.Kata Kunci: Metode Show and Tell, Keterampilan Berbicara AbstractThis study entitled The Effect of the Show and Tell Method on the Speaking Skills of Grade IV Students at SD Negeri 2 Puja Mulia. Speaking skill is an ability that must be trained to be improved because in the learning process it cannot be separated from the interaction between students and teachers as well as students and students. However, in reality there are still students who cannot express opinions or tell stories in front of the class. So this study aims to analyze how the show and tell method influences the speaking skills of fourth grade students at SD Negeri 2 Puja Mulia. This study uses a quantitative approach to the Pre-Experimental type with the One Group Pretest Posttest design. The population in this study were all fourth grade students at SD Negeri 2 Puja Mulia with a total of 60 students. The sample in this study was class IVA with a total of 30 students, using the Porpusive Sampling technique from the 2 available classes. Data collection techniques using tests in the form of pretest and posttest. The data analysis technique in this study used SPSS software version 24 and tested the paired sample T-test hypothesis. The results of testing the hypothesis with the paired sample T-test obtained a significance value (2-tailed) of 0.000 0.05. Then the decision-making criteria are Ha accepted and H0 rejected. Based on this, it can be concluded that there is a significant influence from the application of the show and tell method on the speaking skills of grade IV students at SD Negeri 2 Puja Mulia.Keywords: Show and Tell Method, Speaking Skills
APPLICATION OF SCRAMBLE MODEL IN IMPROVING BEGINNING READING ABILITY OF GRADE 1 STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL JEUMPET ACEH BESAR Huddin, Musfia; Safiah, Intan; Hasniyati, Hasniyati
Elementary Education Research Vol 10, No 2 (2025): MEI 2025 (In progres)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v10i2.31822

Abstract

Reading is an important key in the learning process, lack of reading ability is a problem in this study. Students still stutter when reading, when students are asked to read some simple sentences presented by the teacher in front of the class, students need quite a long time to read and are not fluent. The problem in this study is "How are the activities of teachers and students in improving early reading skills using the scramble learning model and how are the results of the early reading skills of class I students of SDN 1 Jeumpet Aceh Besar". The purpose of this study is to improve the early reading skills of class 1 students of SDN 1 Jeumpet Aceh Besar through the scramble model. This type of research is Classroom Action Research which is carried out cyclically, with research subjects consisting of 7 male students and 5 female students. Data collection techniques in this study used tests and observations. Tests are used to see the improvement of students' early reading skills and observations are used to see student activities in the learning process and teacher activities in managing learning through the scramble model. The results of this study indicate that the application of the scramble model can improve students' early reading skills. The increase in value in cycle I has not met the target, only reaching 73.75%, then increasing in cycle II to reach completion of 83.33%. Based on the results of the study, it can be concluded that through the scramble model, it can improve the ability to read early.
Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri 9 Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya Agustiani, Della; Vitoria, Linda; Hasniyati, Hasniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27521

Abstract

Membaca pemahaman merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang berperan besar dalam membantu siswa memahami informasi secara kritis dan mendalam. Namun, kenyataannya masih banyak siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 9 Blangpidie, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan tersebut, serta mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam meningkatkannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 27 siswa dan guru wali kelas IV SD Negeri 9 Blangpidie. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara. Tes dirancang berdasarkan empat indikator membaca pemahaman, yaitu: (1) menjawab pertanyaan sesuai isi teks, (2) menentukan ide pokok, (3) memberikan pendapat atau tanggapan terhadap isi bacaan, dan (4) menceritakan kembali isi teks. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rubrik penilaian skala empat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa secara umum berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 72. Siswa menunjukkan hasil sangat baik pada indikator menjawab pertanyaan sesuai isi teks, namun masih mengalami kesulitan pada indikator menentukan ide pokok dan menceritakan kembali isi bacaan. Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan membaca siswa antara lain rendahnya minat baca, kondisi fisik siswa saat pembelajaran, dan kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan berbagai upaya seperti memberikan motivasi, membaca bersama, berdiskusi tentang isi teks, serta memberikan pertanyaan pemantik sebelum membaca.
Pengaruh Pendekatan Whole Language terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri 3 Beureunuen Kabupaten Pidie Karimah, Iffa; Vitoria, Linda; Hasniyati, Hasniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29008

Abstract

Dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia banyak peserta didik yang melakukan kesalahan dalam menulis khususnya saat menulis cerita pada materi teks naratif. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah penerapan pendekatan whole language yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini mengkaji pengaruh pendekatan whole language terhadap hasil belajar peserta didik pada pelajaran Bahasa Indonesia materi teks naratif, dengan fokus pada peserta didik kelas V di SD Negeri 3 Beureunuen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari pendekatan whole language terhadap hasil belajar peserta didik pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 3 Beureunuen Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental dan desain Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 3 Beureunuen Kabupaten Pidie yang berjumlah 39 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest dengan menggunakan instrument tes berupa 5 butir soal pilihan ganda dan tugas menulis jurnal dan kelancaran membaca isi jurnal. Untuk mengukur perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, peneliti menggunakan uji hipotesis Mann-whitney. Hasil analisis data menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar menggunakan pendekatan Whole Language dan hasil belajar secara konvensional maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan Whole Language terhadap hasil belajar peserta didik pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri 3 Beureunuen.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Inside Outside Circle (IOC) Pada Materi IPAS Indonesiaku Kaya Raya terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 4 Ketol Aceh Tengah Mahbengi, Sayu; Nurmasyitah, Nurmasyitah; Hasniyati, Hasniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29243

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil rendahnya nilai siswa diantaranya dikarenakan guru masih menerapkan model pembelajaran langsung (ceramah) yang dimana model pembelajaran langsung itu belum mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Selain permasalahan hasil belajar, penggunaan model yang kurang tepat dalam menyampaikan materi pembelajaran juga menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Inside Outside Circle (IOC) Pada Materi IPAS Indonesiaku Kaya Raya Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sd Negeri 4 Ketol Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental dan Nonequivalent Control Group Design. populasi dalam peneltian ini melibatkan seluruh peserta didik kelas V SDN 4 Ketol yang berjumlah 40 peserta didik.Sampel penelitian terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang berjumlah 20 peserta didik dan kelas kontrol yang berjumlah 20 peserta didik, yang dipilih menggunakan teknik sampling total. Pengumpulan data yang dilakukan melalui pemberian assesment pre-test dan pots-test yang menggunakan instrument berupa tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 soal pilihan ganda. Untuk mengetahui pengaruh hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, peneliti menggunkan uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh dari nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar menggunakan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC). Maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif Inside Outside Circle (IOC) pada materi IPAS indonesiaku kaya raya terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 4 ketol Aceh Tengah
Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas V SD Negeri Kandang Cut Kabupaten Aceh Besar Siagian, Kharisma; Iskandar, Denni; Hasniyati, Hasniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan kosakata Bahasa Indonesia pada siswa kelas V di SD Negeri Kandang Cut, Kabupaten Aceh Besar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguasaan kosakata sebagai fondasi keterampilan berbahasa yang meliputi kemampuan berbicara, menyimak, membaca, dan menulis. Penguasaan kosakata yang rendah dapat berdampak pada kesulitan siswa dalam memahami bacaan maupun berkomunikasi secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 26 orang. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda sebanyak 40 soal yang mencakup empat indikator penguasaan kosakata: menunjukkan kata sesuai perintah, memilih kata sesuai makna, memilih sinonim, dan memilih antonim. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai penguasaan kosakata siswa kelas V SD Negeri Kandang Cut adalah 66,57, masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70. Tingkat ketuntasan hanya mencapai 46%, sedangkan 54% siswa belum tuntas. Indikator dengan capaian tertinggi adalah memilih kata sesuai maknanya dengan rata-rata 79,6, sementara capaian terendah terdapat pada indikator menunjukkan kata sesuai perintah dengan rata-rata 52,3. Pada indikator sinonim dan antonim, meskipun terdapat siswa yang mencapai kategori sangat baik, masih banyak yang berada dalam kategori kurang. Hal ini mengindikasikan perlunya peningkatan strategi pembelajaran kosakata secara lebih intensif dan kontekstual agar kemampuan siswa lebih merata di seluruh indikator. Temuan ini menunjukkan adanya kesulitan pada beberapa aspek kosakata, terutama dalam memahami instruksi, sinonim, dan antonim. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pembelajaran dengan metode, media, dan latihan yang lebih variatif dan kontekstual agar penguasaan kosakata siswa dapat meningkat secara optimal.
Pengaruh Penggunaan Media Puzzle Huruf terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri 1 Lambheu Kabupaten Aceh Besar Bz, Radia Melisa; Safiah, Intan; Hasniyati, Hasniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30528

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan dasar penting dalam proses belajar siswa di jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media puzzle huruf terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada keterampilan membaca permulaan di kelas I SD Negeri 1 Lambheu, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 46 siswa, yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen sebanyak 24 siswa dan kelas kontrol sebanyak 22 siswa. Instrumen penelitian berupa tes pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest siswa di kelas eksperimen sebesar 92,50 dengan nilai N-Gain sebesar 0,83 (kategori tinggi), sedangkan pada kelas kontrol rata-rata nilai posttest sebesar 75,00 dengan N-Gain sebesar 0,40 (kategori sedang). Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media puzzle huruf terhadap hasil belajar membaca permulaan siswa. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa media puzzle huruf efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa di kelas rendah sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournamen (Tgt) Terhadap Hasil Belajar IPAS di Kelas IV SD Negeri 29 Banda Aceh Matondang, Nuraini Sa’diah Br; Nurmasyitah, Nurmasyitah; Hasniyati, Hasniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30682

Abstract

Pada pendidikan dasar terdapat berbagai mata pelajaran, salah satu yang sangat penting untuk dipelajari adalah mata pelajaran IPAS khususnya IPS. Berdasarkan observasi awal peneliti di SDN 29 Banda Aceh menunjukan bahwa hasil belajar IPS siswa masih rendah. Rendahnya hasil belajar IPS siswa selain terlihat dari jawaban pertanyaan yang diberikan langsung oleh guru saat proses pembelajaran, ada pertanyaan tertulis yang diberikan oleh guru kepada siswa. Beberapa siswa mendapatkan nilai 65 sampai 70, termasuk belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75. Hal ini disebabkan karena siswa belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran, siswa yang memliki kemampuan lebih yang mendominasi kegiatan pembelajaran, kurangnya minat siswa dalam belajar, siswa kurang percaya diri dengan jawabannya sendiri, dan ada beberapa guru menerapkan model mengajar konvensional dalam mengajarkan IPS. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan agar menambah keaktifan siswa secara mandiri maupun berkelompok yaitu model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). TGT merupakan model pembelajaran yang membentuk sebuah kelompok belajar dan selanjutnya kelompok tersebut akan saling berkompetisi. Dengan model seperti ini akan mampu merangsang peserta didik untuk aktif. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu “bagaimana penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar IPAS di Kelas IV SDN 29 Banda Aceh?”, bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar IPAS di Kelas IV SDN 29 Banda Aceh. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar IPAS di Kelas IV SDN 29 Banda Aceh sudah terlaksana dengan baik dan berhasil, berdasarkan hasil observasi dan wawancara dapat disimpulkan kelima komponen TGT saat proses pembelajaran yaitu presentasi kelas, tim, game, tournament, dan penghargaan bagi setiap kelompok sudah tercapai. Selain itu, tercapainya penelitian ini juga dapat dilihat dari permasalahan yang terjadi di kelas IVA ketika observasi awal peneliti yang dapat teratasi.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri 53 Banda Aceh Tazkia, Putri; Mislinawati, Mislinawati; Hasniyati, Hasniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30747

Abstract

Pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik. Namun, rendahnya hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila masih menjadi permasalahan yang ditemukan dalam proses pembelajaran, termasuk di SD Negeri 53 Banda Aceh. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru dan peserta didik cenderung pasif, sehingga berdampak pada hasil belajar yang rendah. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, dengan fokus pada peserta didik kelas V SD Negeri 53 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental dan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 54 orang, dengan sampel sebanyak 27 peserta didik kelas VB sebagai kelas eksperimen dan 27 peserta didik kelas VC sebagai kelas kontrol yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 soal yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Data hasil belajar dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney karena salah satu kelompok data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 86,48, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 71,48. Maka diterima dan ditolak. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik kelas V di SD Negeri 53 Banda Aceh.