Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Program Pendidikan Kesehatan Reproduksi RemajaTerintegrasi terhadap Peningkatan Kontrol Diri di Kabupaten Indramayu Atiek Novianty; Benny Hasan Purwara; Sari Puspa Dewi; Farid Husin; Tuti Wahmurti; Irvan Afriandi
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 2 (2015): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.814 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i2.54

Abstract

Permasalahan-permasalahan kesehatan reproduksi remaja terus meningkat di Kabupaten Indramayu, seperti masih tingginya perilaku seksual sebelum menikah, kehamilan remaja, perkawinan remaja, dan perceraian remaja. Berbagai permasalahan tersebut terjadi karena kontrol diri perilaku yang tidak berpegangan pada prinsip hidup sesuai dengan nilai. Pendidikan kesehatan reproduksi terintegrasi dengan mengajarkan nilai-nilai mulia diharapkan dapat dijadikan pedoman dalam bersikap dan berperilaku pada remaja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terintegrasi terhadap peningkatan kemampuan kontrol diri perilaku seksual pada remaja. Metode penilitian ini adalah Quasi eksperiment pre post design. Subjek penelitian ini adalah siswa SMUN di Kabupaten Indramayu yang berjumlah 144 orang  (kelompok perlakuan 72 dan kelompok kontrol 72). Teknik pengambilan sampel secara cluster. Pendidikan kesehatan reproduksi terintegrasi dilakukan pada kelompok perlakuan. Peningkatan kontrol diri diukur menggunakan kuesioner kontrol diri. Analisis data menggunakan uji kai kuadrat, mann whitney, Wilcoxon, dan uji kovarian. Hasil penelitian diketahui terdapat pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terintegrasi terhadap peningkatan kontrol diri perilaku seksual pada remaja (p=0,041). Peningkatan kontrol diri perilaku seksual remaja pada kelompok kontrol sebesar 54,6% dan kelompok kontrol sebesar 48,7%. Ego diri (63,6%) dan temperamental (65,9%) merupakan dimensi kontrol diri yang signifikan terhadap perubahan kemampuan kontrol diri pada kelompok perlakuan.Simpulan  penelitian ini adalah terdapat pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terintegrasi terhadap peningkatan kemampuan kontrol diri perilaku seksual pada remaja. Peningkatan kontrol diri perilaku seksual melalui pendidikan kesehatan reproduksi terintegrasi perlu dilakukan dan dilanjutkan dengan evaluasi dan supervisi secara berkala
Motivasi dan Kompetensi Mahasiswa serta Kepuasan Pasien setelah Mendapatkan Model Pembelajaran Asuhan Nifas Terintegrasi Allania Hanung; Farid Husin; Irvan Afriandi; Dany Hilmanto; Vita Murniati Tarawan; Setiawan Setiawan; Ishak Abdulhak
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 4 (2015): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.668 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i4.23

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal yang mempengaruhi kualitas bidan. Didasarkan atas kajian sebelumnya bahwa pendidikan bidan perlu menggunakan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi pasien,serta melibatkan multi disiplin ilmu.Diharapkan dengan pendekatan tersebut, dapat meningkatkan kompetensi bidan. Penelitian mengenai kurikulum terintegrasi telah banyak dilakukan pada pendidikan kedokteran, dan terbukti efektif meningkatkan kompetensi mahasiswa. Namun, penelitian kurikulum kebidanan terintegrasi di Indonesia masih terbatas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa penerapan asuhan nifas terintegrasi terhadap peningkatan motivasi dan kompetensi mahasiswa serta kepuasan pasien dalam praktek klinik kebidanan. Penelitian ini menggunakan metodequasi eksperiment dengan pre-post one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV program studi DIII Kebidanan UNS dan pasien yang mendapat pelayanan asuhan nifas oleh mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa 37 orang, dan pasien 37 orang yang mendapat pelayanan dari mahasiswa. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juli 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan motivasi dan kompetensi sebelum dan sesudah diberikan model pembelajaran asuhan nifas terintegrasi (p<0,001). Rata-rata peningkatan pengetahuan mahasiswa sebesar 20,27%, peningkatan sikap sebanyak 20,27%, dan peningkatan ketrampilan sebanyak 21,63%. Sebelum diberikan asuhan nifas terinetgrasi, mahasiswa tidak ada yang kompeten, namun sesudahnya terdapat 22 orang mahasiswa yang kompeten. Kompetensi mahasiswa meningkatkan kepuasan pasien sebesar 10,667 kali (OR=10,667). Unsur kompetensi yang paling memengaruhi kepuasan adalah ketrampilan (p<0,001). Kepuasan pasien dipengaruhi oleh ketrampilan mahasiswa sebanyak 40%. Simpulan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran asuhan nifas terintegrasi mampu meningkatkan motivasi dan kompetensi mahasiswa D III Kebidanan, serta meningkatkan kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan.
Pengaruh Penerapan Booklet Kunjungan pada Akseptor KB Suntik 3 Bulan terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Ketepatan Waktu Kunjungan Ulang Nurrasyidah Nurrasyidah; Benny Hasan Purwara; Herry Herman; Farid Husin; Tono Djuwantono; Irvan Afriandi; Hadyana Sukandar
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.786 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.50

Abstract

Tingkat keberlangsungan penggunaan alat kontrasepsi/ KB suntik 3 bulan semakin rendah dibandingkan kontrasepsi lain. Booklet kunjungan merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan informasi tentang KB suntik 3 bulan yang bertujuan untuk meningkatkan keberlangsungan penggunaan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peningkatan pengetahuan, sikap, dan pengaruhnya terhadap ketepatan waktu kunjungan ulang.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain quasi eksperiment dengan non equivalent pre-test post-test control group design, dengan jumlah sampel 31 orang/kelompok dengan teknik consecutive samplingdi Puskesmas Kejuruan Muda Aceh Tamiang pada periode 3 Juli‒28 Oktober 2015. Data dianalisis dengan UjiT tidak berpasangan atau ujiMann-Whitney(jika data tidak berdistribusi normal) untuk menguji perbedaan peningkatan pengetahuandan sikap,sedangkan uji Chi Square untuk menguji pengaruh penerapan booklet kunjungan terhadap ketepatan waktu kunjungan ulang. Instrument yang digunakan untuk mengukur pengetahuan dan sikap adalah kuesioner. Sedangkan ketepatan waktu kunjungan ulang dilakukan pengamatan melalui catatan kunjungan ulang yang dimiliki akseptor.Hasil analisis diperoleh persentase peningkatan pengetahuan pada kelompok perlakuan sebesar 33,3% sedangkan kelompok kontrol sebesar 25%. Pada sikap diperoleh persentase peningkatan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebesar 0%.Perbedaan peningkatan pengetahuan dan sikap secara statistik tidak bermakna (p>0,05). Penerapan bookletkunjungan berpengaruh terhadap ketepatan waktu kunjungan ulang (p<0,05).Bookletkunjunganmerupakan media pendidikan kesehatan yang tidak berbeda dengan informasi yang disampaikan secara lisan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap, namun berpengaruh terhadap ketepatan waktu kunjungan ulang akseptor KB suntik 3 bulan. Dengan penerapan yang maksimal akan lebih meningkatkan pengetahuan, dan sikap serta lebih menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan KB suntik 3 bulan yang berkesinambungan.
Co-Authors -, Burhan Abdullah Ichsan Ain Izzati Khiruddin Ain Izzati Khiruddin, Ain Izzati Albaru, Agung Allania Hanung Putri Sekar Ningrum Andila, Anggia Dwi Anggia Dwi Andila Anggia Farrah Rizqiamuti, Anggia Farrah Anggraini Alam, Anggraini Anita D. Anwar Annisa Fitri Maharani Ardini Saptaningsih Raksanagara Ardini Saptaningsih Raksanagara, Ardini Saptaningsih Argya Nareswara Arifah Nur Istiqomah Atiek Novianty Atri Laranova Bachti Alisjahbana Balqis, Dinda Benny Hasan Purwara Briska Sudjana Budi Sujatmiko Burhan Burhan, Burhan Chrysanti Murad Chrysanti Murad, Chrysanti Dahlia Yulianti Dany Hilmanto Deni Kurniadi Sunjaya Dewi Marhaeni Diah Herawati Dida Akhmad Gurnida Djatnika Setiabudi Eka Nurfitri, Eka Eleonora Anindya Tiara Dewi Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Emi Demiyanti Fadillah, Reza Arif Fardin Hasibuan Farid Husin Febri Sri Lestari Fedri Ruluwedrata Rinawan Fianza, Padji Irani Fitriyah, Sukhriyatun Gatot N. A. Winarno Giyawati Yulilania Okinarum Hadyana Sukandar Herawati, Pipit Herry Garna Herry Herman Ichsan, Abdullah Ika Murtiyarini Insi Farisa Arya Insi Farisa Arya Insi Farisa Arya, Insi Farisa Insi Farisa Desy Arya Ishak Abdulhak Iskandar, Hadyana Iskandar, Safira Atya Julistio T. B. Djais Julistio T. B. Djais, Julistio T. B. Kevin Gunawan Krisnian, Tharani Kurnia Wahyudi Kurnia Wahyudi Kurnia Wahyudi Kurnia Wahyudi, Kurnia Kusnandi Rusmil Laili Aznur Laili Aznur, Laili Laranova, Atri Maharani, Annisa Fitri Maria Lidwina Soetanto Nareswara, Argya Nita Arisanti Nita Arisanti Nur Fadilla Nur Fadilla, Nur Nurrasyidah Nurrasyidah Nurul Auliya Kamila Okta Wismandanu Padji Irani Fianza Pipit Herawati Pipit Herawati Prasetya, Taufan Rafsae Iqbal Akbar Rodman Tarigan Rudi Herman Sitanggang Rudi Herman Sitanggang, Rudi Herman Sahril, Indra Sari Puspa Dewi Setiawan Setiawan Shuffi Galuh Aditiyanti Siska Bradinda Putri Sudirman Siti Karlinah Solek, Purboyo Sri Endah Rahayuningsih Sri Yusnita Irda Sari, Sri Yusnita Irda Sudjana, Briska Susiarno, Hadi Syaputra, Muhammad Lyan Tharani Krisnian Titing Nurhayati Tono Djuwantono Tono Djuwantono Tuti Wahmurti Uni Gamayani, Uni Villia Damayantie Vita Murniati Tarawan Winarno, Gatot N.A Witri Septiani Wulan Fitrian Yudi Rachman Saleh Yudi Rachman Saleh, Yudi Rachman Yulia Sofiatin Yulidar Yanti Yuni Susanti Pratiwi Yuni Susanti Pratiwi, Yuni Susanti Yussy Afriani Dewi