Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Kriminalitas Remaja Di Perkotaan Susi Susantiy; Muh. Watif Massauna; Putri Lestari; Sitti Aisyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11034

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya tindak kriminalitas di kawasan perkotaan telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat. Fenomena ini tidak hanya melibatkan pelaku kriminal dewasa, tetapi juga remaja yang awalnya hanya menunjukkan kenakalan biasa. Seiring dengan perkembangan zaman, kenakalan remaja mengalami pergeseran kualitas yang semakin mengarah pada tindak kriminalitas, seperti pencurian, tawuran, pembegalan, pelecehan seksual, hingga pembunuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kriminalitas remaja di perkotaan dengan menelaah faktor-faktor penyebab terjadinya kenakalan yang berkembang menjadi tindakan kriminal. Studi ini dilakukan dengan metode studi literatur, yang mengkaji berbagai referensi terkait untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi dan dinamika kriminalitas remaja saat ini. Fokus utama penelitian ini mencakup aspek psikologis remaja, pengaruh lingkungan sosial, serta peran keluarga dan pendidikan dalam mencegah perilaku menyimpang. Hasil studi menunjukkan bahwa faktor utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya kriminalitas remaja di perkotaan meliputi kurangnya pengawasan orang tua, tekanan sosial dari lingkungan, keterbatasan akses pendidikan, serta pengaruh media dan teknologi. Selain itu, perubahan pola interaksi sosial di perkotaan juga berperan dalam meningkatkan risiko keterlibatan remaja dalam aktivitas kriminal. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan remaja. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan pendidikan karakter, pembinaan komunitas, serta penerapan kebijakan hukum yang lebih berpihak pada rehabilitasi daripada sekadar hukuman.
Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam Pencegahan Covid-19 di Kota Makassar Ditinjau dari Healt Belief Model dari Rosenstock Sitti Aisyah; Rohmah Rifani; Muh. Nurhidayat Nurdin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v3i5.5198

Abstract

Penyebaran covid-19 dengan cepat memberikan dampak begitu besar pada kehidupan masyarakat sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan penerapan protokol kesehatan. Kepatuhan masyakat diperlukan dalam memaksimalkan penerapan protokol kesehatan dan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kepatuhan adalah keyakinan dalam menerapkan perilaku sehat . Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dimensi health belief model terhadap kepatuhan masyarakat di Kota Makassar. Subjek dalam penelitian ini adalah 100 orang yang merupakan masyarakat kota Makassar yang berusia 18-40 tahun. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan insidental sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai R2 = 0,457 dan nilai p < 0,05 (Signifikan). Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dari lima dimensi health belief model yang paling memengaruhi kepatuhan protokol kesehatan yaitu perceived susceptibility dan perceived benefit. Implikasi dalam penelitian ini adalah memberikan gambaran terkait dengan dimensi health belief model dan kepatuhan protokol kesehatan dalam pencegahan covid-19 di Kota Makassar.