Claim Missing Document
Check
Articles

Skrining Jamur dari Sonneratia caseolaris di Mangrove Mandeh: Sumber Potensial Kandidat Antioksidan Agustien, Anthoni; Rafique, Mohsin; Mildawati, Mildawati; Maliza, Rita; Jannah, Mifthahul
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 4 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.4.17933

Abstract

Jamur endofitik yang berasosiasi dengan mangrove Sonneratia sp. diketahui menghasilkan metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan. Kawasan pesisir Mandeh merupakan habitat alami yang kaya akan Sonneratia sp., sehingga menjadi lokasi strategis untuk eksplorasi jamur endofitik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi jamur endofitik yang berasosiasi dengan mangrove Sonneratia sp., melakukan skrining aktivitas antioksidan secara in vitro, serta mengidentifikasi isolat potensial berdasarkan karakteristik makroskopis dan mikroskopis.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tahapan sebagai berikut: isolasi jamur dilakukan melalui teknik direct planting, skrining aktivitas antioksidan dilakukan secara in vitro menggunakan metode DPPH, dan identifikasi isolat dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20 isolat jamur endofitik berhasil diperoleh. Berdasarkan hasil skrining aktivitas antioksidan, ditemukan empat isolat yang menunjukkan aktivitas antioksidan dengan kategori kuat, sedang, dan lemah. Isolat dengan kode T4L1C4 dan T3L2C3 menunjukkan aktivitas antioksidan kuat, sedangkan T3L2C2 menunjukkan aktivitas sedang. Berdasarkan karakteristik mikroskopis, ketiga isolat tersebut teridentifikasi sebagai anggota genus Fusarium sp. Kata kunci: Antioksidan; Endofitik; Jamur; Mandeh; Skrining
Jamur Endofit Aspergillus spp. dari Ceriops tagal sebagai Kandidat Penghasil Antibiotika Abrar, Mohammad; Agustien, Anthoni; Maliza, Rita; Sophia, Anggun
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/m6xjng91

Abstract

Tumbuhan mangrove Ceriops tagal diketahui sebagai salah satu sumber jamur endofitik yang mampu menghasilkan senyawa metabolit bioaktif dengan berbagai aktivitas biologis, termasuk potensi sebagai antibiotik untuk mengatasi masalah resistensi antimikroba yang terus meningkat secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi jamur endofitik Aspergillus spp. dari daun, akar, dan ranting C. tagal, serta mengevaluasi potensinya sebagai penghasil senyawa antibiotik terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida albicans. Isolat dikultivasi pada suhu ruang selama 7 hari dalam kondisi statis, kemudian metabolit sekundernya diuji menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer). Sebanyak delapan isolat Aspergillus spp. berhasil diperoleh, yaitu AS7, AS8, AS12, AS26, AS47, AS51, AS53, dan AS85, yang menunjukkan variasi morfologi koloni serta potensi antibakteri. Hasil uji menunjukkan sebagian besar isolat mampu menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus, tetapi tidak menunjukkan aktivitas terhadap C. albicans. Aktivitas terhadap E. coli umumnya lemah, kecuali AS8 (10,45 mm) yang tergolong kuat. Aktivitas terhadap S. aureus lebih tinggi, dengan tiga isolat AS7 (11,89 mm), AS12 (11,45 mm), dan AS51 (10,92 mm) masuk dalam kategori kuat. Dari delapan isolat yang diperoleh, AS7, AS8, AS12, dan AS51 menunjukkan aktivitas kuat terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, namun tidak menunjukkan aktivitas terhadap Candida albicans. Temuan ini menegaskan potensi jamur endofitik mangrove sebagai sumber kandidat antibiotik baru.