Maridjo AH
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP UNTAN, Pontianak

Published : 57 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Minat Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Menggunakan Metode Diskusi Kelompok Kelas V SDN 10 Balai Eti, Emelia; AH, Maridjo; ., Rosnita
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Judul Penelitian ini adalah: Peningkatan Minat Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial m enggunakan metode diskusi kelompok kelas V SDN 10 Balai. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan Peningkatan Minat Pembelajaran IPS menggunakan metode diskusi kelompok. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah 28 orang siswa kelas V SDN 10 Balai yang mengalami penuruan minat pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukan bahwa setelah diberikan tindakan dengan menggunakan metode diskusi kelompok mengalami peningkatan minat dan peningkatan hasil belajar ( dilihat dari penilaian proses dan hasil evaluasi akhir) penilaian proses tampak siswa lebih teliti,lebih cermat, lebih percaya diri dan punya keberanian serta mau berkerjasama dalam kelompok.Hal ini terlihat dari nilai yang diperoleh siswa pada KKM 60 meningkat menjadi 79 pada siklus 2, meningkat lagi menjadi 85 pada siklus 3. Kata Kunci : Minat Belajar, Metode Diskusi Abstract: Title of research is to improve the intriguing of learning of social scholarship by using group discussion in the fifth class of tenth of primary of school students in Balai. The purpose of this research is to improve the intriguing of social scholarship by using group discussion. The method of research is research is 28 students in the fifth clss of primary of shool students that students did not interest to study of social scholarship. Base on data analysis, the result of this research show that after the write gave the lesson by using group discussion, students could increase motivation and scros ( base on the process and the result of final evaluation). Students become more accurately, confident, brave, and cooperative in group. It could be seen from the result of students scores. Base on KKM, students must got scores to pass the study is 60 in the second cycle, students got high score become 79 and in third cycle student got learning of social scholarship by using group discussion could in crease the students in triguing of learning of social scholarship. Key Words: The intriguing of learning,, Discussion method,Learning of Social Scholarship.
PENINGKATAN KREATIVITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN PADA KELAS IV SD Khair, Mega; ., Marzuki; AH, Maridjo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitasbelajar peserta didik dengan menggunakan metode bermain peran dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada kelas IV Sekolah Dasar Negeri 16 Pontianak Timur. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan berkolaborasi teman sejawat. Subjek penelitian adalah pendidik (Mega Khair) dan peserta didik kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan sebanyak 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode bermain peran dapat meningkatkan kreativitas peserta didik dan dapat mempengaruhi peningkatan hasil belajar peserta didik pada kelas IV Sekolah Dasar. Hasil kreativitas daya cipta (kognitif) pada siklus I sebesar 39,22%, siklus II sebesar 65,19%, dan pada siklus III sebesar 91,67%. Sedangkan kreativitas daya rasa (afektif) pada siklus I sebesar 39,71%, siklus II sebesar 62,65%, dan pada siklus III sebesar 92,65%. Sedangkan kreativitas daya karsa (konatif) pada siklus I sebesar 35,88%, siklus II sebesar 62,35%, dan pada siklus III sebesar 95,88%. Peserta didik yang tadinya pasif dan kurang berminat belajarnya sedikit demi sedikit menjadi tertarik belajarnya dan kreativitas meningkat. Kata kunci:Kreativitas, Pendidikan Kewarganegaraan, Bermain peran Abstract : The purpose of this research is to increase students learning creativity by using role playing method in Civic Education learning on grade IV Elementary School 16, East Pontianak . The type of this research is classroom action research focus on students collaboration . Subject of this research is teacher (Mega Khair) and students of grade IV, Elementary School. This research is done for 3 phases. The result of this research showed that the using of role playing method can increase students creativity and can influence the result study of grade IV, Elementary School. The result of kognitif creativity at phase 1 is 39,22%, phase II is 65,19%, and phase III is 91,67%. Meanwhile the result of affective creativity at phase I is 39,71%, phase II is 62,65%, and phase III is 92,65%. And the result of desire energy creativity (konatif) at phase I is 35,88%, phase II is 62,35%, and phase III is 95,88%. Students that formerly passive and less in study become interests its studying and increase their creativity. Key word :Creativity, Civic Education, Role Play
PENINGKATAN MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MANIPULATIF SEKOLAH DASAR Non, Katharina; ., Rosnita; AH, Maridjo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana meningkatkan minat siswa dengan digunakannya media manipulatif dalam pembelajaran matematika di kelas IV SDN 11 Sebuduh Kembayan Sanggau. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengunaan media manipulatif dalam pembelajaran matematika SDN 11 Sebuduh Kembayan Sanggau metode yang diginakan adalah deskriptif kualitatif penelitian berlangsung di SDN 11 Sebuduh Kembayan Sanggau. Sabjek dalam penelitian ini adalah peneliti sebagai pelaksana pembelajaran dan peserta didik kelas IV yang berjumlah 23. Teknik pengumpulan data yaitu teknik opserfasi langsung. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar opserfasi yang dilaksanakan 3 siklus. Kata Kunci: Peningkatan minat, pembelajaran Matematika, media manipulatif sekolah dasar. He problem in this paper is how to increase students' interest with the use of manipulative media in learning mathematics in fourth grade at sdn 11 sebuduh kembayan sanggau. The general objective of this study was to describe the use of media in teaching math manipulative sdn 11 sebuduh kembayan sanggau diginakan method is descriptive qualitative research underway at sdn 11 sebuduh kembayan sanggau. Sabjek in this study is the researcher as executive learning and fourth grade students who totaled 23. Data collection techniques, namely direct opserfasi techniques. Data collection tool used in this research was conducted opserfasi sheet 3 cycles. Keywords: increasing interest, learning math, manipulative medium primary schools.
PENINGKATAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD DI KELAS V Usman, Nurhayati; Salimi, Asmayani; AH, Maridjo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilakukan dalam upaya peningkatan aktivitas peserta didik pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD di kelas V C Sekolah Dasar Negeri 42 Pontianak Kota. Berdasarkan observasi awal yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa aktivitas belajar peserta didik masih sangat rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang berbentuk Survey Kelembagaan dan jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V C yang berjumlah 40 orang. Teknik pengumpul data dalam penelitian ini yaitu teknik observasi langsung dan teknik pengukuran. Sedangkan alat pengumpul data ini adalah lembar observasi dan butir soal. Penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus. Secara terperinci dapat diuraikan bahwa hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Terdapat peningkatan aktivitas fisik peserta didik kelas V C Sekolah Dasar Negeri 42 Pontianak Kota dari baseline sampai siklus 3 sebesar 70% yang peningkatannya dapat mencapai kriteria tinggi. (2) Terdapat peningkatan aktivitas mental peserta didik kelas V C Sekolah Dasar Negeri 42 Pontianak Kota dari baseline sampai siklus 3 sebesar 70,5% yang peningkatannya dapat mencapai kriteria tinggi. (3) Terdapat peningkatan aktivitas emosional peserta didik kelas V C Sekolah Dasar Negeri 42 Pontianak Kota dari baseline sampai siklus 3 sebesar 65% yang peningkatannya dapat mencapai tinggi. Maka dari itu, peneliti menyarankan kepada guru, khususnya guru yang mengajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dapat menggunakan model cooperative learning tipe STAD Abstrack : This research was conducted in an effort to increase student learning activities science using learning model cooperative tipe STAD in class 5 C Sekolah Dasar Negeri 42 Pontianak Kota. Based on preliminary observation that have been made can beside that the activities of learners are still very low. The method used is descriptive method in the form of instutional survey and research is type of class action. Subjects in the study were students of class 5 c with forty people. Techniques of data collection in this study is the techiniques of direct observation an measurement techiques. While the data collection tools is the observation sheet and the grain problem. This research was conducted in 3 cyclus. Result of this research are : (1) There is an increase in phsycal activities learner in class 5 C of Sekolah Dasar Negeri 42 Pontianak Kota from baseline up to 3 cyclus as big as 70% improvement criteria that attaind high. (2) There is an increase in menthal activities of learners from base line up to three cyclus as big as 70,5 % of that increase can rich a high criterion. (3) There is an increase in emotional activities of learners from base line up to three cyclus as big as 65 % of that increase can rich a high criterion. Thus the researcher suggest to teacher in particular science subject can use cooperative learning type STAD
PENINGKATAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN SAINS MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI KELAS IV SDN 12 F34211703, Nirwana; Salimi, Asmayani; AH, Maridjo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstark: Aktivitas fisik peserta didik dalam pembelajaran Sains dengan menggunakan metode demonstrasi kelas IV Sekolah Dasar Negeri 12 Sungai Ambawang telah mengalami peningkatan pada penelitian awal 17,78%, siklus 1 51,11%, siklus 2 62,22% dan siklus 3 93,33%. Terjadi peningkatan dari base line ke siklus 3 sebesar 75,55% dengan kategori tinggi. (2) Aktivitas mental peserta didik dalam pembelajaran Sains dengan menggunakan metode demonstrasi kelas IV Sekolah Dasar Negeri 12 Sungai Ambawang mengalami peningkatan dari base line 15,55%, siklus 1 42,22%, siklus 2 57,78%, siklus 3 88,89%, sehingga terjadi peningkatan dari baseline ke siklus 3 sebesar 73,34% dengan kategori tinggi. (3) Aktivitas emosional peserta didik dalam pembelajaran Sains dengan menggunakan metode demonstrasi kelas IV Sekolah Dasar Negeri 12 Sungai Ambawang mengalami peningkatan dari base line 17,78%, siklus 1 42,22%, siklus 2 60%, siklus 3 86,67%, sehingga terjadi peningkatan dari baseline ke siklus 3 sebesar 68,89% dengan kategori tinggi. Kata kunci : aktivitas,metode demonstrasi, sains Abstark: physical activity students in science learning by using the method of class iv state elementary schools 12 river ambawang has increased 17,78 % to early research, a 1 % 51,11 2 cycles cycle 93,33 62,22 % and 3 %.Increase from a line to a 3 % of 75,55 in the category of high.( 2 ) the mental students in science learning by using the method of class iv state elementary schools has increased from 12 river ambawang 15,55 % base line a 1 % 42,22 2 cycles 57,78 %, a 3 % 88,89 so there is an increase from the baseline in the cycle of 73,34 3 % in the highly. ( 3 ) activity emotional students in science learning by using the method of class iv state elementary schools has increased from 12 river ambawang 17,78 % base line a 1 % 42,22 2 cycles 60 %, a 3 % 86,67 so there is an increase from the baseline in the cycle of 68,89 3 % in the highly. Keywords: activity, method demontrasi, science.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALLY Tiyawarman, Arie; AH, Maridjo; Uliyanti, Endang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian tentang Peningkatan Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Team Assisted Individually pada Kelas VA SDN 24 Pontianak Tenggara bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar dengan menggunakan model kooperatif tipe team assisted individually pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada siswa kelas VA Sekolah Dasar Negeri 24 Pontianak Tenggara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Bentuk penelitian yang digunakan adalah survei yaitu survei kelembagaan dengan dengan jenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA yang berjumlah 34 orang. Dari data yang diperoleh peningkatan motivasi intrinsik dari baseline 33,5% ke siklus III 75%, sedangkan motivasi ektrinsik dari baseline 41,5% ke siklus III 86% berarti terjadi peningkatan. Maka dapat disimpulkan model kooperatif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas VA SDN 24 Pontianak Tenggara. Kata Kunci: Peningkatan, Motivasi Belajar, Model Kooperatif Abstract: The research about Increasing Students Motivation in Study of Civic Education by used Cooperative Model Type Team Assisted Individually for grade VA Elementary School 24 Southeast Pontianak is purpose to description in increasing motivation in study by used cooperative model type team assisted individually to study of Civic Education to grade VA Elementary School 24 Southeast Pontianak. Method that used is descriptive method. Form of the research that used is survey studies, that is institutional survey with sort of Classroom Action Research (CAR). Subyek in the research is student in grade VA with aggregate 34 students. From the data that we get, increasing intrinsic from the baseline 33,5% to cycle III 75% meanwhile the motivation ekstrinsic from the baseline 41,5% to cycle III 86%, It means occur increasing. So we can conclude that cooperative model can increasing student motivation in study of Civic Education for grade VA in Elementary School 24 Southeast Pontianak. Keywords : Increasing, Motivation in Study, Cooperative Model
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA LANCAR PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MEDIA KARTU KATA DI SEKOLAH DASAR F34211047, Mulyati; AH, Maridjo; ., Sukmawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Permasalahan penelitian ini adalah: “Bagaimanakah peningkatan kemampuan membaca lancar dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan media kartu kata pada murid kelas I Sekolah Dasar Negeri 18 Pontianak Barat?”. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan bentuk penelitian survey. Subjek penelitian murid kelas I SD Negeri 18 Pontianak Barat yang berjumlah 32 orang. Kesimpulan adalah terdapat peningkatan kemampuan membaca lancar dengan menggunakan media kartu kata pada siswa kelas I SDN 18 Pontianak Barat. Secara khusus disimpulkan: (1) Kemampuan membaca lancar dalam mengalami peningkatan dari penelitian awal 21.88%, dan siklus III meningkat sebesar 87,50%. (2) Kemampuan membaca lancar dalam intonasi yang benar mengalami peningkatan, ini dapat dilihat dari penelitian awal 23.44%, dan siklus III meningkat sebesar 75,00%. (3) Kemampuan membaca lancar dalam kejelasan ucapan mengalami peningkatan. Ini dilihat dari penelitian awal 56,25%, dan siklus III 71,87%. (4) Kemampuan membaca lancar dalam lafal mengalami peningkatan, ini dilihat dari penelitian awal 39,07%, dan siklus III meningkat sebesar 76,57%.   Kata Kunci: Peningkatan, Membaca Lancar, Media Kartu, Bahasa Indonesia   Abstract: The problem of this study is: "How does an increase in the ability to read fluently in Indonesian language learning by using a media card class I told the students Elementary School 18 Pontianak Barat?". The method in this study is descriptive, with the shape of survey research. Research subjects Elementary School first grader 18 West Pontianak totaling 32 people. The conclusion is that there is an increased ability to read fluently with the media card using the word in the first grade students of SDN 18 Pontianak Barat. Specifically concluded: (1) The ability to read fluently in increased 21.88% from the beginning of the study, and the third cycle increased by 87.50%. (2) The ability to read fluently in correct intonation has increased, it can be seen from the initial research 23:44%, and the third cycle increased by 75.00%. (3) The ability to read fluently in speech clarity has increased. It is seen from the beginning of the study 56.25%, 71.87% and third cycle. (4) The ability to read fluently in pronunciation has increased, is seen from the beginning of the study 39.07%, and the third cycle increased by 76.57%. Keywords: Improvement, Current Reading, Media Card, Indonesian
PENGARUH MODEL PENCOCOKAN KARTU INDEKS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Cincu, Yuliana; AH, Maridjo; ., Rosnita
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pencocokan kartu indeks dengan siswa yang diajar tanpa menggunakan model pencocokan kartu indeks di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 20 Pontianak Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Bentuk penelitian eksperimen yang digunakan adalah quasi exsperimental design dengan jenis nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 89 orang yang terdiri dari kelas VA 30 orang, kelas VB 27 orang dan kelas VC 32 orang. Berdasarkan hasil analisis data, bahwa rata-rata Posttest pada kelas eksperimen sebesar 77,87 sedangkan rata-rata Posttest pada kelas kontrol sebesar 71,48. Hasil perhitungan effect size data hasi belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh Effect Size= 0,59 dengan kategori sedang, berarti memberikan pengaruh yang sedang dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 20 Pontianak Selatan.   Kata kunci: pengaruh, model pencocokan kartu indeks, hasil belajar   Abstract: This study aimed to examine differences in learning outcomes of students who are taught by using a matching model of index cards with students who are taught without using the model matching index cards in Class V State Elementary School 20 South Pontianak. The method used in this study is the experimental method. The form used experimental research is quasi exsperimental design with nonequivalent control group types. The samples in this study were fifth grade students totaling 89 people consisting of 30 VA class, class 27 and class VB VC 32. Based on the analysis of data, that the average posttest in the experimental class at 77.87 while the average posttest in the control class is 71.48. Results calculated effect size of data hasi grade students obtained experimental and control classes Effect Size = 0.59 with the medium category, which was meant to give effect to improve the learning outcomes of students of class V Public Elementary School 20 South Pontianak. Keywords: effect, the model matching index cards, learning outcomes
PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI METODE KERJA KELOMPOK MIS AL-MUJAHIDIN Zurainah, Syarifah; Sabri, Tahmid; AH, Maridjo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Secara umum tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang peningkatan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam melalui metode kerja kelompok Kelas IV MIS Al-Mujahidin Ketapang. Hasil Penelitian sebagai berikut : Pada penelitian awal keaktifan belajar siswa sebesar 40%. Setelah diberikan pembelajaran dengan menggunakan metode kerja kelompok keaktifan siswa meningkat pada siklus I, keaktifan belajar siswa sebesar 55%, pada siklus II, keaktifan belajar siswa meningkat sebesar 10% menjadi 65%, dan keaktifan belajar siswa pada siklus ke III meningkat sebesar 20% menjadi 85%. Sedangkan tantang kemampuan guru merancang pembelajaran (RPP) ada peningkatan sudah sangat baik karena rancangan tersebut sesuai dengan meteri yang dipelajari dan sesuai untuk memotivasi anak dalam belajar. dan terus meningkat. Untuk pelaksanaan pembelajaran, dari siklus I sampai siklus III, skor keterlaksanaan langkah-langkah pembelajaran terus meningkat. Pada siklus I skor keterlaksanaan pelaksanaan pembelajaran yaitu 3,4, pada siklus II meningkat menjadi 3,7 dan pada siklus III meningkat menjadi 3,8. Kata kunci : Metode kerja kelompok, Peningkatan Keaktifan, Perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran. Abstract: The purpose of general research to describe about increase student activity in learning sains throught work in pair method in grade IV MIS Al-Mujahidin Ketapang. The result of the first research learning activity student is 40%, that learning with work in pair student activity increase siclus I is 55%, in the siclus II increase 10% to 65% and siclus III increase is 20% to 85%. About teacher ability lesson plan (RPP) there are increase very good bercause the lesson plan switable with material there are study and siclus I until siclus III. The score learning steps increase in the siclus I score is 3,4. In the siclus II increase 3,7 and than increase 3,8 in the siclus III. Keywords : Work in pair method, increase activity, leraning plan
PENINGKATAN PEMBELAJARAN PKn YANG MENYENANGKAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN SISWA KELAS V SDN 50 Lasmana, Daeng Rizky; AH, Maridjo; ., Suryani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran PKn yang menyenangkan secara fisik dan non fisik setelah menggunakan metode bermain peran di kelas V SDN 50 Pontianak Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, bentuk penelitian ini adalah survei, sifat penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dalam pelaksanaannya berkolaborasi dengan guru kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru kelas dan 30 orang siswa kelas V. Pembelajaran PKn yang menyenangkan menggunakan metode bermain peran di kelas V SDN 50 Pontianak Barat mengalami peningkatan dari base line sebesar 19,15% ke siklus III menjadi 85,25% meningkat sebesar 66,1% dengan dikatagorikan Tinggi. Kata kunci : Peningkatan, Pembelajaran Menyenangkan, Bermain Peran Abstract: This study aimed to describe the learning fun Civics physical and non-physical after using the method of playing a role in the fifth grade at SDN 50 West Pontianak. The method used in this study is descriptive, it is a form of survey research, this study is the qualitative nature and type of research is Classroom Action Research (CAR), which in practice collaborate with classroom teachers. The subjects in this study were 1 classroom teachers and 30 students of class V. Learning Civics are fun to use class methods play a role in SDN 50 West Pontianak increased from baseline by 19.15% to 85.25% the third cycle be increased by 66.1% to be categorized as "High". Keywords : Enhancement, Learning Fun, Role Playing