Claim Missing Document
Check
Articles

The Nationality Da’wah Method of Habib Luthfi Ali bin Yahya in Indonesia Surur, Achmad Tubagus; Anas, Ahmad; Riyadi, Agus; Shulthoni , Muhamad; Adinugraha, Hendri Hermawan
Unisia Vol. 42 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unisia.vol42.iss1.art9

Abstract

This research aims to reveal the da'wah and broadcasting approaches to seek the principles of Islamic da'wah and examine the da'wah media used by Habib Luthfi Ali bin Yahya. This type of research is qualitative research. Primary data is broadcast recordings of Habib Luthfi Ali bin Yahya. Secondary data, namely several kinds of literature relevant to this research's purpose, is supportive. The data collection technique is documentation. The researcher uses a qualitative descriptive analysis of cultural criticism theory, namely an analysis of the understanding of how a person communicates and how to develop symbolic meaning in society. The results of this study indicate that the role of ulama and religious leaders as missionaries is significant and strategic in preaching. The existence of the figure Habib Luthfi bin Ali Yahya has significantly contributed to the spread of Islamic da'wah. Their love of the motherland missionary movement is quite relevant amid the current condition of the Indonesian nation. As scholars, kiai, and leaders of Sufi orders, they have played an essential role in growing nationalism and consistently preaching Islam, especially in efforts to strengthen the spirit of love for the motherland and nation. The peculiarity of Habib Luthfi's da'wah is a massive da'wah movement to care for and maintain the integrity of the Unitary State of the Republic of Indonesia. The da'wah method used by Habib Luthfi is gentle and does not hurt other people's feelings. Habib Luthfi received all the guests who came to his house and they were comfortable and felt sheltered by the shade of Habib Luthfi's words and views. This is the preaching of the Prophet Muhammad carried out by Habib Luthfi. The virtue of preaching Habib Luthfi is without drawing a sword or killing people. He never cursed or wished non-Muslims badly. Habib Luthfi's preaching style is charismatic, and the communication style is natural and elegant. Da'wah style and pattern of thinking out of the box from most people. The concept of Habib Luthfi's da'wah has been able to package the three pillars of community empowerment, namely religion, nationalism, and economic growth, more attractively.
Nahdlatul Ulama dan Kristenisasi Di Desa Tegalombo Pati Tahun 1970-2009: Nahdlatul Ulema and Christianization in Tegalombo Pati Village, 1970-2009 Fajarul, Ahmad Anas
Journal of Islamic History Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Islamic History
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jih.v2i2.481

Abstract

Through a historical approach, this research reveals the process of forming Christian bases in Tegalombo Village and how the process of social-religious transformation of the community occurred after the establishment of the Nahdlatul Ulama (NU) branch in Tegalombo. The results of the study found that NU succeeded in countering Christianization by establishing various Islamic educational institutions such as PAUD, RA, TPQ, and MI. Nahdlatul Ulama was also involved in the events of resolving tensions between Islam and Christianity and building religious tolerance in Togalombo. Tensions between Muslims and Christians in Tegalombo that have occurred, namely tensions in 1942, tensions, tensions at the 1996 recitation event, and tensions at the 2009 KKR event. After 2009, the life of Muslims and Christians went harmonious, even Nahdlatul Ulama and Christians always cooperate in various activities.
Integrasi Pendidikan, Keagamaan, dan Kepedulian Sosial dalam Program Pengabdian Masyarakat Desa Bonto, Kabupaten Sinjai Nurbasmawati, Sri Eka; Ramadhani, Suci; Ahmad, Anas; Yusuf, Wahdania; Aulia, Andi Latifah; Mutara, Mutara; Atikah, Atikah; Yatri, Alya Eka; Izzulhaq, Irsandi
SENTRA DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/dedikasi.v2i1.75

Abstract

Desa Bonto, yang terletak di Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, merupakan wilayah dengan potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Desa ini didominasi oleh kalangan orang tua dan remaja. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Angkatan ke-72, yang dilaksanakan dari 8 Agustus hingga 21 September 2023, bertujuan untuk memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Bonto melalui tiga bidang utama: pendidikan, keagamaan, dan sosial masyarakat. Program-program yang dijalankan meliputi Bina Literasi di dua sekolah dasar, Bina Tafsir di TPA Nurul Muttaqin, Festival Anak Sholeh, Bonto Clean Up Day, Bonto Fun Futsal, dan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Pelaksanaan kegiatan ini berfokus pada pengabdian masyarakat dan kolaborasi antara mahasiswa, pemuda, dan pemerintah desa untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Hasilnya menunjukkan partisipasi aktif dari masyarakat serta peningkatan kesadaran dalam bidang pendidikan, kebersihan lingkungan, dan keagamaan, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi masa depan Desa Bonto.
Program Khotmil Qur’an dalam Meningkatkan Loyalitas Jamaah di Biro Umrah Azzahro Semarang Khairisa, Airin Agasilva; Anas, Ahmad
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 2 : Al Qalam (Maret 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i2.4793

Abstract

Khotmil Qur’an adalah kegiatan membaca Al-Qur’an yang dimulai dari Juz 1 hingga Juz 30 dan dibagi sesuai dengan jumlah peserta. Salah satu Tour And Travel Umrah di Semarang yaitu Azzahro Tour And Travel membuat Program Umrah yang sangat menarik, yaitu program Khotmil Qur’an. Program Khotmil Qur’an ini dilaksanakan oleh para jamaah Umrah saat mereka sudah sampai di tanah suci, baik di Kota Makkah maupun di Kota Madinah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah program Khotmil Qur’an ini dapat mempengaruhi dalam meningkatkan loyalitas jamaah Biro Umrah Azzahro. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang diperoleh dengan metode wawancara yang dilakukan kepada pemilik dan jamaah Biro Umrah Azzahro. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa program khotmil qur’an dapat mempengaruhi loyalitas jamaah Biro Umrah Azzahro karena program Khotmil Qur’an tersebut menjadikan nilai plus di mata para jamaah dan para jamaah merasa dengan waktu ibadah yang singkat mereka dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan menjadikan perjalanan ibadah Umrah mereka menjadi lebih berkualitas. Selain itu, ternyata jamaah juga merasa puas dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh Biro Umrah Azzahro.
Industri Batik: Dinamika Ekonomi Masyarakat Muslim Yogyakarta, 1900-1939 Fajarul, Ahmad Anas; Ahsan, Muhammad Fikri
Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah Vol. 9 No. 1 (2025): Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problems of the indigenous economy represented by Muslims here in the 20th century cannot be separated from the policies of the Dutch colonial government and trade competition with the Chinese. This study aims to understand and analyze a dynamic cycle that occurred in the batik industry in the Muslim community in Yogyakarta from 1900-1939 and its impact on the economy of Muslim entrepreneurs and batik workers. This study uses historical methods with the object of research in Kauman, Kotagede and Karangkajen Villages. The results of this study include; (1) In the 20 th century, the socio-economic structure of the people of Yogyakarta was divided into three classes including the European class, the Chinese and Arab classes, and the indigenous people; (2) The dynamics of the batik industry in Yogyakarta from 1900-1939 experienced fluctuations (ups and downs) which resulted in economic instability of Muslim batik entrepreneurs, culminating in the malaise crisis; (3) The progress of the batik industry in Yogyakarta Muslim entrepreneurs, making them have a well-established economy and are able to recruit workers from the village as workers in batik.
Pemaknaan Ali Syariati Mengenai Gelar Haji di Desa Tepimulyo Kabupaten Kendal Alhumaira, Nailla Mariska; Anas, Ahmad; Muhajarah, Kurnia
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4582

Abstract

Pada penelitian ini penulis bertujuan menganalisis makna gelar haji dari sekelompok masyarakat di Desa Tepimulyo Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Proses pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna haji terbagi menjadi tiga; makna sosial, makna religius dan makna ekonomi. Makna sosial pertama diartikan dengan pengalaman haji yang telah dilalui dapat disebarkan melalui acara sosial untuk berbagi kepada sesama. Makna sosial kedua berisi perubahan status sosial pasca haji tidak serta merta bisa langsung diterima. Ada yang menolak diberikan gelar haji dan hajah di depan namanya, ada juga yang menganggap harus diberikan gelar di depan namanya untuk mengenang perjuangan selama beribadah di Tanah Suci. Dan makna sosial terakhir dalam pembahasan berisi perubahan yang diinginkan oleh masyarakat sekitar tempat tinggal para haji yaitu lebih baik dalam menjalankan ibadah dan memperbaiki perilaku sekembalinya dari tanah suci. Makna religius diartikan sebagai identitas baru setelah menjalankan ibadah haji. Ketiga, makna ekonomi menurut masyarakat Desa Tepimulyo menitikberatkan pada besarnya biaya ibadah haji, maka sepulangnya di tanah diberikan gelar haji sebagai penghormatan karna dianggap mampu dari segi finansial. Terakhir, makna gelar haji sendiri dipahami sebagai pemahaman masyarakat dalam menilai bagaimana perbedaan kepribadian dan kebiasaan individu setelah menjalankan ibadah haji.
Persepsi Jemaah Terhadap Bimbingan Manasik Umrah di Biro Saibah Mulia Mandiri Semarang Pada Tahun 2025 Butsainah, Innas Salma; Anas, Ahmad; Rozaq, Abdul; Hilmi, Mustofa; Kasmuri, Kasmuri; Darissurayya, Vina
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v8i3.4610

Abstract

The implementation of umrah manasik guidance is the most important aspect in preparing the congregation, especially for beginners and the elderly so that they are able to understand the procedures for worship before leaving for the holy land. This study aims to describe the experiences and perceptions of the congregation towards the umrah manasik service provided by the Saibah Mulia Mandiri Semarang Bureau. The approach used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews with ten informants who are umrah pilgrims and one bureau staff. In analyzing, the researcher refers to the five dimensions of SERVQUAL, namely tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The results of the study indicate that the service is good with several suggestions for improvement in the form of adding animated media and practicing the pillars of tawaf and sa'i worship for the congregation. Apart from that, this study can provide practical contributions in improving the quality of service at the Umrah Pilgrimage Travel Organizer (PPIU).
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Melalui Keterampilan Batik Ecoprint di Desa Andongsari Wibisono, Nabila Indah; Putera, Agustian Mahendra; Atikah, Sifa Zhahrotul; Nadia, Aisyah; Putri, Jesika Kirana; Safitri, Jihan Ikmal; Wahyuningtyas, Sofia Eka; Jayani, Erin Wahyu; Devina Pramudita, Monika Chandra; Hikmah, Urifatul; Nasichudin, Hafizh; Anas, Ahmad; Putra , Nuril Esa; Ilmiah, Amanda Nabila; Wardah, Wardah; Ulya, Novia Baidlo'u; Setiawan, Rozak Budi; Akhbar, Khoiril
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.1.4065

Abstract

Ecoprint merupakan teknik mewarnai pada kain dengan cara kontak langsung atau mencetak, yaitu dengan memindahkan pola daun atau bunga ke atas permukaan berbagai jenis kain. Sebelumnya, kain tersebut harus sudah diolah untuk menghilangkan lapis mandarin dan serat atau kotoran halus sisa produksi agar menghilangkan lapis mandarin dan serat atau kotoran halus sisa produksi agar warna tumbuhan mudah menyerap dan mendapatkan hasil yang maksimal. Pada mulanya di desa andongsari salah satunya di dusun watukebo terdapat usaha batik yaitu “siena batik”. Sebagian besar perajin di desa ini masih menggunakan teknik pembuatan batik konvensional yang mengandalkan zat pewarna berbahan kimia, Hal ini tidak hanya berdampak negatif pada lingkungan sekitar, tetapi juga menghambat pengembangan potensi desa. Maka dari itu dilakukan pemberdayaan melalui keterampilan batik ecoprint. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang dalam tahapan serta hasil yang diharapkan dari penelitian ditentukan oleh penulis. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengekspresikan kreativitas melalui pola unik yang dihasilkan dari bahan alami. Hasil pengabdian ini peserta berhasil dalam menciptakan berbagai produk dari batik ecoprint seperti taplak meja dan totebag. Dan peserta memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan bisnis sederhana.
PENELITIAN ETNOGRAFI TENTANG PRAKTIK EKONOMI KOMUNITAS BERBASIS DESA Anas, Ahmad
Multifinance Vol. 1 No. 1 (2023): Multifinance
Publisher : PT. Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/mfc.v1i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik ekonomi komunitas berbasis desa melalui pendekatan etnografi. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami sistem ekonomi lokal, hubungan sosial, dan dinamika yang terjadi dalam konteks komunitas desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Peneliti akan terlibat secara aktif dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang praktik ekonomi yang dilakukan oleh komunitas. Hasil penelitian ini mengungkapkan beragam praktik ekonomi yang dilakukan oleh komunitas berbasis desa, termasuk pertanian, kerajinan, perdagangan lokal, dan kegiatan usaha mikro lainnya. Praktik ini seringkali melibatkan kolaborasi dan saling ketergantungan antara anggota komunitas. Selain itu, ditemukan juga adanya sistem nilai dan norma yang mengatur praktik ekonomi dalam komunitas desa. Dalam konteks komunitas desa, praktik ekonomi ini tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan material, tetapi juga memiliki peran sosial dan budaya yang kuat. Praktik ekonomi komunitas berbasis desa membantu memperkuat ikatan sosial antar anggota komunitas, menjaga warisan budaya, dan mengaktifkan potensi ekonomi lokal. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik ekonomi komunitas berbasis desa dan nilai-nilai yang mendasarinya. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan yang lebih berpihak pada ekonomi lokal dan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan wawasan tentang keanekaragaman budaya dan praktik ekonomi yang perlu dilestarikan dan dihargai. Dengan demikian, penelitian etnografi ini memberikan kontribusi penting dalam memahami praktik ekonomi komunitas berbasis desa dan pentingnya menjaga keberlanjutan dan keberagaman ekonomi lokal dalam era globalisasi dan berkontribusi pada stabilitas ekonomi secara keseluruhan dalam masyarakat.Top of Form
MEMBANGUN TEORI KONSUMSI ISLAMI MELALUI MODEL INFAK Anas, Ahmad; Ummah, Afaful
Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/justeko.v4i2.6879

Abstract

This study was based on the assumption that Islamic concumption theory which existstoday is result from combination between conventional concumption theory and Islamicreligion theory. Conventional concumption theory has many limitations and incompatibilitywith Islamic teachings and ethics concumption. This study aims to build Islamic concumptiontheory through infak model. Infak model which is not only materialist, but shar'i, spiritualist,socialist, fair, moral and ethical is believed to be very compatible with the characteristics ofMuslim consumers. This study is a type of library study that requires philosophical andtheoretical studies that have to do with empirical facts. Results of study showed that Infak ofconsumption is an activity to spend wealth in an effort to fulfil the needs for the benefit of theworld and the hereafter. In infak of concumption activities, consumers must pay attention tolimitations that cover two important components, namely Islamic law and ethics. Then infakmodel explains the level of priority that is the theory of consumer decision making inspending wealth. Furthermore, the purpose of consumption in infak of consumption includestwo components; material satisfaction and prosperity in hereafter. Both components arecontained in a term called "maslahah".
Co-Authors Abdul Choliq Abdul Rozaq Abiyan Maulana Achmad Manarul Hidayat Achmad Tubagus Surur Afaful Ummah Afaful Ummah Agoi, Ayodele Elizabeth Agoi, Emmanuel Taiwo Agoi, Moses Adeolu Agoi, Oluwanifemi Opeyemi Agus Riyadi Ahsan, Muhamad Ahsan, Muhammad Fikri Akhbar, Khoiril Al Masobih, Ikrom Alhumaira, Nailla Mariska Aliya Nabilah Aminuddin Anggit Amelina anggraeni, murti Atikah, Sifa Zhahrotul Aulia, Andi Latifah Awaludin Pimay Bakar Sidik, Haris Abu bayu rohman Butsainah, Innas Salma Devina Pramudita, Monika Chandra ester, delvia Farah Aliya Zahraa Faridah, Nailul Fasalina Annadiva Fasjud Syukroni Febriani, An-Nisaa Ferida Rahmawati Haqqul Yaqqin, Ahmad Tatag Hasyim Hasanah Hendri Hermawan Adinugraha Hikmah, Urifatul Humayroh, Iftilah Ilham Binar Lazuardi Ilmiah, Amanda Nabila Inayatul Husna Izzulhaq, Irsandi Jayani, Erin Wahyu Kasmuri Kasmuri, Kasmuri Khairisa, Airin Agasilva Khozin Gilang Ramadhan KHUSNUL FATIMAH Laila Fitria Nur Rahma LINDA PRATIWI Linnaja, Ngatoillah Mila Sartika Mila Sartika, Mila Muhajarah, Kurnia Mustofa Hilmi Mutara, Mutara Nadia, Aisyah Nafiyah, Ilma Najwa Zain, Aulia Nasichudin, Hafizh Neha, Saniya Ovin Nurbasmawati, Sri Eka Nurbini Puji Purwatiningsih, Aris Putera, Agustian Mahendra Putra , Nuril Esa Putri, Antika Putri, Jesika Kirana RATNA WIJAYANTI Riska Meilana Rizki Agung Khaidar R. RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Wibowo Rudi Wibowo Rudi Wibowo Safitri, Jihan Ikmal Saputra, Aldi Setiawan, Rozak Budi Shulthoni , Muhamad Silvi, Firda Aricha Suci Ramadhani, Suci Uchi Dista Rahmawati Ulya, Novia Baidlo'u Vicka Tri Utami Vina Damayanti, Vina Wahyuningtyas, Sofia Eka Wardah Wardah Wibisono, Nabila Indah Yatri, Alya Eka Yuli Haryati Yusuf, Wahdania