Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

public awareness about climate change impacts and the importance of plastic waste management through the Climate Village Program (ProKlim) Gaffar, Syamsidar; Haryono, M Gandri; Laga, Asbar; Jabarsyah, Abdul; Firdaus, Muhammad; Roem, Muhamad; Taqwa, Amrullah; Rachmawanti, Dori; Achyani, Ratno; Alawiyah, Tuty; Irawati, Heni; Wiharyanto, Dhimas; Salim, Gazali; Yushra, Yushra; Yusuf, Muhammad Yusfi; Romdoni, Taufiq Ahmad; Kase, Ardy Andreas Bernard; Muhtar, Dian Islamia; Saputri, Resti Amelia; Rahmadania, Sabrina Nourramzy; Theresia, Theresia; Damanik, Balqis Nurmauli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/38d97k39

Abstract

Perubahan iklim memberikan dampak signifikan terhadap sektor kelautan dan perikanan, terutama di wilayah pesisir yang rentan seperti Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Praktik budidaya yang kurang ramah lingkungan, seperti penggunaan botol plastik bekas, telah memperburuk pencemaran plastik dan mengancam ekosistem laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang dampak perubahan iklim dan pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). Program ini dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu koordinasi dengan pihak kelurahan, penyusunan materi edukasi, sosialisasi kepada masyarakat tentang sampah plastik dan program iklim, pelatihan aksi nyata, serta evaluasi. Kegiatan edukasi di Pantai Amal meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perubahan iklim dan dampak pencemaran plastik dari budidaya rumput laut. Diskusi interaktif mendorong warga mengevaluasi praktik lama dan mencari solusi ramah lingkungan. Siswa juga berinisiatif melakukan kampanye lingkungan di sekolah. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas efektif membangun kesadaran kolektif di wilayah pesisir.
IMPROVING WATER FILTERS AS AN EFFORT TO IMPROVE COASTAL COMMUNITY AWARENESS REGARDING CLEAN WATER SANITATION Irawati, Heni; Wiharyanto, Dhimas; Taqwa, Amrullah; Achyani, Ratno; Jabarsyah, Abdul; Rachmawani, Dori; Firdaus, Muhammad; Laga, Asbar; Roem, Muhammad; Salim, Gazali; Alawiyah, Tuty; Haryono, M Gandri; Gaffar, Syamsidar; Yushra, Yushra; Yusuf, Muhammad Yusfi; Muhtar, Dian Islamia; Romdoni, Taufiq Ahmad; Kase, Ardy Andreas Bernard; Zunianto, Anang; Susanto, Hermawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/a20fnw54

Abstract

Kota Tarakan memiliki potensi air tanah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih oleh masyarakat. Namun saat ini pemanfaatannya masih terkendala oleh kualitas air tanah yang belum memenuhi standar baku mutu, sehingga perlu dilakukan upaya penyaringan air. Salah satu teknologi sederhana yang dapat diterapkan adalah filtrasi menggunakan limbah cangkang kerang kapah (Meretrix sp.) yang banyak tersedia di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Pantai Amal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi air bersih, sekaligus memberikan pelatihan tentang cara memanfaatkan limbah cangkang kapah sebagai bahan filter air sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan filter air, serta pendampingan langsung kepada masyarakat. Bahan yang digunakan dalam proses pembuatan filter adalah cangkang kapah yang dikombinasikan dengan arang aktif, pasir kuarsa, dan kerikil. Penggunaan filter sederhana ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas air tanah hingga memenuhi standar kesehatan lingkungan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2023. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan limbah cangkang kapah sebagai media filter cukup efektif dalam memperbaiki kualitas air secara fisik dan dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat dalam mendapatkan air bersih yang layak
INCREASING COASTAL COMMUNITY AWARENESS REGARDING PERSONAL AND ENVIRONMENTAL HEALTH IN THE BINALATUNG AREA, PANTAI AMAL VILLAGE, TARAKAN CITY Firdaus, Muhammad; Roem, Muhammad; Taqwa, Amrullah; Achyani, Ratno; Jabarsyah, Abdul; Rachmawani, Dori; Laga, Asbar; Wiharyanto, Dhimas; Irawati, Heni; Salim, Gazali; Alawiyah, Tuty; Haryono, M Gandri; Gaffar, Syamsidar; Yushra, Yushra; Yusuf, Muhammad Yusfi; Muhtar, Dian Islamia; Romdoni, Taufiq Ahmad; Kase, Ardy Andreas Bernard
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/v79jmz56

Abstract

Wilayah Binalatung di Kelurahan Pantai Amal merupakan kawasan pesisir yang berkembang sebagai sentra budidaya rumput laut dan destinasi wisata Kota Tarakan. Namun, pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pemukiman di wilayah ini belum diimbangi dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan kesehatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi, diskusi, dan pemeriksaan kesehatan dasar secara langsung kepada warga pesisir. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan pemangku kepentingan lokal, distribusi media edukasi (brosur dan poster), diskusi tatap muka, serta layanan pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Pantai Amal. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat yang ditandai dengan antusiasme dalam mengikuti pemeriksaan dan diskusi kesehatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan kolaboratif berbasis edukasi langsung efektif dalam membangun pemahaman warga terhadap hubungan antara kondisi lingkungan dengan kesehatan pribadi dan kualitas hidup. Kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi awal yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk wilayah pesisir lainnya dengan karakteristik serupa
Family Empowerment for Pressure Ulcer Prevention in Bedridden Patients at Home in Bababulo Village Hasifah, Hasifah; Jamaluddin, Maryam; Alawiyah, Tuty; Kasim, Jamila; Setiawati, Yuliyanti
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 5 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.687

Abstract

Pressure ulcers are a common and serious health problem among bedridden patients receiving home care, often leading to complications that deteriorate their condition. This community service program aimed to empower families as primary caregivers in preventing pressure ulcers through structured education and practical mentoring. The intervention involved 30 family caregivers and was implemented in two sessions consisting of education and hands-on practice, conducted on May 10, 2025, in Bababulo Village, Pamboang District. Knowledge evaluation was performed using a pre-test and post-test design with 15 structured questions. The results showed a substantial improvement in family knowledge, with the average score increasing from 48.3 to 89.5 after the intervention. Participants initially demonstrated limited understanding of ulcer prevention techniques but became more competent and confident following the sessions. The program not only improved knowledge and caregiving skills but also strengthened emotional engagement and collaboration within families. Despite its success, the short training duration and small sample size were identified as limitations. To ensure sustainability, it is recommended to integrate digital educational materials, continuous follow-up training, and community support networks. Overall, this initiative provides an effective and replicable model for family-based empowerment in home care, contributing to enhanced patient safety and quality of life.
Family Empowerment for Pressure Ulcer Prevention in Bedridden Patients at Home in Bababulo Village Hasifah, Hasifah; Jamaluddin, Maryam; Alawiyah, Tuty; Kasim, Jamila; Setiawati, Yuliyanti
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 5 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.687

Abstract

Pressure ulcers are a common and serious health problem among bedridden patients receiving home care, often leading to complications that deteriorate their condition. This community service program aimed to empower families as primary caregivers in preventing pressure ulcers through structured education and practical mentoring. The intervention involved 30 family caregivers and was implemented in two sessions consisting of education and hands-on practice, conducted on May 10, 2025, in Bababulo Village, Pamboang District. Knowledge evaluation was performed using a pre-test and post-test design with 15 structured questions. The results showed a substantial improvement in family knowledge, with the average score increasing from 48.3 to 89.5 after the intervention. Participants initially demonstrated limited understanding of ulcer prevention techniques but became more competent and confident following the sessions. The program not only improved knowledge and caregiving skills but also strengthened emotional engagement and collaboration within families. Despite its success, the short training duration and small sample size were identified as limitations. To ensure sustainability, it is recommended to integrate digital educational materials, continuous follow-up training, and community support networks. Overall, this initiative provides an effective and replicable model for family-based empowerment in home care, contributing to enhanced patient safety and quality of life.
Peningkatan Peran Perempuan Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Pada Keluarga di Majelis Taklim Taufiq Hidayah Desa Sukaringin Kec. Sukawangi Kab. Bekasi Alawiyah, Tuty
Bayyin: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Bayyin
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/bayyin.v2i1.30

Abstract

Moderasi beragama dimaknai sebagai bentuk toleransi, baik terhadap agama diri sendiri maupun agama yang dianut oleh orang lain. Moderasi beragama menciptakan keseimbangan dan kerukunan umat beragama. Konteks ini toleransi dapat dirumuskan sebagai sikap bentuk keterbukaan dalam pandangan yang berbeda, dengan cara mengemukakan dan menerima pandangan terhadap keyakinan masing-masing. Dalam mewujudkan moderasi kita membutuhkan peran aktif dari semua pihak, termasuk perempuan. Perempuan mempunyai potensi besar dalam mewujudkan dan memelihara toleransi yang diperlukan di Indonesia yang beragam ini. Riset Pemberdayaan ini bertujuan untuk menguatkan peran perempuan dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama pada keluarga di Majelis Taklim Taufiq Hidayah, Kabupaten Bekasi, serta bagaimana memaksimalkan penguatan peran tersebut di tengah kesenjangan gender yang ada di masyarakat, sehingga perempuan dapat memiliki andil dalam menjaga nilai-nilai toleransi di masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang merujuk pada data-data kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan peran perempuan akan menjadi modal dasar dalam mewujudkan moderasi dalam dirinya, keluarga, dan masyarakat. Diharapkan hasil penelitian ini dapat mendorong perempuan untuk terlibat aktif berperan dalam melaksakanan moderasi beragama
Potensi limbah genjer udang windu (Penaeus monodon) sebagai bahan baku pengolahan isolat dan hidrolisat isolat protein: The potential of flesh waste of black tiger prawn (Penaeus monodon) as a raw material for protein isolate and protein hydrolysate isolate processing Cahyani, Reni Tri; Alawiyah, Tuty; Fadilla, Nur; Ramadani, Andi
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/tp.v15i1.4296

Abstract

Genjer adalah hasil samping pengolahan udang windu (Penaeus monodon) bentuk headless yang dapat dikonsumsi dan berpotensi untuk diolah menjadi bioproduk berbasis protein seperti isolat dan hidrolisat isolat protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi genjer udang windu sebagai bahan baku pengolahan isolat dan hidrolisat isolat protein berdasarkan karakteristik bahan baku dan rendemen dari pengolahan isolat dan hidrolisat isolat protein. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible portion pada udang windu sebesar 49,38%, sedangkan sisanya merupakan processing waste sebesar 50,62%. Genjer udang windu memiliki proporsi sebesar 15,38% dari keseluruhan total berat udang. Genjer udang windu mengandung protein sebesar 14,31±0,02%, kadar lemak sebesar 0,78±0,01%, kadar abu sebesar 1,87±0,01%, kadar air sebesar 82,22±0,03% dan kadar karbohidrat sebesar 0,83±0,01%. Rendemen Isolat protein dari genjer udang windu sebesar 7,74±0,07%, sedangkan rendemen hidrolisat isolat protein dari genjer udang windu sebesar 31,35±3,43%. Limbah genjer udang memiliki potensi sebagai bahan baku pengolahan isolat dan hidrolisat protein. Optimasi proses pengolahan perlu dilakukan untuk mendapatkan rendemen lebih besar.
Penerapan Marketing Strategy Dan Quantitative Strategic Planning Matrix Pada Umkm Batako Sari Dumai Alawiyah, Tuty; Azmi, Azmi; Fajar Mahmud , Soni
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v17i1.351

Abstract

Batako Sari Dumai merupakan salah satu UMKM yang memproduksi batako, pavin block, cansteen jalan, gorong-gorong, batu angin-angin, dan gress block di Kota Dumai. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, kurang baiknya strategi serta ketatnya persaingan membuat  usaha  Batako  Sari  Dumai  mengalami  masalah  yang mengganggu stabilitas penjualannya. Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah pendapatan sejak 2 tahun terakhir mengalami penurunan. Berdasarkan dari permasalahan tersebut Peneliti merumuskan strategi terbaik yang dapat digunakan Batako Sari Dumai kedepannya untuk mengembangkan usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode  quantitative  strategic  planning  matrix  (QSPM). Perhitungan  metode  QSPM  didahului  dengan  analisis  strength weakness opportunities threats (SWOT) dan segmentation, targeting, dan positioning (STP). Hasil penelitian menunjukkan total skor nilai internal factor evaluation (IFE) adalah 2,855 dan nilai external factor evaluation (EFE) adalah 2,9565. Dari analisa SWOT dan STP diperoleh sebanyak 8 strategi yang dapat diterapkan  Batako Sari Dumai. Dan  strategi  prioritas berdasarkan penerapan metode QSPM adalah melakukan promosi baik melalui media cetak ataupun internet, meningkatkan manajemen perusahaan menjadi lebih baik dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi, serta mempertahankan harga dan meningkatkan kualitas untuk meningkatkan pangsa pasar.
KAMPANYE KEGIATAN INTERNASIONAL CONSERVACY SUISTAINABLE COASTAL CLEANUP (ICSCC) DI KELURAHAN PANTAI AMAL LAMA KOTA TARAKAN Salim, Gazali; Haryono, Muhammad Gandri; Alawiyah, Tuty; Irawati, Heni; Firdaus, Muhammad; Rachmawani, Dori; Wiharyanto, Dhimas; Jabarsyah, Abdul; Laga, Asbar; Taqwa, Amrullah; Achyani, Ratno; Roem, Muhammad; Gaffar, Syamsidar; Damanik, Balqis Nurmauli; Anwar, Syahferi; Prasetio, Heri; Hartati, Hartati; Wulandari, Suci; Marhamah, Marhamah; Rahmawati, Dwi Ulan; Darliah, Lilis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8s736a49

Abstract

The Amal Lama beach area is a coastal area that is used by the local community as a recreational area. The estuary area in the East of Tarakan City, precisely on Amal Lama Beach, is a residential area, which is quite high so that it is constrained by waste problems, where the higher or greater the increase in population, the more waste problems will be released based on the fulfillment of the needs of the local community. Waste in this case is waste that cannot be recycled or waste that can be recycled. The type of waste is not only caused by humans, but waste can also be caused by nature, one of which is waste from mangrove leaf litter or mangrove leaf twigs or mangrove stems. In addition, this activity is also used as part of the community service program in the coastal area of ​​Amal Lama Beach, Tarakan City as one of the destinations for Coastal Clean-Up activities. The coastal cleanup activity was carried out on Sunday, September 29, 2024 in the Amal Lama beach area of ​​Tarakan City, attended by students of SMA Negeri 1 Tarakan City, SMA Negeri 2 Tarakan City, SMA Negeri 3 Tarakan City, SMA Negeri 4 Tarakan City, SMK Negeri 3 Tarakan City and residents of RT 03 Amal Lama Beach, Tarakan City. The results of the activity produced 60 plastic bags of garbage consisting of various types of garbage, both garbage from local tourists, garbage from residents, garbage from industry or garbage from nature.   Keywords: Campaign; Coastal Cleanup; Conservancy; International Tarakan
public awareness about climate change impacts and the importance of plastic waste management through the Climate Village Program (ProKlim) Gaffar, Syamsidar; Haryono, M Gandri; Laga, Asbar; Jabarsyah, Abdul; Firdaus, Muhammad; Roem, Muhamad; Taqwa, Amrullah; Rachmawanti, Dori; Achyani, Ratno; Alawiyah, Tuty; Irawati, Heni; Wiharyanto, Dhimas; Salim, Gazali; Yushra, Yushra; Yusuf, Muhammad Yusfi; Romdoni, Taufiq Ahmad; Kase, Ardy Andreas Bernard; Muhtar, Dian Islamia; Saputri, Resti Amelia; Rahmadania, Sabrina Nourramzy; Theresia, Theresia; Damanik, Balqis Nurmauli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/38d97k39

Abstract

Abstrak Perubahan iklim memberikan dampak signifikan terhadap sektor kelautan dan perikanan, terutama di wilayah pesisir yang rentan seperti Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Praktik budidaya yang kurang ramah lingkungan, seperti penggunaan botol plastik bekas, telah memperburuk pencemaran plastik dan mengancam ekosistem laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang dampak perubahan iklim dan pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). Program ini dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu koordinasi dengan pihak kelurahan, penyusunan materi edukasi, sosialisasi kepada masyarakat tentang sampah plastik dan program iklim, pelatihan aksi nyata, serta evaluasi. Kegiatan edukasi di Pantai Amal meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perubahan iklim dan dampak pencemaran plastik dari budidaya rumput laut. Diskusi interaktif mendorong warga mengevaluasi praktik lama dan mencari solusi ramah lingkungan. Siswa juga berinisiatif melakukan kampanye lingkungan di sekolah. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas efektif membangun kesadaran kolektif di wilayah pesisir. Kata Kunci: ProKlim, Pantai Amal, Iklim