Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN MEDIA BIG BOOK MELALUI DIALOGIC READING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI RA MANARUL FALAH PAKENJENG Aliyah, Siti; Nurnajahah, Hanifah
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i1.244

Abstract

Permasalahan dari penelitian ini adalah anak belum mampu untuk menceritakan kembali cerita dengan gaya bahasanya sendiri, hal tersebut terdapat pada permendikbud no 137 tahun 2014 tentang standar nasional pendidikan anak usia dini di standar isi tentang tingkat pencapaian perkembangan anak dalam lingkup perkembangan bahasa poin B yaitu mengungkapkan bahasa pada usia 5-6 tahun bagian 3 yaitu berkomunikasi secara lisan, memiliki pembendaharaan kata, serta mengenal simbol-simbol untuk persiapan membaca, menulis dan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak menggunakan media big book melalui dialogic reading pada anak usia dini kelompok B di RA Manarul Falah Pakenjeng. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelompok B RA Manarul Falah Pakenjeng. Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara menghitung pencapaian hasil belajar tiap siklus dengan ditandai peningkatan kemampuan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media big book melalui dialogic reading dapat meningkatkan keterampilan berbicara pada anak usia dini kelompok B di RA Manarul Falah Pakenjeng. Hasil penelitian ini terlihat dari hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Persentasenya 58,333%  pada siklus I dan 83,333% pada siklus II. Dari data yang diperoleh, terlihat jelas bahwa penggunaan media big book melalui dialogic reading dapat meningkatkan keterampilan berbicara pada anak usia dini kelompok B di RA Manarul Falah Pakenjeng.   Kata kunci: keterampilan berbicara, media big book, dialogic reading  
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK KELAS B (USIA 5-6 TAHUN) MELALUI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS STEAM (SAINS, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART AND MATHEMATICS) DI KOBER AL-HUMAIRO KECAMATAN CIBIUK Aliyah, Siti; AMALIAH, RIMA
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i1.258

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah dalam pengembangan kreativitas anak kelas B (usia 5-6 tahun) di Kober Al-Humairo Kecamatan Cibiuk. Menurut salah satu pandangan teori humanistik menyatakan bahwa siswa akan melihat peluang pengalaman belajar sesuai dengan kebutuhan belajarnya, serta secara efektif menggabungkan pengalaman tersebut kedalam dirinya sehingga perlunya metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi, kebutuhan dan kemampuan anak. Melalui metode pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, And Mathematics) maka potensi kreativitas anak akan berkembang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis MC dan Tagart. Hasil tes belajar diambil dari observasi awal Pra Tindakan serta siklus I dan siklus II dengan masing-masing siklus dilakukan 2x kegiatan. Data dianalisis menggunakan data kualitatif. Penelitian dilakukan pada Kelas B (usia 5-6 tahun) Kober Al-Humairo sebanyak 11 anak dengan hasil observasi awal Pra Tindakan dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) persentase ketuntasan sebesar 15%, setelah dilakukan tindakan penelitian pada siklus I kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) persentase ketuntasannya sebesar 73%, dan tindakan pada siklus II kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) persentase ketuntasan sebesar 82%. Ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan kreativitas anak dari Pra Tindakan sampai tindakan siklus I dan siklus II dengan peningkatan ketuntasan hasil belajar sebesar 67%. Kata Kunci: Kreativitas Anak, Metode STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, And Mathematics).
PENGARUH PENERAPAN MEDIA BUKU BACA MONTESSORI TERHADAP PENGEMBANGAN KEAKSARAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN (PENELITIAN DI RA ASSILATURAHMI PASIRWANGI GARUT) Abdillah, Syaik; Aliyah, Siti; Madaniah, Putri
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i1.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan keaksaraan anak usia dini melalui media buku baca montessori di RA Assilaturahmi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun dengan jumlah 12 anak , 6 anak laki –laki dan 6 anak perempuan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas  (PTK). Model Kemmis dan Mc. Taggert. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan pengembangan kekasaraan  melalui  media buku baca montessori berdasarkan tiga indikator observasi  yaitu mengenal dan menyebutkan simbol-simbol huruf yang dikenal, mengenal keaksaraan awal melalui bermain dan menunjukan keaksaraaan awal dalam berbagai karya. Pada pratindakan di dapat hasil  anak belum berkembang (50%). Pada siklus I pertemuan I di peroleh anak belum berkembang (42%). Pada siklus II pertemuan II di Peroleh anak belum berkembang  (28%). Pada siklus II pertemuan II di peroleh anak berkembang sesuai harapan dan anak sudah berkembangan sangat baik (72%). Pada sikls II pertemuan II di peroleh anak yang berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik ( 89%).   Kata kunci :  keaksaraan ; media buku baca montessori ; anak usia dini    
Implementasi Pola Asuh Demokratis Dalam Mendorong Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun (Tk Darul-Arqom Di Desa TanjungAnom Kecamatan Samarang Kabupaten Garut) Aliyah, Siti; Susiani, Desi
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i1.312

Abstract

Parents always hope that their children can develop perfectly. They want their children to grow up to be morally excellent, independent, strong, personality-rich, creative, intelligent, and obedient to their religious teachings. To achieve this desire, parents have a primary role because they are the primary educators (Al ummah madrhosatul ula) and serve as role models for their children before they are exposed to education outside the family. Relevant parenting styles can stimulate children's independence development. Lake Crouter & McHale state that independence is recognized as a crucial aspect of developmental education. Independence does not develop on its own but requires a continuous process, indicating that independence needs to be instilled from an early age. Considering that independence is essential in life, as long as parents are willing to change their parenting methods for the development of their children. A democratic parenting style is highly relevant in promoting independence in 4-5-year-old children. The independent behavior of children is produced because parents implement a democratic parenting style that involves two-way communication. The implementation of a democratic parenting style greatly assists in fostering the independence of 4-5-year-old children at Tk Darul-Arqom in Tanjung Anom Village, Samarang District. Democratic parents show full expression of love and responsiveness to their children, allowing them freedom with responsibility under careful supervision. This study aims to determine the level of independence in 4-5-year-old children, understand the form of democratic parenting styles in promoting independence in 4-5-year-old children, and understand the implementation of democratic parenting styles in fostering independence in 4-5-year-old children.  Keywords: Implementation of Democratic Parenting Styles, Independence of 4-5-Year-Old Children  
PENGEMBANGAN LITERASI DIGITAL ANAK USIA DINI DALAM ASPEK BAHASA MELALUI MEDIA VIDEO ANIMASI DI KELOMPOK BERMAIN ASY-SYUARO KECAMATAN PASIRWANGI TINGKAT USIA 5-6 TAHUN Aliyah, Siti; Nurlaila, Eneng
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v2i1.444

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh literasi digital melalui pilar indikator digital ethics yang meningkat dari 3,53 poin menjadi 3,68 pada tahun 2022. Pilar ini mengukur kepekaan pengguna internet dalam mengunggah konten tanpa izin, berkomentar kasar di media sosial, menghargai privasi di media sosia dan sebagainya. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa penggunaan literasi digital sering kali disalah gunakan, dimana setiap individu menggunakan literasi digital ini hanya untuk bersenang-senang tanpa adanya aktivitas positif dan berdasarkan hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran literasi anak usia dini yaitu proses pembelajaran yang dilakukan di kelas masih bersifat klasikal yang masih terpaku pada penggunaan metode ceramah yang dilakukan secara terus menerus sehingga kemampuan literasi digital anak usia dini dalam aspek bahasa kurang terstimulus dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah terdeskripsikannya pengembangan literasi digital anak usia dini dalam aspek bahasa dan penerapan media video animasi di Kelompok Bermain Asy-syuaro Kecamatan Pasirwangi tingkat usia 5-6 tahun. Adapun jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisi data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi dapat mengembangkan literasi digital anak usia dini dalam aspek bahasa di Kelompok Bermain Asy-syuaro Kecamatan Pasirwangi tingkat usia 5-6 tahun, terbukti dari hasil persentase keberhasilan yang mencapai 100% setelah diberikan tindakan Siklus I, Siklus II, Siklus III dan Siklus IV. Kata Kunci        : Anak Usia Dini, Aspek Bahasa, Literasi digital, Media Video Animasi
PENGGUNAAN POJOK BACA SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI PRABACA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN MIFTAHUL HUDA AS-SHIDIQIYAH TINGKAT USIA 5-6 TAHUN Aliyah, Siti; Lestari, Desti
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v2i1.490

Abstract

Penyebab rendahnya literasi prabaca pada anak usia dini adalah terbatasnya media atau sarana prasarana yang ada dalam Pojok Baca. Sumber belajar dalam Pojok Baca yang seringkali digunakan oleh pendidik adalah buku cerita. Sehingga literasi prabaca anak masih tergolong rendah. Hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan literasi prabaca dilaksanakan dengan menggunakan media buku cerita. Guru bercerita sesuai bacaan yang ada di buku cerita dan diakhiri dengan menunjukan huruf sambil menyebutkan hurufnya lalu diikuti oleh anak, tanpa melakukan tanya jawab terkait simbol dan bentuk huruf, guru tidak melakukan tanya jawab terkait isi cerita yang telah disampaikan, guru hanya menyimpulkan pesan yang terkandung dalam cerita tersebut. Sehingga banyak anak yang belum berkembang dalam kemampuan literasi prabaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan pojok baca dalam meningkatkan literasi prabaca anak usia dini di Kober Miftahul Huda As-Shidiqiyah tingkat usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model penelitian Kemmis dan MC.Taggart, dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun Teknik analis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pojok baca dapat meningkatkan literasi prabaca anak usia dini, hal ini dibuktikan bahwa pada observasi awal sebelum diberikan tindakan keberhasilan anak mencapai 6,67%, pada siklus I terjadi peningkatan menjadi 46,66%, dam siklus II keberhasilan meningkat menjadi 86,67%. Kata kunci: Literasi prabaca, Anak Usia Dini, Membaca dan Menulis, Media Pojok Baca
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MELALUI E-BOOK DI TAMAN KANAK-KANAK PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KECAMATAN CIKAJANG TINGKAT USIA 5-6 TAHUN Aliyah, Siti; Rohmah, Siti
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v2i1.513

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir logis anak, dibuktikan dengan peningkatan kemampuan logis di TK PGRI Kecamatan cikajang yaitu terletak pada faktor internal yang dimiliki anak seperti kurangnya motivasi pada diri anak. Di samping itu, faktor eksternal lingkungan yaitu dalam penjelasan materi oleh guru karena media yang terbatas. Selanjutnya pada hasil observasi awal yang dilakukan di Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Cikajang kelas B usia 5-6 tahun pada hari Rabu tanggal 20  Februari 2023 pukul 08.00-10.30 WIB terkait kemampuan berpikir logis anak adalah proses pembelajaran yang berlangsung  masih mengacu kepada buku seperti menulis, membaca layaknya belajar di Sekolah Dasar, menggambar, mewarnai, dan membentuk huruf yang disesuaikan dengan tema pembelajaran pada saat itu. Tujuan dari penelitian ini adalah terdeskripsikannya peningkatan kemampuan berpikir logis anak usia 5-6 tahun melalui media E-book di Taman Kanak Kanak PGRI Kecamatan Cikajang melalui E-book. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah peningkatan kemampuan berpikir logis melalui E-book. Subjek penelitian adalah kelompok B rentang usia 5-6  tahun dengan jumlah 15 orang anak, yang terdiri dari 5 orang laki-laki dan 10 perempua. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media E-book dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis  anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak Kanak PGRI Kecamatan Cikajang, dibuktikan dengan hasil persentase keberhasilan yang mencapai 87% setelah diberikan tindakan Siklus I, Siklus II, dan Siklus III. Kata kunci: Berpikir logis; Anak Usia Dini; Media E-book  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA LOOSE PART DI TAMAN KANAK KANAK AISYIYAH CABANG SAMARANG Aliyah, Siti; Azka, Sabila Magfirul
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v2i1.546

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbahasa anak, dibuktikan dengan perkembangan bahasa ekspresif anak di TK Aisyiyah Cabang Samarang yaitu terletak pada pola asuh orang tua dan lingkungan. Berdasarkan hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun dalam proses pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas masih terpaku kepada penggunaan metode ceramah dan media yang digunakan dalam pembelajaran kurang variatif sehingga kemampuan bahasa ekspresif anak kurang terstimulasi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah terdeskripsikannya peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun melalui media loose part di TK Aisyiyah Cabang Samarang. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media loose part dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Cabang Samarang, dibuktikan dengan hasil presentase keberhasilan yang mencapai 87% setelah diberikan tindakan Siklus I, Siklus II, dan Siklus III. Kata Kunci: Anak usia dini, Bahasa ekspresif, Media loose part      
PENGENALAN MEMBACA AWAL PADA ANAK USIA DINI MELALUI METODE MENDONGENG READ ALOUD KELOMPOK B DI RAUDHATUL ATHFAL AL MAHFUD Aliyah, Siti; Fauziah, Ade Sipa Parida
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v2i1.583

Abstract

Pendidikan sudah dimulai sejak usia dini. Sehingga hal tersebut akan menjadi tantangan bagi setiap tenaga pengajar dalam membuat pengembangan Pendidikan di Indonesia, karena salah satu faktor keberhasilan dari suatu bangsa dapat dilihat dari pengembangan Pendidikan di dalam suatu bangsa tersebut. Hal ini sejalan dengan hasil mini riset yang telah dilakukan oleh peneliti pada salah satu kelompok belajar di RA Al-Mahfud, terkait dengan pengenalan membaca awal pada anak usia dini, namun realita di lapangan ternyata masih belum merata pengembangan membaca awal yang inovatif dengan kesan menyenangkan. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan metode mendongeng read aloud terhadap pengenalan membaca awal di kelompok B RA Al-Mahfud. Adapun jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini, yaitu dengan menggunakan metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas) pada siswa dengan rentang usia 5-6 tahun dilaksanakan dengan II siklus, dan setiap satu siklus dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan, Adapun pengumpulan data dilakukan melalui pendekatan dengan menggunakan metode penelitian campuran kualitatif dan kuantitatif dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengolahan data hasil wawancara. Untuk sumber data sekunder dengan melakukan studi kepustakaan melalui berbagai macam sumber seperti buku, artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan Peserta didik yang menunjukkan Berkembang Sangat Baik (BSB) dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) (100%) dan mulai berkembang (MB) (0%). Kata kunci: Membaca awal, Anak usia dini, Mendongeng, Read aloud
Mosque As the Center of Economic Empowerment of the Millennial Generation in Garut Regency Syaripudin, Enceng Iip; Raito, Raito; Aliyah, Siti; Gaussian, Gini; Sunarsa, Sasa
Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ijief.v3i2.5386

Abstract

Mosques are the most important facilities for Muslims. There needs to be efforts by mosque administrators to make mosques the center of Muslim civilization, especially in efforts to empower the millennial generation. This research aims to analyze the role of mosques as centers for economic empowerment for the millennial generation in Garut Regency. The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection was carried out through in-depth interviews, observation and documentation. The research results show that mosques have a strategic role in empowering the economy of the millennial generation in Garut Regency. Some of the roles of mosques include (1) Mosques as centers for creative economic activities, such as entrepreneurship training, business incubation, and promotion of MSME products; (2) Mosques as a place to distribute zakat, infaq and alms (ZIS) funds for the economic empowerment of the millennial generation; (3) Mosques as a space for collaboration and synergy between the millennial generation, mosque administrators and other stakeholders in developing economic empowerment programs; and (4) Mosques as centers for strengthening Islamic character and values ​​that support the economic development of the millennial generation.