p-Index From 2021 - 2026
5.531
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Holistik: Journal For Islamic Social Sciences Jurnal SOLMA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Elsains : Jurnal Elektro Jurnal Medik Veteriner Journal on Education Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam) International Journal of Recent Technology and Applied Science (IJORTAS) Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam An-Nawa : Jurnal Studi Islam Al-Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran TAFSE: Journal of Qur'anic Studies Nabawi: Journal of Hadith Studies Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ta'lim Journal Competency of Business EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Journal of Advanced Islamic Educational Management TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Al-Hukkam : Journal of Islamic Family Law JAZIRAH: JURNAL PERADABAN DAN KEBUDAYAAN Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Ghaitsa: Islamic Education Journal Journal of Innovative and Creativity Jurnal Kajian Stratejik Ketahanan Nasional SYAIKHONA: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam Al-Bustan: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kemitraan Masyarakat Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Islamic Education Journal (ISEDU) GENIUS: Journal of Elementary Pedagogy and Innovation Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kompetensi Guru Pendidikan Islam Dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka Menuju Local Genius 6.0 Ideas Internet Of Things (IoT) Kurniawan, Wakib; Rohman, Miftahur; Sudrajat, Wahyu; Yana, Hawwin Huda; Nawawi, Muhammad Latif; Najah, Safiratun
Indonesia Vol 6 No 1 (2024): An-Nawa: Jurnal Studi Islam
Publisher : Rumah Jurnal Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37758/annawa.v6i1.964

Abstract

This research aims to analyze the competencies of Islamic Education teachers in developing the National Curriculum towards Local Genius 6.0 Ideas Internet of Things (IoT). By identifying challenges and opportunities in the implementation of IoT in the curriculum, this research explores appropriate methods to strengthen the competencies of Islamic Education teachers in Indonesia. Through a qualitative approach, data was collected through in-depth interviews and observations of Islamic Education teachers. The results show that, although there is awareness of the importance of IoT integration in the curriculum, lack of resources and lack of in-depth understanding are the main barriers. The implications of these findings highlight the need for intensive training and collaborative approaches between educational institutions and industry to strengthen teachers' competencies in the face of the IoT era. Thus, this study makes an important contribution in preparing Islamic Education teachers to be agents of change in adopting increasingly advanced technologies in the context of education.
Studi Substansi Artikel dalam Jurnal Golden Age: Langkah Menuju Akreditasi SINTA Peringkat 2 Suismanto; Muhammad Abdul Latif
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2023.31-01

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami bagaimana peningkatan kualitas substansi artikel dapat berkontribusi terhadap pengembangan jurnal Golden Age UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam rangka menuju akreditasi peringkat dua. Studi ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif, dengan sumber data utama berupa dokumen/arsip jurnal bereputasi nasional (SINTA 2) dan wawancara semi-terstruktur dengan pengelola jurnal tersebut. Observasi partisipatif pasif, semi-wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Analisis data dilakukan menggunakan code-based analysis dan case-based analysis dalam Qualitative Data-Mining (QDM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnal Golden Age telah berhasil melakukan peningkatan substansi artikel dalam satu tahun terakhir, dengan fokus pada aspek-aspek seperti orisinalitas, penulisan, dan penggunaan referensi. penelitian menunjukkan bahwa jurnal golden age UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam satu tahun cukup baik. Jurnal golden age telah menyusun pedoman untuk mengkaji artikel, dan meningkatkan kualitas substansi artikel golden journal mengacu pada kriteria, yaitu: orisinalitas, plagiarisme, judul, abstrak, kata kunci, pendahuluan, metode, hasil penelitian, pembahasan, kesimpulan, dan daftar pustaka. Temuan ini berpotensi mempengaruhi praktik penulisan dan pengelolaan jurnal di masa depan, dan berkontribusi pada pengetahuan tentang bagaimana membangun jurnal bereputasi nasional yang dapat memperkaya bidang Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).  
Cemaran Jamur pada Pasir Sarang Semi Alami Penyu Hijau (Chelonia mydas) di Taman Nasional Meru Betiri Banyuwangi Muhammad, Abdul Latif; Rahmahani, Jola; Hamid, Iwan Sahrial; Praja, Ratih Novita
Jurnal Medik Veteriner Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.688 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.1-8

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi adanya jamur pada sarang semi alami penyu lekang di Taman Nasional Meru Betiri Banyuwangi. Sebanyak 1 gram pasir pada 22 sarang penyu hijau digunakan sebagai sampel. Isolasi dan identifikasi dilakukan dengan pengamatan karakteristik makroskopis dari pertumbuhan koloni dan karakteristik mikroskopis dengan pewarnaan lactophenol cotton blue. Berdasarkan hasil penelitian sebanyak 3 sampel (13.6%) negatif dan 19 sampel (83.4%) positif terhadap pertumbuhan jamur. Beberapa jenis jamur yang telah ditemukan antara lain Aspergillus sp., Cunninghamella sp., Fusarium sp. dan Trichoderma sp.
Pengaruh Kegiatan Ekstra Kurikuler Rohani Islam (Rohis) terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) Di SMAN 1 Bangun Rejo Kabupaten Lampung Tengah Muhammad Latif Nawawi
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i2.83

Abstract

Rohani Islam (Rohis) merupakan sebuah lembaga organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler siswa dibidang keagamaan, yang menyelenggarakan sejumlah program kegiatan yang ditujukan untuk menggali potensi-potensi keagamaan yang dimiliki siswa. Serta menjadi wadah atau sarana bagi siswa- siswi yang beragama Islam untuk pembinaan keagamaan secara mendalam dalam rangka menumbuh kembangkan bakat, kemampuan serta memperluas pengetahuan tentang ajaran-ajaran Islam, dan senantiasa menanamkan, membudayakan, mengakrabkan, serta mengaktualisasikan nilai-nilai Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi para pelajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “adakah pengaruh yang positif dan signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler rohani Islam terhadap peningkatan motivasi belajar pendidikan agama Islam (PAI) di SMAN 1 Bangunrejo Lampung Tengah? Tujuan dari penelitian ini adalah, Untuk mengetahui pengaruh yang positif dan signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler rohani Islam terhadap peningkatan motivasi belajar pendidikan agama Islam (PAI) di SMAN 1 Bangunrejo Lampung Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang mengambil objek penelitian yaitu sebanyak 45 siswa, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Setelah data terkumpul maka data diolah berdasarkan perhitungan statistik dengan menggunakan rumus korelasi Koefisien Kontingensi, untuk mengetahui hasil r hitung, hasil KK dirubah menjadi phi (Ø). Dari hasil perhitungan tersebut, peneliti memperoleh hasil nilai “r” hitung sebesar 0,633 dan setelah di konsultasikan dengan Tabel “r” baik pada taraf signifikasi 5% = 0,304 maupun pada taraf signifikasi 1% = 0,393 r hitung lebih besar daripada r tabel, berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternative diterima. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan kegiatan ekstrakurikuler rohani Islam terhadap peningkatan motivasi belajar pendidikan agama Islam (PAI) di SMAN 1 Bangunrejo Lampung Tengah. Selanjutnya, besarnya prosentase kegiatan ekstrakurikuler rohani Islam terhadap peningkatan motivasi belajar PAI = x 100% = = 0,401 x 100% = 40,1, %. Dalam arti, kegiatan ekskul rohis memiliki prosentase pengaruh sebesar 40,1% dalam meningkatkan motivasi belajar PAI di SMAN I Bangunrejo, sementara 59,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lainnya.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Akhlak Siswa di SMA Al Irsyad Kota Tegal Maulidin, Syarif; Munip, Abdul; Nawawi , Muhamad Latif
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58577/dimar.v5i02.299

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) plays a crucial role in shaping the character and morals of students, particularly at the high school level. PAI teachers not only serve as educators of religious theory, but also as role models and mentors who assist students in internalizing Islamic values in their daily lives. In the face of globalization and various negative external influences, the role of PAI teachers becomes even more strategic in instilling noble morals, such as honesty, responsibility, and empathy towards others. Therefore, it is essential to examine how PAI teachers in schools can effectively shape students' character through approaches rooted in Islamic values. This study aims to explore the role of PAI teachers in shaping the moral character of students at SMA Al Irsyad in Tegal City. The study's informants consist of 15 individuals, including the school principal, PAI teachers, parents, and several students involved in PAI education. Data were analyzed using a qualitative approach, employing in-depth interviews and participatory observation techniques. Data validation was carried out through source triangulation, where the information obtained from interviews with teachers, students, and parents was compared and checked for consistency. The findings of the study indicate that PAI teachers at SMA Al Irsyad play a significant role in shaping students' character through an approach based on exemplary teaching, the habituation of Islamic values, and collaboration with parents to support character development. This research is expected to contribute to the development of character education methods based on religious values in Islamic schools and serve as a reference for religious education in shaping a generation with noble morals and religious devotion.
Implementasi Model Pembelajaran Sentra di TK Amal Insani Yogyakarta Fatmawati; Muhammad Abdul Latif
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.205 KB) | DOI: 10.14421/jga.2019.42-03

Abstract

Model pembelajaran adalah suatu model pembelajaran yang berpusat pada anak dan di dalam lingkaran. Model pembelajaran sangat menentukan terhadap pencapaian aspek perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan model pembelajaran sentra di TK Amani Insani Yogyakarta. Subjek penelitian menggunakan anak usia 5-6 tahun atau kelompok B, kepala sekolah, dan guru kelompok B. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan model dari Miles Huberman. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran sentra di TK Amal Insani sudah diterapkan dengan baik. Terdapat sentra persiapan, sentra bahan a;am dan cair, sentra imtaq, sentra main peran, sentra balok, seni-kreativitas dan sentra musik-olah tubuh. Faktor pendukungnya terdiri atas, kompetensi kepala sekolah, peran kepala sekolah dan kelengkapan APE (Alat Permainan Edukatif). Selanjutnya faktor yang menghambat adalah lemahnya guru yang kreatif dan lemahnya karakter guru.
KONSEP ALIRAN FILSAFAT UTAMA PENDIDIKAN (PERENIALISME, ESENSIALISME, PROGRESIVISME, DAN REKONSTRUKSIONISME) DALAM PENDIDIKAN Muhammad Latif Nawawi; Asmuni Asmuni; Hesti Winingsih; Moh Fuadi; Kasinyo Harto; Mardiah Astuti
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 9 عدد 2 (2024): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah- Agustus 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v9i2.487

Abstract

This journal discusses the concepts and implications of the four main currents in educational philosophy: Perennialism, Essentialism, Progressivism, and Reconstructionism. Each stream has a different philosophical foundation that shapes their views on purposes, teaching methods, as well as the role of teachers and students in the context of education. The perennial approach emphasizes universal values and the eternity of knowledge. The focus is on the core material that is considered to be the most important knowledge to be taught to students. Meanwhile, essentialism emphasizes the essential core of knowledge and skills that need to be learned so that students have a strong foundation in education. Progressivism offers a different perspective, emphasizing on experience, experimentation, and individual growth. This stream believes that students must engage in meaningful and relevant learning to the real world in order to develop critical thinking and creativity. Meanwhile, reconstructionism highlights the importance of education as a tool for changing societies. The focus is on questioning and reforming existing social structures and educational systems to better change. In this journal, an in-depth analysis is given of the perspective of each stream, as well as its practical application in the current educational system. Emphasis is placed on the role of teachers, learning strategies, and educational evaluation that corresponds to the philosophy of the respective stream. In conclusion, a comprehensive understanding of these major currents is essential for policymakers, educators, and educational practitioners to build a better framework in designing educational systems that respond to the needs and developments of modern societies.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI LEMBAGA PENDIDIKAN ERA SOCIETY 5.0 (STUDI KASUS PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) BUSTANUL ‘ULUM ANAK TUHA) Muhammad Latif Nawawi; Wakib Kurniawan; M Abdun Jamil
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 8 عدد 3 (2023): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah- Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v7i2.488

Abstract

Curriculum development is a broad term in education that includes planning, implementation and evaluation. Changes to the school curriculum in Indonesia itself are based on the results of domestic and foreign research related to the learning crisis in Indonesia, one result of which is that many Indonesian children cannot understand simple or straightforward reading and apply accurate concepts and learning. Another observation is that there is a large educational gap between regions and social groups. So, to overcome the crisis with these various challenges requires systemic changes, one of which is through the curriculum, because the curriculum can determine the material used in the learning, the curriculum can also affect the pace and methods of teaching according to the teacher's learning needs. This study aims to describe the Implementation of Merdeka Curriculum in PAI Learning in the Era of Society 5.0 at Bustanul 'Ulum Anak Tuha High School. This research uses a qualitative approach with a case study type. According to Lofland quoted by Lexy J. Moleong, that in qualitative research the main data sources are words and actions, data such as documents and others are called additional data. In this study, researchers obtained data by interview, observation and documentation. Then the data was analyzed by using three techniques, namely: Data condensation, Data Presentation, Conclusion Drawing and data validity testing. The results of the discussion show that the renewal (innovation) method used when learning Islamic Religious Education is to use the Contextual Teaching And Learning (CTL) method or learning strategy. Teachers use several different approaches, strategies, methods and learning techniques in teaching. With this learning model students can more easily understand the material, enjoy learning and develop their critical thinking skills.
MODERATED COEXISTENCE: EXPLORING RELIGIOUS TENSIONS THROUGH THE LENS OF PEACE, JUSTICE, AND HUMAN RIGHTS Hawwin Huda Yana; Dedi Andrianto; Muhammad Latif Nawawi; Wahyu Sudrajat; Wakib Kurniawan; Umi Khusnia
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 9 عدد 1 (2024): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah- April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v9i1.605

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi ketegangan agama melalui kacamata perdamaian, keadilan, dan hak asasi manusia, dengan rekomendasi konsep "Hidup Berdampingan yang Dimoderasi" sebagai pendekatan proaktif dalam mengelola keberagaman. Didasarkan pada prinsip-prinsip seperti dialog yang saling menghormati, resolusi konflik, dan pembangunan komunitas, hidup berdampingan yang dimoderasi bertujuan untuk menumbuhkan lingkungan yang harmonis di mana beragam komunitas dapat hidup berdampingan tanpa mengorbankan identitas. Pentingnya permasalahan ini perlu digarisbawahi, mengingat dampak global dari ketegangan agama terhadap perdamaian, keadilan, dan hak asasi manusia. Kajian ini menarik perhatian pada peran agama dalam memajukan perdamaian budaya, seperti yang dicontohkan oleh inisiatif UNESCO, dan mengkaji contoh-contoh di dunia nyata, seperti konflik Israel-Palestina, hingga menyoroti ketegangan agama dalam skala global. Tujuan dari kajian ini adalah untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai ketegangan agama dan kaitannya dengan perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan. Dengan menggunakan pendekatan multifaset, penelitian ini mencakup refleksi literatur secara menyeluruh yang menangkap perspektif sejarah dan kontemporer, serta metode kualitatif untuk mendapatkan wawasan dari contoh kehidupan nyata yang dimoderasi. Keterkaitan antara perdamaian, keadilan, dan hak asasi manusia merupakan bagian integral dari kehidupan berdampingan secara efektif dan moderat. Dengan menerapkan hidup berdampingan secara moderat dan berlandaskan prinsip-prinsip perdamaian, keadilan, dan hak asasi manusia, masyarakat dapat memahami kompleksitas dunia yang saling terkait dengan komitmen terhadap inklusivitas, kesetaraan, dan upaya berkelanjutan untuk hidup berdampingan secara damai. Studi ini menganjurkan penelitian lebih lanjut dan implementasi praktis untuk menyempurnakan pendekatan dan mendorong kehidupan berdampingan secara harmonis dalam konteks agama yang beragam.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI ORGANISASI ROHANI ISLAM: STUDI DI SMK AL IHSAN SUKANEGARA NAWAWI, MUHAMAD LATIF; MAULIDIN, SYARIF; NURKHOLIK, AHMAD
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i2.4145

Abstract

Character education in schools plays a crucial role in shaping students' behavior, particularly in enhancing their awareness of environmental issues. This study aims to explore the implementation of character education through the Rohis organization at SMK Al Ihsan Sukanegara and its impact on students' character, especially in terms of cleanliness and environmental conservation. A qualitative approach was used, with data collected through observation, interviews, and documentation involving students, Rohis mentors, and the school principal. The findings indicate that activities carried out by Rohis, such as environmental cleanliness programs and tree planting, effectively integrate religious teachings about cleanliness into practical school activities. However, a major challenge identified is students' inconsistency in maintaining cleanliness outside formal activities. The study concludes that character education based on religion through Rohis can raise students' awareness of the importance of cleanliness and environmental sustainability. Future prospects for this program involve the active involvement of families and communities, as well as the need for regular evaluations to ensure its continuity. In conclusion, character education that integrates environmental awareness can foster a generation that is more concerned with the earth and responsible for its preservation. ABSTRAKPendidikan karakter di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk perilaku siswa, terutama dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali penerapan pendidikan karakter melalui organisasi Rohis di SMK Al Ihsan Sukanegara dan dampaknya terhadap karakter siswa, khususnya dalam hal kebersihan dan pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari siswa, guru pembimbing Rohis, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Rohis, seperti program kebersihan lingkungan dan penanaman pohon, efektif dalam mengintegrasikan ajaran agama tentang kebersihan dengan kegiatan nyata di sekolah. Meskipun demikian, tantangan utama adalah ketidakkonsistenan siswa dalam menjaga kebersihan di luar kegiatan formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter berbasis agama melalui organisasi Rohis dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Prospek pengembangan program ini di masa depan melibatkan peran keluarga dan masyarakat serta perlu adanya evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutannya. Dengan demikian, pendidikan karakter yang mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan dapat menciptakan generasi yang lebih peduli terhadap bumi dan bertanggung jawab atas kelestariannya.
Co-Authors Abdul Munip Abdurahmansyah Abdurahmansyah Abdurahmansyah, Abdurahmansyah Adhim, Fauzi Imaduddin admin admin, admin Afifudin, Muhammad Naim Arkanudin, Ari Asmuni Asmuni Asmuni Asmuni BARIYAH, ZAKIYATUL Choirun Niswah Ciptian Weried Priananda Deden Hilmansah Dedi Andrianto Dedi Andrianto Donny Aditia Dwi Rahmat Setiyono El Syam, Robingun Suyud Fajri Ismail Fatmawati Fatmawati FATONI, AHYAR Fitriani, Namiyah Fuadi, Moh Hamid, Muhammad Azmi Hartatiana Hawwin Huda Yana Hesti Winingsih Ibnu Imam Al Ayyubi Ibnu Imam Al Ayyubi Ilhan Mansyur Al Huda Ilianti, Suci Erfina Indah Wigati Ismail, Ammar Asyraf Ivan Geovani Iwan Sahrial Hamid Izzul Fahmi Al Kholiq JANAH, SITI WARDATUL Jatmiko Jatmiko JAZULI, SYUKRON Joko susila Kasinyo Harto Khamid Murtadho Khusnia, Umi Kusen, Albert W. S. Lucky Putri Rahayu M Zulvi Romzul Huda F Maghfur Maghfur Mardiah Astuti Maryamah Milah, Jejen Jaenal Moh Fuadi Muamalah, Husnul MUBAIDILAH, AHMAD Muhammad Abduh Muhammad Abduh Muhammad Abdun Jamil Mustafiyanti Musthofa, Arif Ngarifin Shidiq Ni Gusti Ayu Lia Rusmayani NIKMAH, SITI SALIMATUN Nopriyadi Nur Farida Nurdiana Sari Nurhidayah, Anita NURKHOLIK, AHMAD Nyayu Khodijah Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum Praja, Ratih Novita Pratiknjo, Maria H Puji Rahayu Putra, Ari Limay Trisno Rahmadi, Farhan Rahmahani, Jola Rizki, Aulia Rohmaniah, Siti Rosyidin, Muhammad Abror Safiratun Najah Sain, Zohaib Hassan Saskia Pungki Suci Erfina Ilianti Suismanto Suji’ah, Uju Suyuti Suyuti Syarif Maulidin Syed Muhammad Adib Termizi Bin Ahmad al-Jafari Ulfa Hoyriah Umi Khusnia Wahyu Sudrajat Wakib Kurniawan Winingsih, Hesti Zainuddin Zainuddin Zariman, Asnazulfadhli