Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analysis of FKIP Students' Perception Towards The Implementation of The PjBL Model In Improving Creativity and Learning Independence Wahidah, Nina Ikhwati; Iskandar, Iskandar; Pixyoriza, Pixyoriza
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 2 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i2.8949

Abstract

In the era of 21st century education, a learning approach that can encourage creativity and learning independence is needed to prepare students to face global challenges. One of the learning models that is considered effective in this context is Project Based Learning (PjBL). This study aims to analyze the perceptions of FKIP students towards the implementation of the PjBL model and its impact on increasing creativity and learning independence. The method used in this study is a quantitative survey method with a descriptive and correlational approach. A sample of 100 students was selected by simple random sampling. The results showed that the majority of students had a positive perception of the implementation of PjBL (76% in the "good" and "very good" categories). As many as 73% of students showed a high level of creativity, and 69% showed high learning independence after participating in project-based learning. The correlation test showed a significant relationship between perceptions of PjBL and creativity (r = 0.642) and learning independence (r = 0.598). Regression analysis showed that perceptions of PjBL contributed 41.2% to creativity and 35.7% to learning independence. This shows that PjBL provides a meaningful learning experience, fosters creative thinking skills, and increases student independence in managing the learning process. These findings are supported by various recent studies that show the effectiveness of PjBL in developing essential 21st century skills. Therefore, this model deserves to be adopted more widely in learning in higher education.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Fajar Ayu Dan Kelompok Tani Podo Rukun Dalam Pemanfaatan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Organik Khoirudin, M.; Anjarwati, Sulis; Wahidah, Nina Ikhwati; Sutanto, Agus; Achyani, Achyani; Riswanto, Riswanto
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.407

Abstract

Kabupaten Lampung Timur memiliki visi dan misi Rakyat Lampung Timur Berjaya dengan misi salah satunya Meningkatkan Program Petani Berjaya. luas wilayah Kabupaten Lampung Timur 5.325.03 km2 dan jumlah penduduk Lampung Timur 1.127.946 jiwa. Terdiri dari 12 kecamatan definitive dan 11 kecamatan pembantu dan 232 desa. Pemanfaatan lahan untuk ditanami tanaman kebutuhan keluarga sudah dilakukan masyarakat sejak lama dan terus berlangsung hingga sekarang namun belum dirancang dengan baik serta sistematis pengembangannya terutama dalam menjaga kelestarian sumberdaya. Dewasa ini kerja keras di pedesaan dan perkotaan membuahkan hasil dan prestasinya diakui oleh masyarakat dan pemerintah. Hal ini karena adanya motivasi diri, peluang mengembangkan diri dan dukungan pihak luar. Selanjutnya, tujuannya adalah untuk meningkat pengetahuan dan kemandirian KWT guna mendukung pembangunan berkelanjutan di desa tersebut.Adapun metode kegiatan ini adalah pendidikan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan tentang teknik budidaya organic, teknik penanganan pasca panen. Pelatihan dipandu oleh narasumber (tenaga ahli) serta dibantu dengan seperangkat alat bantu untuk melakukan praktik secara langsung. Hasil kegiatan penyuluhan dan pelatihan tentang teknik budidaya organic juga menunjukkan adanya antuasiasme para kelompok wanita tani fajar ayu dan kelompok tani podo rukun menanam di lahan pekartanagn dengan berbagai jenis tanaman sayuran yang semula belum ditanami sayuran. Sekarang sudah berkembang jenis sayuran kangkung, tomat, pare, gambas, cabai, sawi, bayam, jagung. Bahkan ada bunga penjebak hama yakni bunga refugia. Berdasarkan pada hasil kegiatan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan, dalam kegiatan pemberdayaan kelompok wanita tani dan kelompok tani membrikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan dan kapasitas
Model Pembelajaran DisProBasLe Untuk Mata Kuliah Metodologi Penelitian di Fakultas FKIP Universitas Nahdlatul Ulama Lampung Wahidah, Nina Ikhwati; Iskandar, Iskandar; Sakung, Nikki Tri; Susila, Heni Rita
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 11 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12195390

Abstract

The Research Methodology course has an important role, providing an academic foundation for students to understand the basic principles of research. This course is key in preparing FKIP students to become leaders and innovators in the field of education. Several problems faced by students in this course: Students have difficulty finding relevant and interesting research topics, specific and clear research questions are often a challenge, difficulty designing appropriate research methods, the process of collecting data and analyzing data appropriately and compiling research reports which is systematic, coherent, and in accordance with the rules of scientific writing. Understand and apply the principles of research ethics, including the protection of research subjects and academic integrity. To overcome problems in this research methodology course, a learning model is needed that can achieve learning objectives effectively and efficiently. The aim of the research is to develop a learning model by combining two learning models, namely Discovery Learning and Problem Based Learning which is called the model (DisProBasLe). The research method used in this research is an adaptation of the ADDIE development model in combination with the Dick and Carey model for formative evaluation. The result of this research is a learning design learning model using the (DisProBasLe) model. This learning model is suitable for use in research methodology courses. This can be seen from feasibility tests from experts in their fields, one to one student tests, small groups of students who have used the learning model (DisProBasLe).
Penerapan Kegiatan Refleksi untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Matakuliah Belajar dan Pembelajaran Sakung, Nikki Tri; Fitriana, Ana; Diawanto, Fery; Wahidah, Nina Ikhwati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13163246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan kegiatan refleksi dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran belajar dan pembelajaran. Kegiatan refleksi dalam konteks ini merupakan suatu proses dimana siswa diajak untuk merefleksikan pengalaman belajarnya, mengevaluasi pemahaman yang telah diperolehnya, dan mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan. Penelitian dilakukan di STKIP Kumala Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan desain pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan refleksi secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran belajar dan pembelajaran. Siswa yang melakukan kegiatan refleksi mampu mengidentifikasi konsep-konsep penting dengan lebih baik, menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari, dan mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Dengan demikian, kegiatan refleksi dapat diterapkan dalam pembelajaran yang terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan terhadap mata pelajaran belajar dan pembelajaran di perguruan tinggi.
Pengembangan Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning untuk Perguruan Tinggi Wahidah, Nina Ikhwati; Iskandar, Iskandar; Ayuwanti, Irma; Pixyoriza, Pixyoriza; Sakung, Nikki Tri
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1351

Abstract

Transformasi pembelajaran di perguruan tinggi menuntut model yang mengintegrasikan fleksibilitas hybrid learning dengan teknologi cerdas untuk meningkatkan kualitas pengalaman belajar mahasiswa. Namun, implementasi hybrid learning masih menghadapi kendala seperti rendahnya personalisasi, minimnya pemanfaatan data belajar, dan keterbatasan umpan balik real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring dengan dukungan learning analytics serta rekomendasi adaptif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) melalui model ADDIE, meliputi analisis kebutuhan, desain model, pengembangan prototipe, implementasi terbatas, dan evaluasi. Tahap evaluasi mengadopsi pendekatan Dick and Carey, dengan validasi oleh ahli desain pembelajaran, ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, yang menunjukkan tingkat kelayakan masing-masing sebesar 88%, 85%, 83%, dan 87%, sehingga model dinyatakan layak digunakan. Uji coba terbatas pada 35 mahasiswa menggunakan paired-sample t-test menunjukkan bahwa model yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa secara signifikan dengan t = 6,85; p < 0,05 (2-tailed) dibandingkan kondisi sebelum penerapan. Dengan demikian, Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning dinyatakan layak dan efektif untuk diterapkan di perguruan tinggi serta berpotensi menjadi rujukan pengembangan inovasi pembelajaran digital berbasis teknologi cerdas.