Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PRODUKTIVITAS TANAMAN LEGUMINOSA POHON Indigofera zollingeriana PADA LAHAN KERING DITINJAU MELALUI TINGGI BATANG, JUMLAH RANTING DAN JUMLAH DAUN Putra, Teguh Dwi; Jati, Putri Zulia; Novita, Maulina; Zaki, Muhammad; Mahlil, Yusuf
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.18045

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah tangkai dan jumlah daun Tanaman Leguminosa Pohon Indigofera zollingeriana. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan perlakuan Rancangan Acak Lengkap dengan frekuensi perlakuan P0 : Disiram setiap hari 1 Kali, P1 : Disiram Seminggu 1 Kali, P2 : Disiram Seminggu 2 Kali, P3 : Disiram Seminggu 3 Kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi perlakuan penyiraman berpengaruh terhadap Produktivitas Indigofera zollingeriana tertinggi yaitu pada umur pemotongan 13 minggu dengan menghasilkan rasio tinggi batang, jumlah ranti g dan jumlah daun yang tertinggi pada perlakuan P3 yaitu frekuensi penyiraman P3 : Disiram Seminggu 3 kali dengan rata-rata tinggi batang : 119,5 cm, jumlah ranting: 8,50 cm dan jumlah daun : 45 helai.
Pengaruh Kualitas Nutrisi Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao) melalui Fermentasi dengan Jamur Pelapuk Putih (Pleurotus ostreatus) jati, putri zulia
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15570

Abstract

This research was conducted to determine the substrate composition, inoculum dose and fermentation time that are suitable for the growth of Pleurotus ostreatus on a substrate mixed with cocoa pod skin (KBK) with tofu dregs, soy milk dregs and bran on crude fiber content and crude fiber digestibility. This research used an experimental method with a 3x3x3 Factorial Completely Randomized Design (CRD) with 2 replications. Factor A is a substrate composition with a ratio of 80% cocoa pod skin and 20% each for tofu dregs, soy milk dregs and bran. Factor B is the inoculum dose, namely 6%, 8% and 10%, and factor C is the fermentation time, namely 7, 9 and 11 days. The results of the analysis showed that there was an interaction between substrate composition and fermentation time with Pleurotus ostreatus which had a significantly different effect (P0.05) on crude fiber content and crude fiber digestibility. The conclusion of this study was that the selected treatment was in the A1B3C2 treatment (80% cocoa pod skin and 20% tofu dregs at a dose of 10% with a fermentation time of 9 days) reducing crude fiber by 48.14% and crude fiber digestibility by 57.86%. .
Pengaruh Nutrisi Bahan Kering dan Serat Kasar Silase Ransum Komplit Berbasis Limbah Ampas Tebu (Bagasse), Indigofera dan Molases Jati, Putri Zulia; Setiawan, Bagus Dimas
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15576

Abstract

The potential of bagasse has not been utilized optimally due to its low nutritional content, so it is necessary to add feed ingredients such as indigofera which has high nutrition and molasses which is needed for further processing by means of anaerobic fermentation or silage. This research aims to determine the nutritional quality of complete ration silage based on bagasse, indigofera and molasses with different compositions. This research used a completely randomized factorial design consisting of 2 factors, each treatment unit was repeated 3 times. Factor A is the level of bagasse + indigofera, namely A1 = 100% bagasse + 0% indigofera; A2 = 50% bagasse + 50% indigofera; A3 = 75% bagasse + 25% indigofera and factor B is the molasses level, namely B0 = 5% molasses and B1 = 10% molasses. The variables measured are dry matter and crude fiber. The data obtained were analyzed based on analysis of variance carried out with the Duncan test at 5% and 1% levels. The results of this study showed that there was an interaction between factor A and factor B (P0.01) on the dry matter and crude fiber content. Factor A had a very significant effect (P0.01) on the dry matter and crude fiber content. Factor B had a very significant effect (P0.01) on dry matter but did not affect crude fiber. It was concluded that treatment A2, namely the composition of 50% bagasse + 50% indigofera and treatment B0, namely 5% molasses, could increase the dry matter content and reduce the crude fiber content in complete ration silage based on bagasse.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK ORGANIK URIN KAMBING DAN PUPUK KOMPOS LIMBAH PETERNAKAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT SETARIA Novita, Maulina; Hidayat, Rahmat; Jati, Putri Zulia; Mahlil, Yusuf; Zaki, M
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.18025

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk kandang sapi dan pupuk organik cair urin sapi terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, panjang daun, serta produksi berat segar. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor perlakuan dan lima ulangan, sehingga terdapat 20 unit percobaan dimana tiap unit percobaan terdiri dari 10 lobang tanam. Kombinasi perlakuan meliputi K0 : Tanpa Pemberian POC Urin Kambing, K1 : Pemberian POC Urin Kambing Pengenceran 1:10, K2 : Pemberian POC Urin Kambing Pengenceran 2:10, S0 : Tanpa Pemberian Pupuk Kompos Sapi, S1 : 150 gram Pupuk Kandang Sapi per lubang tanam dan S2 : 300 gram Pupuk Kandang Sapi per lubang tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberikan pupuk kompos sebanyak 300 gram per lubang tanam dapat meningkatkan pertambahan tingi tanaman dan panjang daun rumput setaria serta kombinasi pemberian POC urin kambing dan pupuk kompos sapi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi berat kering rumput setaria.
Analisis Sensori dan Zat Gizi Stik Patin Kelor sebagai Camilan Sumber Zat Besi Pencegahan Anemia Remaja Lasepa, Wanda; Rizqi, Eka Roshifita; Rohmatillah, Laila Mardiana; Jati, Putri Zulia
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/5x5kva93

Abstract

Permasalahan anemia pada remaja putri di Provinsi Riau masih mengkhawatirkan yang disebabkan oleh beberapa faktor, khususnya kurangnya asupan protein dan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh formulasi tepung ikan patin dan daun kelor terhadap organoleptik dan kandungan gizi stik patin kelor. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan. Formulasi tepung ikan patin dan daun kelor terdiri atas F0 (0g :5g), F1 (30g :5g), F2 (40g: 5g), dan F3 (50g: 5g). Uji organoleptik dilakukan pada 25 panelis konsumen yang berasal dari remaja putri. Data hasil uji organoleptik akan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS dengan uji Kruskal Wallis. Beberapa analisis zat gizi yang dilakukan, yaitu analisis proksimat, zat besi dan vitamin C. Penelitian menunjukkan bahwa F1 merupakan produk terpilih dengan rata- rata penerimaan sebesar 94%. Hasil analisis Kruskal Wallis pada uji hedonik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna pada rasa dan tekstur produk stik patin kelor (< 0,05). Dalam setiap 100 g stik patin kelor terpilih terdapat 16,69% karbohidrat, 12,45% protein, 3,52% lemak, 4,32 mg zat besi dan 6,85 mg vitamin C. Formula F1 lebih disukai oleh panelis dan dapat diklaim sebagai camilan sumber protein dan zat besi, sehingga stik patin kelor berpotensi sebagai camilan sumber zat besi untuk mengatasi anemia pada remaja.
Digital Marketing dalam Menghadapi Persaingan Bisnis Sebuah Universitas di Era Digital: Kajian Konseptual Fahmi Iqbal Firmananda; Jati, Putri Zulia; Lailatul Syifa Tanjung
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v4i2.4071

Abstract

Digital transformation has fundamentally changed the marketing strategies of higher education institutions, requiring universities to adapt to increasingly fierce competition. This article aims to conceptually examine the role of digital marketing in shaping institutional image and increasing interest in enrollment, with a focus on Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The study was conducted through a qualitative descriptive conceptualization approach by reviewing literature and previous research results. The results of the study indicate that digital marketing makes a significant contribution to the formation of campus image through digital channels such as social media, websites, and visual content. As much as 57% of the data shows a strong correlation between digital marketing and institutional image, and 47% of the data shows a strong correlation with interest in enrollment. A consistent, interactive, and value-based digital communication strategy has been shown to strengthen brand awareness, increase audience engagement, and shape positive perceptions of the university. Therefore, digital marketing not only functions as a promotional tool, but also as a strategic instrument in building the competitiveness of higher education in the digital era.