Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP SIKAP SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SLB NEGERI HANDAYANI Teofilus Ardian Hopeman; Septiana Putri Juariyah; Aulia Rahma
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 11, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v11i1.833

Abstract

Abstract: Parenting is the main foundation in cultivating children's social attitudes without exception for children with special needs. Parenting patterns applied by parents are often different and produce different social attitudes of children, especially in how to interact and control themselves. ABK often receive different treatment from their environment and family, so their social scope is limited. In this case, parenting and support from parents and schools are needed so that children's rights can be fulfilled such as getting love, proper education, protection, and guidance. The purpose of this study was to determine the type of parenting style for children with special needs and to know the role of parenting styles on the social attitudes of children with special needs. The social attitude referred to refers to the interaction or self- control of children in socializing while the parenting pattern includes Authoritative, Authoritarian, and Permissive parenting. This study uses qualitative research methods with triangulation instruments. The results obtained in this study are that parents are more dominant in applying Authoritative parenting and applying Permissive parenting in positive situations.Keywords: parenting, social attitudes, children with special needs  Abstrak: Pola asuh merupakan pondasi utama dalam mengolah sikap sosial anak, tanpa terkecuali ABK. Pola asuh yang diberikan orang tua kerap berbeda dan menghasilkan sikap sosial anak yang berbeda pula terkhusus pada cara beriteraksi dan megedalikan diri. ABK kerap menerima perlakuan yang berbeda dari lingkungan maupun keluarga, sehingga ruang lingkup sosialnya terbatas. Hal ini, diperlukan pola asuh serta dukungan dari orang tua serta sekolah agar hak anak dapat terpenuhi seperti mendapat kasih sayang, pendidikan yang layak, perlindungan, dan bimbingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis pola asuh orang tua terhadap ABK serta mengetahui peran pola asuh orang tua terhadap sikap sosial ABK. Sikap sosial yang dimaksud merujuk pada interaksi atau pengendalian diri anak dalam bersosial sedangkan pola asuh meliputi pola asuh Authoritative, Authoritarian, dan Permissive. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan instrumen triangulasi. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah orang tua lebih dominan menerapkan pola asuh Authoritative dan menerapkan pola asuh Permissive pada situasi yang positif.Kata Kunci: pola asuh, sikap sosial, anak berkebutuhan khusus
Pengaruh Konten Youtube Ria Ricis Terhadap Agresi Verbal Netizen Aulia Rahma; Delliana, Santi
Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Vol 11 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/translitera.v11i1.1668

Abstract

More and more content creators have begun creating YouTube videos in Indonesia. One of Indonesia's famous YouTubers is named Ria Ricis. The popularity of Ria Ricis on YouTube has brought many subscribers to her. One of the Ria Ricis videos that this research focuses on was a video entitled "24 Hours of the Same as Cimoy The Discovers of Everything" The 12-minute 7-second video shows the content of questions and answers by presenting a guest star, Cimoy Montok, named Nuraini or more familiarly. Many responded positively to the video in the comment column, starting with praise and suggestions made by networkers. However, some commentaries from networkers that contained negative blasphemy, insults, mockery, provocation, etc., have been discovered. These comments contain verbal aggression elements. Verbal aggression is verbal aggression like scolding, screaming, using nonsense or harsh words that hurt things. With this research, researchers attempted to determine the effect of Ria Ricis YouTube content on netizen verbal aggression. This study uses a positive paradigm with a quantitative approach to research. In this study, the research method and type of explanatory research are used. Furthermore, the theory of stimulus-response (S-R) is used. Hypothesis tests were performed using a t-test. The results indicate that results from 8,423> t table 1,984 and regression analyses from 0,648 demonstrated strong relationships between x and y variables and showed the influence of the x and y variable. It is therefore stated that Ria Ricis' YouTube video content affects netizen's verbal aggression.
Persepsi Pengunjung Terhadap Fasilitas, Kondisi Lingkungan, Dan Kesediaan Membayar Pada Objek Wisata Taman Hewan Pematang Siantar Armitha Silalahi; Mifthahul Jannah; Rika Ardhana; Aulia Rahma; Fernaendi Girsang; Samyel Saragih; Pawer Panjaitan
OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2023): September : Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/optimal.v3i3.1775

Abstract

The purpose of this study was to determine visitor perceptions of facilities, ecological quality, and willingness to pay at the PematangSiantar Animal Park. (THPS). This research was conducted in June 2023. This research was carried out using a qualitative approach. Data was collected through interviews with respondents, namely THPS visitors. The selection of respondents was carried out randomly and analyzed using a qualitative descriptive technique. The visitor's perception of the THPS facility is quite good although there are some things that need to be improved. The main reason visitors come to THPS is to see various types of animals (100%). 100% of respondents agreed that THPS management wore an entrance ticket and almost all visitors (92%) were willing to pay IDR 30,000. However, THPS management needs to set affordable ticket prices for visitors. The results of the qualitative analysis show that from the aspect of visitor satisfaction, they still need lots of promo tickets for visitors.
Kajian Etnosains Budaya Sunda pada Pembelajaran IPA SD Nurulaeni, Fitria; Aulia Rahma
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1899

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, era globalisasi berdampak besar terhadap kehidupan kita sehari-hari, termasuk memengaruhi nilai-nilai budaya lokal yang jika tidak terus dijaga akan tergerus habis oleh perkembangan zaman yang cepat. Maka peneliti bertujuan untuk mengkaji etnosains budaya Sunda yang dikaitkan pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yaitu penelitian sosial budaya, dengan pendekatan etnografi dan mencakup seluruh kajian kemanusiaan yang kompleks, kajian interpersonal, kajian sosial budaya. Teknik pengambilan data melalui wawancara dengan guru kelas 4 dan observasi pada pembelajaran IPA di kelas 4 SDN Cisaat untuk mengetahui kajian-kajian etnosains khususnya budaya Sunda pada pembelajaran IPA yang sudah diterapkan pada sekolah dasar. Adapun hasil dari penelitian ini berdasarkan data-data yang sudah peneliti kumpulkan menunjukkan bahwa melalui penerapan etnosains terhadap pembelajaran IPA mampu menciptakan hasil pembelajaran yang lebih efektif dan lebih ampuh, dikarenakan pada etnosains ini pembelajaran sains dasar akan dihubungkan atau dikaitkan secara langsung dengan berbagai kegiatan-kegiatan peserta didik sehari-hari atau yang sering dia temukan secara langsung.
Upaya Peningkatan Minat Belajar Siswa Melalui Penggunaan Media Audio Visual dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 1 Banjarejo Novia Rizki Muhtar; Aulia Rahma; Rina Estu Trirahayu; Laela Nur Wahidah; Ahmad Ulinnuha; Siti Fatimah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91976

Abstract

Penelitan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui penggunaan media audio visual dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 1 Banjarejo. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI dengan menggunakan media audio visual. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan refleksi. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus. Analisis data yang digunakan adalah dengan distribusi frekuensi relatif. Hasil penelitian dengan menggunakan media audio visual dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas IV di SD Negeri 1 Banjarejo. Pada siklus I minat belajar siswa mencapai 82,14%. Pada siklus II minat belajar siswa meningkat 10,71% sehingga mencapai 92,85%. Dengan demikian, penggunaan media audio visual dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas IV di SD Negeri 1 Banjarejo.
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA NEONATORUM Elok Dwi Cahyani; Aldhina Janurti; Aulia Rahma; Gusriani
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.640

Abstract

Latar Belakang: Asfiksia neonatorum merupakan salah satu penyebab utama mordibitas dan mortalitas pada bayi baru lahir, terutama di negara-negara berkembang. Risiko asfiksia pada bayi dipengaruhi oleh kondisi kesehatan ibu selama kehamilan, termasuk adanya komplikasi obstetri. Ketuban pecah dini (KPD) telah diidentifikasi sebagai salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan kejadian asfiksia neonatorum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kejadian ketuban pecah dini (KPD) dan risiko asfiksia pada bayi baru lahir melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode: Tinjauan literatur dilakukan dengan mencari artikel dan jurnal ilmiah dari database seperti PubMed dan Google Scholar yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2024. Kata kunci yang digunakan meliputi "ketuban pecah dini" dan "Asfiksia Neonatorum." Studi yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif untuk menilai hubungan antara KPD dan asfiksia neonatorum. Hasil: Analisis literatur menunjukkan bahwa ketuban pecah dini secara signifikan meningkatkan risiko terjadinya asfiksia neonatorum. Risiko ini lebih tinggi pada KPD yang terjadi sebelum usia kehamilan mencapai cukup bulan (preterm) dibandingkan dengan KPD pada usia kehamilan cukup bulan. Mekanisme yang mendasari meliputi infeksi intrauterin, gangguan aliran darah pada plasenta, dan stres janin akibat berkurangnya cairan ketuban. Selain itu, pengelolaan persalinan yang kurang optimal pada kasus KPD dapat memperparah risiko asfiksia. Kesimpulan: Ketuban pecah dini (KPD) memiliki keterkaitan yang signifikan dengan peningkatan risiko asfiksia neonatorum. Penanganan yang tepat, termasuk deteksi dini dan intervensi obstetri yang memadai, sangat penting untuk mencegah komplikasi serius pada bayi baru lahir. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan preventif serta manajemen yang holistik untuk mengurangi risiko asfiksia yang disebabkan oleh KPD.
PENYEDIAAN AIR BERSIH BAGI WARGA DESA PEMBANTANAN KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Nur Hidayah; Muthia Elma; M Zulfadhilah; Yusri Yusri; Junius Akbar; Yunandar Yunandar; Aulia Rahma; Rhafiq Abdul Ghani; Zaini Lambri Assyaifi; Gusti Zahratunnisa; Angga Irawan; Nopie Hadi; Ahmad Ghazali Madhony; Ahmad Faisal; Viviana Viviana; Asyiah Asyiah; Anggraini Susfarwanti; Husna Karima; Adryan Ramadhan; Ahmad Busairi
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi bagi manusia karena berperan vital dalam menjaga kesehatan, kebersihan, dan kesejahteraan. Namun akses air bersih tidak dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat di Indonesia. Salah satu desa yang mengalami masalah ini adalah Desa Pembantanan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Dari 996 KK tersebar dalam 12 RT di wilayah Desa Pembantanan, hampir 50% belum memiliki kesempatan mendapatkan akses air bersih. Akses oleh sumber air diperburuk ketika kualitas air baku juga menurun lebih jauh hingga menyebabkan air hampir tidak layak untuk digunakan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu warga desa memperoleh solusi yang berkelanjutan terhadap penyediaan air bersih. Metode yang diterapkan adalah survei lapangan seperti pemetaan lokasi sumber air, analisis kualitas air dan diskusi dengan masyarakat tentang kebutuhan dan desain unit yang sesuai dengan mengingat sumber air di desa tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kosabangsa ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 70 KK di RT 1 dan 2 Desa Pembantanan. Dengan menggunakan bahan baku air sungai di sekitar desa. Desain alat pengolahan air yang dipasang memiliki kapasitas produksi mencapai 2190 L/jam yang mampu memenuhi kebutuhan warga di 2 RT.
ANALYSIS OF COMMON ERRORS OF ENGLISH LEARNERS IN PRONOUNCING VOWEL SOUNDS Yani Lubis; Putri Afsila Balqis Br Barus; Aulia Rahma
Jurnal Publikasi Manajemen Informatika Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL PUBLIKASI MANAJEMEN INFORMATIKA
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupumi.v4i1.3652

Abstract

This study aims to analyze common errors of English language learners in pronouncing vowel sounds. This study was conducted on grade 11 IPA 2 and IPS Al Wasliyah students using a qualitative approach with in-depth interview methods and direct observation in the classroom. The results showed that difficulties in pronouncing vowel sounds were caused by linguistic interference from the mother tongue, lack of speaking practice, and less interactive learning methods. The vowel sounds most often mispronounced by students include /ɛ/, /ʊ/, /æ/, /i:/, /ɪ/, /ʌ/, and /ə/. Direct practice-based learning methods, the use of audiovisual media, and a supportive classroom environment have proven effective in improving students' pronunciation skills. In addition, positive acceptance of feedback and students' initiatives in correcting pronunciation errors also support the learning process. This study recommends the implementation of more interactive learning strategies, such as group discussions, roleplay, and the use of speech recognition technology to help students overcome vowel pronunciation difficulties and increase their confidence in communicating in English.
Menggali Akar Permasalahan: Kajian Mendalam Terhadap Data Kemiskinan Dan Mekanisme Bantuan Sosial Aulia Rahma; Dwi Ayu Lestari; Rosita Ali Nasiroh; Afif, Ahmad
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.93

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, tingkat kemiskinan di Kabupaten Jember telah menurun. Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember turun dari 236,46 ribu (9,51%) pada Maret 2023 menjadi 224,77 ribu (9,01%) pada Maret 2024, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Penurunan ini menunjukkan upaya pemerintah untuk mengatasi kemiskinan melalui program bantuan sosial yang berbeda. Studi ini menyelidiki bagaimana program bantuan sosial di Kabupaten Jember, terutama Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), berhasil mengurangi tingkat kemiskinan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Di beberapa desa di Kabupaten Jember, subjek penelitian adalah pendamping PKH, aparat desa, dan keluarga penerima manfaat. Menurut hasil penelitian, PKH di Desa Sumber Kejayan, Kecamatan Mayang, telah efektif dalam input, proses, dan output. Hal ini dibuktikan dengan fakta bahwa 99% anak usia sekolah dari keluarga penerima manfaat terdaftar di satuan pendidikan dan 88% melaporkan tingkat kehadiran yang baik. Di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, juga terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat berkat penggunaan BLT DD. Namun, ada beberapa kesulitan dalam menentukan sasaran penerima. Hasilnya adalah bahwa program bantuan sosial seperti PKH dan BLT DD memainkan peran penting dalam mengurangi tingkat kemiskinan di Kabupaten Jember. Namun, untuk menjadikannya lebih efisien, mekanisme pendataan dan bantuan harus diperbaiki agar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Premenstrual Syndrome (PMS) pada Remaja Putri Anisah Nur Asidah; Elok Dwi Cahyani; Aldhina Janurti; Aulia Rahma; Nadila Afriza; Miftahul Janna; Yeti Mareta Undaryati
Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/vimed.v2i3.1994

Abstract

Background: Premenstrual Syndrome (PMS) is a combination of physical, emotional, and behavioral symptoms that occur cyclically before menstruation and are commonly experienced by adolescent girls. Common symptoms include fatigue, abdominal pain, headaches, anxiety, and mood disturbances, which can affect sleep quality, concentration, and academic productivity. This article provides an in-depth examination of the definition, types, prevalence, causes, impacts, and management of PMS in adolescent girls. Based on epidemiological data, the prevalence of PMS is quite high, both globally and nationally, with incidence rates in Indonesia reaching 70–90% among women of reproductive age, and most cases beginning during adolescence. There are four main types of PMS: Type A (anxiety), Type H (hyperhidrosis), Type C (food cravings), and Type D (depression), each with specific characteristics and etiologies. Causes of PMS include hormonal imbalances of estrogen and progesterone, reduced serotonin levels, poor sleep quality, psychological stress, genetic factors, and unhealthy lifestyles. The impact of PMS on adolescents is complex, including decreased academic performance, social relationship disturbances, and reduced psychological well-being. Therefore, PMS management should be approached holistically through pharmacological (such as NSAIDs, antidepressants, and diuretics) and non-pharmacological (physical exercise, relaxation, lifestyle changes, and nutritional education) interventions. Environmental support and reproductive health education are crucial to help adolescents effectively manage PMS symptoms and improve their quality of life. This study is expected to serve as a foundation for promotive and preventive interventions in adolescent health care.