Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

SOSIALISASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN DATA PRIBADI PENGGUNA LAYANAN PINJAMAN UANG BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI KABUPATEN INDRAMAYU Lie, Gunardi; Putri, Salsabila; sally, Laura; C, Gabriella; Aprilia, Indah Siti
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24114

Abstract

Protection of personal data in online lending as a fintech or financial technology product which is a breakthrough in the field of financial services using information technology, stipulated by Bank Indonesia in Article 1 11 of Bank Indonesia Regulation No. 19/12/PBI/2017 relating to financial technology, creating new service products, technologies and/or business models and increasing monetary stability, stability and/or efficiency, smoothness, security, etc. from the financial system. It is the use of technology in the financial system that can have an impact on the reliability of the payment system. 77/POJK.01/2016 concerning Information Technology-Based Borrowing and Borrowing Services, which is emphasized in Article 26 that the organizer is responsible for maintaining the confidentiality, integrity and availability of users' personal data and in utilizing it must obtain approval from the owner of personal data unless otherwise specified by the provisions legislation. Perlindungan data pribadi dalam Pinjaman online sebagai produk fintech atau financial technology yang merupakan terobosan di bidang jasa keuangan dengan menggunakan teknologi informasi, yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dalam Pasal 1 11 Peraturan Bank Indonesia No. 19/12/PBI/2017 berkaitan dengan teknologi keuangan, menciptakan produk layanan, teknologi dan/atau model bisnis baru dan meningkatkan stabilitas moneter, stabilitas dan/atau efisiensi, kelancaran, keamanan, dll. dari sistem keuangan. Penggunaan teknologi dalam sistem keuanganlah yang dapat berdampak pada keandalan sistem pembayaran namun secara khusus mengenai perlindungan hukum dan sanksi pelanggaran data pribadi dalam layanan pinjaman online telah tercantum dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, yang ditegaskan pada Pasal 26 bahwa pihak penyelenggara bertanggung jawab menjaga kerahasiaan, keutuhan dan ketersediaan data pribadi pengguna serta dalam pemanfaatannya harus memperoleh persetujuan dari pemilik data pribadi kecuali ditentukan lain oleh ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengembangan Ekonomi Kreatif sebagai Strategi Inovasi dalam Produksi Sabun Cuci Piring di Desa Medan Krio Sinaga, Ade Nurul Kaidah; Aisyah, Siti; Rahma, Tri Inda Fadhila; Masridha, Masridha; Putri, Salsabila
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i2.1310

Abstract

Ekonomi kreatif di pedesaan merupakan salah satu strategi penting untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menumbuhkan kemandirian usaha lokal. Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, memiliki sumber daya yang potensial namun belum terlalu optimal, khususnya pada produk rumah tangga. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan warga melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring yang dikombinasikan dengan strategi pemasaran digital. Kegiatan diikuti oleh 20 orang peserta (n = 20) yang berasal dari ibu rumah tangga, pemuda, dan pelaku UMKM skala kecil. Pada awalnya, warga belum memahami proses produksi maupun teknik pemasaran digital. Setelah diberikan penyuluhan, demonstrasi, serta praktik langsung, peserta dievaluasi melalui simulasi pembuatan sabun. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan: seluruh peserta yang terbagi dalam 5 kelompok (masing-masing 4 orang) mampu memproduksi sabun cuci piring dengan baik (100% berhasil). Selain itu, sekitar 80% peserta memahami tahapan produksi, pembuatan label dengan Canva, serta promosi melalui Instagram. Hambatan utama yang ditemui adalah keterbatasan modal (dialami 55% peserta), peralatan produksi yang sederhana, serta keterbatasan sebagian warga lansia dalam menggunakan Canva. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis, memperkenalkan digitalisasi sederhana, dan membuka peluang usaha rumah tangga yang berpotensi memperkuat wirausaha desa.