Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

MENAIKKAN NILAI FAKTOR DAYA PADA PENGGUNAAN BEBAN NON LINIER DENGAN PENERAPAN FILTER AKTIF Edy Setiawan; Galih Anindita; Achmad Syahid; Isa Rachman
Jurnal Teknologi Maritim Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v2i1.1170

Abstract

Terdapat beberapa sisi negatif dari penggunaan motor induksi , yaitu timbulnya harmonisa yang dapat mengurangi kualitas daya listrik. Selain motor listrik, penggunaan Lampu konvensional atau lampu menggunakan ballast trafo juga turut ambil bagian menjadi penyebab turunnya kualitas daya. Penelitian bertujuan mengembangan solusi yang mampu mengurangi gangguan kegagalan fungsi atau degradasi peralatan dan perangkat yang lebih sensitif dan kerugian tambahan berupa pemanasan berlebih yang menyebabkan pengurangan umur rata-rata peralatan, minimalisasi terjadinya penurunan power faktor dan timbulnya harmonisa pada pemanfaatan energi listrik. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Untuk beban non linier seperti lampu TL menyebabkan penurunan nilai faktor daya, beda fasa tegangan dan arusnya sebesar 69,8°, untuk beban linier lampu pijar beda fasa tegangan dan arus 0°. Untuk lampu TL nilai faktor daya terukur 0.34, lampu pijar 1.0 dan lampu Led tidak ada besaran nilai faktor daya yang terukur. Effisiensi untuk beban lampu TL 0.24%. Karena permasalahan itu, paper ini menampilkan rancangan Filter aktif Pararel yang secara prinsip akan menginjeksikan arus kompensasi yang besarnya sama dengan arus distorsi pengaruh harmonisa.
MENJADI KAMPUNG MANDIRI DENGAN MENGEMBANGKAN BUDIDAYA SAYURAN HIDROPONIK Edy Setiawan; I Made Kastiawan; Totok Yulianto; Lukman Handoko; Anda Iviana Juniani; Fajar Astuti Hermawati; Galih Anindita; Edy Prasetyo Hidayat; Muhammad Ari; Wiediartini Wiediartini
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i1.2381

Abstract

Program nasional gerakan menanam tanaman di lahan kosong dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan, kemandirian pangan dan kedaulatan pangan sudah dicanangkan sejak 2015 dan setiap warga dilingkungan masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Masyarakat di lingkungan RT.06 RW.02 Perumahan Sukolilo Park Regency dapat melaksanakan program tersebut demi mewujudkan ketahanan pangan, kamandirian dan kedaulatan pangan. Beberapa permasalahan yang dihadapi saat ini adalah pemanfaatan lahan kosong jarang ada perhatian sehingga banyak ditumbuhi rumput, semak belukar yang menjadi tidak indah untuk dipandang bahkan sayang jika tidak bisa memberikan manfaat lebih yang bisa meningkatkan nilai ekonomi, pengetahuan dan wawasan bagi warga masyarakat sekitar perumahan. Hidroponik dianggap menjadi solusi pertanian bagi masyarakat dan kaum milenial. Hidroponik merupakan solusi pertanian bagi masyarakat perkotaan dan sangat membuka peluang dan kesempatan bagi kaum milenial tanpa harus menggunakan media tanah. Solusi Hidroponik akan menjadi program Kampung Mandiri di Lingkungan RT.06 RW.02 Perumahan Sukolilo Park Regency Surabaya. Solusi Hidroponik akhirnya dilaksanakan dengan kerjasama warga dilingkungan RT.06 RW.02 Perum Sukolilo Park Regency dengan dikomandani oleh Ketua RT setempat, mulai dari persiapan tempat, wadah, pembibitan, pemeliharaan pertumbuhan tanaman sampai dengan panen dibutuhkan waktu kurang lebih 1bulan. Adapun tanaman sayuran yang dibudidayakan secara hidroponik adalah tanaman kangkung.
PELATIHAN WIRAUSAHA PRODUK MAKANAN RINGAN BERBAHAN DASAR KEJU NON-GLUTEN DI KELURAHAN KANDANGAN Galih Anindita; Edy Setiawan; Purwidi Asri; devina puspitasari; Didik Sukoco; Mey Rohma Dhani
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i2.2704

Abstract

Peningkatan kesejahteraan di lingkup keluarga, dapat dilakukan dengan pemberdayaan potensi ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga memiliki waktu luang yang lebih untuk berwirausaha. Tetapi, sebagian besar mereka masih bingung ide usaha apa yang akan dijadikan masukan tambahan dalam memenuhi kebutuhan Dari permasalahan yang ada, kami memberikan solusi mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu memberikan pelatihan dan group diskusi untuk berwirausaha membuat produk makanan ringan berbahan dasar keju non-gluten. Pelatihan ini ditujukan bagi ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Kandangan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 ibu-ibu rumah tangga. Metode kegiatan adalah ceramah kewirausahaan ,praktek membuat kue, dan diskusi tanya-jawab antara peserta dan tim pengabdian. Hasil dari kegiatan adalah ibu-ibu dapat membuat kue berbahan dasar keju non-gluten dan memiliki jiwa wirausaha. Dari hasil kuisionare Ibu-Ibu PKK kelurahan Kandangan menunjukkan berminat berwirausaha produk makanan ringan sebesar 90% dan pemahaman materi tentang wirausaha diperoleh rata-rata 3.3 dengan interprestasi sangat baik. Keberhasilan kegiatan pengabdian didukung adanya peran aktif antara peserta dan tim pengabdian dan sikap antusias serta semangat dari peserta
Analisis Kecelakaan Pekerjaan Lifting dengan Overhead Crane Menggunakan Metode ECFA, Fishbone, dan Pareto Analysis Kurniawan, Wildan Rifqi; Anindita, Galih; Dhani, Mey Rohma
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v1i1.22

Abstract

Sektor fabrikasi baja merupakan perusahaan yang memiliki tingkat risiko yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Berdasarkan data kecelakaan perusahaan diketahui terdapat kecelakaan lifting dengan overheadcrane memiliki angka kecelakaan tertinggi dalam 3 tahun terakhir. Oleh sebab itu, perlu dilakukan analisis kecelakaan pada pekerjaan lifting guna meminimalisir terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari. Penelitian ini dilakukan dengan metode Event and Causal Factor Analysis untuk menentukan faktor-faktor dengan mengidentifikasi peristiwa terjadinya suatu kecelakaan. Setelah dilakukan analisis dengan metode ECFA selanjutnya menggunakan metode fishbone guna mendapatkan hasil ketegori penyebab terjadinya kecelakaan. Setelah mendapatkan hasil dari kategori yang terdapat pada diagram fishbone selanjutnya memberikan rekomendasi perbaikan yang sesuai berdasarkan metode pareto analysis. Hasil analisis menggunakan metode ECFA yang telah dilakukan, didapatkan ECFA chart beserta kronologi terjadinya kecelakaan. Selanjutnya didapatkan kategori penyebab terjadinya kecelakaan berdasarkan metode Fishbone yaitu kategori manusia, manajemen dan metode. Setelah dilakukan analisis menggunakan metode Pareto Analysis didapatkan hasil bahwa penyebab kecelakaan sebagian besar disebabkan oleh kategori manusia, sehingga harus diprioritaskan untuk dilakukan perbaikan. Rekomendasi perbaikan yang diberikan adalah memberikan pelatihan operator overhead crane terhadap pekerja yang mengoperasikan overhead crane, melakukan tools box meeting sebelum melakukan pekerjaan lifting dengan overhead crane, serta pengelasan dilakukan oleh pekerja yang bersertifikat.
Edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) untuk Kegiatan Pertanian di Desa Mojokembang Pacet Rachmat, Aulia Nadia; Rohma Dhani, Mey; Santoso, Mochamad Yusuf; Khairansyah, Mades Darul; Amrullah, Haidar Natsir; Anindita, Galih; Arninputranto, Wibowo
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i1.36

Abstract

Industri pertanian dari hulu ke hilir meliputi produksi, awal, distribusi, serta pengolahan lanjutan. Proses produksi terdiri dari beberapa kegiatan yaitu penanaman dan pemeliharaan tanaman. Produksi padi berupa gabah kering giling meningkat sebesar 1,93% dari tahun 2022 ke tahun 2023. Peningkatan produksi ini juga meningkatkan risiko kecelakaan kerja yang dialami pekerja di bidang pertanian. Petani memiliki risiko kecelakaan kerja berupa cedera akibat penggunaan alat dan mesin pertanian. Maka dari itu, petani perlu diberikan pelatihan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan meliputi pemberian materi tentang jenis cedera yang dapat diderita serta cara penanganannya. Kegiatan tersebut meningkatkan wawasan warga Desa Mojokembang Pacet tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sawah.
Monitoring Keseimbangan Distribusi Beban Transformator untuk Meminimalisasi Terjadinya Rugi Energi SETIAWAN, EDY; ANINDITA, GALIH; SYAHID, ACHMAD; RACHMAN, ISA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 2: Published May 2019
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v7i2.297

Abstract

ABSTRAKPola distribusi beban antara ketiga fasa pada saluran distribusi sekunder transformator kurang diperhatikan, berakibat ketidakseimbangan antara ke tiga fasa pada sistem distribusi sekunder transformator dan menyebabkan rugi energi yang terjadi pada jaringan distribusi sekunder akan semakin meningkat. Peneliti merancang sistem monitoring keseimbangan beban pada saluran distribusi sekunder transformator dengan metode eksperimen dan pembuatan prototipe. Penyimpangan rata-rata pembacaan sensor arus 6.7% dan pembacaan sensor tegangan 5.84% dan rugi energi terbesar didapatkan pada saat persen pembebanan di fasa R=88,13%, fasa S=42,80% dan di fasa T=20,14%, yaitu 24,1 Wh pada penghantar netral dan 109,64 Wh pada penghantar pembumian.Kata kunci: voltage sensing, current sensing, beban tidak seimbang, arus netral, rugi energi ABSTRACTThe pattern of load distribution between the three phases in the transformer secondary distribution channel is not noticed. This situation results in an imbalance between the three phases of the transformer secondary distribution and causes energy losses that occur in the secondary distribution network will increase. The researcher designed a load balance monitoring system in the transformer secondary distribution channel with the experimental method and prototype manufacturing. The average error of the current sensing at 6.7%, for the voltage sensing interface is 5.84% and the biggest energy loss is obtained at % loading on phase R= 88,13%, phase S = 42,80% and phase T = 20.14%, system reading 24,1 Wh on neutral conductor and 109,64 Wh on earthing conductor.Keywords: voltage sensing, current sensing, unbalanced load, neutral current, energy loss
Analisis Karakteristik “Akustik Ruang” pada Tempat Peribadatan Informasi Akustik Ruang Anindita, Galih; Setiawan, Edy; Hanif, Utsman; Ardiansyah, Ade Reza
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v8i1.46

Abstract

Kenyamanan dan kekhusukan beribadah sangat dipengaruhi oleh kondisi mendengar (akustik ruang) di tempat ibadah. Karakteristik akustik ruang meliputi tekanan bunyi yang mencukupi, distribusi suara yang merata, waktu dengung optimum, bebas dari cacat akustik dan tingkat bising yang rendah. Kondisi akustik yang baik dalam masjid merupakan kebutuhan. Ini menjadikan perlunya penelitian mengenai karakteristik “akustik ruang”. Masjid Masyithoh di Perumahan Wisma Permai Surabaya belum pernah diukur tingkat karakteristik “akustik ruang”nya. Dengan banyaknya penggunaan material reflektor dan absorber yang tidak imbang berpotensi menimbulkan reaksi cacat akustik berupa gema dan dengung ruang, pemusatan dan bayangan bunyi. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif berbasis eksperimen dengan perhitungan Sabine dan spasial menggunakan simulasi software surfer golden 11. Hasil penelitian diperoleh pola penyebaran titik tekanan bunyi bernilai tinggi terletak pada titik dekat dengan sumber bising dan celah kecil pada masjid. Nilai background noise pada masjid lantai satu dan dua sebesar 53,98 dan 48.98 dBA (memenuhi standar KMNLH No. KEP-48 MENLH/11/1996 untuk tingkat kenyamanan pada tempat ibadah sebesar 55 dBA). Nilai tingkat tekanan bunyi maksimum sebesar 92,2 dBA di lantai 1. Persebaran suara pada masjid lantai satu tidak menyebar secara merata dan lantai dua menyebar secara merata. Nilai reverberation time dengan volume ruang masjid 2.204 m3 yaitu 4,46 sekon (belum memenuhi standard).
Penerapan Metode Double Ishikawa dan 5 Whys Analysis Dalam Analisis Kecelakaan Loading Unloading Billet Baja Ardiansyah, Ade Reza; Anindita, Galih; Rohma Dhani, Mey
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v3i1.51

Abstract

Perusahaan baja merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang berperan penting dalam proses pembangunan infrastruktur. Salah satu proses kegiatan yang sangat vital dan sering dilakukan dalam proses produksi adalah kegiata lifting. Beban angkat yang cukup berat membuat kegiatan lifting dilakukan dengan alat bantu pesawat angkat crane. Hal ini memunculkan potensi bahaya yang cukup besar. Dari data kecelakaan perusahaan, pada tahun 2023 50 persen kecelakaan kerja terjadi pada aktivitas lifting sebanyak 5 kasus. 1 kasus berakibat lost time injury, 3 kasus berakibat property damage dan 1 kasus lainnya berakibat nearmiss. Pada penelitian ini peneliti memilih untuk meneliti kasus yang menyebabkan lost time injury yaitu kasus tangan yang terhantam sling rantai atau tackle chain saat melakukan loading unloading billet. Kecelakaan tersebut cukup merugikan baik perusahaan maupun korban karena kehilangan produktivitas serta memperbesar pengeluaran bagi kedua belah pihak. Berdasarkan teori piramida kecelakaan, lost time injury juga dapat mengakibatkan fatality jika tidak ditangani dengan baik. Untuk itu diperlukan analisis investigasi kecelakaan kerja guna menemukan akar permasalahan yang ada sebagai bentuk upaya perbaikan berkelanjutan. Metode Double Ishikawa dan 5 Whys analysis merupakan metode analisis sebab akibat yang mendalam. Dimana double Ishikawa berfungsi sebagai penjabar 8 aspek penyebab kecelakaan dan 8 aspek tidak terdeteksinya potensi kecelakaan. Sedangkan 5 Whys analysis berfungsi untuk memperdalam akar masalah dari 8 aspek yang sudah diuraikan metode Double Ishikawa. Berdasarkan hasil analisis kecelakaan tangan yang terhantam sling rantai menggunakan metode Double Ishikawa menghasilkan 19 penyebab dengan 13 penyebab kecelakaan dan 6 penyebab tidak terdeteksinya kecelakaan yang didominasi oleh faktor manusia, mesin dan manajemen. Sedangkan hasil dari metode 5 Whys menghasilkan akar masalah yang mengerucut didominasi oleh keputusan keputusan yang diambil oleh manajemen. Dari seluruh akar masalah yang didapatkan diberikan rekomendasi guna menjadi saran perbaikan berkelanjutan bagi perusahaan sehingga hal serupa tidak terulang dikemudian hari.
Efektivitas Perencanaan Ketepatan Koordinat Kapal Melalui Smart Display Data Comunication dan GPS System di PT. PAL Indonesia Putri, Anggie Oktavia; Richo, Richo; Prabowo, Dimas Aditya; Aldianto, Viky; Sutrisno, Imam; Setiawan, Edy; Anindita, Galih; Arfianto, Alif Zuhri; Hartanto, Tri Mulyatno Budhi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3703

Abstract

AbstrakRadar adalah singkatan dari deteksi dan jangkauan radio dan memberikan petunjuk yang cukup besar tentang apa yang dilakukannya dan bagaimana cara kerjanya. Bayangkan sebuah kapal di malam hari di lautan luas. Kru tidak dapat melihat ke mana mereka pergi, jadi mereka menggunakan radar untuk membantu mereka mencapai tujuan mereka. Dengan kata lain, salah satu radar di kapal digunakan untuk mengetahui dan membandingkan keakuratan posisi koordinat kapal dengan sesuatu di sekitarnya. Dalam penelitian ini, tujuannya adalah untuk mengetahui dan membandingkan ketepatan posisi koordinat kapal dari smart display data communication dengan ketepatan koordinat pada GPS System. Penelitian ini mengambil kasus melalui pemantauan data antara Smart Display Data Communication dan GPS System. Tahap selanjutnya adalah analisis dan pengumpulan data serta pengolahan data menggunakan metode Vessel Traffic Services. Setelah analisis, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan kriteria distribusi data koordinat kapal, data posisi dapat digunakan untuk memilih atau menentukan distribusi koordinat di sekitar kapal ke ketepatan waktu kapal berdasarkan waktu dan jarak kapal yang dibaca oleh sistem.Kata Kunci: Smart Display, Data Comunication, GPS System AbstractRadar stands for radio detection and ranging and it gives pretty big clues about what it does and how it works. Imagine a ship at night in the vast ocean. The Crew couldn't see where they were going, so they used radar to help them reach their destination. In other words, one of the radars on ships is used to find out and compare the accuracy of the ship's coordinate position with something around it. In this study, the aim is to determine and compare the accuracy of the position of the ship's coordinates from the smart display data communication with the accuracy of the coordinates on the GPS System. This study takes a case through monitoring data between Smart Display Data Communication and GPS System. The next stage will be the analysis and data collection and data processing using the Vessel Traffic Services method. After the analysis, it can be concluded that based on the criteria for the distribution of the ship's coordinate data, the position data can be used to select or determine the distribution of coordinates around the ship to the timeliness of the ship based on the time and distance of the ship that is read by the system.Keyword: Smart Display, Data Comunication, GPS System