Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Konstruksi Pemikiran Nasionalisme Abdul Rivai dalam Surat Kabar Bintang Timoer Tahun 1927-1933 Hidayah, Annisa Nur; Fauzan, Rikza; Rustamana, Agus
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 2 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i2.3745

Abstract

Pers dengan pergerakan nasional memiliki hubungan yang saling memengaruhi selama proses pembangunan bangsa Indonesia pada abad ke-20. Pers milik orang Indonesia mulai berkembang seiring munculnya inteligensia modern yang memerlukan media komunikasi sebagai wadah penyebaran gagasan. Sementara gagasan pembaharuan dan kebangsaan yang digaungkan inteligensia modern dapat menyebar luas berkat pemberitaan dalam pers. Kelompok inteligensia modern ini terdiri atas bumiputera terpelajar yang telah terpapar pendidikan modern selama pemberlakuan kebijakan etis. Abdul Rivai merupakan salah seorang diantara inteligensia modern yang ikut mempergunakan pers sebagai wadah penyebaran gagasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemikiran nasionalisme Abdul Rivai selama berkiprah dalam surat kabar Bintang Timoer tahun 1927-1933. Adapun metode penelitian yang dipergunakan adalah metode penelitian kesejarahan, yang secara runtun dimulai dari: pengumpulan sumber (heuristik), kritik sumber (verifikasi), penafsiran (interpretasi), dan penulisan hasil (historiografi). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada dekade kedua abad ke-20, komitmen Abdul Rivai terhadap tanah airnya diwujudkan melalui keterlibatannya dengan surat kabar Bintang Timoer. Disamping menjabat sebagai editor pembantu, Abdul Rivai juga aktif mengkontribusikan artikel gagasanya kedalam Bintang Timoer. Berdasarkan artikel-artikelnya dalam Bintang Timoer, wacana nasionalisme yang hendak Abdul Rivai bangun adalah wacana yang erat hubugannya dengan kemajuan, sehingga orientasinya tidak hanya untuk bisa terbebas dari penjajahan, tetapi juga untuk mempertinggi derajat masyarakat bangsanya di berbagai bidang kehidupan. Sebagai cerminan dari sikap kosmopolitan Abdul Rivai dan keterbukaannnya terhadap dunia yang lebih maju.
Co-Authors Adillah, Putry Maharani Afiah, Via Afrillia, Fira Agi Subahgia, Daffa Alfauz, Sabina Alpianti, Putri Rijkia Alya, Desi Amelia, Fia Ana Nurhasanah, Ana Ardiansyah, Fariz Ardra Dwiastama, Hanan Arif Permana Putra, Arif Permana Asmunah, Asmunah Athallah, Tirta Dhia Aura Felisha, Afifah Az-Zahra, Qeisya Aprilia Azzara, Alani Badrussalam, Mohammed Baihaqi, Fazril Bintang Berliana, Andri Cahya Pratiwi, Anggun Chandra Aditya, Bima Dwi Utami, Siti Fathiya Eko Ribawati Elfhani, Nadia Erliyani, Leni Fadillah, Mohammad Ali Fauzan, Muhammad Adam Fayyedh, Farell Abdiel Firdaus, Arya Hanifa Risanda, Mazaya Hayati, Nadila Hidayah, Annisa Nur Hidayatullah, Rama Satria Hisan, Syafina Nurul Ifasa, Nur Hanifa Ika Alyani, Lalita Ilham Rusdi, Mohammad Irawan, Al Fathir Irtiyah, Khalda Ivanka, Regina Yuniar Jaojah, Siti Khoirotun Nisa, Siti Lutfiah, Lulu Maharani, Afrida Maharani, Ninda Kiyan Maulana, Aldi Moh. Ali Fadillah, Moh. Ali Nabilla, Zahra Naura Artianti, Levina Nisriina, Nawa Nofriana, Fenny Novriyanto, Yus Nur Afiah, Wilda Nur Silawati, Reni Nurcahyo, Gunawan Nurfadil, Rizqy Nurhasanah, Anna Nurhidayat, Wahyu Nursabila, Nursabila Pamungkas, Sukma Aji Pratama Aji, Andi Pratama, Bagas prayoga, Muhamd aditiya Putri Andyasari, Meliana Putri Damayanti, Ianthine Putri Sutrisna, Khayla Rizky Putri, Dwiyana Riska Rachmawati, Nindya Rahmadhina Kamila, Nida Rahmawati, Rima Ramadita, Seftia Nur Ready, Habri Rikza Fauzan, Rikza Riza, Fachrul RR. Ella Evrita Hestiandari Salsabila, Sabrina Setiyanto, Mochammad Mugi Sidik, Muhammad Umar Srirahayu, Dewi Suherman, Suherman Waraprada Khoiri, Tegar Wibowo, Tubagus Umar Syarif Hadi Wijaya, Angga Maulana Wijaya, Aninda Ruvianisa Putri Wulandari Wulandari Yanti, Febi Zahidah Setiawan, Farah Zahra, Fanisa