Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Sungkai

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA HASIL PRODUKSI KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA MARGA MULYA KECAMATAN RAMBAH SAMO Ahmad Ansori; Defidelwina
SUNGKAI Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.005 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v10i1.926

Abstract

Kelapa sawit adalah komoditas perkebunan unggulan di Indonesia. Produksi perkebunan rakyat pada umumnya jauh dibawah perkebunan milik negara maupun perkebunan swasta dengan tingkat produktivitas antara 12 hingga 16 ton/tahun tandan buah segar per hektar sementara potensi produksi komoditas ini bisa mencapai 30 ton/ha/tahun. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil produksi kelapa sawit rakyat di Desa Marga Mulya Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling dan ukuran sampel ditentukan dengan rumus Slovin. Jumlah sampel yang diambil adalah 73 sampel. Data penelitian dianalisis menggunakan program SPSS 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai R2 sebesar 0,927 yang berarti besarnya pengaruh variable bebas luas lahan, pestisida, pupuk, hari orang kerja, bibit adalah sebesar 92,7% dan sisanya sebesar 7,3% dipengaruhi faktor diluar model. Luas lahan, tenaga kerja, dan Dummy bibit berpengaruh signifikan pada alfa 5% dan 10 %. Sedangakan pestisida, dan pupuk tidak berpengaruh signifikan. Hasil uji F menunjukkan bahwa semua variabel yang digunakan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produksi.
ANALISIS LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP MINYAK GORENG CURAH DAN MINYAK GORENG KEMASAN DI DESA RAMBAH HILIR TIMUR Azizah; Dr. Defidelwina,S,P.,M.Sc; Ikhsan Gunawan
SUNGKAI Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v10i2.1170

Abstract

Seiring tingginya tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi masyarakat, terdapat beberapa faktor yang menjadikan minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan menjadi pilihan tersendiri bagi peminatnya. Minyak goreng yang dikemas dalam botol dinilai lebih higienis dan bersih dibanding minyak goreng curah, sehingga bermunculan berbagai merek minyak goreng. Persaingan yang kompetitif akan membuat pelanggan lebih mudah untuk berpindah ke merek lain. Perpindahan ke merek pesaing sangat erat hubungannya dengan tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk. Apabila pelanggan puas, maka kecenderungan untuk membeli produk secara berulang akan besar. Namun, hal itu tidak lepas dari loyalitas konsumen. Karena konsumen yang loyal tidak akan memperhitungkan penelitian ini bertujuan untuk berapapun harga dari minyak goreng tersebut. loyalitas konsumen minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan loyalitas dianalisis dengan pemetaan piramida loyalitas dan matrix probabilitya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai loyalitas konsumen minyak goreng curah sebesar 1,37, dimana konsumen lebih loyal terhadap minyak goreng curah daripada minyak goreng kemasan
EVALUASI KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA BANGUN JAYA KECEMATAN TAMBUSAI UTARA Fahri Tio Aryadi; Defidelwina; Sischa Febriani Yamesa Away
SUNGKAI Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v11i1.1584

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris memiliki luas perkebunan jutaan hektar dan melibatkan puluhan juta tenaga kerja. Sebagai sumber daya yang dapat terbarukan (renewable resource), sehingga perkebunan dapat menjadi tulang punggung ekonomi bangsa. Salah satu sentral produksi kelapa sawit yang ada di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau adalah Desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara. Tujuan penelian ini adalah untuk mengetahui berapa besar investasi dan biaya operasional yang dikeluarkan oleh petani, kelayakan finansial, dan sensitivitas kelayakan usahatani kelapa sawit rakyat di Desa Bangun Jaya. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Multi-Stage Sampling dan ukuran sampel ditentukan dengan rumus Slovin. Jumlah sampel yang diambil adalah 80 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya investasi sebesar Rp 141,702,546, biaya operasional adalah sebesar Rp 142,881,950. Hasil analisis kriteria investasi pada usahatani layak untuk diusahakan dengan nilai NPV sebesar 76,873,169, IRR sebesar 11,27, PR sebesar 1,55, Net B/C sebesar 1,56 , Gross B/C sebesar 1,34 dan nilai Payback Period adalah 7 tahun 7 bulan. Analisis Sensitivitas pada penurunan harga kelapa sawit sebanyak 20% dan kenaikan harga input kelapa sawit 15% masih layak untuk diusahakan. Sementara itu, ketika terjadi penurunan harga kelapa sawit sebanyak 50% usahatani tidak layak untuk diusahakan.
Persepsi Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Padi Sawah Di Desa Pasir Jaya Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Lestari, Dian; Fitriana, Laily; Defidelwina
SUNGKAI Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v11i2.1898

Abstract

Efforts to increase the success of lowland rice farming are inseparable from farmers' perceptions of extension worker performance. This is because perception is closely related to a person's attitude and response to a particular object, namely the performance of agricultural extension workers. This research was conducted aiming to determine the performance of agricultural extension workers, farmers' perceptions of agricultural extension performance. The determination of the research location was purposive in Pasir Jaya Village, Rambah Hilir District, Rokan Hulu Regency. This research was conducted from January to February 2023. The sampling technique was the Simple Random Sampling method (simple random sample), the sample was 52 people taken from 110 population. Data collection methods used are observation, documentation, and direct interviews with farmers. Data analysis used in this research is descriptive analysis. Farmers' perceptions of the performance of agricultural extension workers are included in the very good category with an average score of 231.40 with an index score of 89.00%. Where the highest score is found in the indicator of evaluation and reporting of agricultural extension with a total score of 236.50 with an index score of 90.96% included in the very good category and the lowest score is in the indicator of preparation for agricultural extension with a score of 227.50 with an index score of 87.50% included in the very good category. The results showed that the implementation of agricultural extension in Pasir Jaya Village based on the activities carried out by extension agents in preparing agricultural extension, implementing agricultural extension, evaluating and reporting agricultural extension had been able to provide changes to farmers, namely changes in attitudes and skills and increased farmer productivity compared to the previous year.
SALURAN PEMASARAN PRODUK SUSU KAMBING PADA PT. SEIDERAS AGROFARM DESA RAMBAH TENGAH BARAT KECAMATAN RAMBAH Sunarti, Wiwik; Defidelwina; Febriani Yamesa Away, Siska
SUNGKAI Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v11i2.1900

Abstract

This research was conducted to determine the marketing function, marketing channels, margins, profit ratios, farmer's share and marketing efficiency. The research method used is the case study method. Data were obtained through direct observation to the research site and interviews. The sampling technique used is snowball sampling. The data is analyzed discriptively. The results of the study suggest that PT. Seideras Agrofarm has performed marketing functions as evidenced by the existence of exchange functions, physical functions and facility functions. There are six marketing channels with the most efficient marketing channels found in marketing channel V, namely producers – wholesalers B – consumers with a marketing margin of 60%, profit ratio of 2.23, farmer's share of 40%, and efficient of 30.95%.
PERAN BUMDES DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN ANGGOTA DIDESA RAMBAH MUDA KECAMATAN RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU Kesuma Ningrum, Widya; Defidelwina; Febrinova, Rina
SUNGKAI Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v12i1.2356

Abstract

BUMDes Rambah Muda Jaya memiliki misi diantaranya mendorong berkembangnya kegiatan perekonomian masyarakat desa. Oleh sebab itu, dibutuhkan peran BUMDes sebagai pelayanan kebutuhan dasar dan umum bagi masyarakat dan sebagai produsen barang dan jasa melalui program yang telah disusun oleh BUMDes. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BUMDes dalam meningkatkan perekonomian anggotanya. Metode yang digunkan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang dikuantifikasi dan uji the Spearman rank-order correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BUMDes dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Rambah Muda masih dalam kategori berperan yakni dengan nilai rata-rata 73,83. Berdasarkan hasil uji the Spearman rank-order correlation diketahui bahwa korelasi antaran peran BUMDes Rambah Muda Jaya dengan peningkatan perekonomian anggotanya adalah 0,680 atau kuat dan positif. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin besar peran BUMDes Rambah Muda Jaya dalam meningkatkan perekonomian anggotanya maka semakin tinggi tingkat perekonomian anggotanya. Kata Kunci : Peran BUMDes,Perekonomian, Anggota
Strategi Pemasaran Kopi Si Talbak Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara (Studi Kasus PT Penabur Benih Indonesia) Rista Pintaria Br Sinaga; Defidelwina; Sischa Febriani Yamesa Away
SUNGKAI Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v12i2.2648

Abstract

Marketing of Si Talbak coffee at PT Penabur Benih Indonesia is still not optimal so there are still products that have not been sold. The type of research carried out was quantitative descriptive. Data collection was carried out by observation, interviews and documentation. The aim of this research is to analyze the marketing strategy for Si Talbak coffee at PT Penabur Benih Indonesia and determine strategic priorities that are suitable for the company. In order to obtain the required strategy, use the IFAS matrix, EFAS matrix, IE matrix, SWOT matrix and QSPM matrix. Strategic priorities obtained from the results of the analysis include carrying out product development, updating flavor innovations, highlighting product superiority, maximizing the application of production technology and information to increase productivity and business promotion, market expansion, contracting with farmers, and increasing the stability and professionalism of source work. human power.    
Analisis Pendapatan Dan Strategi Pengembangan Usaha Produksi Tahu Di Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu Muhammad Aldi Hasibuan; Defidelwina; Laily Fitriana
SUNGKAI Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v13i1.3065

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan usaha tahu, menganalisis lingkungan internal dan eksternal yang terdapat pada pengembangan usaha tahu dan merumuskan strategi pengembangan usaha tahu di Desa Mahato. Metode sensus digunakan untuk pengambilan sampel diperoleh sampel sebanyak 3 sampel yaitu usaha produksi tahu milik Pak Adi Saputra, usaha produksi tahu milik Pak Misdi, dan usaha produksi tahu milik Pak Asrul Adam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha produksi tahu memiliki rata-rata biaya total dalam waktu sebulan adalah sebesar Rp. 17.793.972/bulan dengan biaya implsit Rp. 384.972/bulan dan biaya eksplisit Rp. 17.409.000/bulan. Rata-rata penerimaan berjumlah Rp. 21.280.000/bulan. Rata-rata pendapatan usaha berjumlah Rp. 3.871.000/bulan. Sedangkan rata-rata keuntungan berjumlah Rp. 3.486.028/bulan. Kekuatan yang terdapat pada pengembangan usaha tahu adalah produk tidak menggunakan bahan pengawet, karyawan sudah berpengalaman, proses produksi menggunakan teknologi uap dan memiliki ketersediaan bahan baku. Kelemahan adalah perencanaan pengembangan usaha kurang maksimal, kemampuan dalam memperluas pangsa pasar sangat rendah, kurangnya promosi (sosial media), belum ada standar ukuran produk tahu, tidak memiliki label usaha.  Peluang yang terdapat pada pengembangan usaha tahu adalah banyaknya produk olahan dengan bahan dasar tahu, bertambahnya jumlah penduduk, kesadaran akan gaya hidup sehat dan perkembangan teknologi yang maju. Ancaman adalah banyaknya pengusaha menjual produk yang sejenis, munculnya varian produk tahu dari pesaing, semakin menipisnya pasokan kayu sebagai bahan bakar, meningkatnya harga kacang kedelai dan turunnya harga barang subtitusi tahu. Hasil Analisis matrik SWOT adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, menggunakan sosial media sebagai media promosi untuk menambah jumlah konsumen, memperluas pangsa pasar dengan melakukan promosi di sosial media, konsisten dengan ukuran produk dengan memanfaatkan teknologi dan pemotongan produk, meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya, menciptakan varian produk tahu tanpa bahan pengawet dan membuat ukuran produk serta dengan varian yang beranekaragam.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN CABAI MERAH BESAR (Capsicum Annuum L) DI KABUPATEN ROKAN HULU Ari Akbar; Defidelwina; Sischa Febriani Yamesa Away
SUNGKAI Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v13i2.3134

Abstract

Large red chili is one type of vegetable with high economic value that is often used as a cooking spice in everyday life. This study aims to analyze the factors that influence supply and measure the elasticity of supply of large red chili in Rokan Hulu Regency. The method used is multiple linear regression. The data used is monthly secondary data from the Food Security Service and the Central Statistics Agency processed using the Eviews 7 application. The data was processed from 2021-2023. The results of the study show that the price of large red chili has a positive effect on supply with a coefficient of 0.0845, and is significant at alpha 10%. The price of cayenne pepper has a positive effect on supply with a coefficient of 0.0198, population and onion prices have a significant effect at alpha 5% with 0.000 each. The results of the elasticity analysis show that the price of large red chili is inelastic with an elasticity value of 0.2442, meaning that a 10% price increase only increases supply by 2.44%. The price of cayenne pepper is inelastic with an elasticity value of -0.4373, meaning that a 10% price increase only increases supply by 4.37%. The population is inelastic with an elasticity value of -24.4365, meaning that a 10% price increase only increases supply by 24.4% and the price of onions is inelastic with an elasticity value of -0.7741, meaning that a 10% price increase only increases supply by 7.7%.