Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Young Generation Perceptions of Marriage: Analyzing the #MarryIsScary Hashtag on TikTok Nabilah, Osha; Praptiningsih, Novi Andayani; Hermansah, Tantan; Fanshoby, Muhammad; Hayat, Heni
Communicare : Journal of Communication Studies Vol. 11 No. 2 (2024): Communicare: Journal of Communication Studies
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/101011220244

Abstract

This study explores how the TikTok hashtag #MarryIsScary influences young people’s negative perceptions of marriage. As social media shapes public discourse, this research examines the role of TikTok in amplifying marriage-related anxieties. Using a qualitative digital ethnographic approach, this study analyzed 100 videos and 1,000 comments associated with #MarryIsScary to assess dominant narratives and user engagement. Findings indicate that 68% of videos portray marriage negatively, citing fears of commitment, financial burden, and emotional instability. Additionally, 60% of comments reinforce these concerns, reflecting a growing skepticism toward marriage, especially among women aged 18-30 years. TikTok’s algorithm further amplifies these views, fostering an echo chamber effect. The platform serves as both a public discourse space and a reinforcement mechanism for shifting social values. Young users actively engage in discussions that challenge traditional marital expectations, revealing evolving attitudes toward relationships and long-term commitments. To counterbalance negative marriage narratives, a creative educational approach is needed. Engaging, positive content can provide a more realistic perspective on marriage, supporting informed decision-making among young users.
Judul: Kepemimpinan Transformasional Tutty Alawiyah AS dalam Pemberdayaan Perempuan Muslimah Relevansi Komunikasi Two-Step-Flow di Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Amalia, Rizky; Murodi; Yakin, Syamsul; Hermansyah, Tantan; Fanshoby, Muhammad
El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 6 No. 02 (2025): El-Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53678/ge85za50

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi kepemimpinan transformasional Ustadzah Tutty Alawiyah AS dalam mendirikan dan mengembangkan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) serta perannya dalam pemberdayaan perempuan Muslimah di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan kunci (termasuk putri almarhumah dan kader BKMT), serta studi pustaka. Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan Ustadzah Tutty secara konsisten menunjukkan ciri transformasional melalui pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual. Model komunikasi Two-Step Flow terbukti efektif dalam menyebarkan visi dakwah beliau, di mana Ustadzah Tutty bertindak sebagai pemimpin opini sentral yang pesannya kemudian disebarluaskan oleh kader BKMT di tingkat lokal. Kolaborasi antara kepemimpinan karismatik Ustadzah Tutty dan strategi komunikasi yang terstruktur ini secara signifikan memberdayakan perempuan Muslimah di berbagai bidang, menjadikan mereka agen perubahan yang aktif dalam masyarakat. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya kepemimpinan visioner dan strategi komunikasi yang adaptif dalam gerakan dakwah kontemporer dan pemberdayaan komunitas.
Dampak Mobile Legends terhadap Perilaku Komunikasi Interpersonal Siswa SMA Maulana, Imam Habieb; Fadhil, Amirul Fathin; Ubaedullah, Dudun; Hermansah, Tantan; Fanshoby, Muhammad
Jurnal Al Nahyan Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Nahyan : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islan STAIMAS Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya internet, telah melahirkan berbagai bentuk media hiburan, salah satunya permainan daring (online games). Namun, tingginya intensitas penggunaan game online seperti Mobile Legends di kalangan remaja dan pelajar juga menimbulkan efek samping berupa kecenderungan kecanduan, yang dapat memengaruhi pola interaksi sosial serta perilaku komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecanduan bermain Mobile Legends, tingkat perilaku komunikasi interpersonal, serta pengaruh keduanya terhadap siswa SMA Islam Boarding School Raudhatul Jannah Payakumbuh, Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner kepada 51 responden. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan antara intensitas bermain Mobile Legends dengan perilaku komunikasi interpersonal (nilai signifikansi 0,149 > 0,05). Dengan demikian, meskipun frekuensi bermain game tinggi, tidak selalu diikuti dengan penurunan kualitas komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar pengawasan dan pendampingan orang tua serta sekolah terhadap aktivitas digital siswa lebih diperkuat.