Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Jus Buah Dan Ekstrak Daun Srikaya Terhadap Kadar Asam Urat Dan Kolesterol Darah Yuni Andriani; Nela Andriani; Randika Fransiska; Helmi Arifin
Jurnal Katalisator Vol 3, No 2 (2018): KATALISATOR
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.747 KB) | DOI: 10.22216/jk.v3i2.2964

Abstract

Pemanfaatan tanaman srikaya (Annona squamosa L) telah banyak dilakukan oleh masyarakat secara turun temurun. Tanaman srikaya secara tradisional digunakan untuk batu empedu, memperlancar pencernaan, anti sembelit, meningkatkan selera makan. hipertensi, asam urat dan kolesterol. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan studi tehadap pengaruh dari jus buah srikaya terhadap kadar asam urat dan pengaruh ekstrak daun srikaya terhadap kadar kolesterol. Pada penelitian ini hewan uji dibagi menjadi lima kelompok uji. Kelompok kontrol negatif, kontrol positif (menggunakan pembanding allupurinol dan simvastatin), kelompok beberapa dosis dari jus buah dan ekstrak daun srikaya. Sebelum penginduksian jus buah dan ekstrak daun srikaya hewan uji diberi makan purin tinggi selama 7 hari. Pengamatan pengaruh pemberian jus buah dan ekstrak daun srikaya dilakukan pada hari ke 0, 3, 5, 7 dan 14. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pengaruh pemberian jus buah srikaya menurunkan kadar asam urat darah selama waktu pengamatan dan pada konsentrasi 600 mg/Kg BB memberikan penurunan kadar asam urat yang sama dengan penuruan asam urat pada kelompok pembanding menggunakan allupurinol. Sedangkan pengaruh ekstrak etanol daun srikaya menurunkan kadar kolesterol secara signifikan (p = <0,05) pada hari ke 7 dan 14, dan penurunan kadar kolesterol darah pada hewan uji kelompok dosis 600 mg/ Kg BB menunjukkan penurunan kadar kolesterol lebih baik dari kelompok pembanding dengan menggunakan simvastatin 10 mg/Kg BB
Pengaruh Pelatihan Manajemen Nyeri Bagi Perawat Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Penerapan Manajemen Nyeri di Irna Non Bedah Paru dan Saraf RSUP Dr. M Djamil Padang Wesnawati, Wesnawati; Arifin, Helmi; Nelwati, Nelwati
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.26684

Abstract

Salah satu indikator   mutu pelayanan kesehatan di ruang rawat inap adalah meningkatnya angka kenyamanan pasien atau nyeri terkontrol. Pengetahuan dan sikap yang akurat dalam penerapan manajemen nyeri merupakan prinsip penting  dalam  praktek  keperawatan  karena  berdampak  langsung  terhadap pasien.Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap perawat mengenai  manajemen  nyeri  adalah melalui  pelatihan.  Tujuan  penelitian  ini untuk menganalisis pengaruh pelatihan manajemen nyeri bagi perawat terhadap pengetahuan, sikap dan penerapan manajemen nyeri di IRNA Non Bedah Paru dan Saraf RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperiment  dengan pendekatan one group pre-post test design. Sampel penelitian  ini  adalah  perawat  pelaksana  yang  berjumlah  30  orang  diambil secara  total  sampling.  Penelitian  ini  menggunakan  kuesioner  dan  lembar observasi   yang   sudah   diuji   validitas   dan   reliabilitasnya.   Analisa   data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan,  sikap,  dan  penerapan  manajemen  nyeri  oleh  perawat  setelah pelatihan  secara  signifikan  (p<0,005).  Pelatihan  secara  berkelanjutan  dan evaluasi    penerapan    mengenai    manajemen    nyeri,    diharapkan    dapat meningkatkan kemampuan perawat dalam melaksanakan manajemen nyeri.
Korelasi Karakteristik Individu Terhadap Tingkat Depresi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Havizur Rahman; Helmi Arifin; Arina Widya Murni
Journal of Pharmascience Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v6i2.7354

Abstract

ABSTRAK Pasien dengan penyakit kronis memiliki kecendrungan mengalami depresi, salah satunya pada pasien gagal ginjal kronis. Tujuan: mengetahui korelasi antara karakteristik pasien gagal ginjal kronis dengan terjadinya depresi. Metode penelitian: cross sectional menggunakan data primer, dengan teknik pengambilan data judgment sampling, pengukuran tingkat depresi menggunakan Beck Depression Inventory-II (BDI- II) dan data dianalisis menggunakan uji korelasi kendall’s tau-b. Hasil: karakteristik umur (sig=0.057), tingkat Pendidikan (sig=0.246), status (sig=0.484), jaminan kesehatan (sig=0.957) dan lama menjalani tindakan hemodialisis (sig=0,396) tidak memiliki hubungan dengan terjadinya depresi sedangkan karaktersitik yang memiliki hubungan dengan terjadinya depresi yaitu jenis kelamin (sig=0.028), pekerjaan (sig= 0.001) dan tindakan hemodialisa (sig= 0.05) dengan korelasi cukup kuat. Kesimpulan: beberapa karakteristik pasien yaitu jenis kelamin, pekerjaan dan tindakan hemodialisa memiliki korelasi yang cukup kuat terhadap timbulnya depresi pada pasien gagal ginjal kronis. Kata Kunci— korelasi, karaktersitik, depresi  ABSTRACT Patients with chronic diseases have a tendency to experience depression, one of them is in patients with chronic kidney failure. Objective: to determine the correlation between the characteristics of patients with chronic kidney failure with depression. Research methods: cross sectional using primary data, with judgment sampling data collection techniques, measurement of depression levels using the Beck Depression Inventory-II (BDI-II) and data analyzed using the Kendall's tau-b correlation test. Results: age characteristics (sig = 0.057), education (sig = 0.246), status (sig = 0.484), health insurance (sig = 0.957) and length of time undergoing hemodialysis (sig = 0.396) have no relationship with the occurrence of depression while the characteristics of depression which has a relationship with the occurrence of depression, namely gender (sig = 0.028), work (sig = 0.001) and hemodialysis (sig = 0.05) with a strong enough correlation. Conclusion: some of the characteristics of patients namely sex, occupation and hemodialysis have a strong correlation to the onset of depression in patients with chronic kidney failure. Keywords — correlation, characteristics, depression
Co-Authors -, Risfaheri ., Nirwanto Agustini, Tiara Tri Akmal M. Hanif Almahdy Almahdy Ariadi, Aried Aried Ariadi Aried Eriadi Arina Widya Murni Asram Ahmad Barmitoni Barmitoni Benny Benny Bobbi Hemriyantton Candra Syuryani Dahlyanti, Rina Delladari Mayefis Deni Kurniati Deswinar Darwin Dewi Eka Putri Dian Ayu Juwita Diana Idrifa Dwisari Dillasamola Eddy Duarto Elisma Elisma Elisma Elisma Elka Elka Ella Handalia Endang Purwati RN Erlina Rustam Fajrian Aulia Putra Fathul Jannah Feni Efrianti Fitri Maya Sari Gina Sonia Harto H. Havizur Rahman Havizur Rahman Hengki Afdhal Henny Lucida Heppy Riyono Hesti Effendi Hidayat, Zoni Hidayati Hidayati Hilmarni Hilmarni Ifora Ifora Ira Oktaviani Rz Jaka Perdana Leli Sriyani Machdawaty Masri Masitah Masitah Menkher Manjas Meri Andani Meri Susilawati Merry C, Ann Murni, Yulia Nasrul Zubir Nela Andriani Nelfa Yulianti Nelwati, Nelwati Netty Suharti Nirwanto . Nirwanto Nirwanto Nofiza, Welli Novi Priyoka Putra Novika Maulina Octy Aisyahharma Rahimatul Uthia Rahimatul Uthia Rahman, Havizur Rahmi Yosmar Rahmi Yulia Nesia Randika Fransiska Raveinal Raveinal Raveinal Raveinal RAVEINAL RAVEINAL Rella Silvia Reni Trevia Ria Irawati Rina Dahlyanti Ririn Anjelin Risfaheri - Rizky Yulion Rosa Julia Wijaya Rostin Rostin Rusdi Rusdi Rusdi Saputra, Harry Saputra, Harry Satrina Chania Sinata, Novia Solly Aryza Sri Ana Setianingsih Sri Oktavia Sri Oktavia Suci Ahda Novitri Suhatri Suhatri Sumanti, Titi Sumaryati Syukur Surya Dharma Susi Handayani Tesa Inmerka Alwi Titi Sumanti Vivi Resviana Wesnawati, Wesnawati Widya Kardela Wildra Martoni Yulia Murni Yuliana Arsil Yuni Andriani Zet Rizal Zet Rizal ZK Abdurahman Baizal Zoni Hidayat