Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Materi Matriks Nursantriana, Nursantriana; Rusli, Rusli; Hamda, Hamda
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Integrasi Matematika, Teknologi, dan Budaya dalam Pendidikan dan Aplikasi Terap
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5247

Abstract

This study aims to describe the development process, show specifications, assess the quality, and determine the effectiveness of teaching modules based on differentiated learning on matrix material. The type of research used is Research and Development which refers to the ADDIE model which consists of five stages namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of this trial were students of class XI SMA Negeri 21 Makassar. The results showed that the assessment by validators on teaching modules and research instruments received an average score of 4,31 with valid criteria. The results of the data analysis of the students' response questionnaire to the teaching module showed very positive criteria in trial I with a percentage of 87,9 and trial II with a percentage of 91,9%, the teacher's response questionnaire to the teaching module showed very positive criteria in trial I with a percentage of 86,1% and trial II with a percentage of 94,4%, and the learning implementation observation sheet showed the criteria were fully implemented in trial I with a percentage of 1,8 and trial II with a percentage of 1,9 so that the teaching module was declared practical. The results of data analysis of student activity sheets showed very active criteria in trial I with a percentage of 85,2% and trial II with a percentage of 87,2%, the learning outcomes test reached 80% in trial I and 100% in trial II, so that the teaching module was declared effective. Referring to the results of the analysis, it can be concluded that the teaching module based on a differentiated learning on matrix material can be used in learning activities.
Studi Literatur: Telaah Kritis Relevansi Matematika Sekolah antara Kebutuhan Akdemik dan Dunia Nyata Hamin, Muhammad Nur Ihsan; Nur, Washilah Wahdiah Ramadhani; Hamda, Hamda; Ridha, Ahmad Rifky
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3318

Abstract

Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi literatur. Tujuan penelitian ini adalah bertujuan mengeksplorasi kesenjangan antara pendekatan akademik dan penerapannya dalam kehidupan nyata. Dengan menganalisis kurikulum, metode pengajaran, serta pengalaman belajar peserta didik. Hasil telaah kritis menunjukkan bahwa pendekatan, metode mengajar yang diterapkan sering kali kurang relevan dengan kebutuhan peserta didik, sementara kesiapan guru dalam menerapkan strategi inovatif masih beragam, yang berdampak pada relevansi matematika sekolah antara kebutuhan akademik dan duni nyata masih kurang. Oleh karena itu, diperlukan transformasi pembelajaran melalui pendekatan berbasis pemecahan masalah, diskusi konseptual, serta pemanfaatan teknologi. Selain itu, pelatihan guru yang berkelanjutan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas pengajaran. Dengan strategi ini, pembelajaran matematika dapat menjadi lebih adaptif, interaktif, dan sesuai dengan tuntutan abad ke-21.
Drag and Drop : Pelatihan Penerapan IoT Berbasis MIT APP Inventor pada Kelompok Mahasiswa PTA 2022 Ashadi, Ninik Rahayu; Risal, Ahmad; Suhaeb, Sutarsi; Hamda, Hamda; Kaseng, Ernawati S.
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 2 (May 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i2.8337

Abstract

The purpose of this community service is (1) to provide an understanding of the basic concepts and IoT Architecture by the 2022 PTA student group, (2) to provide an understanding and practice of optimal use on the APP inventor platform so as to slow down the process and implementation of IoT. The implementation of this community service for 2 days with the following methods: (1) lectures, (2) questions and answers, (3) practice. Based on the results of the community service, it can be concluded that several things that are indicators of success during the community service are that (1) During the training, in the process of providing material and simulation, training participants gain experience in understanding concepts and how to simulate the App Inventor through providing material and application simulations, (2). In the training process, the motivation of the training participants is very enthusiastic or is included in the high category, it can be seen that the target for training participants is 100% present, (3). In the training process at the evaluation stage, training participants have been able to design or create supporting applications using the App Inventor.
Meningkatkan Kualitas Mentor Melalui Pelatihan Pengelolaan Emosi Nasrullah, Asmaul Husnah; NFH, Alifya; B, Muhammad Fajar; Wardani, Ayu Tri; Hamda, Hamda
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 2 (May 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i2.8466

Abstract

Emotional intelligence constitutes a critical determinant in the effectiveness of mentor–mentee relationships, particularly within the domains of character development, psychosocial support, and interpersonal communication. This community engagement initiative aimed to enhance the emotional competence of university students serving as mentors through an emotion regulation training program employing participatory and educational approaches. A total of 50 students from the Informatics Education and Computer Engineering programs at Universitas Negeri Makassar participated in the program, which included a pre-test, delivery of conceptual material, reflective discussions, workshops on emotion regulation techniques, and role-play simulations. Evaluation results indicated a significant improvement in emotional awareness and regulation skills, as evidenced by pre- and post-test comparisons and qualitative participant feedback. The training proved effective in cultivating mentor capacity that is not only cognitively competent but also emotionally adaptive, thereby facilitating productive and sustainable mentoring relationships.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Literasi Numerasi ditinjau dari Gaya Belajar Hamda, Hamda; Wahyullah, Akbar; Nasrullah, Nasrullah
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Matematika, IPA, dan Pembelajarannya
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v4i3.295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan penalaran matematis siswa SMP dalam menyelesaikan masalah Literasi Numerasi berdasarkan gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini sebanyak 6 orang siswa dari kelas VIII SMPN 33 Makassar Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini berfokus pada kemampuan penalaran dengan menggunakan intrumen berupa angket gaya belajar, soal tes kemampuan penalaran matematis, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Siswa dengan gaya belajar visual dapat memenuhi empat indikator kemampuan penalaran matematis yaitu memberikan dugaan, melakukan manipulasi matematika, menyusun bukti atau memberikan alasan dan menarik kesimpulan pada soal analisis. Sementara pada soal evaluasi hanya dapat memenuhi satu indikator saja yaitu mengajukan dugaan siswa tidak mampu dalam memberikan kesimpulan dengan benar. (2) Siswa dengan gaya belajar auditori memiliki kemampuan penalaran matematis cenderung sama dengan gaya belajar visual. (3) Siswa dengan gaya belajar kinestetik dapat memenuhi tiga indikator kemampuan penalaran matematis yaitu memberikan dugaan, melakukan manipulasi matematika, menyusun bukti atau memberikan alasan namun pada indikator menarik kesimpulan pada soal analisis kurang tepat dalam menarik kesimpulan karena keliru dalam menginterpretasi soal. Tetapi pada penyelesaian soal evaluasi memenuhi indikator mengajukan dugaan dan menarik kesimpulan jawaban dengan benar, karena sudah mampu memberikan alasan atau bukti yang logis.
Pelatihan Program Efisiensi Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Artificial Intelligence (AI) untuk Guru Matematika SMP di Kabupaten Maros Arwadi, Fajar; Hamda, Hamda; Asmaun, Asmaun; Hamid, Abdurahman
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 04 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v4i2.9768

Abstract

This community service program conducted in Maros Regency aims to assist mathematics teachers, especially junior high school teachers, in developing learning tools with the help of artificial intelligence. The method of implementation of this activity is carried out by providing materials, mentoring accompanied by training and facilitating participants to develop learning with artificial intelligence. This activity was carried out at SMP Negeri 1 Maros, Maros Regency, South Sulawesi Province. Participants in this activity were junior high school teachers (SMP) in Maros Regency who are members of the MGMP SMP Maros. The results obtained in this activity show that the level of knowledge and understanding in developing teaching tools with artificial intelligence of participants after participating in the training has increased. In addition, participants are also able to use artificial intelligence applications such as Canva Magic AI to make their teaching tools more efficient, interesting and innovative. The response given by the participants at the end of the activity was also very enthusiastic, as evidenced by the results of the satisfaction questionnaire given.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA Sahid, Sahid; Hamda, Hamda; Sumarni, Sumarni
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar siswa. Menggunakan desain quasi-experimental dengan model pre-test post-test control group, sampel penelitian terdiri atas dua kelas VIII di SMPN 4 Bangkala Barat yang dipilih secara cluster random sampling. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar. Namun, baik siswa dengan motivasi tinggi maupun rendah menunjukkan hasil belajar matematika yang lebih tinggi ketika diajar menggunakan pembelajaran berdiferensiasi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika.
Digital Creativity for Positive Impact: Pelatihan Pembuatan Konten Inspiratif bagi Pelajar Dewi, Shabrina Syntha; Syahrul, Syahrul; Mahande, Ridwan Daud; Sulaiman, Dwi Rezky Anandari; Hamda, Hamda
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat “Digital Creativity for Positive Impact: Pelatihan Pembuatan Konten Inspiratif bagi Pelajar” dilaksanakan di SMK Negeri 2 Gowa dengan tujuan meningkatkan keterampilan digital siswa dalam memproduksi konten inspiratif, kreatif, dan beretika. Program ini dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelatihan, dan penerapan teknologi. Tahap persiapan mencakup pemetaan kebutuhan siswa dan penyampaian informasi teknis mengenai pelaksanaan program. Pada tahap pelatihan, siswa diperkenalkan pada alat dan perangkat lunak yang digunakan dalam pembuatan konten, teknik-teknik dasar dalam produksi konten, serta pemahaman mengenai etika digital. Selanjutnya pada tahap penerapan teknologi, siswa membuat proyek konten digital menggunakan aplikasi Canva dan mempelajari strategi publikasi konten melalui platform digital seperti YouTube dan Instagram. Hasil dari kegiatan pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pada keterampilan teknis, kreativitas, serta pemahaman etika digital siswa. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkuat literasi digital, kemampuan produksi konten, dan tanggung jawab siswa sebagai kreator konten inspiratif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. 
PKM Penganekaragaman Olahan Rumput Laut pada Keluarga Petani di Desa Punaga Kabupaten Takalar Kaseng, Ernawati S.; Suhaeb, Firdaus W.; Amsal, Bahrul; Hamda, Hamda; Tamrin, Sopian
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan PKM ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga petani rumput laut dalam mengolah rumput laut menjadi aneka ragam produk penganan olahan rumput laut dalam skala industri rumah. Hasil pelaksanaan pelatihan PKM ini menunjukkan tingginya antusiasme para ibu rumah tangga peserta pelatihan melalui evaluasi pelaksanaan pelatihan yang dilakukan Tim pengabdi LP2M UNM pada akhir pelatihan PKM yakni, 100% peserta menyatakan sangat baik untuk kebermanfaatan tema pelatihan. Sedang pelayananan selama pelatihan, 90% peserta menyatakan sangat baik dan 10% peserta menyatakan baik. Kemudian pelaksanaan demonstrasi dan aplikasi langsung, 100% peserta menyatakan sangat baik. Luaran dari pelatihan PKM adalah: 1)Meningkatnya pemahaman  mitra PKM tentang cara membuat olahan rumput laut menjadi produk penganan, seperti Bakso rumput laut dan Nugget rumput laut; 2) Meningkatnya keterampilan mitra PKM dalam  membuat olahan rumput laut menjadi produk penganan, seperti Bakso rumput laut dan Nugget rumput laut; 3) Mitra PKM termotivasi dan memiliki antusiasme untuk memulai rintisan usaha produk olahan berskala usaha micro atau skala rumahan berbahan dasar rumput laut.Kata kunci: Penganekaragaman; Rumput laut; Keluarga; Petani; Penganan
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Petani Dalam Pengolahan Rumput Laut Menjadi Produk Penganan Di Desa Punaga Kabupaten Takalar Kaseng, Ernawati S.; Suhaeb, Firdaus W.; Amsal, Bahrul; Hamda, Hamda; Arisnawawi, Arisnawawi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelatihan PKM ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga petani rumput laut dalam pengolahan rumput laut menjadi aneka ragam produk penganan olahan rumput laut dalam skala industri rumah. Pendekatan pembelajaran Learning by Doing digunakan agar mitra (ibu rumah tangga petani) sebagai peserta pelatihan ikut berpartisipasi secara aktif terhadap semua tahapan kegiatan dari awal sampai akhir kegiatan PKM. Pendekatan ini dipilih sehingga dalam demontrasi penerapan IPTEK maka pendampingan dimungkinkan  kepada peserta pelatihan. Pelaknaan pelatihan menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil pelaksanaan pelatihan PKM menunjukkan bahwa Program pemberdayaan PKM ini berhasil meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga petani dalam mengolah rumput laut menjadi produk penganan seperti Kaki Naga Rumput Laut. Kemudian selama pelatihan peserta memiliki nilai tambah pemahaman ekonomi untuk mengembangkan usaha rintisan olahan rumput laut yang lebih produktif dan berkelanjutan berbasis rumah tangga. Kata kunci: Pemberdayaan, rumput laut, pengolahan, produk penganan.