Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengembangan Konten Kahoot Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Pendidikan jasmani Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Irawan, Indra; Waldo, Kevin; putra, anggrawan janur
Journal Score Vol 5 No 2 (2025): Score
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/sc.v5i2.35563

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan Kahoot untuk evaluasi pembelajaran dalam mata pelajaran pendidikan olahraga dan kesehatan. Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D), yang dirancang untuk menghasilkan dan menguji efektivitas produk tertentu. Hasil analisis data menunjukkan bahwa produk pengembangan konten Kahoot sebagai media evaluasi pembelajaran penjas dinyatakan valid oleh tim ahli, dengan nilai rata-rata validitas materi 38 (kategori sangat baik) dan validitas media 61 (kategori sangat baik). Respon dari guru juga sangat baik, dengan nilai rata-rata 48. Praktikalitas produk diuji melalui uji coba pada siswa, dengan hasil bahwa 47,1% dari 10 siswa dalam kelompok kecil dan 40,08% dari 25 siswa dalam kelompok besar berada dalam kategori baik hingga sangat baik. Ini menunjukkan bahwa Kahoot sebagai media evaluasi pembelajaran penjas termasuk dalam kategori praktis.
Modelling the coach-athlete relationship (CAR) on specific motor tasks and team performance Palmizal; Indrayana, Boy; Putra, Anggrawan Janur; Murniati, Sri; Setiawan, Edi
Journal Sport Area Vol 11 No 1 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2026.vol11(1).25879

Abstract

Background: Motor tasks (MT) and team performance (TP) are important aspects for young basketball athletes. However, empirical evidence examining the mediating role of specific motor tasks in the relationship between coach–athlete relationships and team performance among youth basketball athletes remains limited. Objectives: Thus, our current study aims to investigate how CAR is related to MT and TP and how MT mediates TP. Methods: Our current study employed a cross-sectional design. We also recruited 180 young basketball players. The Coach-Athlete Relationship Questionnaire (CAR) was used to measure performance. This study employed Structural Equation Modelling (SEM) analysis. Results: We observed that CAR was significantly related to MT (β = 0.68, p < 0.001) and TP (β = 0.45, p < 0.001). In addition, we observed that MT mediated the effect directly with TP (β = 0.52, p < 0.001). Conclusion: We conclude in our findings that the quality of MT and TP is greatly influenced by CAR. Therefore, it is important for coaches to start focusing on the development of CAR in young basketball athletes. Therefore, this study contributes to the literature on how TP is significantly related to CAR and MT. Furthermore, the findings of this study provides valuable information for basketball coaches about the importance of CAR and MT for future athlete performance.
Tinjauan Kebugaran Jasmani Siswa Dengan Menggunakan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) Pada Siswa Laki-Laki SMA Negeri 6 Kota Jambi Saputra Trisetia Rizandi; Reza Hadinata; Anggrawan Janur Putra
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 9 No. 1 (2025): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/joi.v9i1.2940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau tingkat kebugaran jasmani siswa laki-laki SMA Negeri 6 Kota Jambi dengan menggunakan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). TKPN merupakan metode tes yang dirancang oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) yang mencakup pengukuran indeks massa tubuh, tes v sit and reach, tes sit up, tes squat thrust, dan tes PACER (Progressive Aerobic Cardiovascular Endurance Run). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 40 siswa laki-laki yang dipilih menggunakan rumus Slovin dengan MoE 15% dari total populasi 426 siswa laki-laki. Data diperoleh melalui observasi langsung di lapangan pada Februari 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki status gizi baik (70%), dan tingkat kebugaran jasmani yang tergolong kategori "cukup" (55%), "baik" (30%), "baik sekali" (10%), dan "kurang" (5%). Pada komponen tes v sit and reach, mayoritas siswa berada pada kategori "cukup" (52,50%). Untuk tes sit up dan squat thrust, hasilnya sama dengan 47,50% siswa berada pada kategori "rendah" dan 47,50% pada kategori "cukup". Tes PACER menunjukkan 50% siswa berada pada kategori "cukup". Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebugaran jasmani siswa laki-laki SMA Negeri 6 Kota Jambi secara umum berada pada tingkat cukup, dengan mayoritas siswa memiliki status gizi baik.
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Olahraga untuk Menjadi Pelatih Profesional Bangkit Yudho Prabowo; Ely Yuliawan; Yusradinafi Yusradinafi; Alexander Kurniawan; Anggrawan Janur Putra
Abdibaraya Vol 5 No 01 (2026): Abdibaraya
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/abdibaraya.v5i01.2382

Abstract

Students in the Sports Coaching Education Study Program are prospective professionals being prepared to work as sports coaches at various training levels. However, there is still a gap between students' academic competencies and workforce needs, especially in designing training programs, training periodization, evaluating athletes' physical condition, applying sports science, coaching communication, and professional ethics. This Community Service activity aims to improve sports students' competencies so that they have the knowledge and skills to support their profession as professional coaches. The method used was participatory training through material delivery, interactive discussions, case studies, training program simulations, and evaluation using pre-tests and post-tests. The activity took place on 18 June 2026 in the Universitas Jambi Hall with 39 students from the Sports Coaching Education program participating. Evaluation was conducted using a questionnaire comprising 50 multiple-choice questions based on the training material. The results showed an increase in the participants' average scores from 61.58 in the pre-test to 86.45 in the post-test, an increase of 24.87 points. The greatest improvements were seen in understanding training periodization, designing training programs, and applying sports science. Besides boosting knowledge, this activity increased active participation, motivation to learn, and students' readiness to take on roles as professional sports coaches. Thus, the training proved effective in strengthening the competencies of future coaches and can serve as a model for the sustainable development of student skills through further training, field practice, and professional mentoring
Strategi Guru Pendidikan Jasmani SMA Negeri 4 Muaro Jambi dalam Mengelola Pembelajaran di Kelas XI Josua Simatupang; Reza Hadinata; Anggrawan Janur Putra
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2101

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi tantangan dalam pengelolaan kelas sering kali berkaitan dengan perilaku siswa yang beragam dan kebutuhan untuk menciptakan lingkungan yang inklusif. Fenomena-fenomena tersebut memunculkan kebutuhan untuk mengetahui strategi apa yang sebenarnya digunakan oleh guru pendidikan jasmani dalam mengelola kelas mereka, khususnya di SMA Negeri 4 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran antara metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui strategi yang di gunakan oleh guru pendidikan jasmani SMAN 4 Muaro Jambi dalam mengelola kelas pembelajaran di kelas XI. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Angket, survei dan wawancara. Intrumen yang digunakan untuk mengukur keberhasilan guru pendidikan jasmani dalam mengelola kelas menggunakan lembar angket yang berupa pernyataan sebanyak 30 butir pernyataan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data. Hasil penelitian ini menunjukkan dari hasil pengamatan dan penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi guru pendidikan jasmani di SMA Negeri 4 Muaro jambi kategori baik sebanyak 80 orang dengan persentasi 66.73%, yang memiliki kategori baik sekali cukup sebanyak 20 orang dengan persentasi 33.33%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah strategi guru pendidikan jasmani di SMA Negeri 4 Muaro jambi kategori baik dan berhasil. Dari hasil penelitian ini disarankan agar guru pendidikan jasmani selalu belajar untuk mengembangkan strategi dalam proses pembelajaran dalam kelas supaya kondisi kelas kondusif dan siswa siswi dapat memahami materi yang di sampaikan. Di samping itu, guru Pendidikan jasmani sebagai pemegang peran dalam kegiatan Latihan di lapangan mestinya meningkatkan keamanan dalam proses Latihan supaya tidak terjadi cedera atau kecelakan dalam proses latiham jasmani di lapangan atau d luar kelas.
TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TENTANG GIZI SEIMBANG TERHADAP PERTUMBUHAN FISIK DI SMAN 1 MERANGIN Yofi Ariandsyah; Sukendro; Bangkit Yudho Prabowo; Fitri Diana; Anggrawan Janur Putra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55505

Abstract

The level of students’ knowledge regarding balanced nutrition and its relationship to physical growth at SMA Negeri 1 Merangin has not been widely studied. This research aimed to determine the level of knowledge of grade X, XI, and XII students about balanced nutrition in relation to physical growth.This study employed a descriptive quantitative method with a cross-sectional design. The population consisted of 981 students, with a sample of 76 students selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected through a 40-item questionnaire adapted from the Adolescent Nutrition Knowledge Questionnaire (ANKQ) and the Indonesian Balanced Nutrition Guidelines, as well as measurements of body weight and height to determine Body Mass Index (BMI). Data were analyzed using descriptive statistics. The results showed that the average knowledge score was 35.84 out of 40 (89.6%). Most students were categorized as having very good knowledge (80.3%), followed by good (17.1%), sufficient (1.3%), and poor (1.3%). All dimensions of balanced nutrition knowledge were classified as very good. However, BMI results indicated that only 51.3% of students had normal nutritional status, while 27.6% were underweight, 17.1% were overweight, and 3.9% were obese. These findings suggest that high nutritional knowledge does not necessarily correspond to ideal nutritional status, as it may also be influenced by dietary habits, food accessibility, and socioeconomic factors.