Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPLIKASI POTENSI WISATA BERBASIS EKONOMI KREATIF TERHADAP PERKEMBANGAN UMKM Sinaga, Nelly Azwarni; Koto, Mhd. Shafwan; Tanjung, Alfansuri; Panggabean, Nova Zulfani; Riwayani, Riwayani
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 7 No 2 (2024): Artikel Periode Research Juli 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v7i2.1641

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi letak strategis Desa Mela-II Tapian Nauli secara topografis yang sangat indah karena berada dikaki bukit dan ditepi pantai teluk tapian nauli. Keindahan ini didukung oleh kuliner asli daerah pesisir sehingga sangat potensil menjadi salah satu kawasan wisata di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mempromosikan potensi wisata Desa Mela-II Tapian Nauli sehingga berdampak pada peningkatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di desa tersebut. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pengembangan pariwisata mampu memberikan dampak bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dari sektor pendapatan maupun pertumbuhan usaha. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Berdasarkan hasil deskriptif dan analisis, maka diperoleh kesimpulan bahwa pengembangan pariwisata di kawasan wisata Desa-II Tapian Nauli mampu mengembangkan usaha ekonomi kreatif dan meningkatkan pendapatan UMKM di sekitar kawasan wisata. Potensi wisata Desa-II Tapian Nauli diyakini mampu menciptakan peluang bagi masyarakat untuk membuat usaha baru. Hal ini didasari pemikiran bahwa semakin berkembangnya pariwisata akan mendatangkan banyak wisatawan dan semakin banyak uang yang dibelanjakan di tempat wisata tersebut. Saran yang dapat diberikan adalah disamping partisipasi, motivasi dan inovasi masyakat diperlukan campur tangan Pemerintah dalam memperbaiki sarana prasarana pendukung pariwisata dan infrastuktur dikawasan wisata. Selain itu perlu diberikan edukasi kepada pelaku usaha dalam mengembangkan produk dan memasarkan produk mereka secara luas serta edukasi kepada masyarakat untuk menjaga keindahan kawasan wisata yang berbasis pelestarian lingkungan hidup.
PENGARUH KESIAPAN MASYARAKAT TERHADAP TINGKAT AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) DI KOTA SIBOLGA Hutagalung, Jeniusman Ahmad; Hasibuan, Nur’ainun; Saputra, Hendra; Tanjung, Alfansuri; Panggabean, Nova Zulfani; Sipahutar, Hadijah
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2557

Abstract

Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan salah satu program inovatif yang digagas Kementerian Dalam Negeri dalam rangka digitalisasi layanan administrasi kependudukan. Program ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengakses identitas kependudukan secara digital, menggantikan atau melengkapi penggunaan dokumen fisik seperti Kartu Penduduk Elektronik (KTP-el) dengan aplikasi berbasis teknologi. IKD diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, memberikan kemudahan bagi masyarakat, serta mewujudkan administrasi kependudukan yang lebih modern dan terintegrasi. Berdasarkan Laporan Pelaksanaan Administrasi Kependudukan Kota Sibolga bulan November 2024, tercatat hingga bulan November, sebanyak 70.404 penduduk Kota Sibolga telah melakukan perekaman KTP-el dan sebanyak 4.777 jiwa atau 6,78% telah melakukan aktivasi IKD. Angka ini masih sangat kecil jika dibandingkan dengan target nasional sebesar 25% yang kemudian ditingkatkan lagi menjadi 30% atau 21.121 jiwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus tunggal agar dapat memberikan gambaran yang mendalam tentang kesiapan masyarakat Kota Sibolga dalam melakukan aktivasi IKD dan juga dapat memberikan informasi yang rinci dan kontekstual tentang fenomena yang diteliti. Meskipun begitu, aplikasi IKD tidak serta merta diterima oleh banyak masyarakat.
OPTIMALISASI STRATEGI PEMASARAN DIGITAL PADA USAHA PRODUKSI TAHU DAN TEMPE “ BERKAH ” DI DESA KEBUN PISANG KECAMATAN BADIRI KABUPATEN TAPANULI TENGAH Panggabean, Nova Zulfani; Kaharuddin; Tanjung, Alfansuri; Hasibuan, Nur’ainun; Saputra, Hendra; Sipahutar, Hadijah
JUBDIMAS ( Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 4 No 2 (2025): Artikel Pengabdian September 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jubdimas.v4i2.399

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku usaha produksi tahu dan tempe usaha ‘Berkah” dalam mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha diberikan edukasi mengenai pentingnya pemasaran dengan menggunakan media digital, langkah-langkah dalam membangun identitas usaha, serta pengenalan dasar pemasaran digital seperti pemanfaatan WhatsApp Business dan media sosial. Meskipun implementasi fisik dari merek dan logo belum menyebar hingga akhir kegiatan, pelaku usaha telah memahami secara menyeluruh konsep dasar membangun merek dan menunjukkan kesiapan untuk menerapkannya dalam waktu dekat. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam membangun kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya identitas produk dan strategi pemasaran digital sebagai faktor kunci dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha produksi makanan tradisional. Hasil kegiatan ini juga dapat dijadikan model pendekatan serupa untuk usaha produksi lain di wilayah lokal. Selama pelaksanaan, pelaku usaha diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya merek dalam meningkatkan daya saing produk, teknik dasar membangun merek dan logo, serta strategi pemasaran digital sederhana seperti penggunaan WhatsApp Business dan media sosial untuk promosi. Meskipun hingga akhir kegiatan pemasaran digital diterapkan, pelaku usaha telah menunjukkan pemahaman konseptual yang kuat dan kesiapan untuk mengembangkan identitas produk secara bertahap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam memahami strategi pemasaran dan branding menjadi modal awal yang sangat penting bagi perkembangan usahanya ke depan. Kegiatan ini juga memberikan model pendekatan yang dapat direplikasi pada usaha kecil sejenis untuk meningkatkan daya saing lokal.
PKM PENYULUHAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI OPTIMALSASI PENJUALAN UMKM DI DESA TAPIAN NAULI IV KEC.TAPIAN NAULI KABUPATEN TAPANULI TENGAH Nova Zulfani Panggabean; Mansur Tanjung; Azriadi Tanjung; Muhammad Iqbal Batubara; Jeniusman Ahmad Hutagalung
Pengabdian Deli Sumatera Vol 3 No 2 (2024): Artikel Pengabdian Juli 2024
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelaksanaan pengabdian program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah (1) pemahaman dalam manfaat digital marketing sebagai optimalisasi penjualan umkm. Metode pelaksanaan kegiatan penyuluhan digital marketing sebagai optimalisasi penjualan umkm di Desa Tapian Nauli IV Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah meliputi 3 tahapan, yaitu : (1) Tahap Persiapan Penyuluhan, (2) Tahap Pelaksanaan Penyuluhan, (3) Tahap Evaluasi Akhir. Mitra pengabdian masyarakat PKM adalah Desa Tapian Nauli IV, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah. Program ini dilaksanakan salah satu upaya untuk menambah wawasan masyarakat di Desa Tapian Nauli IV dalam menjangkau konsumen sebanyak banyaknya dengan cara yang efisien agar bisnisnya bias lebih maju dan berkembang.