Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search
Journal : JIKI

DAMPAK INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) GOZZO INDONESIA TERHADAP MASYARAKAT SUMBER LOR BERBAH SLEMAN Primasanti, Yunita; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu IKM yang berada di wilayah Sumber Lor, Berbah, Sleman, Yogyakarta, yang bergerak pada industri barang kulit dengan nama GOZZO INDONESIA pada awal tahun 2012 terlahir untuk berjuang di industri perkulitan. Termasuk sebagai industri kecil yang memiliki 10 pegawai yang berasal dari warga sekitar, yang merupakan salah satu dampak positif dari hadirnya IKM di satu wilayah pada sector perekonomian suatu wilayah. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui industry kecil mennegah Gozzo Indonesia, terhadap masyarakat di daerah Sumber Lor, Berbah, Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara secara terbuka dengan responden untuk mengetahui dampak berdirinya industri kulit terutama pada bidang kesehatan dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dampak pada bidang kesehatan terutama munculnya kebisingan pada malam hari ketika industry beroperasi malam hari pada warga sekitar tapi masih dalam taraf terkendali karena frekuensi nya tidak sering. Sedangkan dampak ekonomi yaitu dengan terserapnya tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi warga sekitar misal dengan pembukaan toko, warung makan dan sebagainya
PENGARUH BABY MASSAGE DENGAN MENGGUNAKAN MINYAK ZAITUN (OLIVE OIL) TERHADAP KUALITAS TIDUR ANAK USIA TODDLER DI POSYANDU BALITA DESA MALANGJIWAN KABUPATEN KARANGANYAR agustina, niken; Aryani, Atik; suwarni, anik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar untuk tumbuh kembang optimal bagi seorang anak. Pola tidur dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor internal pada diri toddler dan faktor lingkungan fisik. Gangguan tidur pada toddler dapat menghambat pengeluaran hormon pertumbuhan dan regenerasi sel-sel pada tubuh, sehingga anti body pada anak akan melemah. Pijat bayi menggunakan minyak zaitun dapat meningkatkan kualitas tidur toddler, karena minyak zaitun mengandung lemak baik yang melembabkan dan mengenyalkan kulit toddler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh baby massage dengan menggunakan minyak zaitun (olive oil) terhadap kualitas tidur anak usia toddler. Rancangan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian bersifat pre eksperimental dengan desain One group pretest-posttest. Sampel penelitian ditentukan dengan purposive sampling bayi yang usianya 3 tahun dengan jumlah sempel 21 responden. Instrumen penelitian menggunakan SOP baby massage dan kuesioner BISQ (Brief Infant Slaap Questionnaire). Hasil nilai pre-test kualitas tidur baik 5 responden (23%), kualitas tidur buruk 16 responden (76,2%) dan nilai post-test kualitas tidur baik 21 responden (100,0%). Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai pre-test dan post-test memiliki perbedaan yang signifikansi. Diperoleh nilai p value < 0,05. Ada pengaruh baby massage dengan menggunakan minyak zaitun terhadap kualitas tidur bayi pada Posyandu Balita di Desa Malangjiwan Kabupaten Karanganyar.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN BURNOUT PERAWAT DI RSUP SURAKARTA Kartika, Putriani; Sutrisno, Sutrisno; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang perawat memiliki beban kerja yang berlebihan, konflik peran, serta konflik kerja dengan tenaga kesehatan lain, rekan sejawat maupun atasan merupakan permasalahan tersendiri. Banyaknya permasalahan, tantangan dan kesulitan di tempat kerja dapat menyebabkan stress dan kejenuhan. Burnout syndrome yang dialami perawat adalah keadaan ketika perawat menunjukkan perilaku seperti memberikan respon yang tidak menyenangkan kepada pasien, menunda pekerjaan, mudah marah disaat rekan kerja ataupun pasien bertanya hal yang sederhana, mengeluh cepat lelah dan pusing serta lebih parahnya tidak mempedulikan pekerjaan dan keadaan sekitarnya. Untuk menciptakan suasana kerja yang baik perawat memerlukan adanya dukungan sosial di lingkungan tempat kerja. Dukungan sosial merujuk pada kenyamanan, kepedulian, harga diri atau segala bentuk bantuan lainnya yang diterima dari orang lain atau kelompok. wawancara pada 12 perawat RSUP Surakarta didapatkan hasil yaitu 12 perawat merasakan lelah secara emosional, merasa jam kerjanya yang terlalu banyak. Untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dan burnout pada perawat di RSUP Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif  dengan desain  cross sectional. Teknik sampling pada penelitian ini adalah total sampling, dengan jumlah responden 108 perawat, analisa data uji statistik menggunakan kendall tau_b. Analisa data sebagian besar variabel dukungan sosial kategori sedang yaitu 94,4 %, variabel burnout kategori ringan yaitu 98,1 %. Hasil analisa di dapatkan nilai koefisien korelasi = -0,570  yang artinya korelasi  sedang dan bernilai negatif.  Untuk nilai A.Sig.( P-Value) didapatkan nilai 0,001 < 0,05 artinya terdapat hubungan secara signifikan antara dukungan sosial dengan burnout perawat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan burnout.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INTALASI GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT TK III 04.06.04 SLAMET RIYADI SURAKARTA Aldi Setia Fanus_2020, Aldi Setia Fanus_2020; Aryani, Atik; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Intalasi Gawat Darurat merupakan salah satu pintu utama jalan masuknya pasien, untuk kemudian dilakukan triage dan diberi tindakan pertama. Kualitas pelayanan merupakan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang memuaskan pelanggan diberikan sesuai dengan standar dan etika profesi. Kepuasan pelanggan merupakan aspek yang dipengaruhi oleh kualitas pelayanan saranan kesehatan yang dinilai dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien digunakan untuk mengevaluasi mutu palayanan di rumah sakit. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepuasan dengan kualitas pelayanan pada keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kolerasi dengan menggunkan desain cross sectional study Pengambilan sampel dilakukan di IGD RS TK III Slamet Riyadi Surakarta dengan jumlah responden 50 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji kendall tau alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan kuesioner. Hasil: Sebagian besar kualitas pelayanan keperawatan dalam kategori sangat baik memperoleh 30 responden (60%), kepuasan keluarga pasien di dalam kategori sangat puas memperoleh 40 responden (80%). Hasil anlisis bivariat diperoleh nilai P value 0,001<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan terhadap kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan keluarga pasien di IGD RS TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Simpulan: Terdapat hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan keluarga pasien di ruang IGD RS TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta.
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 2 SURAKARTA Linda Annisa Sholehah; Suwarni, Anik; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah keadaan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normal. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia. Salah satu faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian anemia adalah pengetahuan. Jika remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia, maka remaja putri dapat melakukan upaya pencegahan anemia dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di SMP Negeri 2 Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei yang berjenis deskriptif. Rancangan penelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 32 responden, yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja putri memiliki pengetahuan dengan kategori cukup yaitu sebanyak 20 remaja putri (63%). Diharapkan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang anemia untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia sehingga dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan sehingga mampu mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari anemia.
PENGARUH SENAM KAKI DIABETES DENGAN BOLA KASTI TERHADAP NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH DESA MALANGJIWAN Margareta Olivia Rahmawati, Adelia; Widiyono; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Diabetes melitus adalah kondisi yang ditandai oleh gangguan metabolism, menyebabkan kenaikan kadar gula dalam darah. Kondisi ini bersumber dari masalah dalam produksi insulin dan ketidak mampuan insulin untuk bekerja secara efektif. Penyakit arteri perifer (PAP) adalah komplikasi vaskular kronis sangat berbahaya bagi penderita diabetes melitus. Ulkus kaki diabetik adalah salah satu akibat dari PAP terjadi penurunan sirkulasi darah ke perifer. Tujuan : Mengetahui pengaruh senam kaki diabetes dengan bola kasti terhadap nilai ABI pada pasien diabetes mellitus tipe 2 diwilayah Desa Malangjiwan. Metode : Jenis penelitian ini pre eksperimental dengan desain one grup pre test-post tes. Jumlah sampel adalah penderita Diabetes Melitus tipe 2 sebanyak 25 orang, pengambilan sampel dilakukan menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Rank Test. Hasil Penelitian : Dapat dikatakan ada pengaruh yang bermakna antara senam kaki diabetes dengan bola kasti terhadap nilai Ankle Brachial Index (ABI). Hasil analisis data didapatkan nilai p-value <0,001 (p value < 0,05) yang artinya bahwa ada pengaruh pre test dan post test. Rerata nilai ABI sebelum diberikan senam kaki diabetes melitus dengan bola kasti 0,83 (ringan) dan sesudah diberikan senam kaki diabetes melitus dengan bola kasti didapatkan nilai rerata ABI sebesar 1 (tidak terkompresi). Kesimpulan: Terdapat pengaruh senam kaki Diabetes Melitus dengan bola kasti terhadap nilai Ankle Brachial Index, untuk menurunkan resiko terjadinya Pelnyakit Artelri Pelrifelr Di Wilayah Desa Malangjiwan.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT STRES ORANG TUA PADA BAYI BBLR YANG DI RAWAT DI RUANG NICU RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI Sukatman, Lilik Sri Rahayu; Suwarni, Anik; aryani, atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Perawatan bayi BBLR di ruang intensif mempunyai dampak bagi orang tua seperti rasa takut, bersalah, stres dan cemas. Perasaan stres orang tua tidak boleh diabaikan karena apabila orang tua merasa stres, akan membuat orang tua tidak dapat merawat anaknya dengan baik. Mekanisme koping dibutuhkan untuk menekan tingkat stres yang dialami orang tua.Tujuan : Mengetahui hubungan mekanisme koping dengan tingkat stres orang tua pada bayi BBLR yang di rawat di ruang NICU RSUD dr. SOEDIRAN Mangun Sumarso Wonogiri. Metode: Penelitian kuantitatif. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasional, dengan pendakatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 43 orang tua yang mempunyai bayi BBLR yang dirawat di Rung NICU. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner mekanisme koping dan kuesioner Depresion Anxiety Stres Scale 42 (DASS 42) dan hanya diambil pada dimensi pertanyaan tingkat stres. data dianalisis menggunakan uji regresi sederhana. Hasil penelitian: Sebanyak 25 responden (58,1%) responden melakukan mekanisme koping maladaptif, 18 responden (41,9%) melakukan mekanisme koping adapatif. Sebanyak 31 orang (74,1%) mengalami stres kategori sedang dan 12 orang (27,1%) mengalami stres ringan. Hasil regresi sederhana diperoleh nilai p-value= 0,001 (p<0,05). Kesimpulan : Ada hubungan mekanisme koping dengan tingkat stres orang tua pada bayi BBLR yang di rawat di ruang NICU RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri
EFEKTIFITAS SENAM HIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSIDI WILAYAH DESA GERDU KECAMATAN KARANGPANDAN Widiyastuti, Dewi Sri Widiyastuti; Widiyono, Widiyono; aryani, atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertesi adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Hipertensi dapat dicegah dengan cara non-farmakologi, yaitu dengan melakukan senam hipertensi. Tujuan Penelitian : Menganalisis tingkat efektifitas senam hipertensi terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Desa Gerdu Kecamatan Karangpandan. Metode : Jenis penelitian Quasy Experiment dengan desain one group pre-test posttest design. Jumlah sampel penderita hipertensi sebanyak 15 orang, Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil : Rerata tekanan darah sistolik sebelum senam hipertensi 152,67 mmHg dan tekanan darah diastolik 98,93 mmHg. Rerata tekanan darah sistolik sesudah senam hipertensi 145,87 mmHg dan tekanan darah diastolik 93,13 mmHg. Terdapat pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah sistolik (p value 0,002 < 0,05), dan tekanan darah diastolik terdapat pengaruh (p value 0,006 < 0,05). Kesimpulan : Senam hipertensi efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Desa Gerdu Kecamatan Karangpandan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA TROMBOL KECAMATAN MONDOKAN Nur Ashari, Ersa Lutfiah; aryani, atik; Widiyono, Widiyono
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 2 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 2 OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama pada anak-anak. Rendahnya pengetahuan dan sikap orang tua turut berkontribusi terhadap tingginya kasus DBD. Penyakit ini dapat dicegah melalui 3M Plus, salah satunya dengan penyebaran informasi melalui pendidikan kesehatan menggunakan media video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap orang tua dalam pencegahan DBD di Desa Trombol, Kecamatan Mondokan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 45 orang tua yang dipilih melalui teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan pendidikan kesehatan melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan (p = 0,004) dan sikap (p = 0,001) orang tua. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap orang tua dalam upaya pencegahan DBD di Desa Trombol, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen.
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DIABETES MELITUS TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN DALAM MENGELOLA PENYAKIT PADA LANSIA DI DESA PALUR Fiqri, Fiqri Yuan Akbar Prasetyo; Indriyati, Indriyati; aryani, atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 2 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 2 OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme gula darah, protein, dan lemak yang dikarakteristikkan dengan kondisi hiperglikemi yang memerlukan penanganan jangka panjang. Pendidikan kesehataan memiliki pengaruh yang baik terhadap pengetahuan tentang penyakit yang merupakan dasar aplikasi perilaku kesehatan. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang diabetes melitus terhadap tingkat kepatuhan dalam mengelola penyakit pada lansia di Desa Palur. Metode: Jenis desain penelitian ini adalah Pre Eksperimental dengan desain one group design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan mengambil seluruh populasi yaitu 30 responden. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur dan mengobservasi adalah kuisioner. Hasil : Berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan untuk kelompok eksperimen sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan menunjukkan nilai sig (0,001) < 0,05 artinya terdapat perbedaan pengaruh sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Kesimpulan : ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang diabetes melitus terhadap tingkat kepatuhan dalam mengelola penyakit pada lansia di desa palur