Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Role of Youth in the Stunting Prevention via Podcast in Karawang Regency 2020 Rahayu, S.; Rahayu, Maria Alia; Apriningrum, Nelly; Chairudin, Chairudin; Asep, Asep; Ulya, Neng
Interdisciplinary Social Studies Vol. 1 No. 8 (2022): Special Issue
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v1i8.185

Abstract

Podcasts are audio recordings that can be listened to by the general public through internet media. Unlike the radio which must be done and broadcast live at a certain frequency. Podcasts can be used as a medium of information related to stunting podcast management by teenagers is expected to better reach stunting prevention goals appropriately. This study aims to provide knowledge about stunting prevention and information dissemination skills about stunting prevention through podcasts in adolescents. The question and answer lecture method is used in the presentation of knowledge, while podcast training uses the demonstration method.  This study was conducted from August to October 2020, with a number of respondents 10 adolescent participants. Through this service activity, increasing adolescent knowledge about stunting and spreading stunting information through podcasts to the knowledge of all respondents in the good category (100%), adolescent experience and skills in podcast management became quite 10% and good 90%.
OPTIMALISASI POTENSI REMAJA PUTRI MELALUI “GERMAS PEDULI STUNTING” DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Setiawati, Riska; Yanti, Irma; Apriningrum, Nelly; Sopiah, Oon; Wariyah, Uway; Marlina, Rina; Alia Rahayu, Maria; Hamdayani P, Irma; Nurlailasari, Ella; Suryani, Lilis; Fathia GR, Fyrensha; Arikah Abiyyah, Najwa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1285-1291

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam kesehatan masyarakat di negara dengan penghasilan menengah ke bawah adalah stunting. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi stunting pada balita pada tahun 2018 mencapai 30,8 persen, yang berarti satu dari tiga balita mengalami kondisi ini. Indonesia menempati peringkat kedua tertinggi di Asia Tenggara dan kelima di dunia dalam hal angka stunting pada anak. Masalah gizi yang dialami oleh remaja putri di Indonesia antara lain adalah status gizi pendek (stunting), anemia, dan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Pada dasarnya, masalah gizi di kalangan remaja muncul akibat perilaku gizi yang tidak tepat. Selain itu, masalah gizi ini juga berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR), yang merupakan faktor risiko terjadinya stunting. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah pelayanan dan penyuluhan. Pelayanan berupa  pemeriksaan haemoglobin (Hb) dan pengukuran status gizi  sedangkan penyuluhan mengenai gerakan masyarakat sehat peduli stunting pada remaja putri. Berdasarkan hasil pemeriksaan Hb didapatkan remaja dengan kadar Hb normal 73% sedangkan remaja dengan anemia ringan sebesar 26%. Hasil identifikasi status gizi responden sebagian besar adalah kurus yaitu 39%, sedangkan kategori normal 36% dan gemuk 25%. Penyuluhan gerakan masyarakat sehat bagi remaja putri peduli stunting dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2024 yang dihadiri 45 remaja. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini diharapkan tenaga kesehatan (bidan) dapat menstimulasi remaja putri secara intensif untuk konsisten mengkonsumsi tablet Fe serta monitoring pemeriksaan Hb sebagai upaya pencegahan stunting serta gerakan masyarakat sehat pada remaja putri.
Determinan Terjadinya Infeksi Luka Operasi (ILO) Post Sectio Caesarea Rina Kartikasari; Nelly Apriningrum
Faletehan Health Journal Vol 7 No 03 (2020): Faletehan Health Journal, November 2020
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v7i03.195

Abstract

One of efforts in saving the lives of mothers and babies as the main goal of the delivery process can be through obstetric surgical procedures of caesarean section. The surgical procedures of cesarean section delivery can cause several complications, one of which is surgical site infection (SSI). The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of surgical site infection (SSI) of post caesarean postpartum mothers at Berkah General Hospital Pandeglang in 2017. This study used an analytical survey research method with a cross-sectional approach. This research was conducted from May to June 2017 at the postpartum room. The research samples were 96 respondents. The sampling technique is accidental sampling. The data collection technique used a questionnaire and direct observations. The data analysis used chi square test. The results showed that out of 96 post cesarean postpartum, 77.1% did not experience SSI. There was a relationship among nutritional status (Pv 0.000; OR 1.8), hemoglobin level (Pv 0.003; OR 8.9), wound care (Pv 0.000) and the incidence of SSI. However, there was no relationship between maternal age (Pv 0.327) and parity (Pv 0.889) and the incidence of SSI. The risk factors of post caesarean section surgical site infection are nutritional status, hemoglobin level, and wound care.