Claim Missing Document
Check
Articles

Membekali Warga Negara di Era Post-Truth: Peran Krusial Pendidikan Kewarganegaraan di Australia Erlande, Rike; Komalasari, Kokom; Taufika, Ryan; Hardian, Mirza; Fauzan, Ahmad; Maharani, Apriya
ASANKA : Journal of Social Science and Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v5i1.9097

Abstract

Era post-truth menimbulkan ancaman serius terhadap demokrasi dan diskursus publik. Artikel ini menganalisis peran krusial pendidikan kewarganegaraan dalam membekali warga negara dengan keterampilan dan perspektif untuk menghadapi tantangan era post-truth di Australia. Melalui pendekatan analitis dan deskriptif, serta tinjauan literatur, artikel ini menyelidiki tujuan, kurikulum, dan strategi pengajaran pendidikan kewarganegaraan, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan di Australia bertujuan untuk mengembangkan warga negara yang aktif, terlibat, dan bertanggung jawab, dengan penekanan pada keterampilan berpikir kritis, literasi media, dan ketahanan terhadap informasi yang menyesatkan. Meskipun terdapat tantangan, kolaborasi antara pemangku kepentingan, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan profesional bagi guru diidentifikasi sebagai strategi kunci untuk memperkuat pendidikan kewarganegaraan. Temuan dan rekomendasi yang disajikan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan kewarganegaraan yang lebih efektif dalam menghadapi realitas era post-truth.
PENGARUH PEMBELAJARAN PPKn TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA DI SMPN 4 KAMPAR KIRI TENGAH Gilang, Wirawan; Supentri, Supentri; Hardian, Mirza
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Februari 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v4i1.406

Abstract

This research is motivated by a phenomenon that appears based on observations made by researchers at SMPN 4 Kampar Kiri Tengah. Whereas there is a lack of student discipline character, such as; arriving late to school, not wearing a neat and complete school uniform, and long hair for male students. The formulation of the problem in this study is whether there is an influence of Civics learning on the formation of the disciplinary character of students at Middle Left Middle School 4 Kampar. The benefits of this research are theoretical benefits, namely this research is expected to contribute to the field of education, especially those related to the writing of student discipline characters. The practical benefit is to find out and get answers whether there is an effect of Civics learning on the formation of the disciplinary character of students at Middle Left Middle School 4 Kampar. The population of this study were all students of SMPN 4 Kampar Kiri Tengah, totaling 73 students. The sample in this study were 73 people with a sampling technique, namely saturated sampling. This study uses a quantitative descriptive research method. This method can be used to examine certain populations or samples, collect data using research instruments, analyze quantitative or statistical data with the aim of testing established hypotheses (Sugiyono, 2017: 15). This research method uses simple regression analysis, because the aim is to determine the effect of Civics learning on the formation of the disciplinary character of students at SMPN 4 Kampar Kiri Tengah. Data collection methods are questionnaires, observation, and documentation. Data processing with statistical analysis with a simple linear regression formula. Based on the results of research on the effect of Civics learning on the formation of the disciplined character of students at SMPN 4 Kampar Kiri Tengah. The results of the t test obtained tcount of 5,147 ttable of 1.99 which shows that tcount > ttable, so that Ho is rejected and Ha is accepted and the effect of Civics Learning on Student Discipline Character is low, From the results of the regression test it is obtained that R is obtained (R Square) of 0.272 which implies that the effect of the independent variable (CIP Learning) on ​​the dependent variable (student discipline character) is 27.2% in the "Low" category. While 72.8% (100% - 27.2%) is influenced by other variables not examined in this study. it can be concluded that there is an effect of Civics learning on the formation of the discipline character of students at SMPN 4 Kampar Kiri Tengah, namely 27.2% in the range of 25.01% - 50% which is included in the "Low" category.
Gagasan Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda (Sebuah Kajian Literatur) Hardian, Mirza; Hidayah, Yayuk; Suryaningsih, Anis; Ardian Feriandi, Yoga
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 6 No 3 (2021): Volume 6 Nomor 3, Agustus 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.22 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v6i3.653

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memberikan gagasan mengenai konsep pendidikan politik bagi warga negara muda dalam konteks Indonesia. Hal ini muncul dari adanya permasalahan menurunnya kepedulian aspek politik pada warga negara muda yang menjadi tantangan dalam perkembangan demokrasi di Indonesia. Metode penelitian menggunakan library research. Data kepustakaan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi buku, jurnal nasional dan internasional, majalah, hasil penelitian, laporan penelitian dan kepustaakn lainnya yang berkaitan dengan pendidikan politik bagi generasi muda baik dalam bentuk online dan offline. Setelah melakukan kajian, peneliti menemukan bahwa  konsep pendidikan politik  bagi warga negara muda dalam konteks Indonesia setidaknya menggunakan dua acara yaitu: 1) pendidikan politik bagi warga negara muda dalam dalam konteks Indonesia harus memperhatikan beberapa dimensi pendidikan politik yaitu kognitif yang berhubungan dengan pengetahuan politik, afektif yang berhubungan dengan pembentukan karakter  dan aspek psikomotor yang berhubungan dengan kecakapan baik berupa intelektual maupun partisipatoris. 2) Konten pendidikan politik dalam konteks Indonesia adalah demokrasi, budaya politik Pancasilla dan isu global. Kesimpulan penelitian ini adalah Pendidikan politik merupakan upaya yang sistematis dan keberlanjutan. Gagasan mengenai konsep pendidikan politik bagi warga negara muda dalam konteks Indonesia merupakan usaha dalam menjawab tantangan tentang ke apatisan warga negara muda terhadap politik.
Pengaruh Pembelajaran PPKn Berdasarkan Kurikulum JSIT Terhadap Pembentukan Kemampuan Berpikir Kritis di SMA IT Alfityah Pekanbaru Darmawan Putra, Riski; Supentri, Supentri; Hardian, Mirza
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai apakah terdapat pengaruh Pembelajaran PPKn Berdasarkan Kurikulum JSIT Terhadap Pembentukan Kemampuan Berpikir Kritis Di SMA IT Alfityah Pekanbaru. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini probabilistic sampling sampel yang menampilkan semua item atau anggota populasi. Jumlah responden yang digunakan berjumlah 42 responden dengan kriteria telah mengikuti proses pembelajaran PPKn yang tengah berjalan dengan didasarkan dengan kurikulum JSIT. Metode analisis yang diterapkan adalah analisis regresi sederhana Yang mengaitkan dua variabel atau lebih. dengan pendekatan kuantitatif meliputi uji normalitas, uji linieritas, uji regresi linier sederhana, uji t dan koefisien determinan (R).Hasil dan temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn berdasarkan kurikulum JSIT memiliki pengaruh terhadap pembentukan kemampuan berpikir kritis
Hubungan Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan dengan Orientasi Politik Mahasiswa FKIP Universitas Riau Khodijah, Nevza; Erlinda, Sri; Hardian, Mirza
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.10453

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh persoalan orientasi politik mahasiswa yang membutuhkan bekal berupa pendidikan politik yang mana didapatkan melalui materi mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Adapun faktor pembentuk dari orientasi politik yaitu pengetahuan poliitk yang harus dimiliki seseorang, pola pikir dan didikan di lingkungan sekitar yang juga turut memengaruhi bagaimana hasil akhir atau pandangan akhir politik seseorang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, melalui sumber data primer yang didapatkan dengan menyebarkan angket/kuisioner melalui Google Form kepada 262 responden. Dari hasil uji korelasi Rank Spearman dengan nilai P value atau Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 atau < (kurang dari) 0,05 atau 0,01 dan nilai Correlation Coefficient sebesar 0,612 membuktikan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima,sehingga terdapat hubungan antar variabel bebas (x) yaitu Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan terhadap variabel terikat (y) yaitu Orientasi Politik Mahasiswa FKIP Universitas Riau.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM GENERASI BERENCANA (GenRe) SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN SMART AND GOOD CITIZENSHIP SISWA Aisah, Siti; ,, Supentri; Hardian, Mirza
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol. 30 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v30i1.56617

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan kualitas remaja melalui program Generasi Berencana (GenRe) yang berlandaskan Undang-Undang No. 52 tahun 2009 ayat 1 (b) tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga. Hal ini tentu berkorelasi dengan kehadirannya duta Generasi Berencana (GenRe) dan Pengembangan PIK- R (Pusat Informasi Konseling Remaja). Tujuan penelitian ini guna mengetahui dan mendeskripsikan Bagaimanakah Pelaksanaan Program Generasi Berencana (GenRe) Sebagai Upaya Mewujudkan Smart and Good Citizenship Siswa SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yakni informan utama ketua PIK-R dan wakil PIK-R beserta pengurus inti dan anggotanya.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Temuan penelitian ini menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program Generasi Berencana (GenRe) sebagai upaya mewujudkan Smart and Good Citizenship Siswa SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu terlaksana secara efektif dan aktif senantiasa mengkampanyekan materi Generasi Berencana (GenRe) melalui pertemuan rutin PIK-R 2 kali dalam smeinggu dan acap kali melaksanakan kegiatan sosialisasi dan seminar mengenai program Generasi Berencana (GenRe) di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS BELAJAR SISWA Hardian, Mirza; Dartika Dewi, Sesie; Norfarlina, Norfarlina
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 5 No. 1 (2023): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v5i1.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa terhadap mata pelajaran PKn dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Model pembelajaran berbasis masalah adalah model pembelajaran berbasis masalah dan menghadapkan siswa pada berbagai masalah untuk dipecahkan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 12 IPA 1 SMA Negeri 2 Kundur Utara. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi dan lembar angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan persentase. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan penyebaran angket. Materi pembelajaran diterapkan dengan model pembelajaran berbasis masalah yang dapat meningkatkan aktivitas belajar dengan rata-rata 73 % menjadi 87% yang terbukti mengalami perubahan yang lebih aktif dalam pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas 12 IPA 1 SMA Negeri 2 Kundur Utara.